[REVIEW] LEGEND OF THE BLUE SEA

LEGEND OF THE BLUE SEA

Genre : Romance, Fantasy, Comedy

Episode : 20

Why I Watched : Jun Jihyun, dude! Habis punya anak balik lagi ngedrama. Aku merasa pasti unik nih. Ditambah lagi di ngedrama lagi sama penulis You Who Come From The Star. Tampak menarik kan?

Kesan : Lucu… rame…. Jun Jihyunnya juara!! Tapi setelah itu, setelah tamat. Oh yaudah. Enggak terlalu memenuhi ekspetasi, tapi it’s good enough.

The interest thing : Bagi penyuka cerita fantasi tentu akan menyukai drama ini. Kisah drama percintaan 2 makhluk yang berbeda. Banyak kekonyolan yang terjadi karena seorang putri duyung yang mencoba hidup sebagai manusia biasa. Ditambah ada aturan tertentu baginya sebagai duyung.  Penasaran juga sama cerita yang terjadi di masa lalu. Siapa saja yang terlibat, dan penjahat sebenarnya siapa. Komedinya juga kentel. Khasnya Park Jieun lawakannya, dan aku masih selalu ketawa ngakak, karena memang lucu banget. Romantisnya juga bikin diabetes. Lalu pasangan lainnya, kayak Cha Siah dan Taeoh juga bikin gemes banget. Aku juga suka karena banyak cameo-cameo menarik, walau kadang ngabisin waktu enggak penting, tapi cameonya Jo Jungsuk itu terbaik! Soalnya itu memang menambahl alur cerita juga. Ada point penting pada penampilannnya di drama ini. Selain itu cameo-cameo kecil, kaau kalian tahu siapa dia, pasti bakal ngakak. Kayak di episode yang Sim Chungnya ketembak, dan di rumah sakit, dokter yang menanganinya adalah manajer Jang dari Romantic Doctor Teacher Kim. Gayanya, gaya manajer Jang banget tapi pakai baju dokter. Aku ngakak disitu. Apakah mereka di RS Geodae, atau malah di Doldam lagi wkwkwk.

The Bad Thing : Setelah selesai nonton ini, ya sudah. Selesai. Kurang berkesan buatku. Mungkin penyeabnya karena konfliknya kurang digali. Bakalan lebih menarik kalau konflik antara ibu tiri Joonjae dan Joonjae, dan juga ayahnya. Harusnya diceritaan penyebab Ma Dongsuk jadi sakit jiwa sehingga memiliki rasa “haus darah”. Lalu menurrutku aan lebih menarik kala Heo Chihyun tu enggak jahat. Menarik kalau melihat Chihyun mengalami konflik batin antara harus membela bunya, apa membela hal yang benar, karena pada dasarnya dia anak yang baik. Itu juga karena kasih sayang ayah tirinya. Sayangnya, ayah tirinya enggak mau kasih jatah ke Chihyun. Sebenarnya bukan masalah harta sih yang bikin Chihyun sakit hati, karena ayahnya enggak “menganggap” dia. Ya tapi ngerti sih, ayahnya merasa bersalah karena membiarkan Joonjae pergi. Makanya kalau Chihyun sendiri yang menangkap ibunya akan menarik konfliknya. Lalu kenapa enggak dijelaskan apa yang bikin ayahnya Joonjae berpaling dari ibunya Joonjae dan bisa sampai nikahin ibunya Chihyun? Lalu kan konsepnya drama ini adalah sejarah berulang. Orang baik akan menjadi orang baik, yang jahat akan tetap jahat. Menarik sih konsistensi cerita itunya. Membuat kita bisa lebih mudah menebak, tapi akan lebih menarik kalau ada perubahan karakter, dan menjadi plot twist. Ya tapi dengan konsistensi begini juga udah menarik sih. Satu lagi aku agak bingung dengan tanda cinta duyung berbalas itu bentuknya seperti apa? Apakah hanya dengan bilang “aku mencintaimu”, atau ciuman, atau harus menikah? Tapi kurasa mungkin yang bilang cinta kali ya dan mereka bersama. Karena Yoo Junghoon, duyung lain yang ditemui Chung didaratan, dia pun jantungnya mengeras karena ditinggalkan orang yang Ia cintai.

Chemistry & Akting : Jun Jihyun terbaik!!! Aktingnya sebagai duyung yang enggak tahu apa-apa dapet banget. Beda banget pas jadi Chun Songyi yang glamour, chic, sombong. Disini dia benar-benar polos, enggak jaim sama sekali. Keren pokoknya. Drama ini benar-benar selamat karena akting Jun Jihyun. Lee Minho mah ya seperti biasa jadi cowok keren, dan oke-oke saja. aku tertarik sama aktingnya Lee Jihoon. Ekspresi dia main banget, walau kadang kurang greget, tapi dia mulai bisa di lirik sebagai main lead material. Masalah chemistry aku suka sih. Lee Minho memang kalau masalah chemistry, dia selalu bagus sih. Melihat kebersamaan mereka, rasanya menyenangkan dan bikin jantung berdegup kencang. Aku udah paling suka kalau Lee Minho akting jatuh cinta, apalagi saat dia menjadi Heo Joonjae. Joonjae salah satu karakter yang bikin pesona Lee Minho keluar. Gemesnya dia sama Chung bikin aku ikutan gemes.

Second lead syndrome : akhir-akhir ini drama-drama yang ku tonton tidak memiiki second lead yang berarti. Drama ini sih ada, tapi ah cuman sekilas. Macam Cha Siah, dia memang cinta mati sama Joonjae, tapi enggak pernah di notice sama Joonjaenya juga. Btw, Siah malah jadi punya pasangan sendiri. Pas Taeoh pura-pura bilang suka sama Siah, aku udah tahu, pasti mereka di akhir cerita bakalan pacaran. Cuman aku penasaran, momen apa yang bikin Taeoh suka sama Siah. Soanya selama ini kan dia sukanya sama Chung. Untuk Siah sendiri, walau suka sama Joonjae, tpi kalau disentil dikit pasti bia suka sama Taeoh. Makanya aku penasaran momen apa yang bikin dia menyukai Siah. Akhirnya kita tahu saat Siah ditolak Joonjae dan curhat ke Taeoh. Disitu Taeoh mulai melihat sisi lain dari Siah. Sat dia bilang dia akan berhenti menyukai Siah, aku rasa disitulah aku merasa dia mengatakan sebaliknya. Dia mulai menyukai Siah sesungguhnya. Dia mulai berhenti menyukai Siah secara pura-pura.Lalu kalau dari pihak Chung aku sempat mikir Chihyun tertarik dengan Chung. Aku rasa Ia sih, orang dia menemani Chung di sauna. Selain untuk mematai Joonjae, aku rasa di memang ingin menemani Chung. Sayangnya dia jadi jahat dan jadi fokus untuk melindungi ibunya. Aku rindu akan second lead jadi rasanya ingin kaau ada konflik antara mereka bertiga, tapi enggak ada. Tpai baguslah, biar enggak makin rumit hahaha. Kalau Joonjaenya baik dan jadi second lead, mungkin aku akan mengalami SLS.

Ending : Akhir ceritanya ya bisa tertebak sih. Ma dongsuk dan Ibu Chihyun tertangkap. Agak kaget sih kalau ayahnya Joonjae sampai meninggal, tapi salah dia sendiri, percaya sama ular picik. Kaget sih Chihyun milih bunuh diri. Dia merasa hidupnya sudah terlanjur hancur kali yaaaa. Padahal kesalahan dia enggak segede orangtuanya. Dia hanya menyembunyikan, dan berniat membunuh, dan juga menembak. *eu.. banyak sih*. Cuman yang harusnya layak mati tuh orangtuanya. Ya tapi sudahlah, setidaknya dia sadar kalau yang dia lakukan salah. Aku senang semua keembali ke tempatnya. Ibunya Joonjae kembali menjadi orang terhormat. Trio penipu pension jadi penipu. Jo Namdoo ternyata orang baik, yey! Dan yang penting aku senang Chung dan Joonjae bisa bahagia, menikah, punya anak. Walau sempat terpisah, dei memulihkan kondisi Chung. Cukup mengharukan sih pertemuan mereka. Joonjae mengingat semuanya dengan carra menulis semua kenangannnya. Manis banget sih. Ah indah lah, standar dongen fantasi. Happily ever after.

Rate : 3,75 poin dari 5 poin.

Verdict : Kalau takdir sudah berkata memang beda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s