[REVIEW] GOBLIN : THE LONELY AND GREAT GOD

GOBLIN : THE LONELY AND GREAT GOD

Genre : Romance, Fantasy, Comedy

Episode : 16

Why I Watched : Ya walau drama-drama Kim Eunsook terkadang enggak begitu istimewa, tapi harus kuakui, selama ini aku menyukai karya-karyanya. Dia selalu bisa bikin ketagihan, walau jalan ceritanya biasa saja. lagipula ini comebacknya Gong Yoo ke drama setelah sekian tahun, dan yang memproduksinya TvN. Jadi ya aku cukup percaya dengan drama ini, jadi ku tonton.

Kesan : Ya tipe dramanya Kim Eunsook, manis banget, penuh hal getir tapi tetep manis dan lucu. Aku suka karena unik juga. Misteri-misterinya bikin penasaran. Masterpiecenya Kim Eunsook sih drama ini. Drama yang bagus buat yang suka dengan drama-drama tipe gini. Keren! Seriusan!

The interest thing : cerIta fantasinya! Jadi banyak misteri dan variabel yang tercipta di drama ini. Imajinasi fantasinya luas banget. Banyak banget makhluk yang bukan manusia di drama ini. Mereka punya kisah masing-masing yang ternyata saling terkait. Konsep reinkarnasi kepake banget di drama ini. Aku kagum sama Kim Eunsook disini, karena serius imajinasi dia luas banget. Banyak konsep yang menarik dari drama ini. Konsep pekerjaan grim reaper adalah merupakan hukuman bagi yang di kehiduan sebemlumnya memiliki dosa besar. Menariknya lagi salah satu dosa besarnya adalah membunuh diri sendiri. Pas banget nih buat di Korea yang tingkat bunuh dirinya tinggi.Β  Misteri masa lalu mereka yang bikin super penasaran dan bikin nagih jelasnya. Apa sebenarnya yang terjadi di masa lalu? Kenapa sih si Wang Yeo bisa jadi grim reaper, kenapa Kim Shin bisa menjadi Goblin? Siapa sebenanya reinkarnasi ratu dan raja? Sempat, agak-agak bakalan dibuat terkecoh si dengan misteri-misteri itu. Lalu ada perempuan berbaju merah. Dia tuh siapa sih? Lalu ada Yu Deokhwa yang tamapak seperti manusia biasa, tapi anehnya dia terlalu banyak tahu mengenai Goblin dan grim reaper. Serius kalau suka drama fantasi, bakalan suka sih sama drama ini. Fantasinya itu loooh terasa masuk logika. Ditambah ya seperti biasa Kim Eunsook kalau bikin cerita romantis, pasti manis banget dan cheesy, tapi aku menyukainya karena sanggup bikin baper, dan senyum-senyum sendiri. Untuk pasangan kedua, cerita mereka indah tapi penuh kegetiran sendiri yang bikin penasaran, apa yang terjadi dengan pasangan kedua. Lalu humornya juga tetap ada. Ya khasnya drama dia sebelumnya. Suka udah keren-keren pemeran utamanya, ada saja hal konyol yang lumayan jadi rileksasi otot dan hati yang tegang.

The Bad Thing : Aku agak bingung sama timeline waktu. Seingat aku diawal episode, Euntak itu lahir tahun 1998. Lalu saat ibunya meninggal 8 tahun kemudian, tahun 2006. Lalu saat Ia berrtemu Goblin usia 19 tahun *usia korea* 10 tahun dari kejadian Ibunya meninggal, berarti 2016 kan? Tapi aku bingungnya, 9 tahun setelah Goblin menghilang, itu masih 2016, dan saat Euntak meninggal, Wang Yeo mengonfirmasi Euntak lahir tahun 1988 berusia 29 tahun. Nah yang paling terakhir make sense dong? Tapi kalau inget episode awal kok malah gitu? Diawal episode ada keterangan Seoul, 1998 dan beberapa adegan kemudian Euntak lahir. Aku agak bingung jadinya dengan timeline waktunya. Apakah aku salah baca atau ada yang terlewat. Mungkin ada yang terlwat denganku, tapi saat Euntak masuk universitas, ada keterangan Maret 2017. Ah mungkin yang bikin sub nya typo kali yaaa pas Euntak meninggal. Lalu berapa tahun setelah tugas Wang Yeo selesai, Wang Yeo dan Sunny bereinkarnasi menjadi manusia? Ratusan tahun kah? Kayaknya sih enggak melihat dari sekretaris Kim sudah tua, tapi mereka sudah hidup. Perkiraan ku sekitar 30 tahun an, tapi entahlah. Kelihatannya sih ada beberapa detail yang terlewatkan. Terus ada beberapa cameo kecil yang tampil terus tampil lagi dalam versi lain, jadi agak sedikit membingungkan kurasa.

Chemistry & Akting : Lucu lihat Kim Go Eun sama Gong Yoo. Kkan aslinya mereka bedanya jauh juga sama, tapi enggak canggung sedikit pun. Menggema rasanya chemistry mereka. Aku suka sih, cuman karena Kim Goeunnya udah public relationship jadi enggak ngeship, tapi kalau di drama doang sih ngehsip dong hehehe. Awal-awalnya sih aku melihatnya kayak paman keponakan, karena Kim Goeun sebagai Ji Euntak, dapet banget remajanya, sedangkan Shin adalah ahjussi berusia 39 tahun *eu tepatnya 939 tahun* jelas terlihat lebih dewasa. Makanya di awal-awal, terlihat seperti paman dan keponakkan, tapi lama-lama hal itu hilang, dan ya mereka bagaikan pengantin. Makanya aku sempa merasa kurnag sreg karena Euntaknya kenapa harus masih remaja. Aku merasa, pada umumnya remaja seusia Euntak belum merasakan cinta yang benar-benar cinta berat macam itu. Ya tapi namanya juga drama, lagipula orang yang paling perhatian sama dia cuman Goblin jadi ya pasti kelepek-kelepek. Untungnya lag mereka menikah saat Euntak benar sudah dewasa. Lalu pasangan kedua kita Wangyeo dan Sunny. Kisah cinta mereka cukup menyedihkan sih, tapi lucu juga. Sama seperti pasangan utama, chemistry mereka menggemaskan sekali. Luc melihat Wang Yeo yang enggak tahu apa-apa tentang dunia manusia, dan Sunny yang agresif. Cuman, kedua pasnagan ini masih kalah juara sama pasangan satu lagi. Yap di drama Kim Eunsook biasanya pasangan kedua dan bromancenya lebih menonjol, dan kali ini juga chemistry bromancenya kat banget antara dua makhluk immortal Goblin dan grim reaper. Suka banget yang awalnya saling enggak suka, tapi lama-lama karena satu rumah, seurusan, jadi terjalin persahabatan. Suka banget kalau udah mereka berantem terus saling terbangin alat-alat makan, atau saat goblin manasin telur, dan grim reaper dinginin beer. Pasangan terfavoritku dan bromance terfavoritku sejauh ini. Berharap mereka satu proyek lagi. Untuk akting, ya ampun semuanya menyentuh. Kim Goeun dapet banget anak remaja yang masih manja, kekanakkannya. Aku pertama kali lihat akting dia di drama ini sih. Banyak knetz yang bilang akting dia biasa cenderung jelek malah pas di Cheese In The Trap. Setelah aku melihat dia disini, dia bagus kok. Aku agak heran saja kenapa dia disebut jelek. Munkin banyak yang enggak suka juga karena dia enggak secantik artis lain, tapi dia itu tipe cantik korea asli, apaagi kaau rambutnya panjang. Pesona dia tuh disenyumnya. Balik lag ke akting. Apalagi pas adegan pedangnya dicabut. Emosinya dapet banget. Dia nangis sesek yang benar-benar kehilangan. Keren bnget disitu. Gongyoo sendri, ah jangan ditanya. Suhu nih dia. Keren banget. Rasa keepiannya sebagai Goblin benar-benar terlihat banget dari senyumnya. Semuanya berasa perfect sama dia tuh. Emmosinya juara parah. Lee Dongwook juga sama kerennya. Dia bisa memerankan karakter yang keren, cool,Β  tapi konyol ddisaat bersamaan. Adegan nangisnya dia tuh, tettap dingin, kalem, tapi menyayat banget. Galaunya berasa. Yoo Inah juga seperti biasa, bisa saja memerankan karate yang berbeda dari sebelumnya. Badass dapat banget. Sungjae juga sebagai Yu Deokhwa. Dia itu the next Lee Joon dan Siwan dibidang acting-dol. Suka banget perubahan dari yang kerasukan Dewa ke Deokhwa yang asli. Beda banget auranya. Dia harus diakui kemampuan aktingnya. Lalu jangan lupakan ada Lee El sebagai dewa kelahiran yang mencuri perhatian banget. Scene stealer banget kesini-sini. Harusnya waktu itu aku masukkin dia ke nominasi scene stealer. Ada lagi scene stealer lainnya yaitu sekretaris Kim, dan si kasim Park Joongwon. Ngeri banget sumpah pas dia udah jadi setan. Creepynya dapat banget. Ya dri segi akting overall great!

Second lead syndrome : Alhamdulillah, walau drama ini tentang cinta, tapi tidak ada yang merasa cinta bertepuk sebelah tangan.

Ending : nano-nnano rasanya saat melihat ending drama ini. Dikatakan happy ending bisa, sad ending juga bisa. Enggak nyangka sih Euntaknya meninggal, tapi kalau ingat jalur utama, dia kan memang roh yang hilang. Dia harusnya sudah mati saat Ia masih dikandungan, tapi karena ditolong Goblin, Ia bisa hdup hingga 29 tahun. Makanya akibat takdir berkata seperti itu, Ia akan selalu bertemu dengan malaikat maut diusianya menginjak angka 9. Makanya di 29 tahun ini tetap bertemu dengan kematian, dan akhirnya Ia emilih untuk mati demi menyelamatkan banyak jiwa. Ya karena ddia roh hilang pada seharusnya dia memang meninggal. Sedih sih, tapi ya gimana. Nah yang bikin agak betenya tuh kenapa Kim Shin tetap seorang goblin? Kenapa Ia tetap abadi? Kan kasihan dia harus menunggu Euntak reinkarnasi berratus tahun, walau padda akhirnya mereka bertemu lagi, tapi nanti pasti bakalan ada kematian lagi, dan Shin ditinggal lagi. Gitu aja terus, sampai Euntak mencapai kehidupan keempatnya. Terus setelah Ia mencpai kehidupan keempatnya, nanti nasib Shin gimana? Menduda selamanya gitu? Kenapa Shin nya enggak dijadiin manusia, jadi mereka bisa menua bersama, atau enggak dikehiduan berapa Euntak jadi goblin gitu biar mereka sama-sama abadi. Kan sedih kalau Shin harus terus ditinggalkan . menunggu agi. Datang lagi. Menunggu lagi. Gitu aja terus. Hmm kan pas dia turun lagi ke bumi. Dewi kelahiran bilang kalau dia harus hidup lagi untuk 1000 tahun sebagai hukumannya memilih kembali ke dunia. Moga saja ya kehidupan keempat Euntak pas saat 1000 tahunnya Shin. Jadi saat Euntak tiada, Shin juga ikut hilang menuju ketiadaannya. Lalu untuk Wang Yeo dan Sunny, aku sudah agak was-was kaau hubungan ereka tidak akan berkahir baik, karena dari awal saja mereka sudah beda dunia. Sunny tidak seperti Euntak yang akrab dengan hal gaib. Jadi sulit bagnya menerima Wang Yeo adalah grim reaper. Ditambah lagi masa lalu mereka begitu amat menyakitkan. Makanya pas mereka memutuskan pisah dikehidupan sekarang, rasanya sedih, tapi aku pun merasakan hal yang sama dengan Sunny. Semoga di kehidupan selanjutnya mereka bertemu lagi sebagai sesama manusia dan bisa bersama ddalam waktu yang lama. Untungnya di kehidupan selanjutnya mereka sudah sama-sama manusia, dan bisa bersama tanpa halangan dan ingatan masa lalu yang menyakitkan. Cuman kurang puas saja dengan masa-masa reinkarnasinya. Mungkin butuh screentime lebih panjang sedikit untuk melihat kehidupan mereka yang baru. Di kehidupan baru ini adlaah kehidupan keempatnya Sunny, jadi setelah itu dia takkan reinkarnasi. Aku juga berharap Yeo juga itu kehidupan terakhirnya. Jadi mereka bisa sama-sama di nirwana. Nanti kalau Yeo bisa reinkarnasi lagi. Bisa-bisa Ia jatuh cinta sama wanita lain dong hehehe. Ya secara keseluruhan aku emrasa akhir ceritanya kurang nendang. Ya tapi berhubung ini drama fantasi, jadi pasti agak gantung gitu. Aku harus berterima kasih, karena segini mah, lumayan jelas akhirnya. Enggak gantung banget yang menimbulkan pertanyaan yang bikin terngiang-ngiang. Aku kurang puas karena satu lagi. KENAPA DEOKHWA KU *Deokhwa kuuuu??* TAK DICERITAKAN LAGI KEHIDUPAN MASA DEPANNYAAAA HUHUHUHU. Mungkin Sungjae sibuk untuk syuting episode terakhir.

Rate : 4 poin dari 5 poin.

Verdict : Kalau Goblinnya se kece Gongyoo, rela adek jadi pengantinnya hehehehe.

Iklan

2 thoughts on “[REVIEW] GOBLIN : THE LONELY AND GREAT GOD

  1. Nice review. Hoho aku juga mikirin tuh akhir episodnya, harus senang apa sedih, masa iya kim shin hidup abadi terus sedangkan eun tak enggak, itu tuh miris bangetttt. Btw, iya katanya sih banyak yg nggak suka ya sm kim go eun, padahal aktingnya keren kok, dia banyak main film sebelumnya, ada eungyo, coin locker girl, canola, memories of the sword. Aktingnya keren dan beda2 karakternya.

    Balik lagi ke goblin, ahh gilaak ini drama bikin susah move on, sebelumnya aku udah pensiun nonton drakor dr beberapa tahun lalu soalnya suka susah moveon dan pastinya sering begadang wkkwkwk, tapi pas denger orang2 ngomongin goblin mulu, jadi bikin penasaran, pas nonton aahh sukses bikin #dokkaebifever πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€ dan bikin aku jd gongyoogoeun shipper πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s