[FF] Precious Part 3

Title                      : PRECIOUS

Rate                      : PG 14+

Genre                  : of course it’s romance, it’s impossible if horror *author geje,garing*

Cast                      : choi minho shinee

                                  kim hana *untuk para flames bayangkan kalo itu anda*

                                  kim taeyeon snsd

                                  jo kyuhyun super junior

                                  kang haena *bayangkanlah itu sosok temen anda*

  Lee Taemin shinee

  kim jonghyun shinee

  kim kibum  (key shinee)

  lee jinki (onew shinee)

  Kim kibum (super Junior)

Length               : 3/?

Author              : so pasti HANAN HANIFAH

Disclaimer       : ehem…. JEONGMAL MIANHAE dulu sebelumnya. Kan aku ini ingin membuat ff ini bercita rasa sinetron, jadi kalo lebay dan konfliknya ribet maaf ya, kan mau bercita  rasa sinetron. Sejujurnya aku sendiri juga malu buat ngepublishnya,soalnya ceritanya lebe.  Kalo ff nya garing maaf juga, saya masih pemula jadi aku mohon  READERS untuk KOMEN,KRITIK,dan SARAN. Kalo nggak suka silahkan ungkapkan dengan kata yang mengenakan hati. So, NO BASHING. AUTHOR HATE THIS!!!! Bashing  itu bikin DOWN tau……. *curcol* . dan oh iya ini FF terinfluence ama novel 4 musim itu loh… tau kan??? Ingat hanya terINFLUENCE bukan PLAGIAT, jadi kalo ada beberapa adegan yang mirip,mianhae. Bukan bermaksud palgiat, aku hanya terinfluence, terinspirasi dari novel itu saja. Tapi dari segi cerita, bedalah… GOMAWAEYO, TERIMA KASIH, sudah mau membaca ff geje ini. Please ENJOY

 

“Hoah~” Hana terbangun dari tidurnya. Ternyata Hana tertidur di depan laptopnya saat melihat-lihat foto. Dilihatnya jam di dinding. Jarum jam menunjukkan pukul 8 pagi. Hana sudah tertidur selama 10 jam. Tetapi tetap saja Ia masih merasa mengantuk,

“aduh masih ngantuk… untung hari ini ga ada gawean. Tidur lagi ah”. Saat Hana baru saja berbaring dikasur, terdengar suara ketukan pintu ke apartemennya.

“haish.. aku baru saja mau tidur kembali! Ne… Jamkkaman” ketika membuka pintu apartemennya, Taeyeon langsung masuk begitu saja dengan wajah riweuh.

“Neo…..” Taeyeon menunjuk-nunjuk hapenya sambil tergagap. Nampaknya Taeyeon terkejut akan sesesuatu.

“mwo?” Tanya Hana heran

“Ada gossip mengejutkan!”

“hah? Gossip apa eon? Wooyoung mu punya pacar? Ah aku tak tertarik dengan gossip!”

“Wooyoung? Kok jadi wooyoung?”

“Bukannya kau mengaguminya?”

“haish… bukan itu! Lupakan masalah aku! Baca ini! Ini menghebohkan sekali para netter! Berhubungan dengan kau!”

“mwo berhubungan denganku? Aku kan bukan artis! Apa mengenai Kibum Oppa? Terus kalo gitu kenapa berkaitan denganku?”

“bukan dodol! Baca aja sendiri!” perintah Taeyeon sambil menyerahkan hapenya agar Hana membaca berita di internet.

“berhubungan denganku? Ah… jangan bilang…….”  Kecurigaan Hana terbukti benar. Di Internet tersebar berita dirinya dengan Onew. Terdapat foto mereka berdua kemaren saat berpelukan.

Onew mempunyai pacar?! Kemaren disebuah taman terlihat seorang pria yang diduga Onew menemui seorang wanita. Awalnya mereka seperti yang sedang bertengkar, namun akhirnya Onew memeluk wanita tersebut. Nampaknya wanita tersebut berprofesi sebagai fotografer, karena terlihat membawa kamera. Terlihat dari gerak-gerik mereka, kemungkinan besar mereka berpacaran walau sempat bertengkar, tapi mereka berbaikan kembali.

“Kim Hana, yang difoto itu kau kan? Itu kameramu, jaket itu juga milikmu, dan postur tubuh wanita itu, postur tubuhmu. Sebenernya ada apa?” Tanya Taeyeon “dan mengapa matamu bengkak? Kau habis menangis?”

“mataku bengkak?” Hana langsung lari untuk bercermin. Matanya memang membengkak, Karena ia tidur dalam keadaan mata sembab.

“sebenernya apa yang terjadi? Ada hubungan apa kau dengan Onew?”

“oke akan kuceritakan kebenarannya. Tapi sebelum aku selesai bercerita, jangan potong omonganku. Simpan semua rasa penasaran dan terkejutanmu diakhir ceritaku”

Berhubung Taeyeon adalah sahabat yang dianggapnya seperti Eonni sendiri, Hana menceritakan kebenarannya. Semuanya Ia ceritakan.

“MWORAGO?” Taeyeon terkejut sangat *sangat terkejut maksudnya* “Neo….. KAU MANTANNYA ONEW????”

“ne Eonn…..”

“pantesan aja pas aku ga sengaja buka laptop, ada banyak foto dia. Kukira kau ini fansnya. Ternyata….”

“mwo? Kau melihat foto Jinki Oppa dilaptopku? Kau melihat difolder apa?”

“1st Camera.”

“Kau hanya mengira aku fansnya? Apa kau tak curiga? Foto itu kan, foto-foto yang tidak beredar”

“aku tak kepikiran. Aku kira kau mengambilnya dari internet”

“sebenernya lebih banyak fotonya. Ada foto dia sendiri dan ada yang bersamaku. Aku simpan di folder lain”

“oh…. dan kemaren kalian bertemu dia memintamu balikan?”

“Ne…”

“jadi matamu bengkak karena semalam menangis masalah ini?!”

“Ne… tapi ini siapa yang memotret? Orang sepi…. Haish… padahl sudah kubilang padanya, jangan membuka topi dan maskernya. Walau ia pake kacamata tetap aja kan bakal ketahuan. Dan masalahnya aku dan dia bukan sepasang kekasih seperti dulu”

“Hana… paparazzi ada dimana saja. Sekarang lebih baik kau berhati-hati. Kalau sampai foto jelasmu tersebar, kau akan digorok fansnya Onew!”

“JINJJA????”

“baca saja komen-komen berita ini”

Hana membaca komen-komen akan berita itu. Dan hal itu membuat dirinya Shock.

Itu pasti bukan onew oppa…. Aku yakin!

Onew Oppa itu siapa? Kau membuatku terluka… awas saja kalau dia beneran pacar oppa. Aku akan mengejarnya.

Ya!!! ONEW!!! Seleramu rendahan!!! Masa itu kekasihmu???? Wanita jelek, gendut seperti itu menjadi pacarmu? LANGKAHI DULU MAYATKU!!!

“Mwo gendut? Ya!!! Aku tidak gendut!!!! Aku hanya berisi!” Protes Hana akan salah satu komentar. Memang Hana cukup berisi, namun Ia tak gendut. Dengan tinggi 165cm dan berat 65kg *itu tinggi author sebenernya looh kalo berat sih sedikit lebih berat, hanya sedikit* . Ya bisa dibilang badannya cukup Ideal untuk tingginya. Walau badannya tak sebagus para artis.

Kalo aku tahu wanita itu, aku akan menerornya oppa. Makanya kau putuskan dia!

Oppa benarkah itu wanitamu?? Kecewa sih… tapi semoga kalian berbahagia. Eonni yang ada difoto jangan kecewakan Oppa!

Itu baru gosipkan???! Awas saja kalo beneran!

Memang masih ada komentar baik, tapi tetap saja lebih banyak komentar negative. Benar kata Taeyeon, jika foto jelasnya tersebar Ia akan diburu fansnya Onew.

“benar kau Eonn. Eotteokhae?”

“biasanya sih kalo cuman 1 foto gini doang sih, 2 hari juga beritanya bakal surut. Kecuali kalau ada bukti lain, beritanya pasti berkepanjangan. Karena sekarang baru 1 bukti, kau tenang saja. Namun jika tiba-tiba ada bukti lain kau harus berhati-hati”

“ne… arraseo! Haish…. Dia membuatku makin susah!”

“envy deh aku ama kamu…”

“napa Eonn?”

“enak aja gitu. You are so lucky!”

“enak apanya? Beruntung gimana?”

“sodara kau artis dan rapper terkenal, Kim Kibum, lalu mantanmu penyanyi terkenal, Onew. Dan aku juga mempunyai teman seorang anggota boyband,2PM Junho. Kau hidup di lingkungan artis!”

“apa enaknya eonni?? Biasa aja. Lagian aku ga kecipratan popular, jadi apa enaknya?”

“ya setidaknya kalau mau ketemu artis yang ingin kau temui, bisa meminta bantuan mereka.”

“jadi kalo Eonni kayak aku pengen minta bantuan Junho buat ketemu Wooyoung? Kan mereka satu grup tuh!”

“ya ga gitu juga sih…”

“ga gitu juga? Berarti ada iya nya dong?!”

“haish… sudahlah…. Oh ya kenapa kau menolak kembali pada Onew? Apa karena Minho?”

“Mwo? Kenapa Eonni menyangka karena dia? Jinki Oppa pun menyangka seperti itu. Bukan karena dia, tapi aku memang sudah terlanjut sakit hati.”

“alasan pertama, setiap kau membahas dirinya wajahmu berseri-seri. Kedua, tatapan kalian berdua itu berbeda, seperti orang yang sama-sama jatuh cinta. Ketiga di laptopmu terdapat banyak foto dirinya. Aku tahu persis kau. Kau tak mungkin memoto sesesuatu yang tidak menarik bagi kau. Jadi sudah pasti Minho menarik bagimu. Jumlah foto Minho itu melebihi jumlah foto Onew yang aku lihat saat itu.”

“sebenernya masih banyak foto Jinki Oppa, daripada Minho, karena Foto Jinki Oppa aku simpan difolder lain juga, sedangkan Minho hanya satu folder. Dan aku memoto Minho wajar dong, orang dia modelku juga!”

“Iya, tapi jika dia hanya sebagai modelmu, kau tak mungkin memoto dia saat tidur, memoto dia saat makan, memoto dia saat berjalan. Aku tahu kau tidak akan segitunya, kecuali kau tertarik dengan dirinya”

“hm.. sebenernya saat berada di dekat dia aku merasa nyaman, apalagi kalau jarak aku ama dia deket banget. hatiku cenat-cenut. Menurut Jinki oppa aku mulai jatuh cinta ama dia”

“ya benar yang dikatakan Onew! Kau mulai jatuh cinta dari dia!”

“hm… tapi aku ngerasa hatiku masih kosong. Dan ada sedikit ruang diisi Oppa”

“memang Minho belum sepenuhnya dihatimu, tapi dia mulai mengisi dan membuatmu melupakan Onew secara penuh. Katanya kau jika berada di dekat Onew kau selalu merasa takut, tapi begitu ada dia kau merasa nyaman. Berarti dia sudah mulai mejelajahi hatimu!”

“apakah itu bener Eonn?”

“Haish… kau ini polos atau bego sih? Sebenernya masalah hati sih hanya kamu sendiri yang tahu. Tapi yang aku baca, kau memang mulai jatuh cinta padanya”

“jeongmal?”

“Haish…. Ada ya orang sebabo dan sepolos dirimu?”

“Ah…. Eonni!!!”

Hana tidak berniat menghubungi Onew akan masalah ini, karena privasi dirinya belum terganggu. Dia membiarkan saja masalah ini, toh wajah dirinya tak terlihat, pasti orang-orang tidak menyadarinya, kecuali orang yang benar-benar kenal dengan Hana, seperti Taeyeon. Namun Hana berubah pikiran saat keesokan harinya.

Hana sedang berada di studio untuk melakukan pemotretan. Saat Hana sedang focus dengan pekerjaannya, tiba-tiba Taeyeon memanggil-manggil Hana dengan heboh. Hana yang sedang focus menjadi terganggu.

“HANA!!!!!”

“Haish…. Mworago? Aku lagi sibuk!” jawab Hana

“gawat,Han! Gawat!!!”

“Eh loe diem dulu nape!” seru Haena sambil menoyor kepala Taeyeon “kita lagi pemotretan, loe ganggu! Inspirasi gaya yang udah gue bikin untuk mereka jadi ilang kan! Loe kan editor, harusnya menjaga kenyamanan kerja bawahan loe!”

“Mianhae…. Tapi ini gawat!” bela Taeyeon

“ah ntar dulu aja! Selesai pemotretan kasih tau aku! Haena Eonni, lanjut!!!” jawab Hana

Taeyeon merasa kesal dirinya ditolak mentah-mentah (?). tapi ya berhubung sedang kerja dia pun menurut. Taeyeon pun akhirnya ikut mengawasi pemotretan, dan Hana kembali focus. Setelah selesai pemotretan, Haena dan Hana menghampiri Taeyeon.

“eh loe tadi heboh-heboh ada apa sih?” Tanya Haena

“Hana, nampaknya kamu dalam keadaan gawat!” jawab Taeyeon

“gawat? Gawat gimana?” bingung Hana

“liat ini!” Taeyeon memperlihatkan laptopnya. Ternyata Taeyeon sedang update berita. Hana langsung curiga.

“jangan bilang kasus itu berkepanjangan” curiga Hana

“sayangnya iya” jawab Taeyeon

“Hah? Kasus apa?” Haena bingung. Tak tahu apa-apa

Hana terkejut. Foto dirinya bersama Onew saat zaman SMA tersebar. Foto itu diambil diatas atap gedung sekolah, tempat favorit mereka berdua.

Foto Onew dan kekasihnya ?! ditemukan foto Onew bersama seorang wanita, yang tampaknya adalah kekasihnya saat SMA. Menurut seorang guru di SMA tersebut, dibenarkan bahwa wanita yang disamping Onew itu adalah kekasihnya. Wanita difoto itu diduga adalah wanita yang sama dalam foto Onew memeluk seorang wanita. Apakah benar mereka sepasang kekasih dari zaman SMA hingga sekarang? Belum ada konfirmasi dari pihak Onew dan manajemennya.

“Hana itu kau?! Kau beneran pacarnya Onew?” kaget Haena

Hana hanya bisa menghela napas. Dia terkejut sekaligus bingung. Bagaimana bisa foto yang merupakan dokumentasi pribadi dirinya dan Onew tersebar?.

Hana pun menceritakan semuanya kepada Haena. Mulai dari bagaimana dia dapat berpacaran, saat ia ditinggalkan, sampai kejadian onew memeluk dirinya.

“WAH?!!!! GILA HOT GOSSIP!!!” seru Haena “ga nyangka banget loe mantannya Onew. Hebat loe!”

“hebat apanya?” heran Hana

“Eh Han, tapi kenapa guru-guru bisa tau kalo kamu pacaran ama dia?” Tanya Taeyeon

“Oppa adalah Juara umum, hal itu membuat dirinya terkenal diberbagai kalangan. Berita apapun tentang dirinya pasti terupdate. Makanya aku berpacaran dengan dia, berita itu langsung tersebar, termasuk dikalangan guru. Makanya guru-guru pada tahu”

“terus gue heran deh. Tau darimana itu penyebar berita kalo kalian sekolah disitu? Niat banget sampe nyari berita ke gurunya!” heran Haena

“Heh dodol! Liat dong fotonya! Mereka pakai seragam! Dan dari seragam itu ketahuan kalo mereka itu murid SMAN 22 BANDUNG *itu mah sekolah author*” Taeyeon menjitak kepala Haena. Alhasil Haena meringis kesakitan. “Eh kok bisa foto itu kesebar? Itu konsumsi pribadikan?”

“Yaiyalah Eonn!” jawab Hana kesal. “yang punya foto itu cuman aku ama Oppa.”

“apa jangan-jangan….. onew sengaja nyebarin lagi?” duga Haena asal

“MWORAGO?!”

“tapi bener kata si Haena! Bisa aja sengaja disebarin supaya kamu balik lagi ama dia sekalian mendongkrak popularitas” Taeyeon mengompori

“Lee Jinki!!!” seru Hana kesal. Hana langsung mengambil tasnya.

“kau mau kemana?” Tanya Haena

Hana hanya tersenyum sinis sambil pergi. Saat berada di halaman kantor, Hana bertemu dengan Minho. Minho menyapa Hana.

“Annyeong.” Sapa Minho

“Ah Minho-ya! Temani aku” pinta Hana

“kemana?”

“ikut saja denganku” jawab Hana sambil menarik lengan Minho.

Hana dan Minho langsung naik bus. Minho hanya menurut saja kepada Hana. Ia tak berani bertanya, karena Ia yakin Hana dalam keadaan bad mood. Hal itu terlihat dengan jelas dari mukanya. Sepanjang perjalanan mereka hanya diam. Bus pun berhenti disebuah halte. Dari halte mereka berjalan kaki menuju suatu tempat. Minho hanya mengikuti saja kemana arah kaki Hana melangkah.

Tibalah mereka disebuah gedung. Minho heran untuk apa Hana ke gedung tersebut. Namun Minho teringat akan berita yang tadi pagi Ia baca, ia pun mengerti.

“kau kesini untuk menemui mantanmu?” Minho mengkonfirmasikan kebenarannya

“bagaimana kau bisa tahu?” Heran Hana

“aku sudah baca kedua berita mengenai kalian. Pasti kesini kau mau bertanya kepada Hyung, siapa yang menyebarkan berita itu? Apakah Hyung atau orang lain?”

“tepat sekali. Kok kau bisa mengetahuinya?”

“wajahmu menunjukkan kau bad mood. Itu menunjukkan kau menyangka Hyung yang menyebarkan. Namun bukan aku membela hyung atau gimana, aku tau Hyung. Dia takkan berbuat hal bodoh macam itu untuk mendongkrak popularitas”

“ya tapi tetep saja aku harus bertemu dia.”

“kau yakin Hyung ada disini?”

“makanya aku bawa kau. Sekarang kau hubungi dia, dia ada dimana sekarang”

Jemari Minho menari di touchscreen hapenya. Ia mengirim sms kepada Onew. Tak lama kemudian terdapat balasan.

“Hyung ada disini. Dia sedang latihan bersama Jonghyun Hyung” ucap Minho

“oke” Hana langsung menelpon sepupunya. “Oppa, dimana? Aku berada di depan gedung SM, keluarlah kau”

“foto yang kalian pelukan itu memang benar kalian? Kenapa kalian bisa berpelukan? Itu fotonya baru kan?” Tanya Minho berderet

“ne… itu foto sekitar 2 hari yang lalu. Dia memintaku kembali padanya”

“kau tolak”

“menurutmu? Tentu saja!”

Tak lama kemudian muncul Kibum. “Hana, sedang apa kau disini?” Tanya Kibum

“Oppa, tunjukkan tempat Jinki Oppa latihan” jawab Hana tanpa basa-basi

“jadi berita itu benar?” Kibum terkejut “aku tak menyangka pacar yang dulu kau sering ceritakan, ternyata Onew. Ckckckck dunia ini sempit. Memang kau masih dengan dia? Bukannya dia telah meninggalkanmu?”

“tuh Oppa tau sendiri kan, dia meninggalkanku berarti aku ama dia udah nggak ada apa-apa sejak lama. Cepatlah tunjukkan tempatnya. Ada yang harus kubicarakan dengan dirinya”

Kibum pun menunjukkan tempat latihan Onew. Setelah mengantarkan Hana, Kibum kembali ke alamnya. Kini didepan ruang latihan hanya ada Minho dan Hana. Hana pun memberanikan diri untuk membuka pintu ruangan tersebut. Tampak Onew sedang berlatih vocal bersama Jonghyun.  Onew terkejut dengan kedatangan Hana dan Minho. Onew hanya terdiam tak bergerak melihat kedatangan mereka berdua.

“Minho, apa yang kau lakukan disini?” Tanya Jonghyun

Minho pun hanya menjawab dengan menunjuk Hana.

“oh kau Hana, yang waktu itu ikut futsal kita kan?” Jonghyun memastikan

Hana hanya mengangguk. Pandangan Hana hanya tertuju pada Onew. Begitupula Onew, matanya hanya tertuju pada Hana. Jonghyun yang tak tahu apa-apa merasa heran.

“Ada apa ini? Mengapa Hyung dan Hana saling menatap?” heran Jonghyun

“hm.. tampaknya Onew hyung memang merahasiakan hal ini kepada kita,SHINee” gumam Minho

“kau bilang apa? Rahasia apa?” Tanya Jonghun

“hyung kau sudah tak membuka internet berapa lama?” Tanya balik Minho

“sekitar seminggu. Memangnya kenapa?”

“buka laptopmu sekarang juga”

Jonghyun pun langsung membuka laptopnya. Ia langsung browsing. Semenatara Hana dan Onew masih saling terdiam..

“MWORAGO?! ONEW HYUNG DAN HANA BERPACARAN??” Jonghyun terkejut saat membaca berita di internet.

“dahulu. Kini mantan” Minho meluruskannya.

“kapan kalian berpacaran Hyung? Terus kenapa kalian pelukan” Tanya Jonghyun kepada Onew. Namun orang yang ditanya tak ada di tempat ternyata setelah tersadar dari tatapan maut mereka (?) Hana langsung menarik Onew keluar dari ruangan latihan. Mereka berdua menuju sebuah pojokkan dekat tangga.

“kemana Hyung dan Hana?” Tanya Jonghyun pada Minho

“I don’t Know” jawab Minho sambil keluar dari ruang latihan.

“YA!! Lee Jinki! Apa kataku, harusnya kau tak membuka masker dan topimu itu. Alhasil ada yang tahu kan itu kau! Dan harusnya kau JANGAN MEMELUKKU!!!” protes Hana

“Mianhae.. aku kelepasan… aku tak menyangka ada paparazzi” sesal Onew

“mengapa foto kita pas sma bisa tersebar??! Oppa sengaja menyebarkan? Hah?! Oppa sengaja menyebarkan untuk mendongkrak popularitas?”

“hah?! Kalo aku nyebarin aku cari mati! Aku tak sebodoh itu untuk mendongkrak popularitas!”

“tapi kenapa bisa tersebar?? Yang mempunyai foto itu hanya kita berdua!!!”

“mana ku tahu! Sekarang kau menyimpan foto itu dimana?”

“laptop. Wae?!”

“laptop mu hilang?”

“anio… ah arraseo.. Oppa menyangka laptop ku hilang dan ada orang yang mengambil foto itu? Sama sekali tidak. Dan tidak ada orang yang tidak kukenal menyentuh laptopku”

“begitupula denganku. Aku pun menyimpannya di laptop. Dan laptop ku tidak hilang. Dan laptop ku tersimpan aman di manajerku!”

“manajermu kali yang menyebarkan!”

“YA!! Manajerku tak sebodoh itu! Tenang akan kuselidiki”

“pokoknya Oppa harus mengklarfikasikan semua ini. Semuanya tidak benar. Aku dan kau tak berpacaran! Bilang saja foto kita jaman sma itu karena kita bersahabat. Pokoknya kau anggap saja kita hanya sahabat”

“mworago!? Bersahabat?  Aku tak bisa anggap kau hanyalah sahabatku. Kau ini mantanku! Bahkan aku masih mencintaimu!”

“ya tapi masalahnya, kalau Oppa bilang kalau aku ini mantanmu, pasti fansmu tetap menyerangku! Orang-orang pasti berpikir saat melihat foto pelukan itu. Orang-orang akan berpikir Kau memelukku itu menandakan kau masih ada rasa denganku! Pasti fansmu menyerangku”

Tiba-tiba Onew mendorong Hana ke dinding. Entah setan apa yang merasuki Onew. Onew berubah menjadi ganas. “aku nggak bisa!”

“kenapa??? Kenapa nggak bisa? Kau menganggapku sebagai sahabat hanya di depan wartawan dan khalayak umum! Selain dihadapan mereka kau boleh menganggapku mantanmu!”

“tapi tetep aja nggak bisa!”

“WAEYO?!”

“cause I’m still in love with you” Tiba-tiba Onew mendekatkan wajahnya kepada Hana. Lama-lama jarak antara mereka semakin dekat.

“apa yang kau lakukan Jinki?!” seru Hana, namun Onew tak mempedulikannya. Tiba-tiba…..

BUG….. Onew terpental kebelakang. Mukanya terasa sakit. Dan cukup lebam.

“JANGAN SENTUH WANITAKU!” seru Minho dengan muka garang. Hana terkejut melihat sikap Minho. Dan lebih terkejut lagi dengan perkataan Minho. Wanitaku? Aku wanitanya? Pikir Hana

Onew meringis. Dia menatap Hana. Tampak wajah Hana gugup. Lalu pandangannya berlaih pada Minho.

“CHOI MINHO! Mengapa kau memukulku?!”

“kau sudah tak punya hak untuk mengatur dan menyentuh Hana! Dengarkan saja apa katanya!” ajwab Minho

“Jinki Oppa, kau berubah. Mana kelembutanmu yang dulu? Mengapa kini kau jadi keras kepala?” Tanya Hana dengan emosi

“Mianhae Hana… aku-aku nggak sadar, kelepasan”

PLAK! “cukup sudah alasanmu!” seru Hana sambil menampar Onew.

“Mianhae…. Oke. Tapi tetap saja aku tak bisa menganggapmu sahabat walau hanya di depan wartawan”

“WHATEVER!” seru Hana kesal sambil pergi meninggalkan Onew

“Hyung, kau telah membuat kesalahan besar. Jika sampai terjadi apa-apa pada Hana akibat pemberitaan ini. Aku tak akan memaafkanmu Hyung” ancam Minho sambil berlalu.

Onew pun hanya menatap nanar kepada mereka berdua. Datanglah Jonghyun.

“Hyung kau kenapa?” Tanya Jonghyun

“anio” jawab Onew kesal sambil berjalan.

—~—

Begitu sinar matahari pagi menyapa wajahnya, Hana langsung membuka laptopnya, dan browsing. Tepat seperti dugaannya. Paparazi ada dimana-mana. Ada perkembangan berita mengenai dirinya. Dan bahan beritanya kini adalah kejadian kemaren siang.

Onew berciuman dengan seorang wanita?! Tersebar sebuah foto Onew berciuman dengan seorang wanita yang diduga kekasihnya. Wanita itu adalah wanita yang sama saat Onew memeluk seorang wanita. Namun benar mereka telah berpacaran dari zaman sma hingga sekarang?

What?! Ciuman? Kena aja kagak! Aduh… gila ini paparzi hebat bener ngambil fotonya! Seolah emang aku ama Jinki Oppa ciuman. Haish.. jinja. Pikir Hana kesal. Hana melanjutkan membaca berita tersebut.

Namun saat mereka berciuman, tiba-tiba ada seorang pria yang memukul Onew, dan pria itu membawa pergi wanita tersebut. Ternyata pria dan wanita yang telah berciuman dengan Onew, pergi berjalan-jalan. *gila loe thor… bahasanya*. Sebenernya memang benarkah Onew dan wanita itu berpacaran? Apakah hubungan wanita itu dengan pria yang telah memukul Onew? Apakah memang sepasang kekasih ? atau memang wanita itu seorang playgirl? *bayangin pas kalian baca ini bacanya ala pembawa acara sil*t *

“Parah lah… ini paparazi nguntit aku! Siapa sih ini paparazi?” Hana bertanya-tanya. Paparazi itu niat mengikuti Hana. Memang setelah bertemu Onew, Hana dan Minho berjalan-jalan untuk menenangkan hati. “mana aku dikatakan Playgirl. Seenaknya saja”

Hana membaca komentar-komentar. Dan hampir semua komentar itu bernadakan negatif.

Oppa!!! Kau telah berciuman dengan wanita itu?? Kok mau?! Dia itu playgirl! Terbukti ia berjalan-jalan dengan pria lain.

Onew Oppa jangan mau ama dia! Dia itu Playgirl!!!

Ya ampun wanita tak tahu diri! Setelah berciuman dengan Onew malah kencan dengan pria lain! Akan kubunuh kau! Kau telah menyakiti perasaan Onew

Hana menelan ludahnya. Dia merasa hidupnya tidak tentram. Ia yakin, pasti para MVP akan menyerangnya. Kini dia harus berhati-hati. Dia ingin masalah ini segera selesai dan segera diklarifikasi. Hana langsung menekan nomor Onew. Dihubunginya lah Onew. Namun tak diangkat-angkat. Karena kesal tak diangkat-angkat. Jempolnya menari diatas layar touch hapenya. Hana mengirimkan sms kepada Onew.

TO : Jinki Oppa

Haish…. Berita ini jadi makin heboh dan semua itu gara-gara kau! YA!!!! Segera KLARIFIKASIIN berita yang beredar itu semuanya nggak bener! ARRASEO?!!! Begitu kamu udah baca sms ini, hubungi aku!

Sent message? Yes . message sent. Message delivered.

“Eomo! Udah jam segini! Aku kan ada pemotretan!” Hana segera bersiap-siap pemotretan. Setelah mandi dan sarapan, Hana langsung bergegas menuju studio pemotretan.

Namun selama perjalanan Hana tak tenang. Orang-orang memperhatikan dan membincangkannya. Walau mereka bersuara kecil, namun Hana mengetahu jika mereka membincangkan dirinya. Apalagi kalau bukan membincangkan gosipnya. Samar-samar Hana dapat mendengar obrolan mereka.

“eh itu bukannya cewek yang dipeluk ama dicium Onew?” tanya seorang gadis kurus

“iya deh kayaknya. Eh omong-omong itu cewek nggak tau diri ya” sahut temannya yang berambut panjang

“bener banget. Playgirl! Aku pengen nampar dia deh! Seenaknya aja! Udah nyium Onewku, eh kencan juga ama pria lain! Sumpah pengen aku tampar!” seru gadis satu lagi yang berbadan cukup besar berapi-api sambil berdiri bersiap-siap ingin menampar Hana, namun keburu dicegah temannya.

“ya!! Jangan memalukan! Ini di bus!” cegah gadis kurus

Hana mendengarnya kesal sekaligus sedih. Kesal karena dia bukan playgirl. Sedih karena orang-orang seenaknya menjudge dia seorang playgirl. Dia pun sedih mengingat kejadian kemaren. Onew bukanlah Onew yang lembut seperti dulu. Kejadian kemaren makin membuatnya tak ingin kembali ke sisi Onew.

Selama bertugas, Hana tidak konsen. Hasil fotonya sedikit kacau. Masalah ini cukup mengganggu pikirannya. Dia tak suka kehidupan pribadinya terekspos terus. Selesai pemotretan, Hana curhat dengan Eonni-eonninya, Haena dan Taeyeon.

“kulihat daritadi kau nggak konsen. Wae?” tanya Taeyeon

“Ya!! Dasar babo!! Kau tak lihat berita hah?! Tanpa bertanya juga kita pasti tahu alasannya kenapa!”seru Haena sambil menoyor kepala Taeyeon

“YA!! Tak usah menoyor kepalaku juga kali…. Aku baca kok. Ya tadi aku bertanya hanya memastikan saja. Siapa tau Hana nggak konsen bukan karena masalah itu”

“haish… Kim Taeyeon! Kau benar-benar bodoh -,- . tentu saja nggak mungkin karena hal lain”

“Eonni! Ga usah berantem karena hal nggak penting deh! Bikin tambah rungsing tau nggak?!” protes Hana

“Mianhae” sesal Haena dan Taeyeon “oh ya, kau memang benar berciuman dengan onew?” tanya Taeyeon

“dan apakah benar kau kencan dengan Minho? Bener Minho nonjok Onew?” tanya Haena berentet

“Tau darimana Eonn, kalo itu Minho?” tanya Hana

“tentu sajalah tau. Terlihat sekali dari posturnya itu adalah dia. Dan lelaki yang kini sering bersamamu siapa lagi kalo bukan Minho?!”

Hana menghela napas. Dia pun menceritakan keseluruhan kejadian yang dia alami kemaren. “hampir kena, tapi nggak jadi keburu Minho menghajar Oppa. Karena aku rarungsing, Minho mengajakku jalan-jalan untuk menenangkan pikiran. Jadi itu bukan kencan namanya”

“gila juga itu paparazi. Nguntit kau” Taeyeon menggeleng-gelengkan kepala

“tapi ngapain si Minho mukul si Onew?” tanya Haena

Giliran Taeyeon kini yang menoyor kepala Haena “dasar babo! yang babo itu kau,bukan aku! Tentu saja karena Minho mencintai Hana, jadi dia nggak ridho Hana dicium oleh pria lain!”

“oh iya Minho..…” Hana menghentikan kata-katanya. Ia ragu untuk bercerita apa tidak. Takut disangka geer, namun dia mendengar kata tersebut dengan jelas.

“Minho kenapa?” tanya Taeyeon penasaran

“nggak jadi” jawb Hana

“kok pake acara nggak jadi segala? Ya!! Jangan bikin aku penasaran!” protes Haena

“dia nyium kamu juga?” tebak Taeyeon asal

“ngarang!” sanggah Hana

“nembak kamu?”

“bukan juga sih”

“jadi apa? malhaebwa. Kami ini Eonni mu. Masa kau tega tak berbagi cerita dengan kami. Ayolah… kau ini Dongsaeng kami tersayang. Kau sudah kami anggap Dongsaeng sendiri. Malhaebwa. Katakanlah”

“saat menonjok Oppa, Minho sambil berkata ‘jangan sentuh wanitaku’ “ Hana membicarakan itu dengan wajah yang memerah dan malu-malu

“MWO?!” Taeyeon dan Haena terkejut “JINJA? EOMO~”

“sudah dapat dipastikan dia memang mencintaimu! Tinggal tunggu waktu aja!” Haena berapi-api

Hana hanya tersenyum tipis. Terlalu malu bagi dirinya menghadapi kenyataan itu. Lagian dia tidak mau kegeeran. Kan belum tentu Minho memang mempunyai perasaan pada dirinya.

“panjang umur si Minho. Tuh orangnya!” Haena menunjuk Minho yang baru datang. Minho menghampiri mereka bertiga.

“udah ah. Kita mau ngedit dulu yoy!” pamit Taeyeon. Taeyeon dan Haena meninggalkan Minho dan Hana berdua.

“Annyeong Minho” sapa Hana tersenyum

“Annyeong. Kamu udah lihat berita?” tanya Minho

“ne. haish… parah banget aku dikatakan playgirl! Padahal kan nggak kayak gitu! Lagian ciuman itu pun kena aja kagak!”

“iya. Paparazi itu parah. Oh ya Kyu Hyung menyuruh kita meliput restoran milik temannya, Yesung dan juga meliput bar milik temannya, Sungmin. Kita berangkat sekarang yuk. Bentar lagi jam makan siang”

“oh oke. Tapi sebelumnya antarkan aku dulu”

“kemana?”

“ke tempat kemaren”

“mwo? Apakah kau tidak takut ada paparazi lagi. Siapa tahu ada kejadian tidak terduga lagi kayak kemaren”

“iya sih. Tapi aku ingin ini segera beres. Makanya tolong antarkan aku”

“hm… geurom. Kaja! Let’s go!”

—~—

Onew terus saja mengacak-acak rambutnya. Dia bingung sekaligus kesal. Begitupula manajernya. Manajernya daritadi hanya berjalan bolak-balik seperti setrikaan.

“Jinki….. ini sih udah parah! Oke yang meluk itu aku biarin, lah tapi ini yang ciuman? Terus kamu berkelahi? Kok bisa??? Wanita itu wanita yang sering kau ceritakan bukan?” tanya manajer

“ne hyung. Molla.” jawab Onew lemah

“eomo~ sekarang manajemen menanyakan hal ini kepadaku. Apa yang harus kukatakan? Tak mungkin kan aku berkata dia mantan kekasihmu?”

“jangan bilang itu!”

“bagaimana kalo katakan saja kalo kalian ini sahabat?”

“andwae! Sireo”

“wae? Kenapa nggak mau?”

“sireo”

“Lee Jinki! Apa sih mau mu? Kenapa nggak mau?”

“gara-gara itu kejadian kemaren bisa terjadi”

“hah? Aku tak mengerti maksudmu. Jelaskan padaku Jinki”

Onew menceritakan kejadian yang terjadi saat kemaren siang “begitulah Hyung. Dia marah, dan tiba-tiba aku kelepasan, lagian nggak kena kok, keburu Minho datang dan menghajarku. Lagian ya Hyung masalahnya gini, sekarang pun jika aku jujur berkata dia mantanku, orang-orang takkan percaya. Masa mantanan masih pelukan bahkan ciuman. Ya walau nggak kena, tapi difoto itu orang-orang pasti berpikir jika kami berciuman, apalagi jika dia hanya sahabatku, tak mungkin orang-orang percaya”

“haish… aku pun bingung harus membuat alasan apa masalah kau dengan wanitamu itu, siapa namanya? Aku lupa”

“Hana, Hyung!”

“ah ya! Hana. Lalu apa alasanmu bertengkar dengan Minho? Apa yang harus dijelaskan?”

“molla hyung…. Oh ya Hyung, laptopku kan lebih sering berada di tangan Hyung. Pernahkah Hyung, meninggalkannya dalam keadaan nyala?”

“hm… rasanya pernah, tapi hanya bentar. Wae?”

“haish…. Hyung kok teledor? nampaknya saat Hyung meninggalkan laptopku itu, ada orang yang menyentuh laptopku dan mengambil fotoku bersama Hana saat sma. Masalahnya yang memiliki foto itu hanya kami berdua”

“tapi kenapa jadi aku yang dituduh? Bisa saja Hana yabg teledor. Dia yang lebih berpotensi, orang dia kerja dilingkungan pers”

“Anio… aku tahu Hana. Dia tak mungkin meninggalkan laptopnya walau sesaat”

“haish….. harusnya ini tidak terjadi jika kau tidak memiliki rasa ingin kembali padanya!”

“mianhae Hyung, tapi sudah sejak dulu aku ingin kembali padanya”

“apa nggak bisa ditunda dulu itu keinginan?” tanya manajernya sinis

“ditunda? Nggak mungkin lah. Begitu aku bertemu kembali dengannya aku nggak nunda kesempatan ini. Setelah 3 tahun aku mencarinya, akhirnya aku bertemu dengannya kembali”
“Jinki…. Tapi kau ini seorang artis!!!”

“Artis juga manusia Hyung, artis juga mempunyai rasa untuk mencintai dan dicintai” bela Kibum yang tiba-tiba muncul dihadapan mereka

“Kibum Hyung?!” Onew terkejut

“Hyung, maaf ya aku pinjam Onewnya bentar. Ada urusan” Kibum meminta izin kepada Manajernya Onew, untuk membawa Onew keluar dari ruangan

“Urusan apa?” tanya manajernya curiga

“private Hyung. Ayo kau ikut saya” jawab Kibum sambil menarik Onew keluar.

“Oh ya Hyung,tolong selidiki masalah yang laptop itu. Siapa yang telah mengambil foto itu” Onew menitahkan manajernya

“de… akan kuselidiki” jawab manajernya

Saat berada di luar Onew bertanya pada Kibum “ada urusan apa Hyung?”

“aku tidak berurusan denganmu, melainkan sepupuku” jawab Kibum sambil berjalan santai

“hah maksud Hyung?”

“Tak mungkin kan jika aku mengatakan Hana ingin bertemu denganmu  di hadapan manajermu? Jadi aku bilang kalo aku ada urusan denganmu”

“Mwo? Hana kesini?” Onew kaget Hana kesini. Sampai segitunya, Pkir Onew dalam hati. Tadi pagi Hana memang sms dirinya, namun sengaja tak Ia balas, karena Ia malas membahasnya. Tak disangka smsnya tak dibalas, Hana malah mendatangi dirinya

“ne dia menunggu di ruang latihanku”

“dengan siapa?”

“siapa sih namanya, aku lupa. Itu loh yang waktu itu jadi model bersama kita juga, temanmu juga kalo nggak salah”

“tinggi?”

“ne”

Kenapa harus datang dengan Minho? Tanya Onew kesal dalam hati “Oh ya temanku, Minho”

Mereka berdua tiba di ruang latihan Kibum. Disana sudah ada Hana dan Minho, begitu Onew datang Hana langsung menyemprot Onew.

“YA!!! Harusnya kemaren kau tak berbuat seperti itu!!!” seru Hana sambil mendekati Onew. Hana mengacak-acak muka dan rambutnya “sekarang harus ngejelasin apa coba???? Kau juga Minho! Harusnya kau tak menghajar Jinki Oppa! Jadinya kan masalahnya makin runyam!”

“lah kenapa jadi nyalahin aku? Aku kan menyelamatkanmu!” Minho tak terima dirinya dituduh

“benar, Hana. Minho menurutku tak salah, dia menyelamatkanmu, ya cuman caranya dan tempat kurang tepat, sehingga ketahuan paparazi” Kibum ikut membela Minho

“Lah kenapa jadi semuanya nyudutin aku gini? Aku juga nggak salah sepenuhnya. Kalo nggak ada paparazi juga nggak bakalan kayak gini” Onew merasa dirinya makin tersudut

“tapi kamu harusnya nyadar doong sebagai artis. Ini karena kesalahan kau!! Jika kau tak memelukku, tak menciumku takkan ada berita ini!!” kesal Hana

“kena juga kagak!”

“emang kena juga kagak, tapi masalahnya paparazi itu memoto dengan sudut yang tepat, sehingga terlihatnya kita ciuman! Haish… eotteokhae?  Sekarang kalo ngaku sebagai sahabat pun pasti masyarakat takkan percaya, begitupula jika mengaku mantan, masa mantanan melakukan pelukan dan ciuman. Pasti orang-orang akan berpikir jika kita memang ada hubungan spesial, dan orang-orang akan menganggap juga kalo aku ini playgirl, gara-gara Minho memukul Oppa. Orang-orang akan membenciku karena itu. Sok-sok direbutin dua lelaki *narsis* . haish…. Eotteokhae???!! Semua ini nggak ribet kalo Oppa, nggak melakukan hal itu!”

“haish… aku pun bingung! Benar kata kau, mau ngomong apa orang takkan percaya. Haish.. eotteokhae??” Onew pun bingung luar biasa

“Kok malah balik tanya sih?”

“karena aku bingung!”

“harusnya kau bukan balik tanya, tapi cari solusinya!”

“lah kenapa cuman aku yang harus cari solusinya? Egois sekali kau!”

“karena ini semua karena kau!!!”

“Hana… yang dikatakan Onew Hyung benar, kau egois. Tak seharusnya kau menyuruh hyung memikirkan ini sendirian, tapi kau pun harus ikut memikirkan solusinya. Kan ini juga masalah kalian” nasehat Minho

“haish…. Kau juga harusnya ikut mikir! Kau pun terlibat! Gara-gara kemaren kau menghajar Oppa, dan jalan-jalan denganku, orang-orang menyangkaku seorang Playgirl! Padahal bukan seperti itu!!” Hana sangat kesal dan galau. Dia terus saja marah-marah dan menyalahkan semua orang

“Hana…. Mending tenangin diri kamu dulu deh, kamu…….” belum juga Kibum selesai memberi saran, perkataannya sudah dipotong Hana.

“Oppa diam aja deh! Gatau urusannya ini kan!” sinis Hana.

“YA!! Kau memang tak berubah ya dari dulu? Masih aja kekanak-kanakan. Selalu saja, jika kau sedang ada masalah,galau kau selalu saja marah-marah, dan menyalahkan semua orang. Kau ini marah pada siapa, tapi marah ama semua orang.semua orang jadi kena semprotmu! Kau tak usahlah menyalahkan Minho, memang dia salah, tapi ya aku akui, aku lah yang kesalahannya paling besar, dan kau pun jangan pula memarahi Kibum Hyung, dia sama sekali tak tahu apa-apa!” Onew membentak Hana. Dia kesal dengan sikap Hana yang cukup kekanak-kanakan.

“tau sifat aku kayak gitu kenapa Oppa mau balikan ama aku?” balik Hana. Memang benar, jika Hana sedang ada masalah, galau semua orang akan kena marahnya. Itulah sifat buruk Hana.

“karena aku mencintaimu apa adanya!!!”

“haish.…. Sudahlah mampus aja deh! Fansmu itu akan menyerangku”

“tenang saja, aku akan memberitahu fansku agar tak menyerangmu”

“kau ini seorang juara umum tapi BABO LUAR BIASA!!! Sumpah Oppa ini bego, tolol, babo atau kesemua itu ada dalam diri Oppa? Kalo kau bilang kayak gitu, fansmu akan bertanya, mengapa kau melindungi ku? Dan orang-orang akan menganggap emang kita mempunyai sebuah relasi! Dan itu makin membuat fansmu makin menyerangku!!!”

“haish…. Jadi apa yang harus kulakukan????!!!”

“mana kutahu! Pikirkan saja sendiri!!! Aku tak mau tahu! Pokoknya ini masalah harus cepat selesai!!!”

“Hana… kamu lagi kacau, omonganmu sangat tidak terkontrol begitu juga pikiranmu. Kau tak bisa menyerahkan semuanya begitu saja pada Onew. Jadi mending kamu tenangin diri kamu dulu, setelah tenang pikirkan juga gimana caranya” nasehat Kibum pada Hana. Hana hanya diam mmbisu mendengar nasehat Kibum “Minho, sekarang bawa Hana keluar dari ini. Ajak dia kemana aja deh terserah kau, yang penting bikin dia tenang”

“Arraseo, hyung” Minho menganggukkan kepalanya. Kemudian Dia menarik lengan Hana untuk pergi dari tempat itu.

“LEE JINKI AKU TAK MAU TAHU, POKOKNYA HARUS SEGERA BERES!!!” Teriak Hana sambil pergi

Kibum menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan Hana. Kibum menepuk pundak Onew dan berkata “tenang saja, dia hanya sedang galau nanti juga dia bakal baik lagi, pasti dia juga mikirin solusinya. Tenang saja”

“I know it Hyung. I know her so well… *asa jiga lagu* “ tanggap Onew dengan suara lemah

“eh tapi ada yang bikin satu hal bingung. Kenapa kau mau ama dia? Kenapa kau tahan ama dia ampe pacaran setaun? Padahal kau tau sendiri kan tadi? Jika galau, semua orang kena semprot, dan dia itu kalo udah kayak gitu egoisnya minta ampun”

“hahahahaha aku juga nggak ngerti. Gimana ya Hyung, ada yang berbeda aja. Emang dia cukup egois, tapi entah mengapa aku masih tetep mau ama dia. Ya aku emang mencintai dia apa adanya, karena dahulu pun dia mencintai ku apa adanya”

“ckckckck….. kenapa atuh dulu kamu sia-sia kan?”

“bukan nyia-nyia in juga sih, cuman saat itu aku sedang bosan, jadi aku menghilang dulu sesaat, setelah itu memberinya kejutan. Cuman aku lost contact”

“itu sama aja nyia-nyia in, jadi aja dia berpaling”

“iya juga sih, Salah aku juga sih berpaling dengan sahabatku sendiri. Rasanya aku ingin menyalahkan Minho, mengapa dia merebut Hana dariku, tapi itu bukan salah Minho, jika Hana menyukainya. Lah orang mereka bertemu setelah 3 tahun aku tak bertemu dengan dirinya. Dan mereka berdua tidak saling mengetahui jika mereka mempunyai hubungan denganku. Jadi aku tak bisa menyalahkan Minho.”

“kau pun tak salah, emang sudah waktunya Hana melupakan dirimu setelah 3 tahun berlalu. Namun saat dia berusaha lupa, kau malah datang tiba-tiba”

“haish… sudahlah Hyung tak usah dibahas aku pusing”

“benar. Sudah sana istirahatkan pikiranmu. Pikirkan solusi untuk ini”

“ne Hyung”

—~—

-TBC-

Iklan

One thought on “[FF] Precious Part 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s