[REVIEW] DEFENDANT

Aku ingin mencoba mengembalikan gaya menulis review dramaku seperti sebelumnya. Ya bukan berupa poin lagi, tapi berupa uraian. Setelah aku pikir-pikir, reviewku kemaren yang berupa poin, ujung-ujungnya seperti paragraf biasa saja. selain itu, kayaknya orang-orang lebih menikmati berupa uraian daripada poin *sok tahu*. Hanya saja kali ini mungkin uraiannya lebih jelas, yaitu aku mengacu pada poin-poin, enggak melebar kemana saja, walau enggak janji sih kalau enggak melebar kemana saja hehehe.

Cerita mengenai dunia hukum dan pembisnis nampaknya enggak akan pernah mati di dunia perdramaan korea. Habis satu, muncul drama yang lainnya. Kali ini ada sebuah legal drama yang menarik perhatianku, let’s see about Defendant.

Drama yang memiliki 18 episode ini merupakan drama dengan genre legal, thriller, dan sedikit melo menurutku. Drama ini menceritakan tentang seorang jaksa pembunuhan Park Jungwoo yang memikili integritas tinggi. Ia sedang menyelidiki kasus pembunuhan yang melibatkan seorang wakil presiden Chamyung Grup yaitu Cha Minho. Sayangnya, seperti kebanyakan chaebol pada umumnya, Minho mengelak dari perbuatan jahatnya. Setelah melakukan penyelidikan, Jungwoo telah mendapatkan bukti tiba-tiba dikejutkan dengan berita kematian Minho yang bunuh diri. Ia merasa ada kejanggalan mengenai kematian Minho, ditambah munculnya saudara kembar Minho, Cha Seonho yang merupakan presdir Chamyung Grup. Melalui penyelidikan, Jungwoo mendapat fakta bahwa yang mati bukanlah Minho, melainkan Seonho. Seonho yang hidup kini adalah Minho yang menyamar. Terganggu mengenai hal itu, Seonho alias Minho mengusahakan segala cara agar Jungwoo tidak mengejarnya. Tiba-tiba ada sebuah kejadian, dan Jungwoo tiba-tiba terbangun di penjara dengan pakaian napi, dan yang Ia ingat hanyalah semalam adalah ulang tahun anaknya, Park Hayeon. Ulang tahun anaknya itu sebenarnya terjadi 4 bulan yang lalu dan Jungwoo sudah dipenjara selama 4 bulan dengan tuduhan membunuh istri dan anaknya. Sayangnya Jungwoo tidak ingat apa-apa, dan Ia tidak terima jika Ia dituduh sebagai pembunuh keluarganya.

Awalnya aku agak malas nonton ini, karena rasanya ingin drama yang ringan dan female leadnya Yuri, sedangkan lawan mainnya adalah aktor sekelas Jisung. Macam apa lah Jisung dipasangkan ama Yuri, setelah Hyeri dia dipasangkan dengan Yuri. Heol…. Dari segi karir idol Yuri memang lebih maju, tapi kalau akting Hyeri masih mending dibanding Yuri, walau Hyeri juga belum terlalu bagus sih. Cuman ini dramanya Jisung men! Aku tak ingin melewatkan dramanya dia, setelah tahun kemaren dia bermain di drama yang tak menarik hatiku sama sekali, kali ini dia kembali dengan drama yang genrenya menjadi salah satu favoritku, drama misteri, hukum. Lalu setelah membaca review beberapa episode, aku merasa sayang sekali melewatkan drama ini. Aku mencoba mengabaikan faktor Yuri.

Keputusan yang tepat untuk mengikuti drama satu ini. Gila, coy! Hm.. oke bosen ya pakai kata gila, kita pakai kata, incredible! Luar biasa drama satu ini tuh. Mengikuti drama ini selama on going rasanya bisa mati penasaran karena enggak sabar nunggu kelanjutannya. Kalian djamin sekalinya nonton episode ini, bakalan nagih, enggak bisa berhenti. Drama ini tuh penuh dengan kumpulan puzzle yang harus disatukan. Misteri-misteri yang terjadi selama 4 bulan, dan fakta apa yang dilupakan Jungwoo? Kenapa Jungwoo mau mengakui kejahatan yang tak Ia lakukan? Siapa pembunuh sebenarnya? Semua pertanyaan itu pasti muncul dan akan terus menghantui selama 8 episode pertama dari drama ini dan bikin gila rasanya kalau enggak tahu.

Pertanyaan-pertanyaan diatas sebenarnya akan menghasil satu jawaban yang kita semua pasti tahu jawabannya, yaitu Cha Minho, cuman gimana prosesnya? Apa andil Minho dalam kasus itu? Misteri-misteri yang muncul diawal episode cukup cepat dikupasnya. Delapan episode pertama kita suah tahu jawabannya, seperti apakah Hayeon masih hidup, ingatan Jungwoo yang terlupakan, dan pembunuh sebenarnya dari istri Jungwoo. Sisanya drama ini lebih berfokus kepada cara Jungwoo kabur dari penjara, menangkap Cha Minho untuk membuktikan ketidakbersalahannya dan juga menyelamatkan Hayeon. Rasa penasaran dan greget itu jadi berganti dengan rasa ingin cepat-cepat terselesaikan, karena ingin banget lihat Minho terpuruk dan Jungwoo bebas. Greget tetap ada, karena Minho ini memang pintar sih, dia punya seribu cara untuk menghalau Jungwoo.

Aku merasa agak muak dengan situasi yang ada di penjara. Betapa mudahnya sipir disuap dan memperlakukan seseorang dengan sangat tidak manusiawi. Sebenarnya aku percaya sih kalau hal gini kejadian di kehidupan nyata. Toh di berita juga diceritakan kalau yang membantu gembong narkoba berbisnis kan si sipir penjara. Di drama juga pasti terjadi seperti itu, dimana sipir akan tunduk pada seorang pembisnis yang akan memberi mereka “kehidupan”. Makanya melalui drama ini kehidupan mengenai penjara lebih banyak terkupas. Ya walau cuman mereka main di lapang, terus balik lagi ke sel. Kalau melakukan kesalahan mereka dikurung di sel khusus.

Eu.. bentar kayaknya agak melenceng. Kembali ke jalan yang benar. Menurutku drama ini fokusnya bagus. Jelas. Engga ada deh waktu buat menceritakan kehidupan lain, mereka hanya fokus ada Jungwoo dan Cha Minho. Ini terbukti, hampir 80% adegan drama ini diisi dengan Jisung. Kita benar-benar fokus dengan bagaimana pertarungan antara Jungwoo dan Minho. Alurnya cukup cepat seperti yang tadi kubilang, karena misteri-misterinya sebagian besar sudah terjawab 8 episode awal. Sisa misterinya hanyalah bagaimana cara Jungwoo membuktikan kebersalahan Minho dan bukti-buktinya terjawab di akhir. Lalu bagku yang orang awam, enggak mengerti hukum, aku merasa drama ini cukup detail, walau terkadang beberapa rencana mereka dipenjara terasa amat mulus, enggak masuk akal wkwkwk.

Jungwoo ini orang pintar. Dia meninggalkan banyak petunjuk untuk dirinya, jaga-jaga jika Ia lupa ingatan. Dia juga orang baik, tapi kenapa sih enggak ada yang percaya sama dia. Temannya juga lagi si Jaksa Kang Junhyuk, kenapa percaya dengan mudahnya kalau Jungwoo yang melakukannya. Taesoo juga lagi, sebagai adik ipar malah percaya gitu saja, padahal Ibunya Taesoo masih percaya, karean Ia tahu menantunya takkan sekejam itu. Wajar sih mereka semua percaya, karena bukti dan pengakuan Jungwoo, tapi Jaksa Kang, sebagai jaksa merasa enggak ada yang aneh apa? Parah sih jaksa Kang ini tuh. Egoisme dan obsesinya ingin menjadi lebih sukses membuatny mengabaikan banyak fakta dan tak mau mengakui kesalahannya. Makanya baik banget si Jungwoo diakhir enggak mau melaporkan Jaksa Kang karena telah membantu Minho.

Aku awalnya pas lihat tokoh Jaksa Kang agak curiga sih. Aku sempat mikir dia yang bunuh istri Jungwoo, karena Dia datang malam-malam, tapi ternyata enggak. Terus aku sempat berharap dia orang baik, yang bakalan membantu mengungkap kasus sebenarnya, tapi karena rasa obsesi, dan irinya malah membuatnya menjatuhkan Jungwoo. Setidaknya syukur dia punya rasa kemanusian dan itu muncul karena Hayeon. Ia sayang Hayeon sudah seperti anaknya sendiri. Cuman berarti selama ini pertemanan dia dengan Jungwoo enggak sepenuhnya tulus dong? Kacau sih ini orang. Makanya kesel banget, apalagi mau diperdaya oleh Minho. Untung Kepala jaksanya enggak brengsek macam Depti jkasa mereka, jadi kepala jaksanya mengingatkan Jaksa Kang tentang tugas jaksa sebenarnya. Alhamdulilah gitu akhirnya, Jaksa Kang mau mengakui kesalahannya.

Karakter Jungwoo enggak bisa aku bahas banyak, karena enggak banyak yang bisa Ia kupas. Dia memag orangnya gitu. Jujur, penuh rasa keadilan. Ya pokoknya sosok heroine banget lah. Ya walau ada sisi ilegalnya, tapi itu juga demi keadilan terjunjung tinggi. Lebih menarik bahas Cha Minho ini hahaha

Seperti yang dikatakan mantan kekasihnya yang kini jadi istri Cha Seonho, Na Yeonhee, Minho ini sebenarnya bukan orang jahat. Dia tidak terobsesi dengan perusahaan, Ya walau brengsek sih suka foya-foya dan main cewek, tapi itu pun dilakukan setelah Yeonhee berkhianat menikahi kakak kembarnya Seonho. Dia menjadi monsterpun karena sikap ayahnya yang lebih “menganggap” Seonho. Minho tidak pernah dilibatkan dalam urusan perusahaan dan selalu diabaikan ayahnya. Ditambah orang yang Ia cintai malah menikah dengan kakaknya. Berubahlah Ia menjadi psikopat yang tega membunuh kakak dan ayahnya sendiri. Untuk menutupi sebuah kebohongan, harus melakukan kebohongan yang lain. Begitu juga dengan kejahatan. Untuk menutup sebuah kejahatan, harus melakukan kejahatan lainnya. Awalnya cuman membunuh satu orang. Untuk menutupi hal itu dia harus membunuh lebih banyak orang. Gitu saja terus, agar Ia lolos dari jeratan hukum. Dia ini serius karena punya banyak uang dan kekuasaan, dia bisa mengatasi segala hal, walau tak lepas dari bapaknya juga. Cuman agak geli saja gitu, dia ini penjahat kejam, tapi masih ada sisi kemanusiannya, makanya kalau disebut psikopat rasanya kurang pas, karena dia masih ada sisi kemanusiannya kalau sudah berhadapan dengan orang yang Ia cintai, Yeonhee, dan anaknya Cha Eunsoo.

Aku pikir karakter Yeonhee cuman karakter sekilas saja. karakter yang nurut-nurut saja disuruh diam sama Minho. Ya semacam karakter numpang lewat enggak penting. Tapi lama-lama aku kok mikir kayaknya Yeonhee bakal jadi kunci dari Minho karena dia sudah menyaksikan banyak kejahatan Minho dan juga balas dendam dengan ayahnya Minho. Benar saja dugaanku, Yeonhee lah akhirnya yang membeberkan bahwa selama ini Seonho adalah Minho. Ini semua Ia lakukan demi anaknya. Benar banget, Eunsoo yang polos yang bahkan enggak notice atau bisa bedain mana bapaknya mana pamannya, jangan sampai punya pikiran bapaknya yang Ia kenal selama ini Seonho adalah sosok yang jahat. Oleh karena itu Minho harus dipenjara atas nama Minho bukan Seonho.

Aku merasa agak heran sih, karena biasanya anak itu kan punya ikatan kuat dengan bapaknya, masa dia enggak mengenali sosok ayahnya bukanlah ayahnya yang selama ini Ia kenal? Walau Minho tetap bersikap baik layaknya ayah kepada Eunsoo, tapi masa Eunsoo tidak merasa berbeda? Ya walau secara biologis Eunsoo memang anak Minho, tapi kan dia selama ini diasuh Seonho. Makanya Eunsoo tetap nyaman-nyaman saja karena Minho memang ayahnya, tapi walau begitu aku merasa agak terganggu dengan fakta itu.
Minho dan Seonho kalau dilihat dari awal episode tampak saling berlawanan. Minho hitam, Seonho putih. Iya sih Seonho memang orang baik, menyarankan Minho menyerahkan diri. Hanya saja Ia tak seputih dikira kita. Akhirnya kesini-sini kita tahu kalau Seonho selingkuh, melakukan penggelapan dana. Jadi Seonho memang bukan kiminal pidana, tapi dia melakukan kejahatan perdata. Mereka tetap satu darah dan dibesarkan ayahnya yang seperti tokoh chaebol di drama, akan melakukan segala cara untuk mempertahankan perusahaan dan dirinya, begitu juga dengan Minho dan Seonho. Hanya saja Minho lebih parah karena sampai membunuh orang.

Drama ini kalau dari departemen akting aku enggak memiliki masalah, bahkan dengan Yuri. Thanks God, Yuri improved! Yuri jauh lebih mending dibanding jaman dia di Neighborhood Hero, dan dia walau jadi tokoh utama tapi scene dia lebih sedikit dibanding dengan Uhm Hyunkyung yang jadi Yeonhee. Dia enggak terlalu banyak muncul kali yaaa jadi enggak ganggu wkwwk. Eh tapi serius akting dia memang berkembang. Sama kayak pas dia di Gogh’s Starry Night. Kalau di drama itu karena romcom jadi enggak terlalu susah, ternyata di drama serius macam ini dia juga bisa maintain karakter dan aktingnya. Kini posisimu enggak jadi worst idolactor lagi. Good job! Seneng deh! Serius, karena aku suka Yuri sebagai SNSD. Aku enggak mau sebal sama dia karena aktingnya. Karakter dia sebagai pengacara Jungwoo, Seo Eunhye enggak terlalu menarik sih, karena dia selalu kalah kalau siding, cuman dia punya rasa keadilan yang tinggi, dan memiliki banyak banget peran membantu Jungwoo. Aku suka dengan cara Ia percaya pada kliennya. Walau melakukan tindakan illegal, tapi dia mau membantu karena Ia tahu kliennya tidak bersalah.

Jisung dan Uhm Kijoon juara banget masalah aktingnya. Mereka enggak usah ditanya. Jisung seperti biasa selalu bagus merepresentasikan tokoh dan emosinya. Ada yang bilang beberapa ekspresi Jisung agak lebay, tapi buat aku enggak. Karena kalau jadi dia pasti bakalan frustasi kayak gitu juga. Marah, kesel, frustasi, sebal, karena enggak tahu harus gimana, kenapa ingatannya samar-samar. Ya semacam itulah. Ini bukan pertama kalinya sih aku lihat Uhm Kijoon. Sebelumnya aku lihat dia di Nightmare Teacher dan karakternya sama creepynya kayak disini. Cuman bedanya disitu dia enggak begitu villain dan kesannya horor, kalau disini dia lebih sadis dan jelas penjahat. Benar-benar beda banget akting dia saat jadi Seonho dan Minho. Disaat bersamaan kedua karakter itu satu frame, walau style rambutnya enggak dibedakan, tapi benar-benar terasa dan bisa bedakan mana Seonho, mana Minho.

Akting Shin Rinah yang jadi Park Hayeon juga bagus banget. Dia masih kecil tapi aktingnya sudah bagus banget. The next Park Shinhye, Kim Sohyun, Kim Yoojung banget dia. Dia juga scene stealer pas di Legend Of The Blue Sea. Chemistry dia sama Jisung juga bagus berasa bapak anak beneran huhuhuhu. Jisungnya sudah jadi bapak sih, jadi memang bisa banget menghayati karakter Jungwoonya. Aku jadi membayangkan dia di rumah sama Lee Boyoungnya juga gitu, mesra genit gimana, terus main-main sama anaknya kayak di drama ini. Oh sekedar funfact nih, kan pengganti drama ini, Whisper pemeran utamanya adalah Lee Boyoung. Memiliki genre yang sama, yaitu dunia hukum, membuat mereka menggunakan set yang sama. Katanya Jisung sering ngilang karena main ke set drama istrinya hahahaha. Tuh kan mesra banget, makanya enggak heran Jisung menjiwai peran ini. Dia mungkin sambil ngebayangin ke anak istrinya kali yaaaa.

Hal lain yang aku suka dari drama ini adalah persahabatan di sel tempat Jungwoo mendekam. Disitu ada enam orang termasuk Jungwoo. Mereka memiliki beberapa kejahatan yang berbeda-beda. Awalnya aku pikir mereka akan menyebalkan, karena diawal episode mereka sempat mengerjai Jungwoo. Cuman ternyata mereka orang-orang baik sebenarnya. Mereka mau membantu Jungwoo untuk lari dan terhindar dari hukuman para sipir korup. Kocak-kocak lagi mereka tuh ada Miryang yang dihukum 20 tahun karena pembunuhan dua orang, lalu ada Bangjap karena perjudian dan “rumah tamu” alias prostitusi, Moongchi, Rock fish,Lee Sunggyu, dan juga Shin Chulsik sang preman yang akan menempati sel itu setelah Sunggyu keluar. Chulsik ini dipenjara karena Jungwoo sebagai umpan untuk menangkap Minho. Ia bayak membantu Jungwoo selama di penjara dan pelarian, karena jika Jungwoo bisa bebas, Jungwoo bisa membuktikan ketidakbersalahannya.

Aku pikir orang-orang yang satu sel dengan Jungwoo hanya tokoh selewat juga, ternyata tidak bung! Disitu juga ada tokoh kunci, yaitu Lee Sunggyu, yang ternyata menculik Hayeon. Ia masuk penjara karena kasus tabrak lari saat Dia menculik Hayeon. Walau Ia seorang penculik, Ia adalah orang baik karena Ia tak tega utuk membunuh Hayeon dan memutuskan untuk melarikan diri bersama Hayeon agar Hayeon bisa bersatu dengan ayahnya. Aku enggak nyangka dia bakalan jadi tokoh kunci, sampai episode 6 dia nyanyi lagu yang biasa Hayeon nyanyiin. Akting Kim Minseok disitu juga bagus, ekspresinya itu loh dapat banget! Emosinya juga. Aku senang banget akhirnya dia jadi orang kepercayaan Jungwoo buat jaga Hayeon.

Tokoh lainnya yang menarik perhatianku adalah Miryang. Aku melihat dia itu baik banget, sebagai yang paling tua, dia bijak orangnya dan take care Jungwo dngan baik selain Sunggyu. Agak enggak percaya saja dia membunuh dua orang, cuman aku pikir ah namanya juga penjahat. Bisa saja dia tobat, atau kepribadiannya memang baik tapi punya dendam. Ternyata di episode belasan kita tahu dia adalah seorang dokter bedah. Disitu aku mikir ah benar kan, pasti dia bukan orang jahat. Kayaknya dia pembunuhan tuh karena malpraktek. Ternyata ada twist selanjutnya. Dia dipenjara karena melindungi seseorang yang tak snegaja membunuh dua orang. Demi istrinya Ia rela dipenjara padahal tidak melakukan kesalahan. Untunglah Dia mau sidang ulang.

Kurangnya drama ini kalau buatku, selain Eunsoo yang enggak mengenali ayahnya sendiri, yaitu masalah mengenai amnesianya Jungwoo. Rasanya kurang dieksplor saja, lebih tepatnya aku kecewa sih. Aku kira bakalan ada campur tangan Minho yang bikin Jungwoo lupa ingatan. Pakai obat gitu kek, atau hipnotis, ternyata gara-gara traumatis Jungwoo. Dia trauma dengan kejadian yang amat menyakitkan, sehingga otaknya membuat pertahanan diri dengan melupakan kenangan itu. dijelaskan juga kan sama dokter yang di penjara itu setiap ingatannya hampir terkumpul sempurna, disitulah Jungwoo kehilangan ingatannya karena rasa sakit akan ingatan itu. oleh karena itu Jungwoo harus lebih kuat. Makanya aku merasa kecewa saja. aku mengira aka nada sesuatu yang lebih tahunya malah karena hal yang memang realistis sih hahaha. Memang memungkinkan banget hal itu, makanya aku maafkan hal itu wkwkwk. Hanya saja aku merasa kalau Jungwoo amnesia akrena tidak kuat menanggung rasa sakit dari kenangan itu, aku merasa Jungwoo lemah dong. Harusnya dia lebih kuat karena dia harus menemukan Hayeon, dia harus melawan rasa sakit itu demi Hayeon. Dia baru benar-benar bisa menerima kenyataan itu setelah 4 bulan, setelah 4 kali kehilangan ingatan. Cuman wajar sih, siapa yang enggak trauma? Hayeon termasuk kuat loh untuk ukuran anak kecil. Walau dia enggak melihat secara langsung, tapi dia kehilangan ibunya, bapaknya enggak bersama dia berbulan-bulan. Mungkin dia bisa kuat karena ditemani oleh Sunggyu samcheon yang baik hati.

Aku agak bingung, selama Sunggyu dipenjara, siapa yang mengurus Hayeon ya? apakah pihak gereja? Atau pihak lainnya? Kok bisa enggak ketahuan sama Cha Minho? Apa karena Minho nganggapnya Hayeon sudah mati? Aku masih bingung disitu. Ada yang tahu?

Terus satu lagi. Buatku kasus pembunuhan Jennifer Lee enggak penting alias enggak ngaruh untuk jalan cerita. Aku merasa itu seperti filler episode saja. enggak ada hubungannya dengan kasus utama. Itu cuman jadi nambah daftar kejahatan Minho saja. Ya paling jadi nambah rahasia yang harus Yeonhee sembunyikan. Aku merasa enggak terlalu penting, walau iya sih kasus itu jadi memancing Minho dipenjara, tapi aku merasa kasus itu cuman filler saja.

Akhir dari drama ini agak kurang nendang sedikit menurutku. Soalnya kan sebenarnya drama ini tuh harusnya cuman 16 episode, cuman greedy SBS menambah dua episode karena rating yang tinggi. Dengan penambahan dua episode aku pikir akan terjadi pertarungan seru di meja hijau antara Jungwoo dan Minho. Ternyata dua episode itu lebih disi bagaimana cara Minho menghindari dari panggilan hukum dan tidak diseret ke penjara. Bagus sih, agak beda, jadi kita tahu kalau Minho memang bukan orang biasa, tapi yang aku harapkan saat dipersidangan juga ada berbagai pertarungan dan Jungwoo punya seribu cara wow untuk membuktikan kebersalahan Minho. Eh ternyata Jungwoo kehabisan cara, dan senjata rahasia cuman Yeonhee saja. Minho akhirnya mengaku karena pengakuan Yeonhee dan rasa sayangnya. Cuman gitu doang. Jadi berasa kurang greget saja. Terus kenapa uri Sunggyu samcheon harus mati??? =((( kenapa dia harus mati? Kasian Hayeon belum ketemu lagi sama paman yang baru Ia kenal itu. Bahkan saat mengunjungi makam ibunya, kenapa enggak mengunjungi Sunggyu juga =(, tapi kasihan sih, nanti Hayeon double shock mengetahui dua orang yang Ia sayangi sudah meninggal.
At least, tokoh lainnya hidup bahagia atau tentram lah. Seperti Jaksa Kang yang sadar akhirnya mau membantu Jungwoo dan menerima hukumannya, dan mereka tetap berteman baik. Hidup Jaksa Kang lebih tenang. Jungwoo hidup senang bersama Hayeon, ibu mertuanya dan adik iparnya Taesoo. Taesoo kembali menjadi sipir dan menyiksa Minho muahahahaha. Eunhye mengajukan siding ulang ayahnya yang tidak teradili. Nih sayang juga enggak dijelaskan kasus ayahnya Eunhye. Padahal bisa tuh diceritakan sedikit mengenai kasus ayahnya Eunhye. Lalu Woljeong prison squad semuanya sudah keluar penjara dan menjalani hidupnya lebih baik. Suka banget melihat adegan terakhir mereka reunion makan-akan direstoran bersama Eunhye dan satu kursi dikosongkan untuk Sunggyu. Uuuh :””.

Kalau kalian cari romance jangan harap deh dari drama ini. Enggak ada sama sekali. Adegan romance cuman dari Minho Yeonhee dan Jungwoo dan istrinya, Jisoo. Eh tapi enggak tahu kenapa aku jadi ngeship taesoo sama Eunhye. Melihat momen mereka sedikit tapi kok terasa bermakna wkwkwk. Ya semoga ya mereka jodoh wkwkwk. Oke kembali ke jalan yang benar. Kalau cari romance drama ini bukan jawabannya, tapi kalau cari drama misteri hukum yang intense dan greget, drama ini pilihannya! Poin untuk drama ini adalah 4 poin dari 5 poin. Worth to watch banget deh serius!

Selamat berteman dengan rasa penasaran, guys! hehehehe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s