[FF] JEALOUSY

Title               : JEALOUSY

Rate               : 13+

Genre             : full of ROMANCE lovey dovey yang cheesy

Cast               : KIM JONGIN (KAI EXO), JUNG SOOJUNG (KRYSTAL FX) dan sedikit cameo dari KANG MINHYUK CNBLUE

length           : One shot

Author          : HANAN HANIFAH punya ide :””

Disclaimer   : FF ini dibuat dalam rangka merayakan kaistal go public. #kaistalmenujuhalal #kaistalberjodoh. Pas tahu kaistal is real, aku senangnya luar biasa dong. Telah berada di perahu ini untuk bertahun-tahun dari 2013, akhirnya 3 tahun kemudian kapalnya beneran berlabuh. Aku mau merayakan hal itu dengan FF, tapi saat berita mereka lagi heboh, akunya lag sibuk, terus pas sudah nyante, enggak punya ide, baru ada ide sekarang hahaha. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING. GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Aku sangat merespect orang yang menghargai karya orang, SO, PLEASE DON’T COPY THIS FF AND PLAGIARISM THIS. Please ENJOY =D

“Ya.. I’ll be there in a minute. Ku sudah dekat kafe kok. Tuh papan kafenya pun sudah terlihat. Sudah ya.” Sudah mendapat omelan lewat telepon, sudah dipastikan orang yang menunggunya sudah merasa bosan menunggu Soojung. Soojung pun sedikit berlari. Ini memang salahnya terlambat karena keasyikan belanja. Lagipula Ia belanja juga untuk membeli kado untuk orang yang akan Ia temui di kafe tersebut.

Bunyi bel terdengar dari pintu kafe tersebut, menandakan ada orang masuk. Bunyinya terdengar lebih nyaring dari biasanya karena Soojung membukanya dengan tergesa-gesa, sehingga membuat orang-orang memperhatikannya. Soojung segera menurunkan topinya agar menutupi wajahnya dan menunduk meminta maaf. Ia tak ingin orang-orang tahu kalau itu adalah idol member f(x), Krystal.

“Krystal ssi?” Sapa seseorang yang mejanya tak jauh dari pintu.

Haish.. damn.. ada yang mengenaliku. Gerutu Soojung dalam hati. Terpaksa Ia menghadap orang itu dan menunduk menyapa sesaat, kemudian langsung beralih pandangannya ke tempat lain untuk mencari orang yang sudah menunggunya. Namun sesaat kemudian Ia tersadar, jika Ia mengenali orang yang menyapanya tadi. Seketika Ia langsung menghadap lagi orang tersebut,

“Minhyuk ssi?” Soojung terkejut. Minhyuk langsung tersenyum melambaikan tangan.

“Hai, Krystal! Kemari lah.” Sapa Minhyuk.

“Halo Minhyuk Oppa. Apa kabar?” Soojung menarik kursi dan duduk dihadapan Minhyuk.

“Baik tentu saja. kamu?”

“Ya begini lah… kau sendiri?”

Minhyuk mengangguk, “Iya aku sedang ingin me time saja.”

Soojung mengangguk mengerti. Dia mengamati penampilan Minhyuk yang santai tanpa masker dan topi. Ia terheran karena berbanding terbalik dengannya menggunakan topi dan masker. “Minhyuk kok bisa sih santai gitu tampilannya. Enggak pakai masker atau topi?”

“Ya santai saja sih.. enggak masalah kalau ada yang mengenaliku juga. Lagipula kafe ini kan terkenal tenang, jadi ku merasa aman. Kamu berlebihan tuh sampai pakai masker dan topi, kacamata lagi hahaha.” Jawab Minhyuk santai.

Soojung langsung melepaskan perlengkapannya itu “Ya… aku kan enggak suka saat orang-orang dijalan memperhatikanku hehehe.”

Minhyuk mengelus kepala Soojung. “Iya aku mengerti hahaha.”

“tapi, kau masih mengenaliku ya dengan penampilanku kayak gini.”

“Tentu saja. aku mengenali gayamu. I’m your fanboy hahaha”

“Hahahaha bisa saja.” Soojung tertawa sambil menutup mulutnya. Malu.

Minhyuk menyeruput kopinya. Mengulur mencari topik pembicaraan. “Oh ya.. Aku melihat cameomu di dramanya Minho hyung. Itu kamu benar-benar syuting di spanyol?”

Soojung menaik-turunkan kepaanya. “Iya aku ikut syuting disana. Kebetulan aku lagi disana juga.”

“Pantai disana tampak indah ya? Kalau aku lihat di drama.” Ah Minhyuk terlihat sekali mencari topik pembicaraan.

Soojung langsung dengan semangat menjelaskannya. “Iya betul. Pantai disana bagus-bagus. Oppa kau kalau ke eropa harus mampir kesana. Bersih, biru, tak kalah dengan pantai Maldives.”

“Penampilan singkatmu didrama itu cukup mengesankan. Ya kau tampak cantik dan elegan.” Puji Minhyuk sambil tersenyum menggoda.

“Hahahaha terima kasih. Kamu masih saja jago menggoda orang.” Soojung terkekeh. “Aku sempat melihat drama dengan Hyeri itu. Kau cukup baik disitu.”

Minhyuk mengernyitkan dahinya. “Cuman cukup saja nih?”

Soojung balas menggoda Minhyuk. “Iya cuman cukup…”

Minhyuk pura-pura sedih. Ia memajukan sedikit bibirnya dan menekuknya. Cemberut tepatnya. “Yah.. sedih cuman cukup, padahal aku sudah memujimu.”

Soojung langsung tertawa lepas. “Hahahaha. I’m joking. You’re good, really, and handsome!”

“Nah itu yang ingin kudengar darimu. Tampan! Hahaha”

Lama tak jumpa membuat mereka asyik mengobrol berbagai hal. Secara garis besar, mereka lebih membicarakan masa-masa saat mereka syuting drama The Heirs. Tak terasa 10 menit berlalu. Ditengah obrolan Minhyuk melihat ke arah jam 10, ada seorang pria bertopi yang tampaknya memperhatikan dirinya dan Soojung. Minhyuk sedikit merasa tidak nyaman, tapi tak Ia hiraukan. Saat Ia perhatikan arah tersebut, pria itu telah menghilang. Minhyuk pun mengacuhkan hal itu, dan kembali fokus ke Soojung. Lalu tiba-tiba Ia terkejut. Mendadak pria itu “teleportasi” ke hadapannya, di belakang Soojung, tepatnya.

Annyeong Haseyo. Minhyuk Sunbaenim.” Sapa Pria bertopi tersebut.

“Ah… Kai ssi. Annyeong Haseyo.” Minhyuk menundukkan kepala menyapa balik.

“Jung Soojung ternyata kau disini. Katanya satu menit lagi sampai. Ternyata satu menitnya kamu sama dengan 10 menitnya aku.” Sindir Jongin sambil merangkul bahu Soojung. Seketika Soojung merasa ada disituasi yang sulit dijelaskan. Ia merasakan atmosfernya agak berbeda, dan yang jelas Ia menjadi terjebak disituasi tersebut.

Kamu tahu daritadi Krystal mengobrol denganku, nyet! Enggak usah sok pura-pura kaget ada dia dan nyindir gitu. Haish… ganggu saja lagi modus dikit. Minhyuk mengomel dalam hati.

“Ah, kau kemari untuk bertemu Kai? Ah iyaya kan kalian berkencan. Duh kenapa enggak bilang. Jadi merasa enggak enak telah mengganggu waktu kencan kalian.” Minhyuk langsung merasa bersalah sekaligus sebal di saat yang bersamaan.

Soojung mau menjawab mengiyakan, tapi ternyata Jongin menjawab duluan. “Ah tak apa… mungkin Soojung ingin mengobrol sedikit dulu dengan teman lamanya.”

“Hahaha kau pacar yang pengertian. Maaf ya sudah lama enggak ketemu jadi ngobrol banyak. Keasyikan.” Jelas Minhyuk dengan senyum manis.

“Aku pun sudah lama enggak ketemu dia.” Sahut Jongin dengan suara kecil.

“Ah iya apa Kai?” Bingung Minhyuk. I hear you, Kai ssi…

“Oh iya enggak apa-apa. Lanjutin saja dulu kalau belum beres.” Sahut Jongin sambil menatap Minhyuk penuh arti. Dal… kamu tahu kan maksudku?

Minhyuk langsung menggeleng. “Enggak kok sudah. Lagipula kita cuman ngobrol santai.”

“Aku duluan ya oppa.” Soojung berdiri dari tempat duduknya.

“Iya…. Nanti kita ngobrol-ngobrol lagi ya. kita harus reuni sama pemain The Heirs lainnya. Ah iya anak-anak CNBLUE juga ingin bertemu denganmu hahaha.”

Seketika Jongin langsung menatap tajam Minhyuk. Kadal dasaaaar… berhenti godain cewek aku. She’s mine.

Soojung langsung mengangkat ponselnya. “Ya hubungi saja. kalau aku free pasti ikut.”

“Siap!” Minhyuk mengangkat jempol dan menatap Jongin. Iya nyet aku tahu dia milikmu. Aku hanya ingin menyalurkan asa fanboyingku. Tenang saja.

Jongin langsung merangkul Soojung berjalan kembali ke meja yang Jongin tempati tadi. Jongin meninggalkan Soojung sebentar untuk memesan minuman. Setelah kembali dengan minumannya, mereka hanya diam. Raut sebal  terlihat jelas diwajahnya.

“Iya.. maaf… aku tahu aku salah, karena aku suda telat malah ngobrol dulu sama orang lain.” Soojung menundukkan kepala karena merasa bersalah.

“Sebelum kamu minta maaf juga, sudah kumaafkan kok.” Sahut Jongin namun matanya melihat kemana saja. Bukan ke Soojung.

“Terus kenapa masih cemberut?”

“SIapa bilang aku cemberut. Nih aku happy kan bisa ketemu kamu.”Jongin tersenyum lebar yang dipaksakan.

liar!” Jongin tetap diam tak bergeming dibilang pembohong oleh Soojung.

Soojung berusaha tenang menghadapi Jongin yang mulai keluar sifat kekanakkannya“c’mon… kita bertemu bukan untuk berantem. Baru saja kemaren-kemaren kita berantem di chat gara-gara hal sepele. Masa pas ketemu harus berantem lagi. Kita kan ketemu buat merayakan ulang tahunmu yang sudah lewat eu.. 2 minggu ya? dan juga kencan. Lagipula kan aku kangen kamu. Kamu enggak kangen sama aku?”

“Ya kangen lah. Makanya aku kayak gini.”

Soojung menghela nafas. Ia menatap Jongin agak sebal. “Aku kayaknya tahu kenapa, tapi aku berusaha untuk enggak berpikir begitu karena aku pikir kamu enggak sebocah itu.”

“Memangnya apa?”

“Kamu tadi sengaja kan bertindak seperti itu di depan Kang Minhyuk?” Selidik Soojung.

Jongin pura-pura santai sambil menyuapkan kue ke mulutnya “Sengaja gimana?”

“Sengaja pura-pua kaget ketemu Minhyuk, pura-pura baik-baik saja padahal lagi menyindir. Kamu cemburu kan?”

Jongin gugup karena ketahuan cemburu tpai berusaha tenang tak terlihat cemburu. “Hahaha ana ada. Aku kan pacar yang pengertian kata sunbaenim juga tadi.”

“Masih mengelak juga, kamu cemburu kan karena aku mengobrol dengannya tadi?” Soojung memajukan mukanya menghadap muka Jongin dan menatap Jongin dengan dalam. Jongin langsung merasa canggung, dan walau sudah lama berpacaran dengan Soojung, jantungnya masih berdetak kencang jika harus berhadapan Soojung dalam jarak amat dekat macam ini.

Jongin membuka kacamata dan topinya dan mengacak-acak rambutnya. “Iya.. iya deh. Ya gimana aku enggak cemburu! Kamu tertawa lepas saat mengobrol dengan dia.”

Soojung melebarkan matanya. “heol… hanya karena itu kamu cemburu? Kok bocah banget sih. Kamu sudah 23 tahun Jongin sayaaaang.”

“Aku tidak sekanak-kanakkan itu Soojungkuuuu. Hal itu membuatku menjadi lebih panas saja. saat kamu datang, aku langsung melihatmu karena suara bel yang nyaring itu. Aku sudah menunggumu setengah jam di kafe ini dan menanti untuk bertemu setelah 2 minggu lebih, tapi kau malah menghampiri meja lelaki lain, dan lebih menyebalkannya lagi dia terlihat menggodamu.”

Dahi Soojung mengenyit bingung. “Lah tahu darimana dia menggodaku? Lagipula dia memang jokesnya kayak gitu. Dia ke perempuan lain juga seperti itu kok. Enggak usah panas.”

Jongin memegang tangan Soojung. “Sebagai sesama lelaki aku bisa melihat itu. Seperti kamu juga sebagai sesama wanita juga pasti bisa melihat itu. Dia mengelus kepalamu! Lalu  tatapan matanya terlihat kalau dia tertarik denganmu dan berusaha menggodamu macam iseng-iseng berhadiah. Kalau kamu terpancing syukur, kalau kamu enggak, ya sudah.”

“Menurutmu aku terpancing apa tidak?” Soojung menadahkan tangannya di kepalanya. Berusaha mengeluarkan aegyo untuk menggoda Jongin.

“Hm… aku sempat khawatir, tapi setelah kuperhatikan dan mendengar jawabanmu tadi, aku rasa tidak, karena kau anggap itu candaan. Lagipula kan ada aku.”

Soojung tersenyum senang dan langsung membelai kepala Jongin. “Anak pintar. Jadi sekarang jangan marah lagi ya? ya? ya?”

Jongin melihat Soojung dengan jurus aegyonya, dan Ia selalu lemah akan hal itu. Semarah apapun dia dengan Soojung pasti Ia langsung luluh. Marah saja luluh, apalagi hanya sebal seperti ini.

“Iya enggak kok. Aku hanya merasa panas saja.” Jongin membalas membelai kepala Soojung dengan senyum. Kali ini tulus tentu saja.

“Nah biar dingin. Aku kasih ini.” Soojung mengeluarkan kotak kado dari paperbag yang Ia bawa tadi. “Saengil chukhae Kim Jongin. Happy late birthday. Tadi aku telat karena beli ini dulu. Maaf juga karena enggak bisa ngasih kejutan ala-ala party.”

Jongin langsung tertawa. “Hahaha gomapta Soojung ah. Aku sekarang benar-benar dingin.” Jongin pun mulai merobek kertas kado yang menyelimuti kadonya tersebut. Melihat itu Soojung langsung mencegahnya.

Andwae! Jangan buka sekarang. Buka saja nanti di dorm saat aku tak ada. Jangan sampai anak EXO lainnya melihat ini juga. Aku malu dengan ucapannya soalnya.”

“Memang apa? Aku jadi makin penasaran. Buka ah…”

“Jangan doong… malu…”

Jongin tersenyum jahil dan melanjutkan membuka kadonya. Soojung pun langsung mencubit tangan Jongin.

“Aw, Aw. Sakit! Iya.. iya bercanda kok.” Jerit Jongin lalu mengelus tangannya yang merah. Soojung tertawa puas melihat itu.

“Ganas amat sih jadi cewek. Untung sayang.” Jongin pun kemabli memasukkan kadonya ke paper bag. “Yuk ah kita ke tempat selanjutnya. Kita enggak boleh buang waktu. Hari bersama kamu kan kerasa lebih cepat.”

Soojung langsung pura-pura muntah. “stop it. Enggak usah gombal! Eneg dengernya.”

“Hahaha Yuk.” Jongin dan Soojung memakai topi dan kacamatanya –untuk kali ini Soojung tak memakai masker- , lalu  berdiri dan berjalan keluar kafe. Jongin melakukan pengamanan kembali kepada Soojung dengan merangkulnya dan Soojung membalas dengan merangkul pinggang Jongin. Mereka berjalan dengan tawa lebar dan aura kebahagian yang amat terpancar, seoalh hari itu memang hari mereka.

—The End—

Monday, January 30, 2017

10:12 PM

 

Hahahahaha cheesy banget yaaaaa hahahaha. Maafin juga kalau ceritanya kekanakkan. Aku terinspirasi bikin FF ini gara-gara lihat video di IG di salah satu akun yaitu @kaistal_arcadians. Di video tersebut dijelaskan ada seorang cenayang (?) atau peramal lah yang menerawang keberuntungan Kai. Disitu juga bahas hubungan dia dengan Krystal dan disitu dikatakan bahwa karena mereka seusia, penerawangan sang cenayang itu adalah mereka cukup suka berantem kecil ala-ala yang pacaran gimana laaah…. Karena lagi-lagi menurut penerawangan cenayang Kai itu gampang ngambek atau cemburu. Krystal yang cantik tentu banyak disukai pria, sehingga Kai harus memberi pertahanan terbaiknya untuk mempertahankan Krystal. Makanya karena itu aku jadi punya ide untuk bikin FF ini. Alhamdulillah otak lagi lancar, lagi mood nulis, jadi FF selesa hanya dalam waktu dua jam saja. sudah lama looh aku enggak nulis selancar ini hahahaha. Semoga selanjutnya juga deh. Eh iya btw kalian tau kan maksud dari “nyet” dan “dal” di percakapan hati Jongin dan Minhyuk kan? Eh yang “dal” mah disebutin deng dipercakapan, jadi pasti tahu hahaha. MIANHAEYO klo jelek, karakterisasi kurang, klo banyak typo, dan eyd jelek. GOMAWO udah baca. don’t forget untuk meninggalkan jejak yaaa ;;). TOLONG juga jangan mengcopy atau memplagiat cerita ini. Kritik sarannya ditunggu loooh. sampai bertemu di FF selanjutnya. Annyeong~

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s