[REVIEW] ONE MORE HAPPY ENDING ; NIGHTMARE TEACHER

I just finished 2 drama in one week, but I don’t have much time to write a review. Jadi kemungkinan kalian akan sering melihat review drama ku dalam format sepeti ini. Kalau ada drama yang amat menarik untuk ku bicarrakan panjang lebar, pasti akan ku review dengan versi panjang seperti review-review ku sebelumnya, tapi jika tidak ada dua kemungkinan. Akan ku review dalam bentuk panjang jika ku ada waktu, jika tidak akan kubuat review dengan format seperti ini. Semoga kalian tetap menikmatnya ya ^^. So check this out guys….

One More Happy Ending

Genre : Romance, Comedy

Kesan : Standar romcom korea sih, dimana awalnya lucu banget kesinisininya jadi serius, simple ceritanya enggak ribet. Sanggup mengocok perut karena beberapa kekonyolan seperti saat Mimo dan Soohyuk mabuk dan menikah, dibikin diabetes kelaukuan manis Haejoon ke Mimo, merasakan baper dengan persahabatan para anggota angels, dan masih banyak adegan lain yang menarik.

The interest thing : cerita para pemeran pendukungnya, yaitu teman-teman Mimo para anggota Angels. Hubungan percintaan mereka menarik untuk disimak, seperti perjuangan Dajung untuk mempertahankan rumah tangganya dengan Gunhak, Aeran yang baru menikah kehilangan kepercayaan dengan suaminya yang playboy, Dongbae, dan juga Dongmi yang sudah berumur 34 tahun belum menikah dan selalu unlucky dengan masalah percintaan. Mereka semua memiliki cerita masing-masing dan menarik untuk diikuti.

The Bad Thing : Kurangnya dari drama ini tuh, kan drama ini uga menceritakan para pemain pendukungnya, tapi sayangnya screen time mereka terlalu sedikit dan kurang dikupas cerita kehidupan mereka. Kalau dikembangkan akan menarik tuh. Seperti gimana sih awlanya Aeran dan Dongbae bertemu, lalu perasaan Gunhak saat Dajung menyerah dan terkena kanker, dsbnya. Pertengahan episode agak membosankan menurutku, apalagi saat hubungan cinta segitiga mereka yang makin rumit dan greget sama Mimonya. Untungnya saat sudah tidak begitu rumit lagi, cerita ni menjadi kembali lagi “hidup”.

Chemistry & Akting : Berhubung pemainnya termausk yang pemain senior lah dan matang, maka dari itu aktingnya enggak usah diragukan. Jung Kyungho dan Jang Nara memang ciamik dan ya bisa dikatakan salah satu master aktor dan aktris romcom, jadi akting mereka bagus dan hidup. Chemistry antar pemainnya juga bagus, terutama para tokoh utama. Mesranya dapet banget walau agak kekanakkan sih. Ya namanya juga orang jatuh cinta. Makanya drama ini nyaman ditonton juga karena akting pemainnya bagus-bagus.

Second lead syndrome : Yes, definitely yes! Oh my Goo Haejoon =(. Dia cukup mengagumkan dengan sikap manisnya dan ampun nggak kuat kalau sudah liat dia senyum. Jatuh hati adek sama abang Kwon Yul. Sedih bsnget saat lihat dia merasa frustasi akan kisah cinta rumitnya dan pada akhirnya dia harus melepas, tapi at least Haejoon sempat memiliki Mimo dan hubungan mereka saat itu memang tulus adanya. Wajar sih Mimo berpaling juga karena Soohyuk ebih mengerti dan langsung bertindak, sedangkan Haejoon itu terlalu self centered. Lagipula hubungan mereka terlalu cepat juga. Duh setelah melihat drama ini rasanya ingin melihat Kwon yul menjadi first lead setelah di Let’s eat 2  dan disini menjadi second lead yang tersakiti dan sempat memiliki. Sayang kan cowok seganteng dan seberbakat dia enggak dijadikan first lead. *sory for being biased, because his appearance is my type. He has cute and baby face also sweet smile wkwkwk*

Ending : Ya standar romcom juga, dan sesuai judulnya, semuanya memiliki akhir yang bahagia dengan kebahagian masing-masing. Mereka semua menemukan pasangannya masing-masing, bahkan Yeonsoo yang merupaan mantan istri Haejoon juga menemukn passangannya. Untukku sih akhri cerita drama ini cukup sih, enggak jelek tapi enggak memukau juga, nice lah, setidaknya enggak gantung dan puas. Mungkin ada yang cukup kecewa karena Haejoon dan Yeonsoo enggak balikan, tapi aku dari awal juga enggak ingin mereka kembali. Hubungan mereka itu dari awal juga seperti lebih ke teman, apalagi setelah cerai. Yeonsoo yang sudah hidup bersama mengerti Haejoon dan selalu memberi saran. Hubungan mereka ini mengingatkanku pada karakter dr. Gook dan dr. Shim di drama Emergency Couple. Kesamaan mereka adalah sama-sama pasangan dokter yang kini sudah menjadi mantan dan juga yang hubungan dr. Gook dan dr. Shim setelah putus seperti teman, dimana dr. Shim selalu memberi saran. Sama seperti Yeonsoo yang memberi saran pada Haejoon, makanya meihat hubungan mereka aku berharap mereka tak kembali rujuk dan tetap menjadi teman baik, karena itu hal yang baik bagi mereka.

Rate : 3,5 bintang dari 5 bintang

Verdict : Setiap orang berhak memiliki kesempatan kedua dan merasa bahagia dengan jalannya masing-masing!

Nightmare Teacher

Genre : Mystery, School

Kesan : Web drama termenarik yang pernah ku tonton sih. Ceritanya unik, beda, bikin tegang dnegan efek creepy dari guru Han dan juga beberapa ceritanya bikin berpikir tentnang kehidupan. Seperti hal apa sih yang sebenarnya penting untuk kita ingat dalam hidup? Dampak ketulusan dalam hidup itu seperti apa?

The interest thing : Misteri-misteri yang terjadi dikelas 2-3. Cerita tiap perdua episodenya itu benar-benar menarik. Simple setiap keinginan yang mereka inginkan, tapi ya itu ada harga yang harus dibayar, dan hal tersebut yang amat mengerikan. Kita jadi tahu kalau manusia itu enggak pernah puas dan akan merasa lelah aat tidak sesuai dengan keinginan. Misteri yang terjadi benar-benar bikin kepo dan nagih untuk lanjut ke episode selanjutnya.

The Bad Thing : Berhubung ini web drama, jadi waktu per episodenya hanya sekitar 15 menitan, jadi cerittanya langsung to the point. Enak sih, enggak ribet, tapi ada beberapa hal yang jadi kurang puas karena kurang penjelasana. Inilah tantangannya web drama. Sutradara dan penulis harus bisa menyampaikan semua maksudnya dalam waktu singkat saja. Sutradara dan penulisnya sudah bisa menceritakan caritanya dnegan baik untuk ukuran web drama, tapi ada yang tidak dijelaskan, seperti sebenarnya isi kontrak yang mereka tanda tangani oleh darah itu apa sih? Kenapa mereka semua bisa terjebak di cermin dan dapat menghilang? Walau ini kekurangan, tapi buatku ini juga hal yang kelebihan menarik dari drama ini.

Chemistry & Akting : Akting Kim Sohyun sih tidak usah diragukan. Mirip seperti di Who are You School 2015, dia memerankan dua karakter berbeda diakhir-akhir episode, dan auranya dapet banget. Matanya tuh bicara banget. Pemeran guru Han pun Uhm Kijoon juga keren, creepy, care nyampur jadi satu. Untuk Minhyuk sih ya segitu cukup baik ok tapi ga wow. Untuk chemistry antar pemain cukup baik tapi biasa saja, apalagi saat ada pasangan macam cerita Do Dohee dan Lee Jongsuk, enggak ada chemistry sama sekali. Mungkin karena cerita sekilas, tapi tetap saja harusnya ada sedikit mah… untuk chemistry antara Kang Yerim dan Seo Sangwoo overall segitu sih cukup bagus baik sebagai teman, bahkan sebagai pasangan

Second lead syndrome : this drama not talk about love. This drama talk about mystery, and in just 15minutes drama. THERE’S NO TIME FOR ONE SIDE LOVE OR TRIANGLE LOVE! IT WOULD BE RUIN!

Ending : Mikir. Itu efeknya saat kamu melihat akhir dari cerita drama ini. Kita harus berpikir jadi sebenarnya semua kejadian itu nyata atau hanya mimpi? Sebenarnya siapa sih guru Han? Apakah dia orang baik atau orang jahat? Kalau aku sendiri mengambil kesimpulan, itu semua nyata tapi dibuat mimpi oleh guru Han melalui Yerim. Dia ingin memberi pelajarran dengan cara yang keras sih… tapi setidaknya itu membuat para muridnya itu tahu dan jera agar kejadian seperti itu tak terulang. Seperti Seulgi yang harus mencari teman yang benar-benar tulus, Kichul agar tidak semena-mena, dsbnya. Aku mengambil kesimpulan kalau guru Han itu orang baik sebenarnya hanya saja ya itu dia caranya unik. Entahlah sebenarnya dia siapa. Entah malaikat, setan, jin, penyihir, siluman, dan makhluk lainnya. Biarlah menjadi misteri siapa sebenarnya guru Han itu. Sebenarnya aku pun enggak terlalu paham sama ending drama satu ini, apalagi saat melihat epilognya dimana Sangwoo diberi kamera untuk dapat melihat kehidupan orang lain. Entah itu setelah Yerim terbangun dari mimpi atau merupakan salah satu bagian dari mimpi Yerim. Entahlah, tapi yang jelas semua itu adalah mimpi buruk, gar tak terjaid mimpi buruk kita harus membangun mimpi kita dengan benar dan tak serakah tentunya

Rate : 4 bintang dari 5 bintang

Verdict : Percaya dirilah pada kekuranganmu, bermimpilah dengan benar tapi jangan terlalu ambisi yang akan membuatmu malah terjeblos ke jurang kekacauan, karena kalau tidak itu akan menjadi nightmaremu~

 

Iklan

2 thoughts on “[REVIEW] ONE MORE HAPPY ENDING ; NIGHTMARE TEACHER

  1. yessss.
    Setuju dengan review Nightmare Teacher penulis.
    agak bingungin emang endingnya. Tapi pesannya langsung dapet banget. Dan ceritanya menarikk. Saya sukaa~
    Terimakasih reviewnyaa XDD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s