bogoshipo

ini ff sebenernya udah aku bikin dari jaman beberapa hari sebelum SJ comeback album keempat, Bonamana. namun baru aku pos sekarang

Judul : Bogoshipo

Genre : Friendship Drama

Cast : Member’s of Super Junior {Leeteuk, Heechul, Hankyung (entahlah dia masih member atau bukan, tapi aku anggap dia sebagai member karena belum keluarnya keputusan pengadilan),Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum, And Kyuhyun} + Pengacara Hankyung Pak Park Shin Woo (Ingat! Nama pengacarnya aku ngarang, karena aku tak tahu siapa nama pengacara Hankyung, bahkan aku tak tahu pengacaranya itu orang korea atau bukan)

Author : It’s Original idea from HANAN HANIFAH

NB : Ingat, ini hanya Fanfict, so pasti ini fiksi. Jadi kalo ada yang ga sama seperti dalam aslinya,ya mianhae, karena aku bikin cerita ini sesuai apa yang ada diotak dengan ditambah sedikit fakta mengenai mereka. Mianhae kalo ceritanya jelek and Gomawo telah membacanya.

Argh…. Bisa gila aku dibuatnya. Coupleku dimanakah kau saat ini? Sekian minggu tak memberiku kabar. Padahal aku sudah mengungkapkan rasa rinduku padamu lewat cyworld dan twitterku,agar semua orang tahu bahwa aku rindu padamu. Banyak media di internet yang menyebarluaskan postingan ku, tetapi kau tetap saja tak menghubungiku. Bagaiamana nasib pairing kita yang terkenal? Apa kabar pairing HanChul kita? Mengapa kau tak menghubungiku juga?! Aku mau menghubungi sangat sulit. Minihompimu kau tutup untuk sementara. Apa kah kau melupakan persahabatan kita? argh…!!!

“Bruk..bruk…”

“Hyung, ada apa? Mengapa kau menggebrak-gebrak meja? Membuatku terkejut.” Tanya Shindong yang bersiap-siap untuk pergi ke acara radionya.

“Ah… kau! Kau juga mengejutkanku! Tiba-tiba muncul dan bersuara” jawabku

“Ah… kita ternyata sama-sama kaget! Hyung, ada apa?”

“Tidak aku sedang kesal! Mengapa Hankyung tak mengabari kita selama beberapa minggu. Sudah hampir 5 bulan dia tak mengabari kita, terutama mengenai kasusnya. Kita hanya tahu perkembangan kasusnya lewat media, bukannya dari dia!”

“Ah Hyung, pasti kau merindukannya!”

“Jangan ditanya. Aku sangat merindukannya. Memang kau tak merindukannya?”

“Tentu saja aku merindukan Hyung ku yang satu itu! Tak ada satu pun member yang tidak merindukannya. Semuanya merindukannya”

“benar.. aku kesal. Aku ini couplenya! Apa dia tak rindu padaku dan pada member yang lain?”

“Pasti dia merindukan kita semua. Sudahlah Hyung, coba bersabar” saran Shindong sambil melihat jam “Ah Hyung curhatnya lanjut saja nanti atau kau cerita saja pada member lain. Aku harus siaran!”

“Neo! Ah.. ne! anyeonghi gaseyo!”

“Ne,anyeonghi gyeseyo!”

Krubuk…krubuk….. ah perutku berbunyi. Ah dalam keadaan lapar seperti aku makin teringat Hankyung. Biasanya dialah yang selalu memasakkan makanan jika aku sedang lapar, tak peduli kapanpun, baik saat siang hari bahkan ditengah malam sekalipun, Dia tak keberatan jika kubangunkan. Ah dia memang sahabatku yang baik.

Aku pun berjalan ke dapur. Aku berusaha membuat makanan, tetapi aku tak tahu cara membuat makanan yang lezat. Akhirnya aku sms Ryeowook

Wookie ya, kau dimana? Bisa ke dorm ku sekarang? Cepat ya!

Sending message…. Message sent. Report : Delivered

15 menit kemudian Ryeowook pun datang.

“Finally, datang juga kau! Lama sekali!” seruku

“Mianhae Hyung! Tadi aku memasak bulgogi dulu untuk member lain dulu, sehingga lama” Jawab Ryeowook

“Member lain? Member yang di dorm kau?”

“Tidak, ada juga member dari dorm ini, dan ada juga managerku dan manager Donghae hyung”

“Dari dorm ku? kapan mereka kesana? Pantas saja sepi dorm ini! Siapa saja?”

“Yesung Hyung dan Kangin Hyung”

“Sialan mereka tak mengajakk! Leeteuk Hyung tidak ikut?”

“Mereka mau mengajak Hyung, cuman Hyung sedang tidur, jadi tak diajak. Anio, Dia kan bersama Eunhyuk Hyung siaran. Omong – omong, ada apa hyung memanggilku?”

“Ah kau ini masak tidak tahu! Seperti biasa, aku lapar. Tolong buatkan makanan untukku”

“Oh… Ne. mau kubuatkan apa?”

“Aku mau seperti mereka. Masakkan aku bulgogi!”

“Aku lihat dulu bahannya di kulkas, apakah cukup bahannya untuk membuat galbi”

Ryeowook pun melihat kedalam kulkas. Setelah Ia teliti, Ia berkata “Mianhae Hyung, nampaknya tak cukup bahannya untuk membuat bulgogi. Dagingnya sangat kurang. Kau tak akan kenyang”

“Tak ada sisa daging tadi yang kau buat?”

“Aku bersama Yesung Hyung membelinya sangat pas untuk porsi jumlah orang tadi. Sehingga tak ada sisa. Aku saja belum sempat memakannya, sudah keburu habis. Paling kalo Hyung mau menunggu aku akan membeli daging terlebih dahulu.”

“Ah sudahlah tak usah! lama! Aku sudah sangat lapar! Buatkan ku apa saja yang ada!”

Setelah itu Ryeowook memasak untukku. Hm… wangi masakannya pun mulai tercium. Dia sama jagonya dengan Hankyung dalam hal masak-memasak. Masakan mereka sama-sama enak. Aku sangat menyukai rasa masakan mereka.

Tak lama kemudian Ryeowook pun menghidangkan masakannya. Dia memasak naengmyeon. Wangi kuahnya sangatlah sedap. Membuat perutku makin kerucukan.

“Mianhae, aku hanya dapat memasak naengmyeon, karena bahannya yang ada hanya dapat membuat ini saja.”

“Ah tak apa. Ayo kita makan! Kau belum sempat makan kan?”

“Anio, Hyung saja! Naengmyeonya hanya sedikit, tak cukup untuk kita berdua.”

“Sedikit? Segini sih cukup kok buat kita berdua. ayolah!”

“Anio. Ntar aku bisa membuat mie instant, atau kimbap, gampang”

“Kau ini memang benar-benar dewa penolongku! Semenjak Hankyung kembali ke China, kaulah yang sering memasak untukku. Sekarang pun kulkas sepi, karena tak juru masak lagi disini”

“Ne. tampak beda setelah ditinggal Hankyung Hyung. Ah.. ku merindukannya!”

“Ne, tapi aku sebal. Sekarang kita sudah proses album ke 4, tapi sudah lama dia tak mengabari kita. tak tahukah dia betapa aku merindukannya”

“Betapa banyak masalah pada grup kita ini. Apa jangan-jangan memang selalu benar 5 years curse itu?”

“Andwae!!! Jangan sampai! Kau mau 5 years curse itu sampai membuat grup kita bubar”

“Anio! Tentu saja tidak. Aku tak mau. Memang setiap grup pasti mempunyai masalah. Dan mengapa selalu masalah yang sangat berat itu selalu muncul pada saat mulai memasuki 5 tahun atau lebih? Seperti DBSK Sunbae nim, mereka mengalami masalahnya saat tahun ke 6. Sekarang sudah hampir tahun ke 7 mereka, tetapi masalah belum selesai, malah semakin pelik. Mereka saat ini vakum. Kita baru tahun ke 4 dan ntar November adalah tahun ke 5 kita, kita sudah ada masalah seberat ini. Aku sangat sedih akan masalah ini. Aku rindu masa –masa seperti dulu. Kita selalu ber13.”

“Benar. Aku sangat rindu!!! Kibum sibuk dengan impiannya, yaitu acting. Kangin masih diskors, dan Couple ku, kasus dengan manajemen kita sendiri, ironis”

“Hyung, apa kau sudah mencoba mennghubunginya?”

“Sudah, tapi tak bisa. Bahkan aku sudah memposting rasa rinduku di cyworld dan twitter, tetapi tetap saja dia tak menghubungiku.”

“Mengapa tak dicoba untuk menelepon salah satu orang dalam tim pengacaranya?”

“Untuk apa? Kan kita butuhnya Hankyung, bukan pengacaranya”

“Lewat pengacaranya kita meminta bantuan untuk menghubungi Hankyung Hyung. Tak mungkin jika pengacaranya tak tahu cara menghubunginya”

“Wookie ya! Kau memang pintar! Mengapa tak terlintas dalam pikiranku!”

“Tapi Hyung, tetep ada satu masalah lagi”

“Mwo?”

“Kita tak tahu cara menghubungi pengacaranya. Kita tak punya nomor pengacara tersebut, kita tak punya e-mail pengacara tersebut apa, dan bahkan kita tak tahu siapa saja tim pengacaranya”

“Ah benar juga! Sial!”

“Mungkin Siwon hyung tau. Kalo tidak salah waktu terakhir kita semua berkomunikasi dengan dia, lewat Siwon yang kebetulan bertemu pengacaranya”

“Benar juga. Besok akan kutanyakan saat kita latihan”

*****

“ya, silahkan kalian istirahat!”

Ah selesai juga latihannya. Aku sangat lelah, ditambah kakiku juga sedikit sakit, karena kecelakaan beberapa tahun lalu. Setelah istirahat sejenak dan bercanda dengan member yang lain. Aku mengajak Siwon ngobrol.

“Siwon ya!” sapaku

“Ah Hyung!” Sapa balik Siwon

“Apakah Hankyung menghubungi?”

“Anio, sudah lama dia tak menghubungiku. Aku coba menghubungi dia, tapi tak bisa”

“Apakah kau mengenal pengacaranya?”

“Ne, aku mengenalnya”

“Apa kau mengenalnya! Dia yang memberitahumu?”

“Ne, tapi hanya seorang. Aku hanya mengenal Pengacara Park. Yang lainnya aku tak mengenal”

“AH!! Mengapa dia memberitahumu tetapi aku tidak?! Menyebalkan! Awas saja kalo aku bertemu dia nanti”

“Akan kau apa kan Hankyung Hyung?”

“Karena aku merindukannya pasti aku akan memeluknya, kemudian karena dia tak mengabariku dalam waktu lama akan aku tegur dia. Setelah itu, karena dia tak memberitahuku siapa pengacaranya akan ku hajar dia!”

“Hahahaha Hyung,Hyung! Kau ini!”

“Apa kau sudah mencoba untuk menghubungi pengacaranya?”

“Aku ingin menghubunginya, tetapi tak sempat. Aku terlalu lelah syuting dramaku”

“ya sudah biar aku saja yang menghubunginya. Apakah kau punya nomor atau e-mail pengacaranya?”

“kalo tidak salah ada, tetapi dalam bentuk kartu nama”

“Nah mana kartu namanya?”

“itu dia masalahnya! Aku lupa menyimpan kartu namanya. Mungkin ada ditumpukan kertas. Akan kucari. Besok akan kuhubungi Hyung”

Tiba-tiba Leeteuk mengagetkan kami.

“Hei!” Sapa Leetuk

“Hei Hyung!” sapa Siwon

“Apa yang sedang kalian bicarakan?”

“Kita ingin mencoba menghubungi Hankyung” jawabku

“Ah, Dongsaengku yang satu itu! Benar-benar membuat orang kangen, cemas. Sebentar lagi album kita keluar, dan dia tak ada kabar juga. Aku pun sama ingin menghubunginya. Aku harap walau kita tidak bisa tampil bersama, aku harap dia bisa menyaksikan comeback kita. lalu apa kalian mempunyai rencana?”

“Aku dan Heechul Hyung berusaha untuk menghubungi Hankyung Hyung lewat pengacaranya. Namun kartu nama pengacaranya aku lupa manyimpannya. Hari ini akan kucari”

“Ah bagus. Kalau kalian mau menghubungi pengacaranya ajak aku!”

“Baik. Siwon, kapan kau bisa mengabariku?”

“Mungkin pagi sebelum aku syuting”

“Ah jangan terlalu pagi aku belum bangun!”

“Tapi aku datang pagi jika aku sempat”

“Ah ya sudah. Pokoknya kau harus hubungi aku secepatnya!”

“Baik Hyung!”

*****

Hoaahhh….”

Aduh rasanya badanku pegal semua setelah latihan kemaren. Lelah sekali. Kulihat jam. Dan ternyata sudah jam setengah 10. Hah… aku hanya tidur 6 jam. Saat aku melihat hape, aku teringat akan janji Siwon yang akan menghubungi aku pagi-pagi. Namun sampai saat ini dia belum menghubungiku juga.

Aku pun keluar kamarku. Aku melihat kesekeliling Dormku. Kumelihat kesetiap ruangan, Dan lagi-lagi ku menemukan Dorm dalam keadaan sepi. Pada kemana mereka semua? Aku selalu ditinggal sendiri. Kunyalakan hapeku yang semalam ku nonaktifkan.

Zzzrrttt..zzzrrtttt…

Hapeku bergetar beberapa kali. Setelah kulihat ternyata Siwon menghubungiku sebanyak 10 kali. Sial,mengapa aku mematikan hapeku. Aku mencoba untuk menghubungi siwon kembali. Namun kali ini malah giliran aku yang tak bisa menghubunginya.

bruk….”

Pintu Dorm terbuka begitu kencang.aku terkejut.

Ah…”

Ternyata Leeteuk,Yesung,dan Shindong datang

Kalian! Mengapa membuka pintu begitu keras? Mana kalian meninggalkanku sendiri”

Ah Mianhae Hyung! Tapi kami tak meninggalkanmu sendiri” Jawab Shindong

Benar, kamu kami tinggalkan bersama Kangin yang sedang tidur. Kami makan diluar. Asalnya kami mau mengajak Hyung dan Kangin. Saat kami mau membangunkan Hyung, kami merasa kasian karena Hyung sedang terlelap dengan nyenyak. Dan saat membangunkan Kangin, seperti biasa, dia selalu sulit dibangunkan. Sehingga kami memutuskan untuk pergi hanya bertiga” Ujar Yesung

Tapi walau kita hanya pergi bertiga, kami tetap membawakan makanan untukmu dan Kangin” Kata Leeteuk sambil meletakkan makanan itu dihadapanku.

Hei, tunggu! Kalian tidak meninggalkanku sendiri? Kalian meninggalkanku bersama Kangin? Hello! Jelas-jelas kalian meninggalkanku sendiri. Saat aku bangun, dan aku berkeliling Dorm, dorm ini dalam keadaan kosong! Ada Kangin darimana?!”

Yang benar Hyung?” Tanya Yesung

Kemana Dia” Leeteuk Bertanya – Tanya “Shindong Ya, tadi kita membangunkan Kangin kan?”

Shindong tak menyahut. Dia tiba-tiba menghilang.

Shindong ya!”

Shindong tetap tak menyahut.

Hyung, coba kita lihat di dapur” Usul Yesung

Dan ternyata tebakan Yesung tepat. Shindong dia berada di dapur. dan dia sedang memakan makanan yang mereka bawakan untukku.

Shindong ya, apa yang sedang kau lakukan? Keterlaluan kau ini! Sudah meninggalkanku sendiri, kau malah memakan makananku. Aku ini lapar!”

Ah Heechul Hyung! Anio… aku hanya meminta sedikit”

sedikit?” saat ku melihat mangkuk, ternyata dia telah memakan hampir setengah porsi. “Ini yang kau bilang sedikit? Kau ini keterlaluan! Kalo kau mau, makan saja bagian Kangin saja! Jangan bagianku!”

Ah Mianhae Hyung! Jangan marah!”

Hei, Jangan ambil yang Kangin. Aku yakin saat dia keluar dorm, dia belum makan. Pasti dia pulang kesini dalam keadaan lapar.” Bela Leeteuk

Ah Teuki, apa Siwon menghubungimu?”

Oh iya! Aku baru inget! Tadi Siwon meneleponku. Katanya Dia belum menemukan kartu namanya, sehingga belum dapat memberitahu kita. tetapi setelah pulang syuting sore nanti, dia akan mencari kembali. Jika ketemu dia akan ke radiomu ntar malam”

Oh yayayaya. Oke untuk memastikan, ntar aku akan menghubunginya”

Tiba-tiba Kangin datang. Ternyata telah berolahraga.

Kangin kau ini dari mana? Membuat kami cemas?” Tanya Leeteuk

Ah Hyung kau tak lihat baju aku apa? Tentu saja aku ini abis olahraga!”

Ya, kita juga tahu! Maksudnya kau ini abis olahraga dimana? Tak bilang-bilang. Kapan kau pergi?” Tanya Yesung

1 jam yang lalu. Aku mengitari daerah sini saja”

Kau olahraga jam setengah 9 pagi? Siang amet olahraganya!”

Biar! Daripada tak sama sekali! Setelah kalian membangunkan, aku jadi tak bisa tidur. Akhirnya aku memutuskan untuk olahraga sambil memikirkan keputusanku.”

Keputusan? Keputusan apa?” tanyaku

Wamil”

Wamil? Apa maksudmu”

Hyung masak kau tak tahu Wamil. Wajib Militer. Kau juga paling lambat 2 tahun lagi harus sudah masuk”

Ya, aku juga tahu itu! Tak usah mengingat kan ku. aku berasa makin tua. Tapi apa maksudnya wamil yang kau katakan”

Aku memutuskan untuk mendaftarkan diri untuk Wamil”

Mwo?! Waeyo?!” seruku terkejut. Namun aneh hanya aku yang terkejut, yang lainnya tidak , terutama Leeteuk. “Hei, mengapa kalian tak terkejut?! Apa jangan-jangan hanya aku saja yang tidak tahu?”

Anio… Member lain juga belum tahu. Yang tahu hanya aku,Shindong, dan Yesung. Yesung pun tak sengaja dengar saat kita membicarkan hal ini”

Alasannya panjang. Nanti kujelaskan. Sekarang setelah mandi dan sarapan aku harus ke management untuk membicarakan hal ini. Tapi Hyung, ku mohon jangan beritahukan dulu hal ini kepada member lain yang belum tahu. Jika kau membocorkannya maka….”

Maka akan apa?”

Akan kubocorkan aib dan rahasiamu ke publik”

Hah? Membocorkan aib dan rahasiaku ke publik?! Kangin Ya! Apa kau lupa. Selama di reality show kau selalu membocorkan SEMUA rahasiaku dan semua member. Sangat berbahaya membawa kau ke acara reality show. Jadi kau akan membocorkan apa lagi? sudah kau buka semua aib!”

Tapi sudah lama kita tak ikut reality show. Dan selama itu ada aib-aib baru yang belum kuberitahukan ke publik. Jadi, tolonglah Hyung. Kali ini saja!”

Ah ya sudahlah. Kau pikir aku ini pendendam. Kau pikir aku ini seperti kau, si mulut ember”

Ah Gomawo Hyung!”

Ne…”

*****

Ya. Sampai bertemu minggu depan di young street! Jeo neun Kim Hee chul! Anyeonghi Gaseyo!” tutupku di siaranku.

Sorry sorry sorry sorry naega naega naega meonjeo Hapeku berbunyi. Siwon menghubungiku.

Yeoboseyo! Siwon Ya! Eotteokhae?”

Ah Hyung! Ketemu! Kurang lebih 10 menit lagi aku akan sampai di studio siaran!”

Ah baik. Akan kutunggu kau. Cepat ya! Jangan sampai membuatku bulukan”

hahahaha…. Siap Hyung!”

15 menit kemudian Siwon pun datang.

Neo! Kau bilang 10 menit lagi, tetapi kau malah tiba 15 menit kemudian”

Mianhae. Tadi ada gangguan sedikit”

Ya sudah mana?”

Nih… namanya Park Shin Woo. Coba kau hubungi dia”

Lalu aku menekan nomor.

“Tut…Tut…Tut…”

“Tak diangkat”

“Tak diangkat? Aneh! Biasanya jam segini para pengacara suka masih minum. Hyung kau menelepon ke hapenya kan?”

“Anio! Aku telepon ke kantornya”

“Kantornya? Hahahaha…. Hyung, Hyung! Ada-ada saja! Mana ada kantor pengacara yang buka sampai jam setengah 11 malam? Hyung ini?”

“Ah iya ya! Kenapa aku ini bisa begitu babo! Coba ke hapenya”

“tut… nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan service area

“Nomornya tak aktif”

“Ya sudah kita coba hubungi besok”

*****

“Siwon, kau dimana?”

“Aku sedang syuting Hyung”

“kau Syuting sampai jam berapa?”

“wah nampaknya sampai larut malam, karena kemaren hanya sampai sore, sehingga sekarang sampai malam. Ada apa gitu?”

“Ah asalnya aku ingin minta kau untuk menemaniku ke kantor Pak Park. Aku telah menelepon berkali-kali tetap tak bisa! tetapi kalo kau tak bisa, aku akan mengajak yang lain”

“Mianhae Hyung aku tak bisa menemanimu”

“It’s okay!”

“Mwo? Sekali lagi katakan?”

“It’s Okay!”

“Hyung, kau bisa bahasa inggris juga!”

“Apa maksudmu? Kayak kamu yang bisa aja! Kalo Kibum yang ngomong gitu sih ga masalah. Sisa-sisa pelajaran bahasa inggris saat kita syuting Full House masih tertanam di otakku!”

“Misalnya?”

“You are so gorgeous….”

“Hyung suara mu sangat sexy! Aku jadi tergoda. Jangan goda aku! Goda yang lain saja, aku masih normal!”

“Apa maksudmu? Aku juga masih normal! Aku tadi hanya mencontohkan saja!”

“Ya sudahlah, tak penting juga untuk dibahas! Oke, Bye Hyung!”

“What? Bye? Can You speak english! It have gorgeous!”

“Salah Hyung. Udah salah berlebihan lagi gayanya! yang bener You can Speak english! That Was Gorgoeus!”

“Iya gitu? Kau juga pasti Sok tahu! Ya sudahlah Bye”

“Bye”

Karena Siwon tak bisa, akhirnya aku mengajak Leeteuk.

“Teuki, mau bantu aku untuk menemukan couple ku kan?”

“Couple? Jodoh? Jangankan untukmu, untukku saja belum ada! Aku pun ingin menikah. Dan aku harap 5 tahun kemudian aku sudah mempunya istri dan anak, dan hidup sebagai keluarga sejahtera, aman, damai , tentram, sakinah, mawaddah, warahmah!”

“BABO! Bukan itu maksudku! Kau ini!”

“Lah, jadi apa maksudmu?”

“PAIRING!!! PAIRING kita di SUPER JUNIOR! PAIRING yang TERKENAL itu loh!!! Kayak kau, KANGTEUK, KANGIN LEETEUK!”

“Oh… it..”

“Oh,oh oh oh oppareul saranghae, ah.. ah…ah…ah mani mani hae!”

“Heechul, kau ini serius tidak. Giliran aku serius, kau nya yang tak serius”

“Ne.. mianhae!”

“kita mencari Hankyung ke mana?”

“kita datangi kantor pengacaranya”

“Sekarang?”

“Nggak, pas kita keluar Wamil! Ya sekarang lah!”

“Cuman berdua?”

“Kalo mau ngajak yang lain, oke saja!”

Leeteuk ke dorm bawah untuk mengajak member lain.

10 menit kemudian Leeteuk pun kembali ke Dorm atas.

“Bagaimana Teuki?” tanyaku

Leeteuk pun bercerita

“Anyeong Haseyo!” sapa Leeteuk

…….. Hening ………

“Kok Hening. Pada kemana mereka semua?”

Leeteuk pun melihat-lihat dan ternyata….

“Ah dasar kau, Game Kyu! Pantas saja tak menjawab salamku, kau sedang asik main game! Dari kapan kau main game” Leeteuk menepuk bahu Kyuhyun

“Ah Hyung, kau ganggu saja! Sejak dulu aku sudah gila game”

“Bukan itu maksudku! Dari jam berapa kau main?”

“Oh… dari jam 3 pagi!”

“Jam 3? Dan sekarang sudah jam setengah 11 siang? Apa kau tak lelah?”

“Jam 3 aku terbangun dan tak bisa tidur, akhirnya aku memutuskan untuk main game. Aku keasikan. Omong-omong ada apa Hyung kesini?”

“Aku tak boleh kesini?”

“Bukan gitu maksudku” Seru Kyuhyun sambil tetap asik dengan gamenya

“Kau mau ikut ke kantor pengacara Hankyung tidak?”

“untuk apa?”

“Melalui pengacaranya kita mencoba menghubunginya. Selama ini kita sudah lost contact”

“Oh”

“Jangan cuman jawab oh saja! Mau apa tidak?”

“Tidak ah Hyung. Saat ini sedang seru-serunya! Aku tak ingin menghentikan dahulu game ku ini. lagian kalo aku ikut aku hanya akan tidur saja, karena lelah”

“Kyu, sebenarnya kau lelah tidak bermain game selama 7 jam setengah?”

“Lelah, namun ini game lagi seru-serunya! Sayang kalo dihentiin dulu”

“Benar-benar Game Kyu! Yang lain mana?”

“Yang aku Tahu Sungmin Hyung dan Eunhyuk Hyung pergi”

“kemana?”

“Entah!”

“Wookie dan Fishy?”

“Entah! Coba cari saja dikamar mereka”

Leeteuk pun menuju kamar Donghae

“Donghae ya!” namun tak ada sahutan dari Donghae. Setelah dilihat ke kamarnya ternyata Donghae sedang tidur.

“Yah… dia tidur! Mungkin kelelahan karena terlalu banyak berlatih dance. Lebih baik aku ajak Wookie saja”

Saat di kamar Ryeowook, Leeteuk memanggilnya

“Wookie ya!” sama seperti reaksi Donghae, Ryeowook pun tak bergeming. Ia tetap terpaku di depan laptopnya

“Wookie Ya!”

“Aduh kenapa dia tetap diem. Tulikah dia?”

“KIM RYEOWOOK!!!”

“Ah Ne..?” sahut Ryeowook sambil melepaskan headset

“Hah pantas saja tadi saat masuk tak ada yang menjawab salamku. Saat aku memanggilmu pun kau tak menyahut”

“Kenapa tak ada yang menjawab salam Hyung?”

“Tentu saja tak ada yang menjawab. Game Kyu asik dengan Gamenya, si Fishy asik dengan alam mimpinya, dan kau asik menggunakan headset”

“Ah Mianhae. Ada apa Hyung?”

“Kau mau ikut ke kantor pengacara Hankyung tidak?”

untuk apa?”

“Melalui pengacaranya kita mencoba menghubunginya. Selama ini kita sudah lost contact”

“Ah sebenernya aku mau, tapi aku sedang mengerjakan laguku. Tanggung sudah hampir selesai. Saat ini aku sedang semangat!”

Ah ya sudahlah! teruskanlah!”

“Begitulah. Mereka semua tak bisa” cerita Leeteuk

“Kalo begitu sekarang coba kita tanya Shindong dan Yesung” ajakku

Kutemui mereka berdua. Shindong sedang tiduran di sofa, dan Yesung sedang mengurus kura-kuranya.

“Hei kalian mau ikut ke kantor pengacara Hankyung tidak?”

“Tidak ah. Aku lelah setelah siaran tadi malam” jawab Shindong

“Aku juga tidak. Sudah lama aku tidak bermain dengan peliharaanku, Ttanggoma. Kasihan dia rindu akan kasih sayangku” Jawab Yesung

Peliharaanku? Kok seperti ada yang terlupa. Ya Ampun! Heebum,Bangsin! Kucingku tercinta!

“Teuki, kita perginya ntar dulu!”

“Waeyo?”

“Saking rindunya ku dengan Hankyung. aku hampir melupakan Heebum dan Bangsin. Dia kurang kasih sayangku. Selama beberapa hari aku hanya memberinya makan dan mengganti baju, tanpa mengajaknya main, tak memfoto dirinya lalu diposting di cyworld. Ah sungguh aku lupa! Ah Babo sekali kau ini, Kim Heechul! Sampai melupakan peliharaanmu”

“Ya Sudah. Kalau mau pergi bangunkan aku. Aku mau tidur dulu sebentar”

“Ne!”

Sungguh betapa bodohnya aku sampai melupakan kucingku. Kasihannya mereka, terlupakan olehku. Pasti mereka sangat rindu diriku.

Aku pun bermain-main dengan Heebum dan Bangsin. Terlihat betapa dia rindu padaku. Hari ini dia sangat manja padaku. Aku pun memfoto pose menggemaskan mereka. Setelah itu kuposting foto itu. Ah betapa lucunya Kalian. Aku menyayangi kalian!

Setelah puas bermain dan memanjakan heebum dan bangsin. Aku membangunkan Leeteuk untuk menemaniku ke kantor pengacara Park Shin Woo.

Sesampainya disana kami menuju resepsionis. Kami ingin menanyakan Park Shin Woo.

“Anyeong Haseyo. Jeo neun Hyesoo Imnida” Sapa resepsionis tersebut

“Anyeong Haseyo. Jeo Neun Leeteuk Imnida”

“Anyeong Haseyo. Jeo Neun Heechul Imnida”

“Ada yang bisa saya bantu?”

“Kami ingin bertemu dengan pengacara Park Shin Woo”

“Oh kebetulah Pengacara Park sedang tidak ada di tempat. Apakah sudah membuat janji dengan beliau?”

“Belum”

“Jwesong Hamnida, kalau mau bertemu harus membuat janji terlebih dahulu”

Dasar pengacar Sok! SOK SIBUK! Harus ada acara bikin janji dulu segala, menyebalkan!

“Heechul,kau punya nomornya kan? Kenapa tak membuat janji diluar aja?”

“Iya, tapi tak bisa dihubungi terus”

“Coba saja lagi, siapa tau bisa”

Akhirnya aku coba menghubungi pengacara Park kembali.

“Tut…tut…tut…..,ceklek”

“Ah Diangkat!” seruku gembira “Yeoboseyo. Park Shin woo Imnikka?”

“Ah Ne. mwoyeyo?”

“Heechul imnida. Pengacara Park, saya mau…..”

“tut…………………………..” tiba-tiba terputus. Jangan-jangan…. . aku pun mengecek. Dan benar dugaanku, pulsaku habis.

“AH SIAL!!!”

“Waeyo,Heechul?”

“Pulsaku habis gara-gara tadi mosting dulu di cyworld. Aku minta pulsamu!”

“Sama, pulsaku pun habis. Aku belum sempat membeli”

“Kalau begitu aku pinjem uangmu,Teuki”

“Aku tak membawa uang banyak! Aku hanya membawa uang untuk ongkos saja!”

“Dasar miskin kau!”

“Kau juga!”

“Huh…. Eotteokhae?”

“Hm… Ah! Heechul, kita titip pesan saja. Kita tulis saja pesan apa yang ingin kita sampaikan!”

“Benar juga!” Leeteuk emang cerdas. Dapat berpikir cepat. “Hyesoo ssi,bolehkah kita menitip pesan?”

“Ya,tentu!”

“Pinjam pulpen dan kertas”

Pengacara Park, ini aku Heechul yang tadi menelepon. Jwesong hamnida tadi terputus,pulsaku habis. Pak Park saya hanya ingin menyampaikan, Pak jika bapak berhubungan dengan Hankyung,tolong sampaikan padanya jika kami, Super Junior rindu padanya, jadi tolonglah hubungi kami, terutama aku. Nomorku dan nomor member yang lain masih sama. Kamsahamnida

Tolong sampaikan pada Pak Park. Kamsahamnida”

“Ne, Cheomanayo!”

Aku dan Leeteuk pun memutuskan untuk pulang. Sebenernya kami ingin jalan-jalan, tapi berhubung kami tak membawa uang akhirnya kami pulang dengan tangan hampa.

*****

“Heechul,Heechul bangun!”

Aku pun terbangun. Saat membuka mata betapa terkejutnya aku. Kukucek mataku beberapa kali, siap tahu berubah. Namun tak berubah.

“Hei,Heechul kau tak rindu padaku apa?”

Aku tak percaya akan hal itu! Orang yang aku rindukan selama ini muncul tepat dimukaku.

“Anyeong!! Heechul!!!”

“Hankyung?”

“Ne, Na Neun Hankyung!”

“Beneran Hankyung?”

“Iya! Kau tak percaya?”

Secara refleks aku langsung menjitaknya.

“Dasar kau ini! Sahabat macam apa kau ini! Tak tahu diri. Dulu saat kau dihujat banyak orang karena kau warga China. Aku yang membelamu mati-matian! Yang mengajarkan hangugo sehari – hari, mulai dari yang sopan sampai bahasa mencaci maki dan kata kata kasar aku ajarkan kau! Ku lakukan itu untukmu. Agar kau dapat menjadi lebih baik! Tapi sekarang? Semenjak kasus kontrak kau menghilang tanpa kabar! Jangankan kepada fans, kepada kami, para member kau tak memberitahu! Kami sangat kehilanganmu! Terutama aku. Kita ini kan Pairing yang terkenal”

“Ne, aku tau. Mianhae. Kau tau kan semenjak kasus itu aku menutup diri. Kalian tau kan management menghalangi kita untuk berkomunikasi.”

“Ne, aku tahu”

“Hei, omong-omong. Kok saat melihatku kau bukannya memelukku terlebih dahulu lalu menghajarku, seperti yang dikatakan Siwon. Tetapi kau malah menghajarku, dan kau tak memelukku!”

“Ah Siwonnie. Dia masih ingat juga, dan bercerita kepada kau. Dasar! Oke,Mianhae, beijing fried rice.” Ujarku Sambil memeluk Hankyung

“Chul,Ayo kita keluar. Semua member sudah menunggu. Tinggal Kibum saja. Dia sedang dijalan. Henry dan Zhoumi aku ajak, namun mereka sedang di China, sehingga tak bisa datang”

“Mengapa semua member berkumpul?”

“Kita akan mengadakan pesta perpisahan”

“Pesta perpisahan? Untuk?”

“Ne, For me….”

“Mwo?”

“Ah dasar kau, bahasa inggris kau payah. Untukku”

“Untukmu? Maksud kau…. Hasil….”

“Hasil persidangan sudah keluar and It’s a Final!”

Aku pun terdiam…, jadi maksudnya Dia benar-benar tak bisa bersama kami lagi. ini adalah sebuah kenyataan yang menyedihkan

“Sudahlah jangan bersedih dulu. Tahan. Ayo keluar, aku akan masak Beijing Fried Rice!”

“Aku Setuju! Aku kangen dengan beijing fried rice mu!”

Aku pun keluar kamar. Dorm atas penuh dengan para member. Maklum kami boy band dengan jumlah anggota terbanyak, sehingga Dorm kami dibagi dua. Dan semuanya berkumpul di Dorm atas. Bisa dibayangkan betapa sempitnya tempat kami. Namun terlihat, walau tempatnya sempit terlihat pancaran bahagia dari para member karena sudah lama kami tak kumpul bertigabelas seperti ini. Ini adalah saat saat yang paling kami rindukan.

“Anyeong Haseyo!”

“Kibummie! Akhirnya kau datang juga!” sapa Donghae

“Mianhae aku terlambat” Pinta Kibum

“Tak apa! Ayo sini!”Ajak Sungmin

“Wah sudah kumpul semua! Aku belum memasak!” seru Hankyung “Wookie, ayo bantu aku masak!”

“Ne,Hyung!”

“Hyung!” panggil Kyuhyun “Hankyung Hyung,izinkanlah aku untuk membantumu memasak. Sebagai maknae aku pun ingin melayani Hyung-hyungku. Ryeowook Hyung Duduk sajalah!”

Mendengar permintaan uri maknae, dengan serempak semua member menjawab.

“ANDWAE!!!”

“Aku tak mau masakan Hankyung menjadi legenda sungai Han!” Ejekku

“Sudahlah,sana kau main game saja!” suruh Kangin

“Benar,daripada kau membunuh kita semua lebih baik kau main game saja!” seru Eunhyuk

“Bener! Kyu,ayo kita main game Starcraft” Ajak Sungmin

Raut wajah Kyuhyun pun berubah menjadi cemberut. Dia pun bermain game bersama Sungmin. Memang,akan gawat jika Kyuhyun memasak. Jika dia memasak ramen, pasti airnya selalu kebanyakan sehingga tak terasa bumbunya. Kami menyebut itu sebagai “Legenda Sungai Han”

Setelah masakan jadi, kami memakan makanan tersebut dengan bahagia. Acara perpisahan itu berlangsung seru dan mengharukan. Kami tertawa bareng, kami menyanyi bareng, kami menari bareng, dan juga kami menangis bareng. Jujur ini adalah tahun yang berat untuk kami.

“Ya,hasil pengadilan memutuskan aku menang, dan itu artinya kalian tau sendiri. Jujur ini berat karena aku sangat mencintai kalian, aku sangat mencintai ELF yang selalu mendukung kita. tetapi mungkin ini jalan yang terbaik untuk aku, dan kita. mianhae kalo buat kalian, para member kecewa. Gomawo telah merindukanku, mencemaskanku. Saranghae!” Ujar Hankyung

Kemudian Kangin berdiri dan berujar “Ini juga jadi perpisahan kita sementara. Mianhae udah bikin kecewa gara-gara kasus hukumku beberapa waktu lalu. Aku pun memutuskan untuk mendaftarkan diri untuk Wamil. Beribu-ribu kali menundukkan kepala dan Mianhae,Sarangahae!”

“Disini aku juga ingin minta maaf. Selama album ketiga dan nanti di album keempat aku tak bisa ikut promo. Seperti yang kalian tahu, aku ingin mengejar impianku sejak kecil, akting. Seperti yang pernah aku bilang pada media, aku tak pernah berpikir keluar Super Junior. Aku sangat mencintai kalian semua.Gomawo kalian telah mendukungku dan mempercayaiku. Telah menghadiri acara premiere filmku. Gomawo, Chingu!” Kibum sambil berkaca-kaca

“Kita semua tahu, ELF semua tahu, saat ini kita sedang dimasa sulit. Kita sedang berada di 5 years curse. Kutukan 5 tahun. Dan ini memang terjadi pada kita,kita mengalami masa berat. Ini memang berat untuk dilalui, tapi kita pasti bisa. Aku akan selalu menunggu waktu kita untuk bersama. Kita harus mendukung satu sama lain, kita harus mendukung keputusan satu sama lain jika itu memang yang terbaik untuk kita” Jelas Leeteuk

“Huh… Chingu,,FIGHTHING!!!” Semangatku

Namun tiba-tiba…

“Brug….”

Aku Tersadar. Sial aku benci hal ini. Aku tersadar. Itu semua mimpi!!! Itu semua HANYA MIMPI!!!

Sudah 2 minggu aku meninggalkan pesan kepada pengacara Park dan belum juga ada kabar.

“Heebum, aku bermimpi semua member kumpul. Walau kumpulnya untuk perpisahan, tapi aku seneng. Ah sudah 2minggu aku meninggalkan pesan, tapi belum ada kabar. Benar rasa rinduku kepada sahabatku yang satu itu sudah berlarut-larut”

Aku menggendong Heebum keluar kamar. Diluar ada Leeteuk, Kangin, Sungmin, Eunhyuk, dan Donghae. Aku bergabung dengan mereka.

“Bangun-bagun bawa kucing!” seru Leeteuk

“Biar aja!”

Kita pun berbincang-bincang mengenai album ke 4 kami yang akan rilis beberapa hari lagi.

“Berat juga ya beban kita di album ke 4. Setelah album ke 3 sukses berat, aku jadi takut album ke 4 nggak sesukses album ke 3” jujur Sungmin

“Hei, jangan gitu dong kita harus optimis! Kita harus yakin harus bisa membuat album ke 4 bisa menyamai bahkan kalo bisa melebihi kesuksesan album ke 3!” Semangat Donghae

“Jujur, awalnya nggak percaya diri, tapi makin deket dengan tanggal comeback kita, aku makin percaya diri” ujar Eunhyuk

“Aku berharap ELF tetap mendukung kita dan membantu kita membuat album ke 4 sukses!” harap Leeteuk

“Walau aku tak ikut berpartisipasi. Aku yakin kita bisa sesukses album ke 3!” seru Kangin

Tiba terdengar Hape berbunyi

“Itu hape siapa yang bunyi?” tanya Sungmin

“Ya. Ah kita semua ini mengapa harus sama ringtonenya?” tanyaku

“Hyung, itu atas ide siapa Hyung?” tanya Donghae

“benar itu atas ide siapa sih! Bkin ribet!” Keluhku

“Heh,Babo! Itu ide kamu!” Jitak Leeteuk

“Ah Ne! Mianhae!”

“Hape siapa yang bunyi? Hape ku nggak ada panggilan. Nih lihat!” Eunhyuk sambil menunjukkan hapenya

“Hapeku pun bukan” jawab Sungmin

“Kalau tak salah hapeku mati” jawabku

Leeteuk, Donghae, dan Kangin pun tidak mendapatkan panggilan. Kini semua mata tertuju padaku.

“Hape mu kali?” sangka Leeteuk

“Tapi Hape ku mati!”

“Sudahlah. Cek saja, siapa tau nggak mati” usul Kangin

Aku mengecek hapeku yang berada di kamar dan benar hapeku yang berdering. Mata mereka menatap tajam kepadaku.

“Hehehe Mianhae. Aku kira hape ku mati” aku pun melihat nomornya, tak kukenal tapi kucoba untuk mengangkatnya, siapa tahu kabar baik. “Yeoboseyo”

“Heechul,Bogoshipo!!!”

Aku Terkejut mendengar suara itu. Suara lembut itu, suara… suara yang aku rindukan. Aku terbengong. Aku tak percaya ini. Apakah ini mimpi. Kucoba mencubit pipiku, dan Aw… terasa sakit. ini bukan mimpi. Sekali lagi INI BUKAN MIMPI, INI KENYATAAN!!!

“Hankyung? Ini bener Hankyung?”

“Hankyung,Hyung? Hyung Loudspeaker!” pinta Sungmin

“Ne,Hankyung Imnida!”

Aku pun langsung mengucapkan kata-kata sama persis seperti yang ada dimimpiku, dan dia menjawabnya pun sama.

“Sebenernya selama ini kau berhubungan dengan internet tidak? Aku menuliskan rasa rinduku di Cyworld dan twitterku. Media banyak memberitakan. Aku berharap setelah kau mengetahui itu kau akan menghubungiku, tapi buktinya? Setelah berminggu-minggu kau baru menghubungi kami!”

“Ne, aku sudah lama tak bersentuhan dengan dunia maya. Jika aku tahu hal itu pasti aku sudah menghubungimu. Aku ini menghubungimu karena mendapat pesan dari Pak Park”

“Tetapi mengapa kau baru menghubungi kami sekarang?”

“Mianhae, Pak Park baru menyampaikannya kemarin malem. Katanya dia baru ingat akan pesan itu”

“Sialan juga tu pengacara” Gertak Leeteuk

“Disitu ada siapa aja?”

“Aku,Teuki,Kangin,Sungmin,Eunhyuk, dan Donghae”

“O… Kabar kalian gimana?”

“Baik” Jawab mereka semua

“Hyung!” Panggil Kangin

“Ne, Kangin gimana dengan kamu? Setelah diskors? Apa kau ikut pembuatan album?”

“Anio,hyung. Setelah aku pikir-pikir terlalu dini aku berhadapan dengan ELF setelah kasus yang memalukan itu. Sungguh aku sangat menyesalinya, sangat-sangat menyesalinya. Beribu-ribu maaf untuk semuanya. Setelah aku pikir-pikir ini adalah saat yang tepat untuk mendaftarkan diri untuk Wamil. Aku ingin mendisiplinkan diriku. Semua pria Korea harus menjalankan itu! Jika semuanya lancar aku akan masuk Wamil oktober tahun ini”

“Benar. Hei, Heechul, Teukie Hyung! Kapan kalian Wamil, inget paling lambat 2 tahun lagi! Kangin yang lebih muda dari kalian aja akan menjalankannya terlebih dahulu daripada kalian!”

“Ah kau jangan mengingatkan dengan cara menyebutkan Kangin lebih muda, dan 2 tahun lagi. itu membuat ku berasa lebih tua. Betul tidak Teuki?”

“Ne. kami berasa sangat tua! Tapi pasti kami melaksanakaan hal itu”

“Hyung, bagaimana dengan kasus Hyung?” tanya Sungmin

“Entah. Pengadilan belum memutuskan.”

“Hyung, kami merindukanmu” ujar Eunhyuk

“Kami merasa kehilangan salah satu pilar utama Dancer” Donghae menambahkan

“Jangan begitu. Tanpa aku kalian tetap bagus. Kalian tetap bisa dan tampil keren. Tanpa aku kalian bisa, toh aku bukan lead dancer. Aku hanya main dancer. Kalo….”

“Hanya Main dancer? Hei apa maksudmu! Aku coba! main vocal bukan. Main dancer bukan, leader bukan! Yang bisa dibilang ‘hanya’ itu aku! Kalo kau dengan posisi Main dancer itu bukan ‘hanya’ namanya!” protesku

“hahahaha, yayaya… . kalo eunhyuk yang ga ada, akan terasa berbedanya jauh sekali, karena kau lah leadnya”

“Tapi tetap saja ada yang kurang kalo nggak ada Hyung”

“Nggak ada Donghae maupun Shindong pun akan terasa kurang. Aku tahu tanpa aku akan terasa berbeda, tapi aku yakin kalian bisa”

“Ah Hyung… menyentuh sekali perkataanmu” puji Donghae

“Hankyung, beberapa hari lagi kami comeback dengan album baru” Promo Leeteuk

“Benar,Hyung tolong dukung kami walau hanya comeback 10 orang” tambah Sungmin

“wah? Kibum nggak ikut promo?”

“Nggak. Sama seperti album ke 3, dia tak ikut” jawabku

“Huh.. ini pasti tahun yang berat untuk ELF. Melihat idola mereka hanya ber10, tanpa aku,Kibum, dan Kangin. Kalian harus mapu menghibur ELF walau hanya ber10”

“Ne” jawab kami dengan lirih “Doakan saja!”

“kalian juga doakan aku, semoga ini cepat selesai. Kalau sudah selesai akan kukabari kalian”

“pasti kita harus saling mendoakan dan mendukung satu sama lain. Apapun hasil keputusan pengadilan, jika itu yang terbaik kami akan mendukung!” ujar Leeteuk

“Gomawo,Hyung. Sudah dulu ya, ada yang harus kuurus. Sampaikan salamku kepada member lain. Dan chingu,Sarangahae!”

“Sarangahae!” jawab kami.

Terobati sudah rasa rinduku. Walau hanya lewat telepon tapi aku senang akan hal itu. Memang ini adalah tahun yang berat untuk kami. Tetapi aku harap semoga ini cepat berlalu. Aku rindu saat – saat semua member bersama. Dan kami serta ELF dapat tersenyum bahagia menikmati kebersamaan semuanya.

This Fanfict I Presented for ELF,Who’s missing 13 of Super Junior. I Hope Super Junior can allied like previous. But what a deal about their, if this is the best, I’ll support it. And Oppa, I’ll Always Support You, Anything situation, although it so hard. Oppa,We Missing 13. Oppa Bogoshipo, Oppa Saranghaeyo, Oppa Fighting. Mianhae if there many fault in this fanfict, in this message. Thank’s for all. 13elieve Their prom15e

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s