[REVIEW] AGE OF YOUTH ; SIGNAL

Drama-drama tv kabel biasanya suka menawarkan cerita yang berbeda dibanding dari tv broadcast umum sehingga menambah variasi beragam drama korea. Kerapkali drama-drama tersebut amatlah menarik untuk diikuti sehingga mampu masuk list drama korea yang wajib ditonton. Seperti kedua drama berikut yang sama-sama tayang di tv kabel dan memiliki slot waktu yang sama yaitu Jumat-sabtu. Hanya saja kedua drama ini tidak bersaing secara rating karena mereka tayang di bulan yang berbeda. Nampaknya kedua drama ini akan menjadi drama favoritkudi tahun 2016. Here they are…

AGE OF YOUTH

Genre : Slice of Life, Comedy, Romance, drama

Why I Watched : Drama ini menjadi topik hangat di kalangan pecandu kdrama. Banyak yang bilang drama ini bagus. Selain itu juga melihat plotnya mengenai kehidupan 5 anak muda yang ngekos ditempat yang sama. Biasanya cerita keseharian macam gini suka menarik. Jadi ku tonton.

Kesan : Rame braaaaaaaay. Banget. Enggak kerasa banget setiap episodenya. Tahu-tahu sudah berres saja. Lanjut lagi. Ku menyelesaikan drama ini hanya dalam waktu sehari karena saking nagih dan enggak kerasa. Berhubung menceritakan orang-orang di usia 20an, jadi aku merasa relateable dengan mereka di beberapa situasi, terutama dengan Song Jiwon yang tak kunjung dapat pacar padahal diia cantik dan agresif wkwkwk. *tapi bedanya ku enggak bisa agresif macam Jiwon*.

The interest thing : Kehidupan anak kost disaat mereka harus berbagi rumah, dari awalnya bukan siapa-siapa menjadi sahabat yang erat. Bagi anak kost pasti merasa relateable karena pasti mereka pernah merasakan terganggu dengan teman tetangga kamar, atau kesal karena sudah bagi-bagi tugas malah enggak dikerjain, atau ngambil makanan seenaknya, dan itu semua dialami oleh para penghuni Belle Epoque. Selain itu ceritanya pun tak terpusat pada satu tokoh, tapi ada 5 orang yang mereka ceritakan, dan masing-masing punya rahasia tersendiri dan ketakutan masing-asing. Suka banget sama persahabatan mereka yang saling berantem tapi saling dukung. Hubungan romantis para penghuni Belle Epoque dengan parra pria pun menarik. Paling suka sih jelas sama Yoon Jinmyung dan Park Jaehwan. Jaehwannya sweet banget percaya ama jagain Jinmyung banget, dan Jinmyung saat itu menolak karena diaa banyak beban dan bukan saatnya pusing dengan masalah cinta, tapi saat beban-beban itu lepas, akhirnya dia bersama Jaehwan. Lalu hubungan Yoo Eunjae dengan sang senior Yoon Jongyeol, yanga dikira Eunjae dulu Jongyeol membullynya, padahal dari sudut pandang orang ketiga jelas-jelas Jongyeol tertarik dengan Eunjae. Lalu uri badass eonni, Kang Yina dengan temannya yang seprofesi tapi diam-diam memendam rasa pada Yina, Seo Dongjoo. Song Jiwon yang supel tapi sulit mendapat pacar, padahal enggak jauh dari dia bisa mendapat kisah romantisnya sendri melalui temannya di media kampus, Im Sungmin. Lalu terakhir yang paling enggak disukai adalah hubungan pacaran yang enggak sehat dari Jung Yeeun dengan Go Dooyoung. Sudah tahu Dooyoung ini tak pernah memperlakukan dengan baik, tapi karrena Yeeun cinta, dia enggak bisa lepas, dan di kehidupan nyata banyak banget cewek tipe Yeeun! Sumpah melihat cerita dia aku jadi teringat temanku yang tak bisa lepas dari pacarnya padahal perlakuan pacarnya tak menyenangkan, tapi dia selalu luluh setiap pacarnya minta maaf. Pokoknya cerita keseharian mereka itu benar-benar menarik untuk diikuti.

The Bad Thing : Sayangnya nih, kan ada 5 tokoh central, masing-masing dikuak kepribadiannya, latar belakangnya, dan memiliki cerita masing-masing, tapi kenapa tokoh Song Jiwon enggak banyak dikupas. Memang dia yang terlihat paling enggak punya masalah, tapi pastinya dia punya kekhawatiran tersendiri yang bisa dijadikan cerita, atau latar belakangnya kenapa dia suka membual. Katanya sih rencananya SW nim drama ini tuh harusnya 16 episode, tapi setelah nego dengan pihak tv, jadinya hanya 12 episode, sehingga cerita mengenai Jiwon tak terekspos. Lalu ada beberapa plothole, seperti kenapa teman mereka yang penari balet keluar dari Belle Opaque? Apa benar gara-gara hamil? Tapi kalau garra-gara itu kenapa reaksinya agak berlebihan saat ditanya mengenai hal itu? Lalu isi lemari yang selalu mereka pandang itu apa sih? Terus apakah sebenarnya Jiwon beneran bisa lihat hantu? Dia mengakui kalau dia berbohong mengenai hal itu, tapi kenapa dia menyebut Hyojin seperti melihat arwah seseorang? Siapa Hyojin?

Chemistry & Akting : Chemistry persahabatan mereka dapet banget. Mereka seperti yang beneran akrab sudah berteman bertahun-tahun lamanya. Sepertinya selama proses syuting drama ini pun persahabatan antara para pemeran utamanya terbangun dengan baik, sehingga atmosfernya pun terbawa ke dalam drama. Chemistry untuk masing-masing pasangan juga sudah cukup bagus, tapi yang paling bagus membangun chemistry tetap menurutku pasangan favoritku di drama ini, Jinmyung dan Jaehwan. Han Yeri dan Yoon Park bisa membangun romansa dan menyalurkan emosi perasaan tokohnya dengan bagus sehingga chemistrynya dapat banget. Akting juga enggak masalah malah pada bagus banget terutama Han Yeri sama Ryu Hwayoung. Hwayoung menurutku memang ada hikmahnya keluar dari T-ara. Dia bisa sukses jaddi artis mengingat kemampuan aktingnya yang amat baik. Han Yeri sukses ngedelivery karakter Jin Myung. Park Hyesoo pun walau newbie tapi dia tak terlihat seperti newbie. Park Eunbin setelah membaca protofolionya di asianwiki pun terlihat dia sudah berpengalaman banyak, jadi jelas aktingnya bagus dan natural banget. Untuk Han Seungyeon, walau banyak yang mengkritiknya tapi aku merasa aku enggak masalah dengan akting dia di drama ini. Akting dia disini jauh lebih baik jika dibandingkan akkting dia saat di Kara Secret Love. Mungkin karakter Yeeun memang cocok dengan dirinya, jadi enggak kesulitan untuk menyampaikan tokoh tersebut.

Second lead syndrome : OH MY… PLEASE…. ENGGAK ADA KARAKTER YANG SECOND LEAD KEULEUS

Ending : Agak gantung sih… Ya open ending gitu. Puas enggak puas, tapi aku puasnya karena endingnya realistis banget. Seperti Yeeun yang tampak baik-baik saja setelah kejadian penculikannya dan merasa tak butuh lagi psikolog, padahal kenyataannya dia masih trauma, terbukti saat tiba-tiba ada yang mengagetkan dia dibelakang, dia langsung merasa ketakutan wajar banget dia trauma, dan trauma macam itu pasti enggak sebentar. Butuh waktu lama, bahkan seumur hidup. Lalu Yina yang berusaha menjalani kehidupan normal dengan kerjaan halal. Melihat ending yina aku jadi kepikiran. Aku sama kayak Yina yang masih kebingungan diusia segini, kita mau jadi apa sih? Saat menemukan keinginan kok kayaknya bakat kita enggak mendukung? Padahal harusnya diusia segitu bukan lagi waktunya nyari, tapi mulai ngebangun mimpi, dan aku tahu banget perasaan frustasi Yina :””. Jinmyung memutuskan untuk berlibur menikmati masa mudanya yang sempat hilang, dan nampaknya hubungan dia dengan Jaehwan tetap berlangsung. Eunjae dan Jiwon ya gitu-gitu saja. Mereka semua tetap melanjutkan hidup apapun yang terjadi di masa lalu dan siap menghadapi masa depan. Serius dan itu memang ending yang benar-benar realistis karena hidup terus berjalan, dan keadaan kita bisa terputar balikkan kapan saja. Ini benar-benar berakhir saat kita mati. Aku agak enggak puasnya karena masih banyak pertanyaan belum terjawab, kayak jadi sebenarnya ayah Eunjae jahat apa enggak? Penyebab kematian sesungguhnya apa? Tapi enggak apa-apa biarlah jadi msteri biar Eunjae bisa melanjutkan hidupnya dengan nyaman. Dengan ending seperti ini sih, aku setuju banget kalau bakalan ada season 2. Season 2 juseyo Pd nim, SW nim, JTBC sajangnim, actor-actress nim

Rate : 4 bintang dari 5 bintang

Verdict : Persahabatan bagai kepompong!

SIGNAL

Genre : Crime, drama, Mysteri, fantasy

Why I Watched : ya sebagai pecinta conan tentu saja cerita berbau criminal detektif menarik perhatianku, ditambah bumbu fantasi bisa merubah masa lalu. Plot yang tampak menjanjikan dong?

Kesan : ah gila… daebak… mantap jiwa… enggak ngerti lagi ada drama sekeren ini? Speechless asli mau bahasnya juga karena bagus banget, keren banget, detailnya jelas. Nagih enggak bisa berhenti. Drama korea level dewa ini. Best drama 2016 malah menurutku saking kerennya. Aku enggak bisa bahas banyak karena bagus banget, banget, banget.

The interest thing : kasus-kasusnya jelas menarik. Cara pemecahan misteri yang cepat, tak berbelat-belit. Aku kira drama ini tuh bakalan bahas satu kasus aja, ternyata mereka punya berbagai kasus dingin untuk berusaha dipecahkan bersama-sama, dan semua kasus dingin tersebut memiliki benang merah dan terkait dengan satu kasus dan juga sekelompok pelaku. Drama ini tuh entah gimana selalu sukses bikin penasaran dan nagih dengan cerita selanjutnya. Berhubung aku menonton ini saat dalam keadaan sibuk skripsian, jadi aku menyelesaikannya sekitar 4 hari. Kalau aku lagi nyante, dijamin 1-2 hari juga beres. Mereka tuh selalu berhasil memotong ending disaat yang tepat, dan bikin penasaran dengan akhir kasus-kasus tersebut. Hal itu yang bikin nagih dan pengen terus nonton. Untung aku nontonnya saat semua sudah selesai. Kebayang kalau aku menonton itu saat on going. Bisa gila aku sama penasarannya. Walau drama ini fantasi, tapi tetap realistis setiap adegannya. Ah aku merasa semua hal dalam drama ini menarik dan bagus.

The Bad Thing : I don’t know.. I think almost perfect. Aku sudah menonton ini beberapa bulan lalu, jadi agak lupa, tapi seingatku sih enggak ada yang mengganggu. Serius bingung apa yang kurang dari drama ini. Somebody, can you tell me what the bad thing in this drama? Mungkin karena menganut time travel, ada sedikit plothole yang kalau dipikir-pikir agak pusing juga ya? Kayak akhirnya ternyata tim kasus dingin tak pernah ada, atau selama ini hidup Letnan Park semenjak kematian kakaknya, dilindungi oleh Lee Jaehan. Berarti selama ini Jaehan masih hidup dong? Tapi kok ada tulang belulangnya ditemukan? Jaehan kan mengamati kehidupan Letnan Park remaja karena Ia sudah berkomunikasi dengan Letnan Park masa depan, tapi kenapa di satu sisi dia bisa mati, di satu sisi lgi dia masih hidup? Itu sih agak membingungkan. Wajar karena temanya time travel jadi pasti timbul paradoks dan plothole sih.

Chemistry & Akting : Joo Jinwoong dserve to get daesang! i’m reaaly glad he got daesang on tvn10 awards :”” he seriously daebak! Terbaik banget akting dia disini. Kim Hyesoo juga jela bermain baik secara dia aktris senior. Semua pemainnya bermain bagus menurutku, emosi dan ekspresinya sejalan. Paling aku agak sedikit terganggu dengan beberapa ekspresi terkejut dan paniknya Lee Jehoon yang agak lebay, tapi overall ga masalah sih. Bagus-bagus saja.

Second lead syndrome : Drama ini bukan sama sekali menceritakan kisah percintaan, tapi ya namanya drama korea, basanya kalau enggak ada sedikit kisah manis, berasa tumis tanpa mecin, kurang gurih. Di drama ini diceritakan mengenai hubungan Jaehan dan Soohyun yang sudah berbelas tahun terjalin tapi tetap stagnan di hubungan ­sunbae-hoobae padahal mereka saling merasa ada yang lebih. Saat di masa depan banyak interaksi antara Soohyun dengan Letnan Park. Letnan park yang melindungi Soohyun bahkan mengkhawatrkan Soohyun saat terjadi “kematian”, membuat bermunculan shipper Park Haeyoung dengan Cha Soohyun, tapi kalau aku pribadi sih lebih ngeship Lee Jaehan dan Cha Soohyun, karena hubungan mereka sudah terjalin lama, chemistrynya lebih dapet, dan bahkan setelah bertahun-tahun Jaehan menghilang, Soohyun asih saja terus mencarinya dan selalu mendatangi forensic setiap menemukan mayat pria.

Ending : Agak gantung yaaaa, penasaran masih ada misteri lain, danapakah Soohyun dan Letnan Park akhirnya dapat bertemu dengan Jaehan? Konspirasi apa lagi yang masih belum terungkap? Serius belum puas karena open ending. Kita disuruh ngekhayal sendiri apa yang terjadi selanjutnya. Yang jelas Signal merupakan drama kedua setelah Liar Game, yang aku inginkan ada season 2. We want more! Season 2 juseyo PDnim!!!

Rate :  berani banget ngasih 4,5 bintang dari 5 bintang

Verdict : Masa Lalu (janganlah) biarlah masa lalu.

Sebenarnya kedua drama ini sudah kutonton dari berapa bulan yang lalu, terutama signal, bahkan kutonton sebelum W dan Doctors, tapi baru sempat kuberi komentar sekarang-sekarang. Maafin ya kalau enggak jelas, nantikan kembali review ku dari drama lain terutama yang baru tamat akhir-akhir ini ;).

Iklan

3 thoughts on “[REVIEW] AGE OF YOUTH ; SIGNAL

  1. soal kenapa tulang belulangnya ada, terus kenapa tim cold case bisa ilang ini justru bukan plothole.
    ya ampun ini drama udah level dewa banget.
    jadi, awalnya tulangnya ketemu karena mereka belum nemu siapa2 yg terlibat kasus di sekolah itu.
    kuncinya di kepala polisi sama temennya detektif lee jae han.

    ketika akhirnya ketahuan siapa yg bunuh, park haeyoung berusaha ngejar di masa kini yg akhirnya dia meninggal itu. dan lee jae han akhirnya nggak pergi sendirian ke belakang rumah sakit karena udah diperingatin sama soohyun (dulunya haeyoung jg pernah ngingetin tp ga pengaruh makanya jaehan meninggal).

    di situ masa lalu udh berubah.
    jaehan berhasil kabur dr temennya dan 1 lg yg jd otaknya itu. pas temennya jaehan ngejar itu, jaehan udh nyiapin temen2nya bt stand by. Dan akhirnya jaehan nggak meninggal.

    jadi:
    1. jaehan ga meninggal = walkie talkie tetep ada di dia (makanya di masa depan park haeyoung nggak pegang lg)

    2. temennya & kepala polisi meninggal di masa lalu = semua yg berhubungan sm mereka ber2 nggak pernah ada (termasuk tim cold case)

    3. tulang belulang jelas ilang karena ybs masih hidup.

    4. Karena masa lalu berubah, jadi masa depan kayak di reset. termasuk ingatan2 dan segala data.

    satu lg soal ending. ini malah juwara! bener2 cliffhanger dan SMS yg diterima sohyun soal jangan ke rumah sakit di tanggal sekian, kayak ngulang lagi kejadian pas park haeyoung & sohyun ngelarang lee jaehan ke belakang rumah sakit.

    duh panjang bgt. maaf ya, tapi gatel kalo udah ngomongin Signal. favorit sepanjang masa! :))

    • waaaaaah makasih bgt atas penjelasannya….. jadi lebih ngerti. iya sih mungkin bukan plothole, cuman krn ngangkat timetravel suka jadi agak membingungkan. gapapa panjang… menjelaskan banget. makasih bgt udh sharing ^^

      • btw, aku juga suka Age of Youth. 2 drama ini ada di top list k-drama dan belum kegeser posisinya sama drama manapun.
        sempet review AoY juga di blog saking sukanya, tapi meski udah nulis banyak tetep aja masih bejibun yang belum ketulis. :)))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s