[FF] 5 Menit

TITLE : 5 MENIT RATE : G GENRE : CAMPUSLIFE, GENERAL MAIN CAST : DO KYUNGSOO (D.O EXO) & GONGCHAN B1A4 LENGTH : ONE SHOT AUTHOR : curahaannya HANAN HANIFAH DISCLAIMER : ya sedikit curhatannya aku. Mungkin beberapa mahasiswa pernah mengalami ini. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D. Sudah sejam lebih, Kyungsoo hanya berdiam diri di depan laptop. microsoft word yang dari tadi Ia buka masih kosong melompong. Daritadi Ia bolak-balik membaca jurnal praktikumnya dan mencari referensi di Internet, tapi tetap saja Microsoft word itu tak tertuliskan satu huruf pun. Hari makin malam. Waktu menunjukkan pukul 22.59. Itu artinya Kyungsoo hanya mempunyai waktu 11 jam 1 menit untuk mengerjakan deadline laporan praktikumnya. Tepat jam 10 pagi esok hari, ia harus mengumpulkan laporan praktikumnya, tetapi jam 7 paginya Ia ada kelas. Itu artinya Kyungsoo hanya mempunyai waktu 8 jam 1 menit untuk mengerjakan laporannya itu. Berdasarkan data yang ada dan pembahasan yang harus ia bahas, dibutuhkan waktu paling cepat sekitar 5 jam untuk menyelesaikan itu semua. Seharusnya Kyungsoo cepat-cepat mengerjakan laporan praktikumnya itu, namun yang Ia lakukan sedari tadi hanya berdiam diri. Akhir-akhir ini Kyungsoo sedang banyak tugas, sehingga Ia sedang mengalami fase kejenuhan terhadap kuliah. Akibat kejenuhannya itu membuat daya pikirnya melemah. Ia terlalu malas untuk berpikir. Muak rasanya akan tugas dan laporan yang datang terus menerus. Rasa muak, jenuh, dan malasnya itu menggumpal sehingga berakibat akan tugas laporan praktikumnya. Memang kali ini materi praktikumnya agak rumit. Kyungsoo bingung sendiri. Ia tak tahu apa yang harus Ia tulis dalam laporannya. Ia tak tahu apa yang harus Ia bahas, bahkan Ia bingung data apa yang harus Ia olah. “Ya Tuhan! Lapak1 sekarang kok rumit ya? serius, aku enggak ngerti sama lapak yang sekarang. Sebenarnya data apa yang harus aku cari? Apa yang harus aku bahas? Kok gelap banget ya sama materi yang sekarang? bahkan buat bikin pendahuluan sama tinjauan pustaka aja bingung sendiri. Aigo!” Kyungsoo frustasi sendiri. Kyungsoo yang sadar akan waktu yang telah Ia buang serta sisa waktu yang ada, akhirnya Ia pun mencari pencerahan dengan membuka LINE miliknya. Kyungsoo mencoba bertanya pada temannya mengenai laporan praktikumnya ini. Kyungsoo : Bray, lapak biokimia udah belum? Gongchan : belum,bray. Baru abstrak, pendahuluan, tipus2 , sama metodologi doang. Lu udah? Kyungsoo : boro-boro. Sudah sejam Gue berkutat di depan word, word Gue tetep kosong Gongchan : ah seriusan? Pendahuluan, tipus Lu belum? Kyungsoo : belum, Gue bingung. Lapak sekarang itu terasa gelap banget buat Gue. Sebenarnya apa sih yang harus Gue cari? Gongchan : Gue juga bingung sih. Kalau enggak salah Lu harus cari kurva standar glukosa, terus bikin grafik konsentrasinya terhadap nilai absorbansi Kyungsoo : Hah? Nilai konsentrasinya kan enggak diketahui? Gongchan : Ya Lu harus cari Kyungsoo : Gimana caranya? Gongchan :.Pas kemarin responsi Gue enggak terlalu merhatiin, kalau enggak salah nilai konsentrasinya dicari pakai rumus yang didapat dari perhitungan kurva standar. Cari kurva standarnya pakai rumus mekucil3, terus Lu cari nilai X nya, nilai Y nya itu absorbansi Kyungsoo : ah membingungkan. Terus pendahuluan ama tipus Lu nulis apa saja? Abstrak gimana? Gongchan : Ya tentang karbohidrat,polisakarida, tipusnya tentang pati, hidrolisis, ama enzim amilase. Kalau abstrak sih ya Gambaran praktikum kemarin, ya semacam rangkumanlah Kyungsoo : otak Gue mandet nih Gongchan : kalau otak Lu mandet, ya udah bikin aja dulu metodologinya. Orang tinggal copas ini, yang berupa point ubah jadi paragraf terus prosedurnya tinggal Lu bikin bagan alir. Kyungsoo : tapi Gue malas nih Gongchan : ya sudah sih. Lagian slow saja lah. Masih ada beberapa jam lagi. Percaya deh, tugas pasti berlalu. Lapak pasti beres pada waktunya Kyungsoo : beuh… masalahnya pengolahan datanya kan banyak,bray. Kan Woohyun-sunbaenim minta data sekelas Gongchan : Iya Gue tahu, tapi daripada pusing sendiri karena enggak ngerti mending nanti saja nunggu yang sudah. Kyungsoo : eh benar juga. Ya sudah Gue juga nunggu yang lain ah Gongchan : sudah slow aja lah. Gue juga mau main game dulu bentar, habis itu ngerjain lagi. Lumayan buat ngerefresh otak Kyungsoo : iya ya, kayaknya otak Gue mandet gara-gara enggak di refresh dulu ini otak Gongchan : ya makanya jangan terlalu dibawa stres. Main dulu lah barang 5 menit. Walau cuman sebentar tapi bisa membuat otak lancar Kyungsoo : baiklah. Gue mau ngerjain dulu ya. kalau Lu udah kirim via e-mail, Gue mau lihat Gongchan : oke,bray. Lu juga ya Kyungsoo : sip Setelah mendapat pencerahan dari Gongchan, Kyungsoo pun mencoba untuk mengerjakan laporan praktikumnya. Kyungsoo pun mulai mengetik judul praktikum, serta nama dan npm4 nya. Kemudia Ia mengikuti saran Gongchan untuk membuat metodologi terlebih dahulu. Ternyata tak butuh waktu lama untuk membuat metodologi, setengah jam rampung. Dalam metodologi yang sedikit ribet adalah membuat prosedur, karena Ia harus membuat kotak-kotak agar menjadi bagan alir. Setelah selesai membuat meotodologi, Kyungsoo mencoba membuat abstrak karena itu merupakan bagian termudah setelah metodologi. Ia pun mulai mencoba mentransfer kata-kata yanga da diotaknya ke dalam Microsoft word. Abstrak pun selesai dalam waktu singkat. Kemudian Ia melanjutkannya dengan pendahuluan. Pada mulanya lancar, tapi beberapa menit kemudian otaknya menjadi tersendat. Ia menjadi bingung. Ia tak tahu apa lagi yang harus Ia tulis. “Damn! Ini pendahuluan apa lagi ya? kok jadi bingung lagi ya? otak kembali mandet nih. Ah refresh dulu otak deh, 5 menit saja, seperti yang dikatakan Gongchan biar otaknya lancar lagi” Kyungsoo memutuskan untuk bermain game selama 5 menit agar otaknya segar kembali. Sebelum bermain game Ia memasang alarm sebagai pengingat. Kyungsoo pun bermain. Saat bermain wajahnya tampak sumringah. Nampaknya Kyungsoo berhasil menyegarkan kembali otaknya. Tak terasa 5 menit telah berlalu. Alarmnya pun berbunyi “eh engga kerasa lah udah 5 menit lagi. Padahal belum beres ini misinya, 5 menit lagi saja gitu?” Saat melakukan hal yang menyenangkan, 5 menit tak terasa apa-apa. Alhasil saat alarmnya berbunyi, Kyungsoo bukannya memilih “turn off alarm”, Ia malah memilih untuk tombol “Sneeze”. Kyungsoo pun kembali bermain game. Mencoba menyelesaikan misi pada gamenya tersebut. Lagi. 5 menit tak terasa apa-apa. “nanggung ah. 5 menit lagi deh” ucap Kyungsoo sambil menekan tombol sneeze. Hal itu terus terulang hingga 5kali. Kyungsoo menghentikan hal itu saat melihat jam. Ia tersadar. “Astaga! Sudah jam segini? Ya ampun! Ayo Do Kyungsoo,fokus! Semangat!” seru Kyungsoo. Kyungsoo pun kembali fokus pada laporan praktikumnya. Disaat fokus seperti itu, ada lagi godaan yang menganggu Kyungsoo. Sekarang sudah tengah malam. Dinginnya angin malam mulai menusuk tubuh. Dingin itu merangsang Kyungsoo untuk menguap. Alhasil Kyungsoo mulai mengantuk. “hoaam” Kyungsoo menguap “aduh ngantuk nih. Pengen tidur nih. Enggak! enggak boleh! Lapak menanti! Pendahuluan belum beres, belum ngerjain tipus, pengolahan data, pembahasan, lampiran, kesimpulan. Ayo semangat!” Sayangnya, tak berapa lama setelah mengatakan itu, Kyungsoo tersendat kembali, saat memasuki tinjauan pustaka. Kepala Kyungso sudah beberapa kali terantuk-antuk. Ia benar-benar mengantuk, dan hal itu tentu saja membuatnya tak bisa berpikir. “aduh, enggak bisa mikir. Ngantuk banget. Apa ditidurin dulu saja gitu ya? biar bisa mikir. Iya ah tidurin saja dulu 5 menit. Lumayan bisa bikin badan segar, terus mikir jadi lancar deh” Kyungsoo pun merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu yang Ia duduki sedari tadi. Kyungsoo tak mempunyai meja belajar, sehingga Ia mengerjakan tugasnya di meja yang ada di ruang tamu. Kyungsoo tak lupa untuk menyalakan alarm. Setelah menyetel alarm, Kyungsoo pun tidur. Baru saja terlelap, alarmnya sudah berbunyi. “ih baru banget tidur. 5 menit lagi ah” Kyungsoo kembali menekan tombol sneeze. Kyungso pun kembali tidur 5 menit berlalu begitu cepat. Sangat tak terasa bagi Kyungsoo. kantuk dan lelahnya belum hilang, Ia harus sudah terbangun lagi. Badannya menolak untuk bangun, sehingga Kyungsoo memutuskan untuk kembali tidur selama 5 menit lagi. “iya-iya. 5 menit lagi ah. Masih capek nih!” gerutu Kyungsoo sambil melanjutkan tidurnya yang terasa sangat enak baginya, karena Ia sudah lelah. Terdengar alunan lagu Exo – Let Out The Beast. Itu adalah bunyi alarm Kyungsoo. itu berarti Kyungsoo sudah harus bangun dari tidur 5 menitnya itu. Kyungsoo pun terbangun. “Ah enak banget. Walau cuman tidur 5 menit, eh enggak deng, tadi aku sneeze 3 kali, jadi 15 menit. Oke sekarang aku siap mengerjakan lapak” ucap Kyungsoo penuh semangat sambil meregangkan tubuhnya. Kyungsoo mematikan alarm pada handphonenya. Saat mematikan alarm, Ia melihat jam di layar handphonenya. Betapa terkejutnya Kyungsoo saat melihat jam. Ternyata Ia tidur bukan selama 15 menit, melainkan selama 4 jam 40 menit! Kini jam menunjukkan angka tepat angka 5.00 pagi. Jadi alarm yang berbunyi adalah alarm yang memang setiap hari Kyungsoo pasang. Ternyata tadi malam Kyungsoo lupa menekan tombol sneeze. Kyungsoo langsung panik. Ia langsung melihat laptopnya. Sial, masih sama dengan yang apa Ia lihat tadi malam. Baru sampai pendahuluan. Masih banyak yang belum Ia kerjakan. Dengan kecepatan tinggi, Ia pun langsung mengerjakan laporan praktikumnya. Dalam keadaan terdesak dan mendekati deadline, Kyungsoo tak mengalami kendala. Mungkin ini lah yang disebut dengan “the power of kepepet”. Saat mendekati deadline, Kyungsoo pun baru mengerti dengan pengolahan data yang kemarin Gongchan jelaskan. Tak terasa hampir 2 jam Ia mengerjakan laporan praktikum. Walau sudah dengan kecepatan tinggi Ia mengerjakannya, tapi tetap saja belum selesai. Padahal berapa menit lagi Ia ada kelas. Dengan terpaksa Kyungsoo harus melewatkan kelas itu. Kyungsoo pun menelepon Gongchan untuk menitipkan absen, sekaligus mengomel karena gara-gara mengikuti saran Gongchan untuk rehat selama 5 menit, laporannya tak beres. “Halo. Kampret Lu,Chan!” umpat Kyungsoo “Apaan sih Lu? Nelepon itu bukannya ngucapin salam, malah marah-marah” heran Gongchan “Heh, gara-gara saran Lu yang rehat 5 menit itu, lapak Gue sampai sekarang belum beres. Tanggung jawab Lu ah. Lu harus TA5 in Gue” “ya maaf-maaf kalau saran Gue sesat, Gue juga kejebak ama saran Gue sendiri ehehehe Gue juga kebablasan main game, habis itu ketiduran. Alhasil Gue juga belum beres nih. Gue juga mau skip Navigasi ehehe” jawab Gongchan dengan cengengesan “Santai amat Lu ngejawabnya. Enggak ada rasa bersalah. Payah Lu” kesal Gongchan “ya maaf, kalau Gue nyesatin Lu” sesal Gongchan “ah ya sudah. Gue mau telepon Minah dulu, mau minta TA ke dia” “Navigasi mana bisa TA, kan ada kuis” Gongchan mengingatkan “oh iya!” Kyungsoo menepuk jidatnya “ah mati Gue! Dapet nilai dari mana nih Gue? Mana ini mata kuliah enggak ada UAS,UTS. Nilai cuman dari kuis sama presentasi. Kalau kelewatan satu kuis, nilai Gue bisa jatuh dong?” “ya sama nilai Gue juga jatuh. Ya mau gimana lagi? Daripada lapak enggak beres. Lebih berabe lagi” “ah ya sudah. Gue mau nerusin lapak” Kesal Kyungsoo sambil menutup teleponnya. Kyungsoo mengerjakan laporan praktikumnya sambil mengomel. Ia terus menggerutu. Menyesali perbuatannya yang menunda-nunda sesuatu. “Rugi banget aku hari ini. ini semua gara-gara konsep 5 menit Gongchan. Seharusnya aku fokus ngerjain. Jangan berpaling walau cuman 5 menit saja. Niatnya sih cuman 5 menit, eh tahunya malah kebablasan. Enggak lagi-lagi deh. Rugi banget. Sudah enggak dapat nilai gara-gara kuis, lapak jam segini belum beres jadi saja ngerjainnya asal-asalan. Ah pasti ini dapat nilainya kacau. Ah kampret!!!” Kyungsoo pun bertekad kedepannya Ia takkan menunda-nunda lagi. Ia akan fokus, takkan berpaling walau 5 menit saja, karena pada akhirnya akan menjadi keterusan, dan pada akhirnya akan rugi sendiri. —The End— Friday, November 29, 2013 10:14 PM Geje ya? hehehe maaf ya. ditengah menumpuknya lapak, masih sempat bikin FF. FF ini terinspirasi dari keadaanku saat ini yang lagi jenuh ama kuliah gara-gara ngelapak mulu, bikin makalah mulu, otak akunya jadi malas untuk berpikir hahahaha. Pasti ada beberapa mahasiswa yang mengalami hal ini. nunda-nunda ngerjain tugas. Niatnya sih cuman bentar eh taunya bablas. Alhasil karena mendekati deadline, harus nyekip kelas. Kerasnya mahasiswa hahaha. Padahal ini baru bikin lapak aja, gimana kalo nanti skripsi? Oh noooo! Ah yang semangat aja ya nan! MIANHAEYO klo jelek, karakterisasi kurang, klo banyak typo, dan eyd jelek. GOMAWO udah baca. don’t forget untuk meninggalkan jejak yaaa ;;). sampai bertemu di FF selanjutnya. Annyeong~ Eh iya glossarium : 1. Laporan Akhir 2. Tinjauan Pustaka 3. Metode kuadrat terkecil 4. Nomor Pokok Mahasiswa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s