[REVIEW] MOONLIGHT DRAWN BY CLOUDS

MOONLIGHT DRAWN BY CLOUDS

Genre : Drama, Romance, History, Comedy

Episode : 18

Why I Watched : Awalnya ku enggak tertarik nonton ini karena plotnya tidak begitu menarik dan juga aku enggak begitu suka drama saeguk, jadi agak males nontonnya. Hanya saja, seperti biasa, aku mudah terpengaruhi dengan komentar-komentar para netizen di Dramabeans, dan banyak yang bilang drama ini bagus dan indah. Ditambah yang mainnya Park Bogum, dan ada Jinyoung. Ku jadi memutuskan untuk menonton.

Kesan : aaaaah, indah banget drama ini. Menontonnya entah kenapa terasa menenangkan dan juga menarik untuk diikuti. Sekalinya menonton akan dibuat jatuh cinta dengan pesona drama ini, dan dijamin makin cinta dengan Park Bogum. Rasanya ingin lagi melihat Park Bogum di drama saeguk lagi. Oh iya drama ini diambil dari novel yang berjudul sama. Kalau ada terjemahan indonesianya aku ingin membacanya rasanya.

The interest thing : Semua sisi drama ini memiliki keindahan tersendiri, mulai dari ceritanya, aktingnya, latar musiknya, sinematografinya, pengarahannya. Pokoknya semua aspeknya indah banget, terutama sinematografinya. Suka bnget sama cara pengambilan gambarnya. Warna-warna yang ditampilinnya beragam tapi enggak bikin sakit mata. Rasanya setiap adegan bisa discreenshot untuk dijadikan wallpaper. OSTnya pun enak banget dan cocok dengan suasana saeguknya. Karakter-karakter utamanya juga yang muda-mudanya, enggak ada yang jahat. Macam Jo Haeyeon yang jatuh cinta pada pangeran mahkota, walau tahu pangeran mencintai wanita lain, tapi haeyon tetap baik dan sabar mendampingi calon suaminya itu sampai bahkan dia mengalah untuk mundur jadi putri mahkota dan mengerti cinta tak harus memiliki. Aku senang mereka tak terlalu diributkan karena masalah kerajaan. Biarlah para tetua saja yang memusingkan kerajaan, yang anak muda biarlah menikmati keindahan cinta dan idealism mereka wkwkwk. Selain itu bagi yang enggak begitu suka  drama saeguk, drama ini ringan untuk diikuti, enggak terlalu ribet konflik kerajaannya. Buat yang suka romance manis ala remaja, drama ini pasti cocok, karena memang manis banget dan perjuangan pasangan drama ini yang cukup berat.

The Bad Thing : Plot awalnya yang menyajikan mengenai crossdress sudah sangat umum di drama korea. Menurutku bukan hal aneh lagi, dan Hong Raon saat menjadi Hong Samnom, walau sikapnya sudah menunjukkan cukup laki, tapi penampilannya amat terlihat kalau dia itu adalah cewek. Harusnya orang-orang dengan mudahnya menyadari hal itu. Kelebihan drama ini cukup ringan untuk ukuran saeguk ini juga bisa jadi yang kurang dari drama ini. Rata-rata yang menyukai drama saeguk, sangat menantikan konflik kerajaan yang amatlah rumit dan menengangkan, sedangkan drama ini konflik kerajaannya enggak terlalu rumit, walau jelas konflik tersebut amatlah mempengaruhi hubungan Lee Young dan Hong Raon. Secara, Raon adalah putri dari pemberontak kerajaan, Hong Kyungrae. Makanya alurrnya agak lambat dan mungkin sedikit membosankan, walau ceritanya mengalir begitu saja, tapi tenang saja, semakin akhir cukup menegangkan dan enggak sabar untuk menamatkan drama ini. Kekurangan drama ini tak membuat keindahannya berkurang, malah jadi semakin terpancar.

Chemistry & Akting : Kim Yoo Jung dan Park Bogum chemistry, bukan main!!! It so electrifying! Beda banget. Cocok satu sama lain dan mereka benar-benar masuk ke karakter mereka, dan jadi cukup agak ngeship, walau tetep sih ship utamaku untuk Bogum adalah dengan Irene Red Velvet wkwkwk. Saat Young dan Raon bermesraan cukup baper, karena Young ngegodain Raon, tapi malah aku yang deg-degan karena kesenangan. Apalagi setiap Young manggil “Raon-ah” ah… meleleh banget. Rasanya ingin ganti nama jadi Raon hahaha. Akting sendiri untuk drama ini merupakan salah satu kelebihan yang dimenangkan drama ini daripada drama pesaingnya. Mereka semua bermain bagus, masuk ke karakter masing-masing, dan emosi para pemainnya benar-benar tersampaikan dengan baik. Mereka begitu handal bermain dalam saeguk. Kim Yoojung sendiri merupakan salah satu aktris master saeguk. Dari masih cilik hingga sekarang dia sudah bermain berbagai drama saeguk, jadi emmerankan Raon bukanlah hal yang sulit. Park bogum jauh lebih keluar pesonanya saat dia menjadi Lee Young. Aku sudah menonton beberapa drama Bogum sebelum drama ini, tapi di drama inilah aku baru benar-benar jatuh hati pada pesona Park Bogum. Akting Park Bogum disini benar-benar keren banget. Berperan sebagai pangeran mahkota yang masih muda sehingga berjiwa bebas, namun memiliki tuntan untuk menjadi dewasa dan pintar. Suka banget sama karakter Young yang nakal namun pintar dan tak mudah untuk menipu uri seja joha. Dia memiliki rencana yang matang. Selain itu Kwak Dongyeon juga mencuri perhatian banget. Aku baru melihatnya di drama ini sebagai Kim Byungyeon. Chemistry dia dengan Bogum juga bagus, mereka layak dapat gelar best bromance. Jinyoung juga dia bermain jauh lebih bagus dibanding di drama dia sebelumnya, Warm and Cozy. Disini karir aktingnya mulai bersinar dan dapat diperhitungkan sebagai idolactor.

Second lead syndrome : Agak sedikit SLS soalnya Kim Yoonsung sangatlah baik banget parah. Dia benar-benar daddy longlegsnya Raon. Dia benar-benar melakukan segalanya demi Raon, dan tetap mempercayai pangeran mahkota, walau Young tak percaya dengannya karena berasal dari Klan Kim. Nah karena klannya dia pun, aku sempat meragukan Yoonsung, takut-takut dia berkhianat dan menjadi jahat. Ternyata sampai akhir episode pun dia tak pernah berkhianat. Dia malah berkhianat pada keluarganya sendiri. Dia benar-benar pintar dan dewasa untuk menentukan langkah-langkah yang akan Ia ambil. Dia selalu siap melindungi Raon bahkan rela mati demi Raon L. Makanya sedih sih ama Yoonsung, dan agak sedikit merasa SLS. Berhubung chemistry Young dan Raon amatlah kuat, jadi enggak begitu merasa SLS. Kuharap Yoonsung dikehidupan selanjutnya memiliki cintanya sendiri.

Ending : Ya ketebak sih. Para penjahat yang sesungguhnya tertangkap dan dihukum, termasuk sang ratu yang picik. Raon bisa hidup sebagai wanita, dan Raon dan Young bisa bersama. Sayangnya, agak kaget karena Yoonsung mati, tapi setidaknya dia mati saat melindungi Raon dan menghembuskan nafas terakhirnya dipelukan wanita yang Ia cintai. Ya segalanya berakhir indah dan Happily ever after.

Rate : 3,85 bintang dari 5 bintang

Verdict : Cahaya bulan indah karena ada kegelapan (?)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s