[REVIEW] PINOCCHIO

Sepandai-pandainya kamu menyimpan bangkai, pada akhirnya pasti akan tercium juga. Itulah salah satu pesan yang ingin disampaikan tim produksi drama satu ini. Mumpung masih baru beres nonton minggu kemaren, langsung cus kita bahas.

P.S : Aku menyebut Hamyung sebagai Dalpo saat aku menceritakan saat Dalpo belum mengungkapkan jatidirinya sebenarnya. Saat aku menceritakan bagian setelah Dalpo sudah mengungkapkan jati dirinya, aku menyebut dia dengan Hamyung. Semoga kalian tidak bingung ^^ dan siap-siap ini pasti akan menjadi postingan yang sangat panjang dan maaf kalau membosankan.

Pinocchio drama bergenre romance, comedy, Drama, Family ini menceritakan Ki Hamyung, di tahun 2000 telah terjadi kebakaran besar disuatu pabrik. Ayah Hamyung, Ki Hosang, merupakan seorang kepala pemadam kebakaran, diberitahu manajer pabrik bahwa masih ada dua orang pegawai yang terjebak, sehingga Ki Hosang memutuskan tim nya untuk masuk ke dalam, walau banyak bahan berbahaya. Ternyata kedua orang itu telah berhasil meloloskan diri, sedangkan tim pemadam sudah berada dalam kobaran api, dan sialnya terjadi ledakan sehingga menewaskan tim pemadam. Jasadnya Ki Hosang tidak ditemukan, dan naasnya ada seorang yang menderita Pinocchio syndrome dimana setiap Ia berbohong akan cegukan, yang mengatakan jika Ia melihat seseorang yang mirip Ki Hosang dari belakang sedang berjalan, padahal orang yang Ia lihat adalah orang lain. Akibatnya orang-orang mulai menyalahkan Ki Hosang, sampai seorang reporter Sung Chaok menyudutkan mereka dan membuat berita yang menyalahkan Ki Hosang. Akibat pemberitaan itu, keluarga Ki Hosang menjadi hancur. Kakak Hamyung, Ki Jaemyung tak terima akan hal itu mencoba menjelaskannya pada Chaok, namun ternyata Chaok adalah seorang reporter pendramatisir. Ia rela melebih-lebihkan berita hanya demi rating. Isi wawancaranya dengan Jaemyung ingin Ia potong habis-habisan dan menyisakan bagian “Aku ingin ayahku hidup”. Jaemyung yang mengetahui itu marah dan menyerang Chaok hingga terpaksa Jaemyung menginap di kantor polisi semalam. Pada malam yang sama, Ibu mereka mengajak Hamyung bunuh diri akibat tak tahan dengan omongan orang, mereka pun terjun ke laut. Mengetahui hal itu Jaemyung marah dan menaruh dendam pada semua reporter, terutama Sung Chaok. Perisitiwa bunuh diri itu ternyata tak membunuh Hamyung. Hamyung terombang-ambing dilautan dan ditemukan seorang kakek, Choi Gongpil, dan Hamyung diadopsi olehnya dan berubah namanya menjadi Choi Dalpo. Kakek Choi ini memiliki seorang putera Choi Dalpyung dan seorang cucu Choi Inha yang memiliki Pinocchio syndrome. Inha ini ternyata merupakan putrid dari Chaok, namun Chaok sudah bercerai dengan Dalpyung. Inha yang merupakan anak dari orang yang Ia benci membuat Dalpo terkadang bersikap jutek pada Inha. Saat mereka SMA terjadi suatu kejadian hingga Dalpo bisa masuk televise mengikuti sebuah kuis untuk membuktikan bahwa dia sebenarnya pintar dan tidak berbuat curang saat tes untuk mengikuti acara kuis itu. semenjak kejadian itu Inha bercita-cita menjadi seorang reporter. Singkat cerita di 2013, keluarga Choi sudah pindah ke Seoul. Inha masih terus mencoba menjadi reporter walau telah gagal 35 kali. Disuatu kesempatan, Dalpo yang menjadi super taksi mendapat penumpang Sung Chaok. Dalam taksi itu mereka terlibat obrolan hingga membuat emosi Dalpo meninggi. Akhirnya Dalpo memutuskan untuk menjadi reporter,pekerjaan yang paling Ia benci, untuk mengetahui pekerjaan seperti apa sebenarnya reporter dan juga untuk membuktikan pada Chaok jika apa yang dilakukan Chaok selama ini bukanlah reporter. Dalpo ingin menunjukkan pada Chaok seperti apa yang harus dilakukan reporter sejati.

Fiuh panjang juga ringkasan ceritanya. Alasan aku menonton ini, awalnya kan pemeran utama drama ini dikabarkan Park Shinhye dengan Kim Woobin. Wah senangnya bukan main dong aku, sudah mah aktor dan aktris favorit yang main, eh ini juga pasangan tak terbalas di The Heirs. Akhirnya kan kesampain keinginanku untuk mereka main bareng tapi sebagai lead. Akhirnya cinta Youngdo pada Eunsang terbalas juga, huh tapi sayangnya, keinginanku itu harus tertunda karena Woobin menolak dengan alasan jadwal, namun kesedihanku tak berlangsung lama. Pengganti Kim Woobin ini enggak kalah kece, dan dia juga salah satu aktor favoritku. Sahabat Kim Woobin lah yang menggantikannya, Lee Jongsuk. Alhasil ketertarikan ku tak jadi berkurang. Ditambah ceritanya tentnag reporter. Aku tertarik dengan dunia itu, makanya aku memutuskan untuk menonton drama ini. Drama ini merupakan reuninya Lee Jongsuk dengan PD dan SW-nim nya. Mereka pernah bekerja sama sebelumnya di I Hear Your Voice. Tahukan betapa kecenya drama itu? makanya aku excited sekali dan menantikan drama ini, apalagi drama ini setelah My Lovely Girl yang menurutku membosankan. U know what? Rasa excited aku tidak terpatahkan. Alhamdulillah, aku tidak menyesal sama sekali untuk mengikuti drama ini.

Drama ini memiliki banyak kekuataan. Latar belakang ceritanya menarik dan manusiawi. Diawal episode kita dibuat sedih dengan keadaan keluarga Ki Hosang yang hancur berantakan hanya karena sebuah asumsi. Lalu, drama ini alurnya amat cepat. Serius, aku enggak menyangka ternyata drama ini begitu cepat. Walaupun alurnya cepat, tapi aku merasa 20 episode enggak kebanyakan. Pas gitu dengan jumlah episode sebanyak itu, misteri-misteri terpecahkan. SW-nimnya begitu detail. Setiap adegan rasanya punya makna, dan mengandung misteri. Seperti adegan saat Cap Gyodong memberikan nomer Jaemyung pada Dalpo melalui Yoore, ternyata itu disadari Yoorae diepisode selanjutnya. Lalu, adegan Beomjo yang selalu memegang ponsel setiap berbicara dengan ibunya mengenai dibalik kasus Chansoo dan Ki Hosang. Ternyata Beomjo merekam obrolan itu semua. Masih banyak lagi detail yang ada disetiap adegan dan ternyata itu semua memiliki arti.

Alur yang cepat dan tidak bertele-tele membuat misteri-misteri yang ada cepat terjawab. Aku kira drama ini bakalan seperti drama korea pada umumnya yang agak makjang. Aku berpikir seperti itu karena di episode 3 atau 4, Dalpo nyaris saja bertemu dengan Jaemyung. Aku pikir akan lama mereka bertemu. Aku pikir bakalan ada di episode belasan. Ternyata aku terkecoh, di episode 7 akhir, mereka sudah bertemu, namun Dalpo menyembunyikan jati dirinya. Disitu aku mengira lagi kalau Identitas asli Dalpo akan ketahuan kakaknya di episode 12-13, eh ternyata malah minggu depannya di episode 10 sudah terungkap. Aku enggak nyangka juga kalau Dalpo mengungkap jati dirinya di seluruh dunia di episode 12. Di episode itu pula Jaemyung mengungkap pembunuhan yang Ia buat. Selain itu hubungan Dalpo-Inha yang ternyata sudah terungkap di episode 8. Aku kira bakalan lama. Serius ini ngebut alurnya.

Satu misteri terpecahkan, ternyata tak membuat SW-nimnya kehabisan ide. Masih banyak misteri-misteri yang belum terungkapkan, dan kerennya misteri-misteri yang terpecahkan itu bukanlah sebuah misteri yang terpisah-pisah, tapi merupakan potongan puzzle untuk mengungkap misteri dibalik kebakaran yang menyebabkan ayah Hamyung meninggal. Twist yang diciptakan lumayan banyak dan membuat kita terkecoh hingga membuat kita berkomentar,”What a twisted?”. Ternyata kasus kebakaran tersebut tak semudah yang kita kira. Ternyata itu semua permainan dibalik orang-orang berkuasa. Twist yang aku cukup membuatku terkejut sekaligus terkecoh adalah saat tahu kalau Chaok memanipulasi berita kebakaran pabrik 14 tahun lalu. Orang-orang mulai tahu bahwa berita itu dilebih-lebihkan, dan kita mengira Chaok membuat seperti itu untuk menaikkan rating berita, tapi ternyata jeng…jeng… itu semua adalah manipulasi untuk mengalihkan pemberitaan mengenai penyebab kebakaran sebenarnya.

Aku sukanya drama ini adalah, komedi, sweet, bahagia, sedih, haru bercampur jadi satu. nano-nano banget nonton drama satu ini. penuh kejutan. Melihat tingkah laku Inha dan Dalpyung yang marah-marah sambil menyikat gigi benar-benar lucu. Like father, like daughter. Lalu adegan mesranya Inha-Hamyung, aduuuh bikin sirik banget. Sedih dan terharu banget melihat adegan antara Hamyung-Jaemyung. Chaok-Inha, kakek Choi yang kehilangan Dalpo. Ah gila drama ini bikin perasaan bercampur-campur.

Menonton drama ini membuatku bergidik dan ngeri, betapa hebatnya sebuah asumsi dan opini publik. Betapa menyeramkannya opini publik, seperti yang dikatakan Kang Doyoung di Liar Game, jika orang-orang meyakininya sebagai kebenaran, maka itu akan menjadi kebenaran. Saat asumsi si Pinocchio yang melihat orang seperti Ki Hosang, orang-orang akan menganggapnya benar karena seorang pinokio tak dapat berbohong. Hal itu lah yang digunakan orang berkuasa untuk membelokkan arah cerita. Jika ada sebuah spekulasi dan rumor jangan percaya begitu saja, apalagi seorang reporter. Sejatinya , reporter adalah tugas dimana Ia harus menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi, tanpa dikurangi ataupun ditambahi. Jika ada sebuah kabar penting bagi seorang reporter untuk mengkoscreknya terlebih dahulu. Janganlah langsung memberitakan hanya dengan dugaan kita. Kita harus mencari tahusedetail aapun hingga tak ada yang dirugikan. Reporter itu bagaikan perwakilan publik terhadap dunia ini, jadi seharusnya seorang reporter tak memihak pihak manapun. Itulah salah satu yang ingin disampaikan melalui drama ini. sayangnya, kekuasaan dan kebutuhan manusia akan uang, membuat idealisme itu runtuh.

Banyak media yang seperti menjadi pencitraan dan perlindungan kelompok tertentu. Mungkin hanya sedikit sekali media yang memiliki idealisme untuk tak berpihak pada siapapun dan bertekad memberitakan kebenaran. Gambaran media seperti ini digambarkan melalui Pinocchio dengan adanya persaingan YGN dan MSC di slot tayang yang sama. MSC merupakan media yang direkturnya memiliki hubungan baik dengan kalangan pengusaha dan pejabat sehingga seringkali memberitakan mengenai kebaikan orang tersebut. MSC tak pernah berani mengungkapkan kebusukan dari mereka. Ditambah lagi, MSC merupakan tempat bekerja Sung Chaok, sehingga banyak berita yang mendapat bumbu. YGN merupakan media yang memiliki idealisme yang tinggi. Apapun yang terjadi, mereka akan menceritakan yang sebenarnya. Apalagi saat Hamyung menguji dengan menanyakan mana berita yang harus ditayangkan, berita yang menyenangkan atau berita yang semua orang harus tahu tapi menyakitkan? Sejak saat itu YGN tak mengikuti arus. Saat yang lainnya memberitakan olimpiade, YGN tetap konsisten untuk memberitakan kebenaran dibalik kasus kebakaran yang membuat Chansoo disalahkan.

Drama ini tampaknya enggak jauh dari keseharian tentang dunia jurnalistik, walau kata orang yang kerja menjadi jurnalis dan juga menonton drama ini, drama ini pencitraan dan kasus manipulasi itu terlalu lebay *namanya juga drama sih pasti ditambah bumbu*, cuman sebenarnya ini agak menggambarkan dengan dunia jurnalistik di kehidupan kita, apalagi Indonesia. Sudah rahasia umum, beberapa media *eh apa hampir semua?* berpihak pada suatu golongan. Hal ini sangat terlihat jelas saat pilpres. Aku sampai eneg melihat berita yang saling menjagokan orang tersebut tapi menjatuhkan pihak lain. Ya media kita banyak yang seperti MSC. Memberitakan kebaikan suatu tokoh dan terus mengeksposnya. Kata dulurku yang kuliah di jurusan jurnalistik, dia bilang bahwa dari sekian ratus media, sebenarnya pemilik utamanya hanya 13 orang saja, dan kebanyakan dari mereka memiliki suatu kepentingan tersendiri. Ironis. Aku jadi berpikir ada enggak sih media yang kayak YGN. Ah mungkin YGN terlalu sempurna, karena pada akhirnya politik memang bermain sih dan kerjasama memang diperlukan untuk kehidupan media tersebut, tapi ya setidaknya mendekati YGN, dimana mereka memberitakan yang sebenarnya. Tanpa takut kekuasaan untuk memberitakan sesuatu. Ah andai saja di Indonesia memiliki reporter sejati sekeren Hamyung, Inha, dan Cap Gyodong.

Chaok pernah berkata sebuah berita itu harus memberikan efek samping dan menarik perhatian makanya Ia sering membuat judul dengan kalimat negatif. Fakta sih itu, tapi itu bukan cara yang baik, lagipula itu seperti memutar balikan fakta. Orang-orang akan melihatnya sebagai berita buruk, dan itu tak baik. Hal itu mengingatkanku pada media online yang seringkali judul-judul beritanya “enggak banget”. Judul dengan isi seringkali berbeda. Melihat judulnya kita mengira apa tahunya isinya tentang apa. Mungkin mereka memakai judul yang aneh-aneh agar menarik perhatian pembaca sehingga mau membaca berita tersebut, tapi aku tak suka, karena terkadang judulnya suka menyudutkan suatu pihak. Sebenarnya aku tak tahu sih dalam etika jurnalistik dibenarkan atau tidak, tapi mungkin hal tersebut tak masalah, karena banyak media online yang seperti itu.

Efek drama ini cukup luar biasa buat aku. Sekarang setiap aku menonton sebuah berita aku menjadi bertanya-tanya, apa berita ini benar? Enggak melebih-lebihkan? Berita kayak gini jadi berita? Eh ada berita kayak gini sengaja untuk mengalihkan perhatian kan? bahkan aku melihat salah satu news anchor wanita yang mengingatkanku pada Chaok, karena gaya dia mewawancarai yang suka memotong dan terkadang menyudutkan. Untuk bagian memotong mungkin karena durasi, tapi yang menyudutkan. Awalnya aku kagum karena dia berani menanyakan pertanyaan yang “berani” pada tokoh besar, pertanyaan yang cukup sensitif dan kontroversial, tapi setelah menonton drama ini dan melihat gayanya yang terkadang menyudutkan, membuatku menjadi agak kurang sreg. Dia menyudutkan dan tidak memberi kesempatan narasumber untuk menjawab dengan baik. Bisa saja kan karena panik disudutkan narasumber itu jadi tidak bisa menjawab dengan benar? Tapi semoga itu hanya praduga aku saja, dan lagipula sudahlah tidak baik berspekulasi. Moga saja dia bukan Sung Chaok dikehidupan nyata.

Lalu, kasus yang baru-baru ini menggemborkan Indonesia, kasus Air Asia. Semua stasiun televisi sibuk memberitakan berita ini selama seminggu. Ada yang memberitakannya secara ekslusif terus menerus, adapula yang menampilkannya setiap sekilas info yang satu jam sekali, atau adapula yang hanya memberitakannya di jam tayang berita. Hal seperti itu tentunya tergantung dengan kepentingan acara dan stasisun televisi itu masing-masing, namun ada satu stasiun yang menarik perhatianku, yaitu “penunjuk arah”TV. Selama dua minggu full, stasiun tersebut mengorbankan program-program acaranya demi menayangkan perkembangan kasus Air Asia selama berjam-jam. Sejujurnya aku sampai bosan, tapi gara-gara aku menonton Pinocchio, hal ini membuatku bertanya-tanya? Apa tujuan stasiun tersebut? Apa ada sesuatu yang benar-benar Ia ingin ungkap hingga menayangkan berita itu terus? sama seperti YGN yang menayangkan berita kasus kebakaran pabrik 2013 disaat stasiun lainnya memberitakan olimpiade karena YGN ingin membuktikan ketidakbersalahan Ahn Chansoo.

Haaa, daritadi panjang banget menceritakan mengenai pandanganku tentang dunia reportase gara-gara drama ini. kekuataan drama ini tak hanya dari segi skrip dan tema yang diusung, tapi juga karakter-karakter yang ada dalam drama ini. Aku suka banget sama karakter-karakter di drama ini. Semuanya loveable banget *kecuali Presdir Park Rosa*. Walaupun diawal karakter seperti Jang Hyunkyu, Cap Kim Gongjoo, dan Lee Iljoo yang amat menyebalkan kepada junior tapi ternyata mereka orang baik. so check this one out, the character is…..

  1. Ki Hamyung/Choi Dalpo. Seseorang yang pintar dan juga tampan. Kehidupannya hancur karena kasus kebakaran 14 tahun lalu. Dia diadopsi oleh kakek Choi yang kehilangan anak pertamanya saat usia 10 tahun, dan Hamyunng ditemukan diusia Dalpo meninggal, sehingga kakek Choi menganggap Hamyung sebagai Dalpo. Demi kakek, ia rela pura-pura bodoh dan jelek agar mirip seperti Dalpo asli. Dia tipe cowok yang setia. Selama lebih dari 10 tahun hanya melihat dan menyukai satu gadis, Choi Inha. Awalnya dia sangat membenci reporter, tapi setelah menjalani kehidupan sebagai reporter dia menikmatinya dan akhirnya dia dapat menjadi reporter yang sesungguhnya yang tak dibutakan balas dendam. Ia hanya memberitakan apa yang sebenarnya terjadi. Dia bertekad untuk tidak menjadi Sung Chaok. Hamyung ini memiliki banyak luka, tapi dengan kehadiran Inha dan tumbuh dikeluarga Choi, dia dapat tumbuh dengan baik. Tujuannya untuk balas dendam pada akhirnya juga hilang. Ia hanya ingin menjadi reporter yang baik dan benar, dan Hamyung dapat membuktikannya. Suka banget sama aktingnya Lee Jongsuk disini. keren banget, apalagi pas nangis. Uugh~
  2. Choi Inha. Memiliki Pinocchio syndrome tak membuatnya mengucilkan diri dari dunia luar, sebaliknya dia menjadi orang yang sangat ekspresif dan blak-blakan, karenanya dijuluki nenek sihir kejam. Dia merupakan sosok yang ceria yang optimis. Tampaknya Inha menjadi pinokio mungkin karma bagi Chaok yang suka memanipulasi berita. Ia menjadi reporter karena setelah melihat Dalpo muncul di televisi untuk membersihkan rumor. Pinokio membuatnya benar-benarr tak bisa berbohong, bahkan pada diri sendiri. Saat dia mengatakan semuanya baik-baik saja, tapi hatiny merasa tidak, dia akan cegukan. Saat ada yang tidak sreg diapun akan cegukan. Fresh banget melihat Park Shinhye disini. Berbeda dari karakter dramanya yang sebelumnya dimana Ia sering berperan sebagai sesosok yang lemah dan penuh air mata, tapi disini Ia menjadi Inha yang kuat, ceria. Inha setelah tahu Dalpo adalah Hamyung dan tahu bahwa Ibunya tak sebaik yang Ia kira, Ia menjadi sinis pada ibunya, dan menyalahkan diri sendiri, padahal dia tak berbuat hal yang salah. Poor Inha L
  3. Seo Beomjo. Si anak mami. Dia merupakan anak pemiliki Beomjo Mall, Park Rosa. Dia seseorang yang cukup mendapat kasih sayang, sehingga tumbuh menjadi anak yang baik. Dia tertarik dengan Inha setelah ponsel Chaok yang tertinggal Ia pakai, dan Inha yang tak tahu jika ponsel itu sudah berpindah tangan terus saja mengirimi pesan ke ponsel itu. Beomjo tertarik karena keterusterangan Inha. Dia sejak awal hidup dengan berlimpah materi sehingga Ia kadang enggak peka dengan kehidupan orang bawah, tapi tetap saja Dia anak yang baik. Awalnya Dia menjadi reporter agar dapat bertemu dengan Inha, tapi setelah menjalani kehidupan reporter, dia menjadi menikmatinya dan benar-benar menyukai pekerjaannya. Dia bahkan lebih memilih menjadi reporter dimana harus ditraining berbulan-bulan, dibanding menjalankan bisnis dimana Ia bisa hidup enak. Dia amat senang saat tahu bagaimana seorang reporter bisa membantu hidup seseorang saat memberitakan kasus pertamanya yaitu kasus diet seorang ibu gemuk demi mentransplatasi hati pada anaknya. Betapa terlukanya dia saat tahu Ibunya tak sebaik yang Ia kira, tapi aku senangnya karena Beomjo tak hanya berdiam diri dan kembali pada ibunya tanpa melakukan apa-apa. Dari awal dia memang berada di pihak Hamyung, sehingga Ia pun melaporkannya pada Hamyung apa yang sebenarnya terjadi, walau Ia tak seberani Inha dan Hamyung untuk membawa dan mengungkap bukti kejahatan Ibunya. Ia bahkan rela mengorbankan diri sendiri untuk mengaku sebagai penjahat agar ibunya mengakui kejahatannya. Beomjo, keren banget!!!
  4. Yoon Yoorae. Ah aku suka banget sama karakter dia. Loveable and cute. Dia merupakan mantan sasaeng fans. Kemampuannya sebagai sasaeng digunakannya untuk mencari berita. Dia tampaknya seusia dengan Dalpo, Inha, dan Beomjo, tapi dia yang paling kekanakan, dan paling tidak tahu akan kenyataan dibalik kasus 14 tahun lalu. Setia kawan dan geeran orangnya hahaha. Dia langsung percaya dan geer begitu Beomjo memberitahunya jika Dalpo menyukai Yoorae untuk membohongi kakek Choi dan Dalpyung agar mereka tak tahu jika Dalpo menyukai Inha. Yoorae langsung geer dan selalu menyimpan rambut dibelakang telinga. Betapa patah hatinya, saat tahu Hamyung menyukai Inha. Dia pun mabuk, and drunk yoorae so cute >< setiap dia mabuk dia selalu masuk ke markas para captain reporter di kepolisian pusat. Ternyata ada jawabannya kenapa Yoorae setiap mabuk ada disitu, tapi Yoorae menganggapnya jika Ia memliki kemampuan teleportasi saat mabuk hahahaha. Dia juga seorang fangirl yang percaya pada oppa Dia berjuang keras untuk mendapatkan bukti bahwa FAMA, tak bersalah. Lucu banget kan dia?
  5. Sung Chaok. Awalnya aku benci sama dia, tapi pada akhirnya setelah dia melakukan hal yang benar, aku jadi tak membencinya. Demi menaikan rating berita, Ia seringkali melebih-lebihkan berita. Seperti melapor kebakaran menggunakan masker, padahal asapnya tak begitu pekat, lalu dia rela berlutut saat melaporkan banjir agar terlihat banjirnya amat dalam, padahal nyatanya hanya sebetis dewasa, bahkan dia rela membeli sepatu anak kecil agar berita itu lebih dramatisir. Seharusnya dia menjadi aktris saja bukannya reporter. Dia rela mengorbankan anaknya hanya demi karirnya sebagai reporter. Dia benarr-benar dingin dan kejam pada anaknya sendiri, hingga membut Inha kesal dan sedih. Dia juga tampak dingin dan seperti nuraninya sudah membeku. Disindir berapa kali pun tak gentar. Bahkan saat diancam Jaemyung dia tetap tenang dan ingin membuat itu sebagai berita yang bagus. Saat diepisode akhir-akhir, kita pun tahu mengapa Chaok seperti itu. Awalnya Chaok merupakan reporter yang baik. Dia ingin melaporkan persekutuan direktur MSC dengan presdir Park, tapi Ia diancam jika Ia membeberkan hal itu, Ia tak dapat berkarir sebagai reporter. Akhirnya Ia diperkenalkan dengan presdir Park dan diperintah untuk membelokkan berita kebakaran Ki Hosang. Semenjak itu untuk menghalau rasa bersalahnya, dia menguatkan hatinya dan menjadi dingin agar tak dihantui rasa bersalah. Manipulasi yang Ia buat pun terus berlanjut seperti yang kasus banjir dan sepatu. Ucapan dan hal-hal yang dilakukan Hamyung dan Inha akhirnya lama-lama dapat menghancurkan gunung es dalam hati Chaok. Seperti pepatah Sunda “cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok” yang artinya intinya sekeras apapun batu akan terkikis juga oleh tetesan air yang terus menerus. Jika diibaratkan Chaok adalah batunya dan Hamyung, Inha tetesan air. Chaok pada akhirnya dia seorang ibu juga, dan tidak ingin melihat anaknya hancur. Ia pun menebus kesalahannya yang dulu dengan mengorbankan karirnya. Walaupun begitu buahnya dia dapat tidur dengan nyenyak. Senang banget akhirnya dia jadi ngajar dan apa yang Ia ajarkan benar.
  6. Ki Jaemyung. Pada dasarnya dia seseorang yang baik dan bijak. Kalau bukan karena keluarganya hancur, masa depan dia pasti cerah karena dia pintar. Gara-gara kasus kebakaran itulah membuatnya menjadi dendam. Dendam dia semakin memuncak saat tahu jika secara tak langsung manajer pabrik dan dua karyawannya membunuh ayahnya dan menjadikan ayahnya pembunuh. Dia gelap mata sehingga membunuh ketiga orang itu. Dia pun hampir membunuh Chaok, hanya saja saat tahu Hamyung masih hidup, Ia sadar dan akhirnya menyerahkan diri. Sayang saja orang seperti dia memilih jalan yang salah, tapi itu semua karena Jaemyung tumbuh seorang diri, tak ada keluarga yang mendampinginya. Berbeda dengan Hamyung yang tumbuh di keluarga Choi yang baik hati. Jika Hamyung hidup sendirian mungkin bisa-bisa dia lebih liar dibanding Jaemyung karena saat kejadian itu terjadi Hamyung masih cukup kecil sehingga lukanya pasti lebih dalam.
  7. Park Rosa. Awalnya aku kira dia seorang karakter yang nice, tapi ternyata kedoknya terbuka di episode 13. Diawal episode kita disajikan dia menjadi ibu yang amat memanjakan putranya. Aku sampai tertawa melihat sikap manja-manja antara ibu dan anak ini. Aku kira dia berbeda dengan karakter chaebol di drama korea pada umumnya, ternyata sama saja, bahkan cenderung sadis. Dia benar-benar tak berperasaan jika sudah dihadapan kekuasaan dan harta. Tujuannya baik sebenarnya Ia mengumpulkan kekayaan demi membahagiakan Beomjo, tapi caranya salah. Dia menghalalkan segala cara agar Dia tak merugi, bahkan rela menyeret seseorang ke polisi agar tas yang Ia jual menjadi laris. Presidr Park, sadarlah, yang Beomjo butuhkan bukan harta, tapi kasih sayang yang luar biasa. Kelemahan presdir Park ada pada Beomjo. Dia amat menyayangi anaknya sehingga pada akhirnya Dia mengakui jika dia lah penjahatnya. Itu semua karena Ia tak mau Beomjo kesusahan. Presdir Park memang orang jahat, tapi kita tak bisa lupakan fakta bahwa sebenarnya Dia ibu yang baik. hal yang paling benar Ia lakukan adalah mendidik Beomjo dengan penuh kasih sayang. Ia amat memanjakan Beomjo, sehingga Beomjo tumbuh menjadi anak yang baik tak seperti dirinya. Dia mau menceritakan segalanya pada anaknya, tapi Ia tak mau menceritakannya jika Beomjo bertindak sebagai reporter. Itulah satu-satunya keberhasilan presdir Park menurutku.
  8. Ahn Chansoo. Teman SMA Inha dan Dalpo. Awalnya hubungannya dengan Dalpo tak baik, apalagi setelah Dalpo menyainginya dalam kuis, tapi semenjak mengikuti kuis itu tampaknya hubungan mereka jadi akrab. Terbukti saat Dalpo akan menjalani kehidupannya sebagai reporter di kepolisian, Chansoo yang sudah menjadi detektif menyambut Dalpo dan sering berbagi informasi. Chansoo sama pintarnya dengan Dalpo. Dia tampak seenaknya, tapi dia seseorang yang baik hati dan peduli. Sedih banget saat melihat dia tertuduh menjadi penyebab kebakaran. Betapa frustasinya dia melihat keluarganya terkena dampak. Kasus Ki Hosang berulang lagi pada dirinya. Untungnya Dia memiliki teman macam Hamyung dan Inha yang merupakan reporter yang baik. Dia juga orang yang jika tak bersalah untuk apa dia merasa bersalah dan diam. Lucu pas tahu kalau istrinya adalah Jihee, teman seabngku Inha yang menyukai Chansoo. Suka bromancenya sama Hamyung. Suka banget kata-kata dia yang pas mau ngadain syukuran pindah rumah ep 19 “Datanglah dengan hati yang ringan dan tangan yang berat” hahahha. Bisa saja nih nyindirnya.
  9. Hwang Gyodong. Dia merupakan captain di YGN. Dia sebenarnya reporter yang baik, namun saat dia baru menjadi reporter dan kasus pertamanya adalah kasus Ki Hosang, Cap Gyodong yang masih polos ikut memberitakan seperti Chaok, namun saat Ia sadar Ia berbuat yang salah, Ia mencoba kabur dari tanggung jawab. Dia beralih jadi produser. Pertemuannya dengan Dalpo beberapa tahun setelah kejadian Ki Hosang membuatnya tergugah untuk memperbaiki kesalahannya, sehingga Ia kembali menjadi reporter. Dia sosok yang tegas, professional, dan bijak. Dia selalu menjadi konsultan Dalpo dalam mengambil langkah, apalagi setelah mengetahui jika Dalpo adalah Hamyung. Dia banyak membantu Hamyung.
  10. Lee Youngtak. Kepala departemen berita. Dia orangnya kayak yang watados. Saat anak buahnya membanggakannya dihadapan MSC, dia malah berbicara yang sejujurnya sehingga anak buahnya menjadi malu. Selalu mengutarakan yang ada dipikirannya, walau itu harus menyetuji lawannya. Hampir saja Ia salah melangkah, untung disadarkan Hamyung.
  11. Jang Hyunkyu. Hyunkyu ini koplak ya orangnya. Dia sangat galak pada juniornya, terutama Yoorae *lucunya Yoorae jadi penerusnya sebagai tim bando hahaha* Dia selalu memakai bando sebagai bentuk pemberontakannya terhadap Cap Gyodong karena diperlakukan keras. Saking tak kuatnya dilatih keras oleh Gyodong, Ia meminta bantuan ayahnya sehingga ayahnya melempar seember ular pada Gyodong hahaha. Dia terkadang seperti reporter yang lainnya yang termakan rumor dan perhatian publik, tapi dia baik hati. Dia mau melindungi juniornya, Hamyung dari sorotan kamera Iljoo dan Jooho saat Hamyung hadir direka ulang pembunuhan Jaemyung.
  12. Im Jaehwan. Kamerawati YGN. Tak banyak tersorot, tapi dia seorang yang tegas namun baik hati. Tampak slengean, tapi dia tetap seorang wanita yang menyukai pria. Saat ada pria seperti Iljoo yang keren menyukainya, dia lebih memilih menikahi Hyunkyu hahaha.
  13. Kim Gongjoo. Captain Dia sebenarnya sama seperti Cap Gyodong, reporter yang baik dan bijak, sayangnya tuntutan ekonomi dan atasan membuatnya menjadi agak melenceng. Dia ingin mengungkap kebenaran, tapi takut dipecat karena dia butuh pekerjaan itu. Suka menjilat atasannya, Chaok. Untungnya walau begitu Cap Gongjoo ini nuraninya masih terjaga kemurniaannya sehingga Ia beberapa kali tergugah akan sikap Inha. Aku suka banget pas Dia marahin Inha pas mau meliput licinnya jalanan. Keren banget kata-katanya, dan aku senang banget pas akhir-akhir dia melakukan pekerjaan sebagai reporter dengan baik, dengan membantu kasus presdir Park.
  14. Lee Iljoo. Teman seangkatan Hyunkyu dan Jaehwan. Seperti kata Hyunkyu, dia mempunyai bakat tapi menyia-nyiakannya dengan membuat berita yang berbumbu dan tak penting. Hal itu disebabkan desakan atasannya, direktur, namun sebenarnya dia punya nurani juga, karena saat Inha memberitahu manipulasi yang dibuat Chaok, dia juga marah, tapi tak mau mengungkapkannya. Dia merasa cemburu dengan Hyunkyu yang begitu beruntung dapat menikahi Jaehwan hahaha.
  15. Lee Jooho. Kameramen MSC. Dia partner Chaok dulu. daridulu sebenarnya dia enggak sreg dengan cara Chaok membawakan berita, tapi Ia hanya bisa diam saja. Dia merasa malu menjadi reporter MSC karena kasus manipulasi berita itu.
  16. Choi Dalpyung. Ayah Inha. Dia seseorang yang blak-blakan dan terlihat kasar, namun sebenarnya dia perhatian. Sifat keberanian untuk mengungkapkan kebenaran pada Inha menurun dari Dalpyung, karena Dalpyung berani mengungkap kebobrokan atasannya. Dia seperti tak menyetuji hubungan Hamyung-Inha, tapi sebenarnya dia hanya khawatir dan ingin yang terbaik untuk Inha. Saat Ia melihat Inha bahagia dengan Hamyung, Ia pun mendukungnya. Ia tahu orang seperti apa Hamyung ini sehingga Ia bisa melepas Inha padanya. Ia marah saat mengira Hamyung sudah berpindah hati, padahal belum lama putus. Lucu banget, apalagi pas tahu kalau Inha tidur di rumah Hamyung. Hahaha
  17. Choi Gongpil. Kakek Inha ini adalah orang yang paling bijak di drama ini. Walaupun dia sadar Hamyung bukanlah Dalpo, tapi Ia menyayangi Hamyung layaknya anak sendiri. Saat Hamyung meminta pembatalan adopsi, kakek Choi menolaknya karena dia tak peduli apapun latar belakang Hamyung, kakek Choi tetap menganggap Ia anaknya. Kakek Choi sempat tak setuju dengan hubungan Inha dan Dalpo, karena Dalpo adalah anaknya dan Inha cucunya, tapi akhirnya kakek Choi tahu jika mereka sangat serasi dan bahagia, akhirnya kakek Choi rela melepas adopsi Dalpo agar Dalpo bisa hidup sebagai Hamyung dan menikahi Inha. Wise banget kakek satu ini.

Aku suka banget interaksi semua karakter disini. Mereka semua tampak dekat dengan alami. Tampaknya saat kamera off pun mereka tetap bercanda dengan baik. hal ini terbukti dari foto-foto BTS dan foto-foto yang diunggah di instagram para pemain. Para pemain Pinocchio ini cukup sering mengunggah foto kebersamaan mereka, terutama Park Shinhye. Ia sering banget foto sama pemain lain, bahkan dengan Lee Jongsuk pun tanpa canggung Ia mengunggah foto bersama beberapa kali. Aku senang melihat kebersamaan mereka baik saat on atau off sama saja. Lucu melihat tim MSC dan Tim YGN foto bersama dengan wajah ceria padahal dalam drama mereka adalah saingan hahaha.

Chemistry antar pemainnya sangat baik. Antara sesama tim YGN dan MSC, lalu chemistry kekeluargaan keluarga Choi yang tampak nyata, bahkan chemistry antara Hamyung dan Jaemyung pun seperti adik kakak benaran. Terasa kental. Kisah keluarga yang mengharu biru sukses dibawakan Lee Jongsuk dan Yoon Gyunsang dengan baik. mereka dapat membawa penonton larut dengan kisah mereka. Aku nangis Bombay saat melihat perpisahan mereka di depan MSC saat Jaemyung akan dibawa ke polisi. Jaemyung yang wise nya hampir menyaingi kakek Choi dapat menyadarkan Hamyung untuk melakukan sesuatu yang benar dan tak terjebak balas dendam. Ia bahkan merasa tak pantas menerima maaf dari Hamyung. Yoon Gyunsang dapat menyampaikan rasa sayang seorang kakak, yaitu Jaemyung pada adiknya. Tatapannya itu loooh, tatapan sayang kakak ke adik kecilnya. Hiks. Semoga dia dapat menemukan kebahagiannya sendiri setelah keluar dari penjara.

Hubungan Inha dengan Chaok. Awalnya aku pikir, gila Chaok itu beneran ibunya Inha bukan sih? Kejam banget. Sama anak sendiri pun dingin. Inha pun sampai tak masalah jika Chaok tak memperlakukannya sebagai anak karena Ia tahu betapa manipulatifnya Chaok. Hubungan ibu-anak mereka enggak begitu terasa, paling saat Chaok yang peduli akan penampilan Inha dan saat mereka makan telur. Aku pikir Chaok benar enggak sayang Inha. Hanya saja hal itu terpatahkan di episode-episode akhir. Dia tetap seorang Ibu. Dia tak ingin anaknya jatuh ke lubang yang sama dengannya dan tak ingin anaknya hancur. Ternyata dulu Chaok terlihat amat menyayangi Inha. Terbukti dari wallpaper ponselnya berupa foto Inha kecil. Hanya saja demi karirnya Ia rela melepas Inha. Adegan Inha dan Chaok saat Chaok meminta Inha memberikan itu kepada Hamyung, dan bilang bahwa whistleblowernya adalah Chaok bukan Inha, akhirnya terasa juga interaksi antara anak dan ibu. Inha walau sebal dengan ibunya, tapi tetap Chaok adalah Ibunya. Hatinya juga sakit saat melihat chaok harus jatuh. Serius itu mengharukan. Hiks.

Untuk loveline, ternyata tak hanya OTP drama ini saja yang memiliki cerita tapi ada pasangan partner couple, dan sunbae-hoobae couple. Saat awal episode, diperlihatkan Hyunkyu dan Jaehwan yang selalu ribut. Aku sempat berpikir, wah mereka kayaknya bakalan jadi pasangan, tapi saat ditengah-tengah tak pernah diperlihatkan perkembangan mereka. Aku pikir ah enggak akan tampaknya, tapi saat di episode 16 gitu, saat Iljoo cemburu melihat Jaehwan dan Hyunkyu ber high five, aku langsung, jadi ini! dan yeah! Mereka akhirnya menikah. Hal itu ditandai di jari mereka terdapat cincin.

Lalu pasangan senior-junior ini adalah Yoorae dan Cap Gyodong. Kita diperlihatkan ada sesuatu saat Yoorae mabuk, dan untuk kedua kalinya, entah bagaimana Yoorae bisa tiba di markas para captain. Disitu Gyodong menutupi wajah Yoorae dengan jaketnya dan Cap Gyodong tersenyum tipis. Wah ada sesuatu nih, dan banyak juga yang suka. Lalu diperkuat saat Cap Gyodong mengganti minuman yang Ia minta dari Yoorae, lalu Cap ketahuan memandangi Yoorae terus. Yoorae yang awalnya kapok untuk kegeeran, tapi karena ada bukti dia mulai, hm… boleh deh. Dia pun dengan excited menceritakan bahan berita dia mengenai fashion presdir Park saat menyerahkan diri. Cap Gyodong yang professional, bisa membedakan urusan pribadi dan pekerjaan tentu saja marah. Hal seperti itu tak penting dan pantas diberitakan. Disitulah Yoorae kecewa dan memutuskan untuk bergabung dengan Hyunkyu sebagai pemberontak. Yoorae disitu menyangka jika Cap hanya perhatian sebagai junior bukan lebih. Kita sebagai penonton dan aku yakin banget melihat dari sikap Cap Gyodong, sebenarnya dia tertarik dengan Yoorae. Dia melihat Yoorae sebagai wanita, tapi Dia orang yang professional, dan Yoorae yang msih kekanakan tak dapat menangkap sinyal Cap Gyodong. Paling jelas saat Yoorae mabuk ketiga kalinya. Terjawablah disitu mengapa Yoorae bisa masuk ruang markas captain yang berpassword. Ternyata selama inicap Gyodong lah yang membawa Yoorae masuk. Dia amat perhatian dengan Yoorae dengan menyelimuti Yoorae dengan Koran. Terbukti kan Cap Gyodong menyukai Yoorae. Aaah Yoon Yoorae andai kau tahu… pasti kamu mau dengan Cap Gyodong. Lee Pilmo ini lagi-lagi setelah Emergency Couple memerankan pria yang kaku sulit mengungkapkan rasa sukanya secara langsung. Cap Gyodong ini berarti cidaha ya. asumsikan sampai 2015 ini Cap masih tertarik dengan Yoorae, berarti dia cidaha 1 tahun. Wow! Mungkin ada yang ga sreg dengan mereka karena perbedaan usia. Aslinya Lee Yoobi dan Lee Pilmo berbeda 16 tahun, tapi jika dalam drama ini, diasumsikan Yoorae seusia Hamyung, 27 tahun, dan asumsi Cap Gyodong berusia sekitar 30 akhir-40. Berarti mereka hanya berbeda sekitar 10-13 tahun. Mengingat usia mereka yang sudah dewasa dan kerja, hal itu merupakan hal yang biasa. Mungkin agak kurang sregnya, Yoorae itu terlihat masih remaja, sehingga terlihat jauh bedanya. Aku kurang puas sebenarnya dengan ending mereka. Open Ending, macam Rachel-Hyoshin di The Heirs.  Pengen bikin FF, tapi enggak ada ide, dan bingung hahaha.

Aku suka banget hubungan Inha-Hamyung disini. Siapa yang pertama kali suka? Jelas Hamyung, karena dia dari SMA, bahkan dari kecil sudah menyukai Inha. Saat SMA menurutku Inha sudah mulai tertarik dengan Dalpo sebagai pria, terlihat Ia pedulia dengan Dalpo dan tak nyaman Dalpo dituduh curang. Hanya saja Inha tak menyadari jika Ia mulai menyukai Dalpo. Akhirnya seiring berjalannya waktu, bertambahnya dewasa, Dalpo tetap saja menyukai Inha, tapi Ia tak mengungkapkannya karena bisa-bisa Ia kehilangan keluarga Choi. Lagipula Dalpyung meragukan asal keluarganya. Inha pada akhirnya dia menyadari jika menyukai Dalpo. Inha yang pinokio cegukan terus menerus saat menyangkal rasa sukanya pada Dalpo. Tak mau tersiksa, akhirnya dia bilang dengan jujur. Dalpo awalnya tak mengungkapkan perasaannya, tapi saat melihat Inha yang terus berusaha namun tak bisa membuatnya luluh dan akhirnya Ia bertindak sejujurnya. Hubungan yang baru terjalin harus dihempas karena masa lalu mereka dan jati diri mereka. Inha sebagai anak Chaok membuat Hamyung tak bisa balas dendam karena setiap melihat Inha, Ia menjadi ragu. Inha sadar akan hal itu akhirnya memutuskan putus, tapi pada akhirnya Ia menyalahkan dirinya karena perbuatan ibunya melukai orang yang Ia sayangi. Hamyung yang hanya memikirkan perasaannya sendiri, akhirnya sadar jika sikapnya selama ini untuk melepas Inha malah menyakiti dirinya dan Inha. Akhirnya mereka bersama lagi. Yey! Kehadiran Inha sebagai anak Chaok ini akhirnya membuat Hamyung tak terbutakan hasrat balas dendamnya. Selama ini Ia tak mau bersama Inha karena akan membuatnya lemah saat berhadapan dengan Chaok, tapi untungnya rasa cintanya pada Inha membuatnya sadar apa yang harus Ia lakukan. Ya kasus yang pemilik Bus itu. Hamyung dan Inha tak terim jika Chaok benar. Hamyung sudah bertekad untuk menyembunyikan kebenaran, tapi saat meihat Chaok dilempari telur. Hal itu mengingatkannya pada kejadian dulu Ia pernah dilempari telur. Ditambah Ia melihat Inha cegukan. Pada akhirnya Hamyung sadar dan tidak mau lagi membalas dendam. Dia akhirnya sadar dan Inha lah salah satu yang mampu menyadarkan Hamyung.

Chemistry antara Lee Jongsuk dan Park Shinhye, daebak banget! Mereka tampaknya menikmati peran mereka sebagai Ki Hamyung dan Choi Inha, lalu mereka nyaman satu sama lain. Tak ada adegan romantis yang tak canggung. Bahkan biasanya Park Shinhye suka canggung kalau adegan romantis, tapi dengan Lee Jongsuk dia tampak nyaman dan tak canggung. Aktingnya makin berkembang. Mereka berdua dapat membangun chemistry dengan baik, bahkan terasa amat nyata. Rasanya jadi pengen ngeship mereka. Jadi delulu, berharap kalau mereka pacaran benaran saja hahaha. Bahkan saat SBS drama awards, Lee Jongsuk mengakui tetap ada skinship diantara mereka walau kamera off. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa mereka sebenarnya memang akrab tapi hanya sebagai teman. Seperti kata MC nya Ia tanpa canggung mengakui hal itu membuktikan tidak ada apa-apa diantara mereka. Mereka pun terlihat cocok satu sama lain. Jika sebelumnya aku menganggap jika Park Shinhye paling dapat chemistrynya dengan Jang Geunsuk dan Yonghwa *Kim woobin juga sih, tapi kan enggak berbalas*, lalu Lee Jongsuk dengan Kang Sora dan Krystal *walau dengan Krystal hanya adik-kakak tapi terlihat ada potensi lebih dari zona adek-kakak*, tapi setelah drama ini aku merasa bahwa Park Shinhye paling dapet chemistrynya sama Lee Jongsuk. Begitu juga sebaliknya, Lee Jongsuk paling dapat dengan Park Shinhye. Aku berharap nanti mereka bisa dapat proyek bareng lagi. Ya kalau drama, film enggak apa-apa, atau CF juga deh enggak apa-apa. Aku berharap juga selepas drama ini hubungan kalian tetap baik-baik saja, tetap saling berkomunikasi. Begitu juga dengan pemain lainnya.

Untuk masalah akting, walaupun hanya peran kecil, tapi para pemainnya dapat bermain dengan baik. mereka semua benar-benar keren. Karakter-karakter yang mereka mainkan benar-benar masuk kedalam diri mereka. Kini kalau melihat pemain Pinocchio di drama lain, pasti aku ingat karakternya di Pinocchio. Aku sangat standing ovation dengan akting Lee Jongsuk. Jongsuk seringkali mendapat peran yang agak-agak koplak. Karakter Dalpo/Hamyung ini cukup koplak, tapi serius. Akting nangisnya apalagi saat Ia mengaku kepada Jaemyung bahwa Ia Hamyung sangat keren. Ekspresinya, mantap. Keren banget.

Kurangnya drama ini? hm… sulit apa ya? ah paling mungkin tak diceritakan kembali bagaimana si saksi pinokio itu setelah tahu bahwa dia memberi kesalahan pada kesaksiannya. Alangkah lebih menyenangkannya jika Ia diceritakan minta maaf. Tampaknya SW-nimnya melupakan detail tersebut. lalu aling tak diceritakan kembali kasus Jaemyung. Berapa tahun kah dia dihukum? Di akhir cerita pun tak diceritakan lagi bagaimana keadaan Jaemyung., tapi marilah kita asumsikan bahwa dia masih menjalani masa hukuman mengingat dia telah membunuh 3 orang. Enggak mungkin cuman 1-3 tahun dipenjara. Lalu aku masih bingung kenapa sebagai bentuk pemberontakannya dia menggunakan bando? Kenapa enggak pakai kaos atau celana pendek gitu? Ada yang bisa menjelaskan? Tapi selebihnya aku rasa hampir sempurna deh.

Ya intinya pelajaran yang dapat kita ambil adalah sepandai-pandai kita menutupi kebohongan, pasti kebenaran akan terungkap. Sepahit apapun kebenaran, harus kita ketahui, karena kebahagian yang berasal dari kebohongan tidak akan berlangsung lama. Inha dan Hamyung pernah bilang, andai saja Beomjo tak mengetahui hal ini, jadi selamanya Beomjo menganggap Ibunya baik, tapi Hamyung tak setuju karena itu bukan bahagia sebenarnya. Beomjo harus mengetahuinya. Lalu jangan menganggap remeh omongan yang keluar dari kita, sehingga jangan sembarang berspekulasi. Jangan sembarangan menggosip, karena gosip itu seperti bara. Jika tertiup angin apinya akan membesar dan asapnya terbang kemana-mana. Berasal dari asumsi saja bisa membentuk opini publik yang dapat menghancurkan kehidupan seseorang. Berhati-hatilah, dan selalu sampaikan kebenaran walau pahit. Tampaknya SW-nim nya ingin menyampaikan hal itu. Melihat fakta bahwa banyak orang yang berbohong walau demi kebaikan, tapi tetap itu sebuah kebohongan dan pasti akan menjadi masalah dikemudian hari. Mengenai fenomena itu SW-nim nya menyindir dengan menciptakan Pinocchio Syndrome. Ia ingin memberitahu jujurlah seperti seorang Pinokio yang terpaksa jujur karena tak bisa berbohong, karena jika Ia berbohong akan ketahuan.

 Pokoknya drama Pinocchio ini jadi salah satu drama favorit ku di 2014. Drama yang sangat keren. Terima kasih PD-nim dan SW-nim. Kerja sama kalian sangat baik, begitu juga kerjasama sutradara dan SW-nim, karena skrip yang bagus takkan tervisualisasikan dengan baik jika sutradara yang tak bisa mentafsirkannya. Aku yakin kerja sama mereka pasti baik. Terima kasih untuk seluruh pemain sudah mengenalkan kami dengan karakter-karakter menakjubkan, terutama Park Shinhye dan Lee Jongsuk, terima kasih sudah membawa Choi Inha dan Ki Hamyung. Sangat senang mengenal mereka.

Drama ini serius aku berani memberi 4,5 bintang dari 5 bintang saking kerennya drama ini. bagus banget. Sangat inspiratif. This drama is such a excellent drama, with wonderfull story, great teamwork, loveable character, nice plot, sweet romance, and good casting. Kalian wajib menonton ini. Saking kerennya, aku sampai menulis banyak hal mengenai drama ini. kayaknya ini postingan review drama terpanjang ku. Pasti kalian lelah dan malas membacanya hahaha.

Selamat mengenal karakter-karakter yang loveable dan mendapat inspirasi! Pinocchio jjang, daebak!!!!

Ah aku baru sadar ternyata, review drama ini merupakan postingan ke 100 di blog ku ini. Aku senang karena drama favorit ternyata yang menjadi postingan ke 100. wah enggak nyangka punya blog dari jaman sma, ya sekitar udah 4 tahun, bisa mencapai 100 postingan juga. Makasih buat yang sudah pernah mampir, yang sudah mau baca tulisanku. Terima kasih banyak juga buat yang udah komen. Komen kalian sangat membantu dalam menyemangatiku untuk menulis dan juga sangat membantu untuk memperbaiki tulisanku. Maafin kalau tulisan aku amatir, tapi aku akan berusaha untuk memperbaiki diri. Terima kasih banyak untuk semuanya. Jangan bosan-bosan mampir ke sini yaaa~ sampai bertemu di postingan ke 101,102,103, dan postingan selanjut-lanjutnya bahkan sampai ribuan, puluhan ribu *semoga, aamiin*. Annyeong~

Iklan

2 thoughts on “[REVIEW] PINOCCHIO

  1. Hiyaaaaaaaaaaaaaa author-nim aku balik lagi hahahaha :v hmm aku lebih enak panggil kakak boleh ngga? Aku masih SMA 😀 masih cute abis /plak -,-v

    Okay ehem. Pertama mau ngomong, aku ngerasa kakak ni hampir sama ya kaya aku, ngejelasin selebar-selebarnya dan sejelas-jelasnya hahahaha tulisannya banaaaaaaaaaak persis kalo aku lagi tergila2 sama sesuatu hehe. Oke lupakan. Sekarang Pinocchio.
    Nano-nano? Bener banget. Ini drama mendekati sempurna. Ya tapi taulah tak ada yang sempurna selain Tuhan YME jadi semuanya pasti ada kekurangan :3
    Banyak yang udah di sebutin kakak di atas. Kaya Cap Yoorae yang kaya Rachel-Hyosin, mereka gemes abiiiisssss tapi ternyata ngga sampe abis ke-unyuannya :3. Terus sama Pinochio yang laporin kalo dia liat Ki Ho Sang, dan banyak lagi. Terus dari akting yah! Bener! Banget! Jongsuk kurang ajar. Nangisnya kurang ajar. Ngajak2 orang nangis mulu. Hebat banget dia?!! Pas nangis di depan ayah angkatnya. Pas nangis di depan kakaknya itu semua beneran kurang ajar. Akting dia luarrrrrr biasaaaaaaaa T.T JaeMyung HaMyung kakak-adik beneran. Mereka beneran. Mereka beneran. Sumpah ngeliat mereka bareng ngebuat gila!!! Adik kakak yang mengguncang dunia/? Berasa keluarga beneran gitu ah!
    Terus masih banyak lagi sih. Cuma kalo di tulis bisa sebuku xD aku gabisa diem kalo udah suka banget sama sesuatu haha.
    Oh yaaa setuju sama bagian Shin-Hye. Aku kurang sreg sama kissing dia dari dulu. Tapi di pinnocio lumayan, tapi belum wow. Aku yakin kalo banyak latihan pasti lebih keren /maksudnya apa coba?/ oke lupakan/ kissing ini masih belum bisa ngalahin HoonHee kissing episode 9 tapi yang bagian gigit-roti-berdua-hampir-nyentuh-tu-bibir lebih sekseeeeh hahahaha. Walopun cuma bayangan ayahnya tapi itu berasa keren banget. Oh ya, pas inha bantuin hamyung cukuran(?) itu keceeeeeeeh adegannya xD
    Oh ya bener, My Lovely Girl sangat disayangkan ceritanya membosankan T.T padahal pemainnya wow haaah tapi ya udah deh.
    Balik lagi pinocchio, banyak dapet sesuatu di drama ini. Mereka pesannya simple tapi ngena banget. Prok prok prok deh buat writer-nim-nyaaaa 😀 amazing!
    Banyak hal mengejutkan. bener. Apalagi mama beom jo. Aku kira baik ternyata… Terus buat mama In-ha, awalnya aku juga gedeg banget nget nget! Tapi akhirnya yah dia mengakui semua itu dan ikut membantu. Sebenarnya orang baik dia.
    Bagian hahahaha a.k.a lucunya penuuuuuhhh banget di drama ini. Ngakak mulu. Apalagi pas ayah in-ha ngerap :v itu kocak abis! Terus chan-soo juga suka banget aku disini. Persahabatan mereka berdua keren yaaa…
    Aku juga mulai gimana gitu sama berita. Apa ada yang disembunyikan ato ngga. Ya itu misteri. Bagian “itu” aku tau sapa yang kakak maksud. Hmm emang kalo dipikir2 iya, dia berani tapi yagitu ya semoga cuma dugaan aja dan ngga bener deh.

    Oh yaaaaaaaaa sampe lupa pesan paling melekat buat aku itu pas berita menyenangkan ato yang layak ditampilkan. Itu hamyung menyampaikannya pake sesuatu yang sederhana tapi beneran aku suka banget. Apalagi itu juga menyadarkan si pemimpin dia YGN. Aku lupa namanya :3.

    Woaaaaaah banyak banget komentarnya… Hahahaha aku suka gini jadi maklum ya kak :3
    sibasibaaaaaa hahaha bahasa russia kocak.
    P.s : buat real life jujur aku belum nemu seseorang yang cocok buat Jongsuk entah kenapa. Mungkin si Se Yeon lumayan tapi entahlah belum sreg aja sama Jongsuk. Kalo di dramanya aku suka. Tapi buat rela… Belum. Ini menurutku kak. Mungkin drama selanjutnya kedepannya bakalan nemu pasangan yang aku gila2in deh xD

    Udaaaaaaah kebanyakan.
    BETTY.

    • wah kamu masih sma? duh berasa tua hahaha, iya boleh panggil aku kakak. hahaha ya klo aku udah suka sesuatu pasti dibahas panjang lebar. kita memang suskes dibikin gila sama aktingnya lee jongsuk!!! parah abis!!! kesel liat dia aktingnya bagus banget T__T, kerasa kan ya chemistry antara jaemyung-hamyung sebagai adik kakaknya dapet banget.
      oh iya aku baru sadar, adegan kissing hoonhee di ep 9 memang cukup panas. aw! mungkin shinhye memang tak terbiasa dengan adegan kissing, tapi dalam drama ini dia jauh lebih baik dari sebelumnya.
      drama ini tuh keren abis! semua-muanya nempel dan berbekas banget. mau dari segi ceritanya, pemainnya, suka semuanya!!! pesannya juga bagus banget!!! ah parah susah banget move on deh dari drama ini. enggak bisa dilupakan banget.
      my lovely girl aku nonton karena krystal eh taunya jalan ceritanya hm….. begitulah…. untung penggantinya pinocchio yang kece badai ini XP
      untuk real life sih, kalau aku memang ngerasa aja mereka cocok, tapi ya itu kan hak mereka hehehe, aku emang tergila-gila sih ama darling couple ini ampe walpaper hapeku aja foto mereka hahaha *saking blm bisa move on nya XP*. tapi kita liat aja nanti, di drama selanjutnya siapa lawan main jongsuk, karena enggak menutup kemungkinan untuk pindah haluan hahahaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s