[OPINI] [REVIEW] Psikologi/Kejiwaan Dalam Kdramaland

Tampaknya semenjak It’s Okay That’s Love, produser dan scriptwriter drama di Korea sana terkena demam drama yang mengangkat dunia kejiwaan atau psikologi sebagai bahan cerita. Setidaknya baru-baru ini ada 4 drama yang memiliki tema serupa yang sedang airing atau baru selesai, yaitu Heart To Heart, Kill me Heal Me, Hyde Jekyll Me, dan Dr. Frost yang baru saja selesai tayang sekitar 2 minggu yang lalu. Keempat drama tersebut sama-sama mengangkat mengenai penyakit kejiwaan dan dampak psikologis yang dialami para tokok utamanya. Keempat drama tersebut aku ikuti jalan ceritanya dengan membaca rekapannya, tapi yang aku tonton hanya Kill me Heal Me. Aku ingin sedikit mereview keempat drama ini. Ya ditulisanku yang ini mungkin aku ingin sedikit membandingkan keempat drama tersebut dari segi cerita dan penokohan. Untuk masalah akting, dan masalah visual lainnya tak bisa aku bandingkan karena aku tak menonton semuanya, jadi aku tak tahu. Walaupun 3 dari 4 drama belum tamat, tapi secara garis besar ceritanya sudah dapat dipahami akan kearah mana ceritanya akan dibawa, jadi dapat kita bahas ditulisan ini.

Drama ini memiliki kesamaan sama-sama tokoh utamanya memiliki masalah dengan sisi psikologis atau kejiwaannya. Jika di Heart To Heart, Cha Hongdo memiliki masalah antrophobia atau fobia sosial, sehingga Ia tak bisa berkomunikasi dengan orang lain, pada Kill me Heal me dan Hyde Jekyll Me sang male lead yaitu ha Dohyun dan Goo Seojin memiliki DID (Dissociative Identity disorder) atau dikenal sebagai kepribadian ganda. Goo Seojin terbagi menjadi 2 kepribadian yang seperti Hyde Jekyll. Hyde si jahat dimiliki oleh Seojin, sedangkan sisi baik si Jekyll dimiliki Robin. Cha Dohyun tak seberuntung Seojin yang hanya memiliki 2 kepribadian, Ia memiliki 7 kepribadian yang terdiri dari mulai anak kecil sampai orang tua, bahkan kepribadian alternatifnya tak hanya berjenis kelamin lelaki, tapi ada juga yang perempuan. Pada drama dr. Frost, sang tokoh utama Frost yang walaupun Ia seorang psikolog handal yang amat jenius, tapi Ia juga memiliki masalah psikologis, yaitu tak dapat merasakan emosi seperti manusia pada umumnya.

Keempatnya tampaknya mereka mengalami kemajuan atau kesembuhan karena cinta atau kasih sayang. Pada Heart to Heart dan Kill Me Heal Me, sang tokoh utama memiliki kekasih atau sosok yang dicintainya yang berprofesi sebagai psikiater. Jadi sudah jelas selain mereka dapat menyembuhkan secara professional, kesembuhan mereka lebih terbantu dan terdorong karena rasa cinta yang mereka rasakan. Pada Hyde Jekyll Me, Jang Hana sebagai female lead tak mengetahui jika Seojin memiliki gangguan DID, tapi kehadiran Hana sangat mempengaruhi terhadap gangguan DID Seojin. Kehadiran Hana memicu kepribadian alternative Seojin muncul, tapi dengan adanya Hana, Seojin dapat menunjukkan sisi baik dan pedulinya sebagai Seojin. Seojin melakukan tersebut karena dia mulai sadar pentingnya Hana dalam hidupnya. Jika Seojin bisa menyalurkan sifat kepeduliannya sebagai Seojin, tentu Robin bisa melebur dengan Seojin sehingga Seojin dan Robin adalah suatu kesatuan. Sama seperti di Kill Me Heal Me pun kemunculan kepribadian alternatif Dohyun dipicu sang tokoh wanita, Oh Rijin. Semenjak kemunculan Rijin pun, Dohyun yang tak pernah marah, akhirnya bisa meluapkan rasa kekesalannya walau masih dalam tahap awal, tapi setidaknya hal itu pertanda baik karena dengan begitu Dohyun akan semakin kuat, dan kepribadian lain akan sulit muncul. Lalu pada Dr. Frost, walau tak ada loveline tapi Frost juga mulai berubah karena sebuah rasa kasih sayang yang didapat dari orang sekitarnya. Frost mulai bisa merasakan emosi dengan berbagai macam kasus yang Ia tangani, terutama kasus yang melibatkan adik Songsun dan kasus yang menyebakan Cheon Sangwon meninggal. Ditambah kehadiran mahasiswa tingkat akhir yang Ia mentor, Yoon Sungah yang sangat emosional, walau pada awalnya Ia sebal dengan Frost yang dingin, tapi lama-lama Sungah dapat mengerti Frost dan dapat mengerti Frost. Sikap Sungah yang perhatian dan pengertian, membuat Frost dapat merasakan emosi kepedulian sehingga lama-lama Ia pun bisa menunjukan perhatiannya pada anak didiknya itu.

Berdasarkan genre, keempat drama ini hampir serupa. Sama-sama membawa masalah kejiwaan, sama-sama mengangkat kisah cinta, dan sama-sama ada sebuah misteri yang harus terungkap. Hanya saja tetap keempat drama ini memiliki perbedaan dan ceritanya sendiri. Heart To Heart terasa jauh lebih sederhana dari segi konflik dan cerita dibandingkan 3 drama lainnya. Kisah cintanya tak begitu rumit, tapi keluarnya Hongdo dari “kandang” membuatnya direbutkan 2 pria. Hyde Jekyll Me dan Kill Me Heal Me yang saling bersaing karena tayang pada slot yang sama mau tak mau pasti dibandingkan. Hyde Jekyll Me dan Kill Me Heal Me sama-sama membuat para penonton penasaran dengan misteri yang ada pada drama itu, tapi dari segi konflik Kill Me Heal Me lebih rumit. Misteri sebenarnya anak siapakah Oh Rijin? Bagaimana silsilah Seungjin grup sebenarnya? Sedangkan Hyde Jekyll Me lebih simple karena tak bawa-bawa masalah keluarga secara keseluruhan, hanya masalah pada Seojin dan masa lalunya, dan juga apa yang telah Robin lakukan 5 tahun lalu? Hanya saja dari segi alur Hyde Jekyll Me, sejauh ini terasa lambat. Peran yang Sungjoon mainkan sebagai psikoterapis bernama Yoon Taejoo, baru terasa peran dan pengaruh daam cerita di episode 8. Setelah beberapa episode kemarin hanya muncul beberapa menit saja, akhirnya Ia mempunyai peran dalam cerita ini, sedangkan pada Dr. Frost, seperti drama OCN pada umumnya, lebih menceritakan mengenai kasus kriminal dan misteri sehingga janganlah berharap terlalu banyak pada loveline. Sudah syukur jika ada sedikit adegan yang manis nan cute di setiap episodenya walau hanya beberapa menit. Namun yang menariknya adalah setiap kasus yang terjadi ditiap episodenya pasti ada sesuatu yang melatar belakangi terjadinya kasus tersebut. disitulah permainan psikologi dimulai. Dengan penelusuran secara kejiwaan, kasus-kasus tersebut dapat terpecahkan.

Hal yang menarik dari keempat drama tersebut adalah hal yang melatar belakangi atau yang menyebabkan mereka memiliki gangguan kejiwaan atau psikologis. Semua tokoh utama sama-sama pernah punya pengalaman yang traumatis yang terjadi saat mereka masih kecil/muda, baik itu kekerasan, penindasan, atau hal yang menyakitkan lainnya. Cha Hongdo yang pemalu dan hidupnya selalu bersama neneknya, saat SMA Ia dibully oleh teman-temannya sehingga tak mau lagi melanjutkan lagi sekolahnya. Goo Seojin pernah diculik bersama temannya, Lee Soohyun, dan sialnya ayahnya tak mau menebus penculik tersebut sehingga mereka harus berjuang sendiri untuk kabur. Naasnya, yang berhasil kabur hanya Seojin, sedangkan Soohyun tidak, hal itu mengakibatkan rasa bersalah amat besar pada diri Seojin sehingga muncul kepribadian Robin. Cha Dohyun semasa kecil pernah disiksa oleh ayahnya, namun tak hanya Ia sendiri yang disiksa, ada seorang anak perempuan lainnya juga yang ikut disiksa. Suatu hari mereka menjadi korban kebakaran, tapi yang diselamatkan hanyalah Dohyun. Kejadian itu menjadi suatu yang traumatis baginya, sehingga Ia tak ingin mengingatnya dan memilih untuk melemparkan kenangan itu pada kepribadian lain yang mendominasi kepribadian alternatif lainnya, Shin Segi. Frost mengalami kecelakaan mobil yang hebat dan melihat orangtuanya meninggal di depan matanya. Frost yang sedih kesulitan mengekspresikan rasa sedihnya saking sedihnya, alhasil Ia memilih mengabaikan rasa sedihnya, dan dari situ ia tak bisa mengekspresikan perasaan dan merasakan emosi manusia. Selain itu kasus-kasus yang terjadi pada Frost biasanya memiliki masa kecil yang tak enak, sepeti kurang kasih sayang, mendapat kekerasan, atau tidak mendapat perlakuan yang adil.

Dari keempat drama itu membuat kita sadar betapa masa muda dan anak-anak itu benar-benar pembentukan karakter seseorang. Para orangtua jangan sampai salah mendidik dan membiarkan sang anak kurang kasih sayang. Salah-salah mereka dapat mengalami gangguan jiwa. Makanya kalian yang usianya masih remaja, yang masih belasan, pintar-pintar pilih pergaulan. Jangan sampai masuk lingkungan yang salah, karena lingkungan itu benar-benar membentuk karakter seseorang. Terasa padaku yang sudah mulai memasuki usia 20an. Aku seperti ini, memiliki karakter begini,begitu karena lingkungan ku dulu mendorongku untuk bertindak seperti itu. Pelajaran juga sih buat kita agar tak bersikap seenaknya pada orang, apalagi yang lemah. Kita tak pernah tahu apa yang ada dalam hati mereka. Bisa saja mereka sakit hati, memendam kekesalan mereka. Kekesalan yang tak meluap dapat menganggu psikologis mereka, jika terus terpendam bisa meledak besar dan kita pun dapat jadi korban. Semisalnya lihat ada seseorang yang dibully, kita hanya diam saja, seolah-olah tak tahu. Sang korban tak hanya dendam padda pelaku, tapi juga pada saksi yang hanya diam saja, seperti Ibu Dohyun. Intinya sih hati-hati dalam bersikap , bertindak, dan memperlakukan orang lain, baik anak kecil maupun orang dewasa.

Keempat drama diatas sebenarnya sangat menarik dan memiliki pesona dan kekurangan masing-masing. Sebenarnya ingin ku tonton semua, apalagi dr.Frost, tapi ya sehari kan cuman 24 jam, aku sudah mulai ngampus lagi. Tugas dan praktikum akan segera berdatangan, jadi waktunya tak akan cukup. Aku masih punya banyak hal lain dalam kehidupan nyata yang harus diurus. Drama adalah sebuah hiburan dan pelarian, jadi aku harus pintar-pintar milih drama untuk ditonton. Aku memilih Kill Me Heal Me untuk ditonton karena menurutku jalan ceritanya lebih menarik dibanding yang lain, secara 7 kepribadian dalam satu tubuh!!!! plotnya tak terduga dan bikin penasaran banget, dan alurnya juga pas, tahu mau dibawa kemana. Semoga endingnya tak mengecewakan. Sebenarnya aku juga ingin nonton dr. Frost karena aku sangat suka cerita yang berbau detektif, di tempat langgananku juga, Kingkong ada softfilenya, tapi ya itu dia waktunya. Jika aku ada waktu, pasti akan kutonton drama satu itu.

Jadi mau nonton yang mana? Apakah Heart To Heart yang konfliknya enggak neko-neko dan ceritanya simple ditambah sang psikiater Go Yisuk yang kelakuannya unik tapi mengagumkan, atau Hyde Jekyll Me dengan 2 kepribadian yang memiliki sejuta pesona terutama Robin, tapi alurnya santai, atau Kill Me Heal Me seorang dengan 7 kepribadian dan penuh misteri dengan masa lalunya yang bikin kita kebingungan tapi nagih, atau dr. Frost bagi yang suka banget sama cerita berbau misteri detektif, dan dapat belajar sedikit menjadi kriminolog dengan menelusuri psikologi para pelaku? Sekarang pilihan ada ditangan kalian mau nonton yang mana. Sesuaikan saja dengan selera kalian, yang jelas kalian harus tonton salah satu dari keempat drama tersebut, kalau bisa sih semuanya hehehehe.

Selamat menyelami dunia kejiwaan! Setelah menonton salah satu dari drama ini, Hati-hati jadi psikolog/psikiater dadakan amatir yang sok tahu :p

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s