[FF] Songsaengnim Oppa

Title               : songsaengnim oppa

Rate               : 13+

Genre             : a little ROMANCE with taste of ADMIRE

main Cast     : kim heechul Super Junior, sulli f(x), taemin shinee, suzy miss a, krystal f(x).

length           : One shot

Author          :  HANAN HANIFAH is back

Disclaimer    : Hello long time no see. Ya dikarenakan kompi aku mati suri, dan aku sedang berjuang untuk lulus UN dan lolos SNMPTN 2012,jadi sudah lama aku tak berkarya. Ya ff ini berinspirasi dari sesuatu *ala syahrini*. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

Hari ini adalah hari selasa. Sebenarnya hari ini adalah hari yang paling dibenci Sulli,karena pada hari ini dia baru bubar sekolah pukul setngah 3, namun semenjak 2 minggu yang lalu, Sulli berubah. Ia menjadi sangat bersemangat pada hari selasa dan kamis. Selama pelajaran terakhir, Biologi, Sulli sering berbalik kebelakang untuk melihat jam dan menghitung berapa lama lagi Ia ada berada di dalam kelas. Kupingnya dipasang baik-baik, namun bukan untuk memperhatikan pelajaran yang sedang berlangsung, tapi untuk mendengarkan bel pulang. Ia ingin cepat-cepat pergi dari sekolah menuju “EC” alias English Course, kursus bahasa inggrisnya.

“ring ding dong digidingding” bel pulang pun berbunyi. Sulli pun langsung bergegas dan pamit kepada sahabat-sahabatnya. Tak sampai 5menit Ia sudah tiba di “EC”, tempat lesnya yang tak jauh dari sekolahnya. Kemudian, Sulli selalu menyapa semua orang yang Ia temui sambil senyum pepsod*nt.

“hello mang parkir, pak satpam!”

“Annyeong haseyo para staf”

“hei,Luna Eonni,apa kabar?”

“Good afternoon,Mister Tom, Miss Lynch. Makin mesra aja nih. Cie…”

“hello anak berjaket biru!” namun yang disapanya hanya terbengong-bengong saja, karena Ia tak mengenal Sulli. Ya begitulah Sulli, jika sedang sangat bersemangat, Orang yang tak ia kenal pun Ia sapa!

“hello Krystal!” sapa Sulli kepada teman sekelasnya.

“Tumben bener, setengah jam sebelum masuk, lu udah dateng. Biasanya juga lu baru dateng setengah jam sesudah masuk!” heran Krystal dengan nada bercanda

“hohoho iya dong. Mulai sekarang aku bakal rajin dateng lebih awal” jawab Sulli

“Hm.. pasti ini ada sesuatu. Wae? Malhaebwa! Tell me? What’s Happened?”

Sulli pun menjawabnya hanya dengan senyuman sambil menatap keluar kelas. Krystal melihat arah pandangan Sulli untuk menebak-nebak siapa orangnya.

“ho.. lu mulai kepincut ama Taemin ya? Akhirnya itu anak sejak pertama kali ketemu lu ampe sekarang kecapai juga bisa disukain ama lu!” celetuk Krystal asal

“hus… bukan dia yang aku maksud, yang aku maksud itu….” Belum selesai Sulli berbicara tiba-tiba orang yang Sulli maksud datang, mengejutkan mereka berdua.

“gosip muluuuu. Dasar wanita!” sapa Heechul, guru pengajarnya

“eh ada Mister Songpa!” sapa Sulli sambil senyum 3 jari dan muka memerah. Melihat perubahan raut muka Sulli, Krystal mulai mengerti siapa orang yang dimaksud.

“kayaknya gue tau deh,Sull!” tebak Krystal dengan senyum miringnya

“shut up!” seru Sulli sambil menutup mulut krystal dengan tangannya. “Eh mister songpa,ada apa?”

“Songpa?” heran Heechul

“iya, itukan singkatan Songsaengnim Oppa! Kan kalo dipanggil Mister Songsaengnim Oppa kepanjangan,jadi disingkat Songpa”

“oh gosh! Singkatan macam apa itu? Hahahaha. meni diborong gitu panggilan buat saya, ongkoh ceunah Mister, tapi Songsaengnim,tapi Oppa. Gimana sih? Pilih salah satu atuh!”

“biarin ah. Aku maunya Mister Songpa. Mister karena guru bahasa inggris, Songsaengnim karena seorang guru dan orang korea, dan Oppa karena jarak usianya 11 tahun,jadi ya masih pantes dipanggil oppa”

“lagian, kan biar makin unyu,songpa!” Krystal menambahkan

“hahahaha ada-ada aja kamu tuh ya! Kenapa cuman kita berdua aja yang dipanggil gitu? Pilih salah satu aja lah.”

“Pilih salah satu? Hm… Ahjussi aja ya?” canda Sulli sambil nyengir

“what? Ahjussi? Oh big no! I’m still young. I’m so baby face. My face isn’t like Ahjussi! Oke, I’m agree with you, whatever you call me. But I think Heechul Songpa it’s enough. Don’t Mister Songpa. I think it so strange hahahaha”

“huuuuuu. Narsis! Oke, deal Heechul Songpa.” Sorak mereka berdua.

“klo ga narsis, bukan Kim Heechul namanya. Hahahaha” bangga Heechul sambil pergi dari kelas.

“ah michyeoseo!! Lu ngeceng Songpa?” kaget Krystal

“haish… jangan keras-keras,dodol!” panik Sulli

“kalem aja kali. Songpanya juga udah pergi. Ah gila lu! Masa ngeceng guru sendiri sih? Michyeoseo! Michyeoseo!!!”

“Alah~ biarin ah. Kan songpa masih muda ini. Lagian aku ga beneran suka ama songpa,cuman kagum aja. Abis songpa orangnya menarik”

“masih muda sih masih muda. Tapi dia kan bedanya 11 tahun! Lu doyan ama ahjussi-ahjussi. hahahaha”

“yee songpa kan bukan Ahjussi,walau bedanya 11 tahun,tapi dari mukanya keliatannya bedanya cuman 6 tahun. dan tadi aku udah bilang klo aku ga beneran suka,cuman kagum aja”

Memang cukup aneh Sulli mengeceng Heechul,gurunya sendiri yang berbeda 11 tahun. Sebenarnya jika ingin menyukai salah satu guru di “EC” banyak pilihan yang lebih bagus. Bagaimana tidak? Sebagian besar pengajar “EC” di impor langsung dari luar negeri dengan kisaran usia 20-25 tahun. Jauh lebih muda dan lebih tampan (tentunya) dari Heechul, bahkan pengajar Sulli ditingkat sebelumnya adalah seorang model dan berjarak usia 2 tahun, namun Sulli tak tertarik sama sekali. Rata-rata pengajar “EC” adalah para mahasiswa yang bekerja sambilan. Guru yang asli korea, hanya 2 orang. Walau begitu, entah mengapa Sulli tak tertarik dengan para bule-bule yang berkeliaran didekatnya. Begitu bertemu Heechul di Intermediate 3, Ia langsung tertarik dan lama-kelamaan berubah menjadi rasa kekaguman.

Menurut Sulli. Heechul itu menarik luar biasa. Memang Ia tak setampan bule-bule itu, namun untuk ukuran orang Korea, Heechul dapat dikategorikan tampan. Saat mengajar Heechul tampak serius dan berwibawa, namun jika sudah diluar kelas, Heechul jahilnya minta ampun. Dia seringkali menjahili para muridnya, terutama Sulli. Bahkan dia sering “membully” murid-muridnya di twitter. Dan Sulli termasuk yang sering dibully lewat mention Heechul. Karena sering dijahili, Sulli menjadi murid yang paling deket dengan Heechul. Dari kedekatan itu, Sulli mengenal kepribadian Heechul yang unik dan mulai mengagumi “songpa”nya itu.

Bel les pun berbunyi pada jam setengah 6. Para murid berhamburan keluar kelas. sementara trio kwek-kwek *itu panggilan dari Heechul untuk mereka bertiga*, Sulli,Suzy,Krystal berdiam diri sesaat didalam kelas.

“hei, trio kwek-kwek! Kok belum pulang? Udah sore loh” tanya Heechul

“engga kok ini mau,Songpa.” Jawab Suzy “yaudah Songpa,Sulli kita duluan ya,kita pulang dulu. Annyeong~”

“yoi, hati-hati yaa! Bawa motornya jangan kayak Sulli, grasa-grusu ehehehe” balas Heechul sembari membully Sulli. Sulli yang dikatai seperti itu pun cemberut. “eh ya,kok kamu ga bareng mereka?”

“jok motorku rusak,jadi aku ga bawa motor. Ya jadi aku dijemput deh” jawab Sulli

“pasti karena kamu kegendutan ya,makanya joknya rusak hahahaha”

“Songpa!!!” gerutu Sulli kesal namun senang “bukan gara-gara itu,walau pipiku chubby,tapi aku ga gendut ih -_-”

“hahahaha iya-iya. nunggunya jangan didalam kelas atuh. Didepan kelas aja. Duduknya dikursi ya jangan dimeja” canda Heechul sambil berjalan keluar kelas

“apa sih Songpa geje deh -,- ehehehe” sahut Sulli mengikuti jejak Heechul. Sulli pun menunggu sambil mendengarkan lagu dan membaca novel. Dari kejauhan tampak taemin sedang memperhatikan Sulli. Lalu, Taemin berinisiatif mendekati Sulli. ia ingin terus mencoba mendekati Sulli hingga menndapatkannya.

“Sul, kamu ga bawa motor ya?” tanya Taemin sambil duduk disebelah Sulli.

“Hah? Kok tau?” kaget Sulli

“soalnya, kamu ga bawa helm”

“tapi kan bisa aja helm aku disimpen di motor”

“ga mungkin. Itu bukan kamu banget. kamu selalu membawa helm mu masuk ke kelas. I know you so well”

“hahaha aduh jadi tersanjung nih. Hehehe”

“kok belum pulang? Gak ada tebengan ya? Mau aku anterin?”

“ngga usah, aku dijemput kok”

“eh Sulli, terima aja tebengan dia! Batalin aja dijemputnya!” Heechul ikut pembicaraan mereka

“aduh songpa nimbrung aja deh!” delek Sulli

“bener kamu dijemput? Yakin?” tanya Taemin sekali lagi meyakinkan dan Sulli menjawab dengan anggukan kepala. “yasudah,saya pergi dulu. Duluan ya Sulli.”

“iya hati-hati yaa!”

“eh Heechul Songpa, saya duluan ya!” pamit Taemin

“eh kamu jangan manggil saya songpa. Kamu itu pria, kecuali kalo kromosom kamu XXY. Pria gemulai. Hehehe” Heechul menolak sambil bercanda

“hah emang Songpa itu artinya apa? Saya ikut-ikutan Sulli aja manggil Songpa”

“Songpa itu singkatan Songsaengnim Oppa” jawab Sulli

“oh berarti saya manggilnya Songhyung dong?! Ya udah, Heechul songhyung,saya duluan ya!”

“aduh itu songhyung apa pula? Makin aneh aja! Iya,hati-hati Taemin! ckckckck”  Heechul menggeleng-gelengkan kepalanya mendapat panggilan “aneh” lagi. “ah gara-gara kamu,Sul! Panggilan saya jadi aneh-aneh gini -,- “

“hahahaha biarin dong Songpa. Berarti aku trendsetter ehehehehe” cengir Sulli. Tiba-tiba hape Sulli berdering,Sulli pun mengangkatnya. “Yeoboseyo. Ah siwon Oppa! ……” setelah berbincang panajang lebar Sulli menutup teleponnya dengan kesal dan marah-marah sendiri.

“nape neng Sulli?” tanya Heechul

“ih kakakku nyebelin! Klo ga bisa ngejemput kenapa ga ngomong dari tadi,jadi tadi aku bisa naik bus atau nebeng taemin kan. klo naik bus jam segini kan serem. Aku ga punya uang buat naik taxi .Ih asli nyebelin lah!” kesal Sulli

“makanya kata saya juga, tadi terima aja tebengannya Taemin. Kenapa ga bisa jemput?”

“atuh da tapi mah Oppa aku masih mau jemput. Oppanya masih ada meeting penting.”

“cupcupcup gausah sedih gitu dong!” Hibur Heechul sambil membelai rambut Sulli. Wajah Sulli pun kembali berubah menjadi merah. “jadi kamu pulang gimana?”

“ya terpaksa deh naik bis!”

“hm.. rumah kamu dimana?”

“di kircon *anggap aja di korea ada daerah itu*”

“di sebelah mananya? Kebetulan saya mau ke rumah temen di daerah itu. Rumah temen saya disebelah toko roti. Uh kamu harus coba roti disitu. Itu kue nya enak loh!”

“toko kue? Toko roti ‘kukikrenyes’ bukan? Jangan-jangan temen songpa itu, Hongki Oppa?” tanya sulli curiga

“iya bener! Kok kamu tau? Kamu langganan juga disana? Kok tau Hongki?”

“itu rumah saya -,- ibuku buka usaha toko roti, dan Hongki Oppa adalah tetangga yang paling rajin beli makanan di toko kami”

“waduh dunia ini sempit sekali. Saya tiap ke Hongki selalu beli roti disana, tapi kok kita ga pernah ketemu? Kebetulan banget. kamu bareng saya aja pulangnya. Daripada kamu pulang sendiri naik bus. Takut ada apa-apa” khawatir Heechul

“aku jarang ngelayani,soalnya kan ada pegawai. Btw, Gomawo Heechul Songpa atas pujian akan roti buatan ibuku dan mau mengantarku pulang J” senyum Sulli sumringah

Semenjak Sulli diantar pulang oleh Heechul, sulli makin mengagumi Heechul. Seringkali diotaknya yang terlintas adalah Heechul. Ia sengaja pulang lebih malam sedikit agar bisa makan malam bersama Heechul. Ya Heechul mempunyai kebiasaan mengajak muridnya yang belum pulang untuk makan malam bersama. Seringkali saat makan malam taemin ikut nimbrung. Dia berusaha mencegah Sulli dekat-dekat dnegan Heechul. Dia selalu mencoba menarik perhatian Sulli. Namun itu semua gagal, karena perhatian Sulli selalu tertuju pada Heechul. Sebenarnya Taemin sangat cemburu, namun ia tak bisa berbuat banyak.

Heechul sudah menganggap Sulli seperti adiknya sendiri. Ia sering kontak fisik seperti, membelai rambut, nyubit pipi,dan lain-lain. Sulli senang saja mendapatkan perlakukan seperti itu, walau dirinya tahu jika Heechul hanya menganggapnya adik. Tapi dengan begitu saja Ia sudah senang. Semua orang setuju jika Sulli adalah murid terdekatnya Heechul. Namun ada beberapa orang yang mencurigai kedekatan mereka berdua, sehingga muncul spekulasi bahwa mereka pacaran. tak sedikit yang termakan akan gosip itu, karena mereka merasa kedekatan antara Heechul dan Sulli cukup berlebihan jika disebut kedekatan antara murid dan guru.

“eh mister Heechul pacaraqn ama Sulli?” tanya salah satu murid sekelas Sulli

“Gatau, tapi kayaknya sih iya, soalnya mereka deket banget. kan aneh guru dan murid terlalu deket itu.”  Jawab cowok yang sedang menulis

“bener, lagian kan mister Heechul masih muda,ganteng pula” tambah temannya yang berbaju biru

Namun ada pula yang tak percaya akan gosip itu.

“mister Heechul pacaran ama anak Inter  3!” seru Luna, biang gosip

“inter 3? Oh si Sulli tapi kan itu baru katanya. Lagian ah masa sih? Jarak usia mereka kan lumayan,11 tahun. Kalo aku sih ogah punya pacar beda segitu” sangkal Jiyeon

Ya terlepas dari gosip dan tanggapan orang-orang Sulli dan Heechul bersikap dingin. Tak mengurangai sama sekali intensitas kedekatan. Dan itu membuat Sulli makin merasa nyaman dengan Heechul, dan Taemin makin tercueki.

Seperti biasa setlah pulang les Sulli,dkk tak langsung pulang. Mereka berencana makan malam bersama Heechul dan akan ditraktir Heechul. Sambil menunggu waktu makan malam, Sulli mengerjakan tugas sekolahnya dikelas, sedangkan teman-temannya mengobrol dengan Heechul diluar. Setelah selesai Sulli berminat untuk bergabung. Tetapi, saat mendengar percakapan mereka semua, Sulli mengurungkan niatnya untuk bergabung. Dia memilih untuk mendengarkannya dibalik tembok kelas.

“jadi 2 minggu lagi Songpa mau nikah?” kaget Suzy sambil menatap undangan pernikahan Heechul

“pantesan aja, di jari manisnya ada cincin” komentar Krystal

“hehehe iya. ntar kalian dateng ya ke nikahan saya. Sok bebas lah mau makan sepuasnya juga boleh. Bawa pulang juga boleh lah. Hehehe” cengir Heechul

“oh jangan-jangan songhyung nraktir kita sebagai perayaan songhyung nikah!” tebak Taemin

“hahaha tau aja kamu. Iya lagian saya udah lama ga bagi-bagi rejeki, dan ini moment yang pas buat bagi-bagi rejeki dengan murid-murid kesayangan saya”

“wah si Sulli bakalan patah hati ini mah!” celetuk Krystal

“kenapa patah hati? Kan yang nikah songhyunh, bukan gue!” geer Taemin

“apa sih loe? Geer!” seru Suzy sambil menoyor Taemin “eh tapi ntar abis nikah songpa tetep ngajar kita kan?”

“nampaknya nggak. Kan saya mau bulan madu. Jadi kamis depan ada pertemuan terakhir kita”

“hah pertemuan terakhir?!”

“emang songpa mau kemana? Pindah?” semuanya  sangat terkejut terlebih lagi Sulli. Pertama Sulli sudah terkejut dengan kabar Heechul akan menikah, ditambah lagi mereka tidak akan bertemu lagi. Itu sangat membuat Sulli shock. Tanpa ia sadari ia berlari keluar kelas dan langsung pergi ke atap gedung EC untuk menenangkan diri. Heechul,suzy,Krystal,Taemin lebih tekjeut lagi melihat Sulli berlari begitu saja.

“aduh jangan-jangan Sulli denger itu semua” Suzy ketakutan

“kayaknya sih iya. buktinya tadi dia langsung lari. Nampaknya dia shock” ujar Krystal

“aduh Sulli ku. Jangan bersedih hati. Aku susulin dia ya?” usul Taemin dengan genit

“ga usah, lebih baik saya yang menyusul dia.” Cegah Heechul sambil menyusul Sulli

“eh lagian kalo loe yang nyusul ga pas tau! Yanga ada si Sulli malah makin sebel disusulin ama orang yang bukan Ia harapkan” nasehat Krystal pada Taemin

Sulli diam terduduk di atap gedung sambil mendekap lututnya. Sejujurnya dia merasa malu sekali, untuk apa Ia lari, toh dia ga punya hak untuk merasa marah maupun sedih. Dia bukan siapa-siapanya Heechul. Namun Sulli tak bisa membohongi perasaannya jika Ia merasa sangat sedih terutama atas kepergian Heechul. Heechul berjalan perlahan mendekati Sulli kemudian duduk disampingnya. Sulli menyadari kehadiran Heechul, karena malu ia langsung menutup mukanya. Heechul pun tertawa melihat tingkah Sulli dan becandain Sulli.

“udah dong kamu ga usah nangis denger kabar itu” canda Heechul

“siapa juga yang nangis?!” sanggah Sulli

“terus kenapa nutup muka atuh? malu? Hahaha tadi kamu denger semua pembicaraan kita?”

Sulli pun mengangguk kepalanya dengan pelan.

“hm.. terus kenapa kamu lari denger kabar itu semua?”

Sulli pun terdiam. Ia memikirkan jawabannya karena sebenernya Ia tak tahu kenapa dia harus berlari saat mendengar semua kabar itu. Akhirnya dia menjawab dengan seadanya “gatau,refleks”

“kamu sedih saya nikah? Kenapa?”

“sebenernya ga sedih juga, hanya saja……”

“merasa patah hati?” tanya Heechul. Sulli pun terkejut dan langsung batuk-batuk mendengar pertanyaan Heechul yang langsung tepat sasaran. Heechul pun melanjutkan perkataannya “oh jadi bener ya yang dibilang temen-temen kamu, kalo kamu beneran suka sama saya? I think that’s just gossip. But in fact it’s true.  Aigo, I’m so sorry. I don’t know what you feel. If I know it, saya pasti akan menjaga perasaanmu. Mianhaeyo, Sulli”

Sulli menarik nafasnya dan Ia membalas perkataan Heechul “Songpa ga usah minta maaf kok. Songpa ga salah. Sebenernya ga suka sih, tapi saya kagum aja ama Songpa. Songpa itu orang yang bener-bener patut dikagumi”

“yayaya gomapta,gomapta. Saya tahu itu dari dulu kok. Saya emang pantes dikagumi karena saya ini menarik, ganteng, awet muda, pinter pula. Ya saya ga heran kamu kagum ama saya” narsisi Heechul. Sulli yang mendengar pernyataan Heechul yang narsis itu langsung mendelek.

“oh my! Ga jadi ah kagumnya. Narsis Songpa itu tuh udah akut stadium 4 tau! Ahahaha” Sulli sambil menggeleng-gelengkan kepalanya

“iya,iya. lagian tadi mah saya cuman bercanda.”

“tapi bener kok yang dikatakan songpa tadi. Aku emang  kagum karena alasan tadi. Dan aku makin kagum karena kebaikan dan keramahan Songpa. Mana kita ini deket banget pula”

“huh… maafin saya, saya nggak bermaksud ngeharkosin kamu. Saya udah nganggep kamu adik saya sendiri, makanya saya sering banget nyapa kamu,ngebantuin kamu,belai rambut kamu.”

“gapapa kok Songpa, lagian aku ga ngerasa diharkosin. Lagian aku juga sadar diri kok, usia kita terpaut lumayan jauh, jadi ga mungkin Songpa tertarik ama aku”

“kata siapa,Sulli?”

“hah? Maksud Songpa……”

“sejujurnya waktu saya pertama kali ngajar kamu, saya sudah tertarik ama kamu. Kamu itu lucu,Sulli. Wajahmu begitu cantik, makanya saya pas pertama kali ngajar kamu, saya sering becandain kamu juga. Kalo saya ga punya calon istri, saya udah jadiin kamu pacar. Karena menurut saya sebenernya usai bukan penghalang besar, namun saya sadar usia saya sudah sangat cukup untuk menikah dan saya tak mungkin untuk menjadikanmu sebagai calon istri.”

“oh ya Songpa sempet tertarik ama saya. Berarti saya ga tralu bertepuk sebelah tangan banget dong? Hahahaha” Sulli pun mulai ceria

“ya bisalah dikatakan seperti itu. Udah ah ga usah sedih”

“iya,Songpa. Tapi sebenernya untuk masalah pernikahan saya ga begitu sedih, tapi saya lebih sedih akan kepergian Songpa” Sulli kembali murung

“hah? Pergi? Emang saya mau kemana?” heran Heechul

“loh katanya minggu depan pertemuan terakhir kita?” Sulli bingung sendiri

“hoh… masalah itu! Nggak kok, saya nggak akan kemana-mana kok. Saya nggak ada niatan buat pindah kerja kok. Maksudnya pertemuan terakhir itu, ya terakhir kalian belajar ama saya. Kan setelah menikah sya akan bulan madu 2 minggu,. Selama 2 minggu itu kan tes kenaikan level, setelah kenaikan level kan libur. Kalo kalian ngelanjutin lagi ke inter 4 sih bakal ketemu saya lagi, tapi berhubung kamu,Krystal,Suzy,dan Taemin akan berhenti les karena mau fokus ke Ujian masuk universitas, ya otomatis itu pertemuan terakhir kita. Tenang aja, kalo kamu kangen ama saya, main-main aja ke EC. Saya selalu siap untuk menyambut kedatangan kalian bertiga. Lagian selamanya saya nganggep kamu adik sendiri, jadi kamu bisa datang kapan saja saat kamu butuh”

“ho… aku kira Songpa bakalan pindah dan kita gakan ketemu lagi. Berarti ga ada alasan aku baut sedih dong? Hahahaha konyol ih! Eh btw, siapa sih calon istri Songpa? Beruntung banget dia dapetin Songpa!”

“ahaha gomapta. Dia tetangga saya. Dia lebih muda dari saya 1 tahun. saya udah pacaran ama dia sekitar 9 tahun lah”

“wah lama juga! Berarti Songpa udah kenal dia dari kecil dong?”

“nggak. Dia pindahan. Dia baru pindah ke deket rumah saya saat saya baru masuk kuliah. Udah yuk kebawah kita makan. Ga usah sedih lagi ya. Jangan merasa patah hati ya. Hahaha”

“iya Songpa. Tenang aja. Aku emang ga ngarepin Songpa. Lagian aku juga udah nganggep songpa kakak sendiri. Bahkan menurutku Songpa lebih baik dari Siwon Oppa -,-”

“hahahaha” tawa Heechul sambil mengusap rambut Sulli. “eh sulli, daripada ngarepin saya, mendign tanggepin Taemin tuh. Kayaknya dia tulus banget ama kamu. Setia pula. Buktinya dia udah ngejar-ngejar kamu setahun kan?”

“apa sih Songpa! Masalah Taemin gimana nanti” jawab sulli dengan muka sedikit memerah

“aah kamu mulai suka ya ama Taemin? Hahahaha”

“ih Songpa! Want to know aja deh!” ucap Sulli sambil pergi turun ke bawah yang kemudian disusul Heechul. Ya walaupun mereka sangat dekat, tapi mereka ditakdirkan bukan untuk sebagai sepasang kekasih, namun sebagai keluarga layaknya adik-kakak kandung.

—The End—

Thursday, February 16, 2012 6:05 PM

Aaa maaf ya kalo jelek dan kurang terstruktur maupun ga dapet inti ceritanya. Ini aku persembahin buat songpa ku yang sudah nun jauh di Eropa :p . walaupun cerita disini ga ada satupun yang pernah kualami dengan songpa, tapi songpa bisa menginspirasi FF ku ini. MIANHAEYO kalo jelek. GOMAWO udah mau baca. Sampai bertemu di ff selanjutnya. Annyeong~ ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s