[FF] The Lucky Fans

Title               : the lucky fans

Rate               : general

Genre             : apa ya?? Ah terserah kalian saja,aku bingung -,-

Cast               : 2ne1 members, pimen, ipeh

Author          : imajinasinya  HANAN HANIFAH

Disclaimer   : aku bikin FF ini karena dulurku minta dibikinin FF ama CL, dia yang ngasih ide, aku yang ngembangin. Maaf ya men kalo aneh, gampang ketebak. Semoga kamu suka, kalo engga ya udah, silahkan bully aku.*pasrah* SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

If there Italic that’s mean Speak in korean

Ribuan pasang mata tertuju padanya. Ribuan orang menatapnya dengan rasa iri dan terkejut. Ribuan orang tersebut ingin berada di posisinya. Betapa bahagianya saat itu. Berdiri disebuah panggung besar dan tampil dihadapan ribuan orang, dan yang lebih membuatnya bahagia adalah seseorang yang mendampinginya diatas panggung. Ia pun melihat ke samping dan menatap orang yang disebelahnya lekat-lekat.

Kini mereka berdua pun mulai bernyanyi dan menari bersama. Saat itu mereka benar – benar menguasai panggung. Berkeliling panggung, mendekati penonton. Namun saking semangatnya, saat menari di dekat penonton, langkah kakinya tak seimbang, sehingga Ia tersandung dan jatuh dihadapan penonton.

“Hey! BE CAREFUL!!”

“DUG!” Pimen terjatuh dari tempat tidurnya. Ternyata dia telah bermimpi berduet bersama orang yang Ia kagumi, CL.

“aigo, sakit” Pimen mengelus kepalanya yang terantuk lantai. Tiba-tiba hapenya berbunyi.

“halo” angkat Pimen

“Woy!!! Dimane??? Udah jam segini,bray! Sejam lagi mereka take off. Buru kesini!” orang disebrang teleponnya menggerutu

“astagfirullah! Sorry-sorry urang telat bangun.” Jawab Pimen dengan panic

“what?! Telat?! Ih marukana kost an kamu ke bandara teh deket? Geus burukeun! Gawat kan kalo 2NE1 udah take off, kamu belum disini?”

“iya-iya. Aku segera meluncur kesana” Pimen pun segera bergegas dan bersiap diri.

Hari ini 2NE1 akan datang ke Indonesia untuk mengadakan konser yang akan dilaksanakan esok hari. Pimen cukup beruntung. Bagaimana tidak? Dia seorang blackjack yang bekerja di promotor,  promotor tempat Ia bekerja mendatangkan 2NE1 ke Indonesia, dan Ia beruntung ditunjuk untuk menjadi LO 2NE1 selama disini. Ia tak sendirian, tetapi bersama Ipeh, sahabat yang sudah Ia anggap seperti saudara sendiri. mereka sudah saling kenal sejak SMA.

Di bandara tampak kerumunan blackjack yang sedang menunggu untuk menyambut kedatangan 2NE1. Keamanan sangat ketat. Para blackjack sudah tidak sabar menyambut kedatangan idola mereka.

“Oy! Parah banget sih, disaat kayak gini masih aja bisa teat ya?” tegur Ipeh

“ya maaf…. Tadi aku bangun telat, gara-gara mimpi neng Chaerin. Tau ga? Tadi tuh aku mimpi indah banget. Aku mimpi duet ama Chaerin di konser besok!!! Wah gila seru bangetlah pokoknya!”

“hmm kitu?”

“ih kamu mah. Eh siapa tau mimpi itu jadi kenyataan!”

“ngarep! Tuh pesawat mereka baru take off. Sekarang kamu siap-siap di mobil ya! Aku yang jemput mereka di pintu bandara bareng keamanan”

“loh? Kok aku yang di mobil sih? Nggak ah, aku aja yang jemput d pintu, kamu yang di mobil” tolak Pimen

“enggak! Kamu udah telat, jadi sebagai resiko kamu yang nyiapin mobil” Ipeh gamau kalah berdebat

“cih, apa hubungannya? Gamau!” Pimen keukeuh

“udah ih, cepet ai kamu! Mereka udah take off tau! Udah gih cepet sana!” Ipeh mendorong Pimen untuk pergi ke parkiran.

“beuh, iya!” jawab Pimen dengan terpaksa.

Saat 2NE1 muncul di pintu bandara para blackjack berhamburan tak terkendali. Mereka semua berteriak senang karena dapat melihat idolanya secara langsung. Melihat blackjack, 2NE1 tersenyum ramah sambil melambaikan tangan menyapa fansnya. Blackjack mengikuti 2NE1 masuk kedalam mobil.

Begiu 2NE1 masuk mobil, Pimen langsung terpaku, terutam saat melihat CL. Ipeh pun menyadarkan Pimen dari lamunannya.

“woy!” seru Ipeh, Pimen pun tersadar kemudian mereka langsung memperkenalkan diri.

“annyeong haseyo. Jeo neun Ipeh imnida”

“annyeong haseyo. Jeo neun Pimen imnida”

“annyeong Haseyo” sapa balik 2NE1.

“oke, actually, we ever introduce ourselves by e-mail, to your manager, but we should to reintroduce again. I’m Ipeh and it’s my friend Pimen. We are your LO. we have prepared everything you need when you are here, but if there something deficient, you can call us. We ready to accompanying you when you are here” Ipeh memberikan penjelasan

“So, if there something wrong or you have question, you can ask me” Pimen menambahkan

“oh.. oke, yes. Thank you” jawab CL dengan senyum

“Peh, CL senyum ama urang!!” girang Pimen

“euh.. geer! Kita disini buat kerja inget! Jadi professional, jangan norak!” Ipeh mengingatkan

“iya! Berisik maneh!” sebal Pimen “sorry, before go to hotel, we have to go hall that you concert be held. You must rehearsal for tomorrow. Is it ok?”

“yes, it’s ok. No problem” jawab Dara

Setibanya di Hall, 2NE1 pun melakukan gladi resik. Pimen dan Ipeh mengawasi. Disitu Pimen terus memperhatikan CL. Dia makin mengagumi CL dari berbagai aspek, mulai dari kecantikannya hingga kemampuannya dalam ngerap.

“gila~ CL aslinya cantik banget!”

Setelah beres, Pimen mengambil air minum untuk 2NE1, sedangkan Ipeh sedang melakukan koordinasi dengan divisi konsumsi untuk makan malam 2NE1 dan krunya.

“Men, kasih tau mereka buat siap-siap ke hotel. Kita makan malam disana, abis itu mereka bsa istirahat. Oh ya ingetin juga mereka belum bisa jalan-jalan dulu, soalnya mereka harus istirahat biar besok prima. Kalo mau jalan-jalan besok aja abis konser” kata Ipeh

Pimen pun menghampir Park Bom. “Bom-ssi, we have finished the rehearsal. Now we go to hotel, we have dinner in there. So, please prepare yourself to go to hotel. Please tell other members”

Park Bom pun mengangguk menunjukkan bahwa Ia mengerti kemudian Bom mengajak member lain untuk bersiap diri “Dara, Minzy. Yuk siap-siap, kita ke hotel sekarang”

eh iya, CL eonni mana ya?” Tanya Minzy.

oh iya. Begitu beres itu anak malah ngilang. Kemana ya? Penyakit kan suka ngedadak ilang” gerutu Dara

“Pimen, Ipeh here” panggil Bom “do you know where is CL?”

“no. why?” jawab Pimen

“oh my! CL lost!”

“WHAT?!” Pimen dan Ipeh terkejut

“masa ilang sih? Mungkin ada di wc kali” panic Pimen

“ok, just Calm down. We’ll find her” Ipeh menenangkan Bom “aku cari di wc, kamu cari disekitar sini”

Mereka dengan panic dan terburu-buru karena dikejar rundown mencari-cari CL. Mereka harus secepatnya menemukan CL, karena selain mereka akan dicaci maki atasan dan kru 2NE1, rundown yang telah disusun untuk hari ini pun bisa kacau.

“gimana di wc ada ga? Aku udah nyari sekitar sini ga ada!” Tanya Pimen

“kagak. Aku udah nyari disemua wc di gedung ini, gada!” jawab Ipeh panic.

“aigo, eotteokhae?”

“duh kok bisa ilang sih? Masa kamu ga liat CL perginya kemana? Kan yang dari tadi merhatiin CL kau!” Ipeh mulai kesal

“kan, begitu mereka beres, aku ngambil minum buat mereka di ruangan anak konsumsi. Lagian kamu juga gimana sih, ga ngawasin dengan bener, malah merem!” Pimen balik kesal

“ya atuh da aku teh ngantuk! Capek! Atuh ih gimana? Mampus kita! Mending cuman dimarahin atau kena skorsing, kalau kita dipecat gimana????” Ipeh benar-benar panic

“yaudah tenang, jangan riweuh! Gini deh, Bo, Dara, Minzy pasti udah capek, mereka butuh istirahat. Kamu bawa aja dulu mereka ke hotel, biar aku sendiri yang nyari. Oh ya inget jangan sampai yang lain pada tau kalo CL menghilang. Nanti bisa heboh, dan mati sudah kita! Ngerti?” Pimen memberikan solusi

“iya ngerti. Yaudah kalo gitu aku bawa mereka ke hotel. Aku bakal bilang ke yang lain kal CL nyusul bareng kamu”

“sip” Pimen mencari CL ke seluruh penjuru gedung. Setiap sudut Ia jelajahi. Namun sia-sia Pimen tetap tak bisa menemukan keberadaan CL.

“haish… Chaerin-ah where are you?” cemas Pimen

Pimen pun menuju basement. Saat berada di basement Dia melihat dari jauh seorang gadis yang perawakannya mirip CL sedang berjalan menggunakan hoodie dikepalanya. Pimen merasa curiga akan gadis itu. Ia pun berlari mengejar gadis itu, setelah berada didekatnya Pimen menepuk bahu gadis tersebut sambil memanggil namanya.

“Chaerin?”

Tiba-tiba gadis itu berbalik dan tepat dugaan CL kalo gadis itu adalah CL “sssuuut… don’t mention my name! how if there someone was look?!

“er… I’m sorry” Pimen meminta maaf “I willful call you chaerin, so the others will not realize that you are CL of 2NE1”

“you right, but blackjack sure know my real name” protes CL

“allright, I’m really sorry if you don’t like it and feel disturbed. CL-ssi, now we must go to hotel to take a dinner and then you can take a rest” ajak Pimen

“I won’t!” tolak CL “I’m so tired. I feel bored! I want refresh myself. So let me go around. Enjoy Jakarta. Please…..”

CL memohon pada Pimen. Sebenarnya Pimen ingin mengiyakan, tapi mengingat tadi kata-kata Ipeh, Pimen pun menolaknya.

“Sorry, you can’t”

“please…. I need some refreshing. So tomorrow I can give maximum performance. Please….” CL memohon dengan memasang puppy eyes. Pimen pun langsung merasa tersihir.

“damn, imut banget! Tau aja ni ngeluluhin urang” ujar Pimen dalam hati. Pimen pun tak tega, akhirnya Ia mengizinkan.

“haish… oke. You can go around”

“aaaah thank you so much! Pimen, can you accompanying me go around to see Jakarta. You must be my tour leader, so i don’t get lost.  Do yo mind?” pinta CL

“hah? Aku ga salah denger kan?CL minta ditemenin jalan! Jir, ini kesempatan emas!” Girang Pimen “of course no. I’ll be your tour leader, but only one hour. After that we have to go to hotel. Ok?”

“oke! May I borrow you glasses for camoflauge. So nothing people realize that I’m CL”

“yes!” jawab Pimen sambil melepsa kacamatanya.

Mereka berdua pun keluar dari basement menusuri trotoar jalanan Jakarta. Mereka hanya dia terbisu. CL tampak enjoy menikmati gemerlap malam Jakarta. Begitu juga dengan Pimen, tampak sangat (amat) enjoy, tapi bukan karena menikmati Jakarta, melainkan karena dapat melihat CL dari dekat dan jalan bersamanya.

“Ya Allah, terima kasih atas nikmatmu ini. Ga nyangka banget bisa jalan berdua ama CL hehehe” Pimen cengengesan sendiri. Melihat Pimen tertawa kecil, CL pun keheranan.

“what’s happen?” heran CL

“ah no ehehehe”

“Wow! Look! I want ride that vehicle!” seru CL menunjuk sebuah bajaj

“bajaj? Ok, we go around Jakarta using bajaj! C’mon!” Pimen mengiyakan keinginan CL. “bang, keliling Jakarta!”

“what is it?” Tanya CL

“it’s Bajaj. India have it too.”

Dengan bajaj yang mereka tumpangi, mereka berkelling Jakarta. Melalaui ikon-ikon kota Jakarta seperti bundarah HI, monas, pancoran, dll. CL tampak sangat excited walau berhadapan dengan kemacetan. CL terlihat sangat senang dan merasa rileks.

“Men, I’m hungry. Ehehehe” cengir CL

“are you hungry. Oke let’s find some food!” Pimen pun menghentikan bajaj untuk mencari makanan “bang kiri! Berapa bang?”

“150.000 ribu aja bang” jawab supir bajaj dengan santai.

“Hah?! Mahal amet! 100 aja laaah” tawar Pimen

“atuh… kemurahan. Jauh bang. 125 deh”

“haish. Yaudah. Nih” Pimen pasrah menyerahkan uangnya dengan rasa ga ikhlas “dasar cari kesempatan dalam kesempitan, mentang-mentang daritadi aku ngomong inggris, disangkan urang jeung bule”

Melihat Pimen menggerutu kesal, CL bertanya. “something wrong?”

“oh no… btw, what do you want eat?”

CL melihat sekeliling. Kebetulan disekeliling mereka banyak pedagang kaki lima. Ia melihat sate padang dan tampak tertarik.

“apparantely that so delicious. The smell so good” tunjuk CL

“do you want it? Ok, let’s order”

Mereka memesan 2 porsi sate padang. Sambil menunggu pesanan Pimen membuka obrolan.

“CL-ssi… eu….”

“Men, you can call me Chaerin without ssi” ujar CL

“jeongmal?! Gomapseumnda chaerin” Pimen hormat 90 derajat dengan rasa bahagia. “honestly, I’m 2NE1 big fans, mainly you!”

“you are blackjack? Ah kamsahamnida. Can you speak in Korean?”

“just a little. Only a basic conversation. Ah, do you feel satisfied?” Tanya Pimen

“yes. I’m satisfied! Very very satisfied! I’ve let go my fatigue, although for a while, but it makes me refresh. Actually, I want visit many place in here, but I don’t have many time in here” curhat CL

“Chaerin., someday if you come to Indonesia again, you must visit my birth city, Bandung. Only 2 hour from Jakarta. There’s many beautiful place. It was coolness, and the ost important there’s many food with delicious taste! You must try it!” Jelas Pimen

“jeongmal?! Ok, later, I’ll go there. Look, our foods is coming” CL tampak excited untuk mencoba sate padang beserta nasi putih yang ada dihadapannya. Tanpa menunggu lama Dia langsung menyantap sate padangnya.

“how?” Tanya Pimen

“mashipda! Johahaeyo!” mereka berdua pun menikmati makanan sambil terus melanjutkan perbincangan. Meskipun status diantara merka berdua hanya sebatas fans dan artisnya, namun CL memperlakukan Pimen layaknya seorang teman dan hal itu membuat Pimen merasa nyaman mengobrol dengan CL.

Waktu menunjukkan pukul 20.45. hamper 2 jam merreka berkeliaran. Sudah waktunya untuk pulang. Ipeh daritadi udah menelepon Pimen terus menerus, memintaya agar Ia dan CL segera pulang.

“it almost 2 hour. Let’s go to hotel. Ipeh has called me repeateadly. C’mon!” ajak Pimen

“Pimen, jeongmal kamsahamnida. You was accompanied me during 2 hour. I’m so happy! I’m sorry for I was spent your money to paid bajaj and our dinner” ucap CL

“it’s okay. I’m very very happy, so glad! I can’t explain how happy I am because today. I’m so lucky I can together with you, although only 2 hour. Ah can I take a picture with you? I want to show to everyone if I had go around with you” pinta Pimen dengan cengengesan. CL menjawab permohonan Pimen dengan anggukan. Dengan girang Pimen langsung mengeluarkan tabletnya untuk berfoto.

“hana dul set!”

“jeongmal kamsahamnida. Let’s go hotel” ajak Pimen

Begitu tiba di hotel CL&Pimen langsung disambut dengan rasa panic dari member 2NE1 yang lain dan Ipeh. Ipeh pun langsung menggerutu panjang lebar kepada Pimen.

“YA!!!! Kenapa aku telepon ga diangkat-angkat? Kemana aja dari tadi? Kenapa ga ngehubungin sih klo ketemu CL? Aku udah ketar-ketir nih nungguin kalian. Aku udah kehabisan alibi tau ga sih ditanyain ama yang lain kemana perginya kalian berdua! Harusnya begitu ketemu langsung ngehubungin dong! Jadi kan perasaan aku tenang!” gerutu Ipeh sebal. Pimen hanya cengengesan mendengar Ipeh menggerutu.

“eh malah senyam-senyum! Jawab hey! Kemana aja tadi? Kenapa telepon aku ga diangkat-angkat?”

“emangnya jemuran diangkat? Hehehe” canda Pimen “kalo aku angkat bakaln meruska momen berduaan aku ama CL hehehe, kita ngedate keliling Jakarta ehehehe”

“aigo!” Ipeh menepuk jidatnya “kok malah keliling Jakarta sih? Harusnya kasih kabar dong! aku kan cemas kalo CL ilang”

“oh jadi kamu lebih cemas CL ilang daripada dulur kamu sendiri?”

Ipeh menggeleng-gelengka kepalanya “aigo… bukan gitu! Kalo kamu nyasarkan kamu masih bisa nemuin jalan sendiri untuk balik. Lah kalo CL?”

“oh gitu. Oke fine!” Pimen pura-pura pundung

“ah udahlah ga usah dibahas. Ga penting juga!”

eomona, kemana aja kamu?? Bikin cemas tau!” cemas Dara

abis jalan-jalan. Ehehehe” jawab CL dengan santai

“tuh kan…. Jalan-jalan ga ngajak-ngajak. Aku juga kan pengen” protes Minzy

“thank you. You found her” Bom berterima kasih kepada Pimen

“ah ne cheonmanayo. Because CL was found. So you can take a rest. We standby everytime. So if u need us, you can call us. we were in the hotel lobby or on  2th floor. Annyeong haseyo” pamit Pimen

Member 2NE1 pun memasuki kamar, sedangkan Pimen dan Ipeh menuju ruang panitia untuk berisitirahat sejenak sebelum mereka dipanggil kembali oleh 2NE1 dan krunya.

“eh tadi kamu ngapain aja ama CL?” Tanya Ipeh penasaran

“kepo!” jawab Pimen jahil

“Emang! Cerita ih! Aslina aku kepo nih. I’m so curious”

“oke… jadi tadi tuh….” Pimen pun menceritakan semua yang terjadi pada Ipeh.

Keesokan harinya konser berjalan lancer dan seru. 2NE1 memberikan penampilan terbaik mereka. Para blackjack sangat antusias dengan apresisasi yang diberikan 2NE1. Para panita yang menyaksikkan dari belakang panggung pun sangat puas akan konser tersebut.

Saat CL tampil solo Pimen menontonnya sambil mengingat-ingat kejadian tadi malam. Ia senyam-senyum sendiri. Disaat asyik-asyinya berimajinasi, Ipeh menepuk pundaknya.

“woy! Malah bengong aja! Cepet sana naik panggung!” seru Ipeh

“apa sih? Ganggu aja, lagi asyik ngayal tau! Ngapain ke panggung?” bingung Pimen

“euh… matakna tong bengong wae! Dipanggil CL tuh!” jelas Ipeh

Pimen pun sangat terkejut. Ia benar-benar tak percaya, akan tetapi rasa ketidakpercayaannya itu langsung dipatahkan oleh suara CL dari panggung yang menyebut namanya.

“c’mon Pimen. Please come out!” panggil CL

“wah? Beneran? Aigo aku malu” Pimen pun malu-malu

“hei, ini bukan saatnya untuk malu. Ini kesempatan emas. Kapan lagi coba kamu sepanggung ama CL? Katanya kemaren malam sepanggung ama dia? Nah sekarang waktunya buat ngewujudin mimpi itu!” Ipeh member semangat

“tapi ngapain aku naik ke atas panggung?” heran Pimen

“mollayo. Tuh daritadi CL manggil kamu. Udah sana!”Ipeh mendorong Pimen menuju panggung

“ah finally. Hello Pimen. Guys, he is Pimen, and he is blackjack and he so lucky because he can be a LO for us. He is a good LO, oh no no no he is very very good LO. Yesterday, I’ve made him a little distress. He helped me a lot. As my thankfulness & as my apologize because I’ve made him a little distress, do you mind if you singing with me?” pinta CL. Jelas-jelas Pimen sangat terkejut akan permintaan CL yang tidak terduga.

“hah? You …a….and me….. duet?” Tanya Pimen terbata-bata

CL menjawab dengan anggukan kepala.

Pimen pun langsung menjawab “no, I don’t mind”

CL&Pimen pun berduet menyanyikan lagu please don’t go. Pimen tak menyangka jika mimpinya benar-benar terwujud, dia duet bersama CL. It’s de javu. Sudah dapat dipastikan banyak blackjack yang iri dengannya. Benar kata CL, Pimen seorang blackjack yang sangat beruntung. Bisa jalan bareng, menemani CL makan, bahkan bisa bernyanyi bersama diatas panggung besar. Yes, he is the lucky fans.

— The End—

Friday, 22 june 2012

08:28 PM

Men, maaf ya kalo ceritanya jelek ehehehe. Sudah ya aku sudah memenuhi janjiku. Sorry for wrong grammar, maklum inggris urang ngaco -,-. Maaf ya kalo typo, males ngecek maaf kalo aneh ceritanya, gagal. MIANHAEYO klo jelek, klo banyak typo. GOMAWO udah baca. don’t forget untuk meninggalkan jejak yaaa ;;). sampai bertemu di FF selanjutnya. Annyeong~

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s