Tips Memilih Drama Korea ala Jepretpress

Drama Korea memiliki ratusan judul dengan ragam cerita yang amat banyak. Suka bingung enggak sih buat milih drama mana yang akan ditonton karena saking banyaknya pilihan. Drama weekly yang on going  dalam seminggu saja bisa mencapai 14 judul di 6 stasiun berbeda. Belum lagi kalau channel kabel yang biasanya tidak menayangkan drama, tiba-tiba menayangkan drama. Lalu dtambah juga drama daily soap opera yang tayang di pagi hari di 3 stasiun umum. Makin bertambahlah list drama dalam seminggu. Cuman yang daily soap opera, enggak usah masuk hitungan ya. Bisa dibayangkan dalam setahun bisa berapa banyak judul yang jadi pilihan untuk ditonton. Jadi bingung sendiri harus milih drama yang mana untuk ditonton. Maka dari itu, daku mau memberi sedikit tips untuk memilih drama korea ala Jepretpress.

TIPS MEMILIH DRAMA KOREA UNTUK DITONTON ALA JEPRETPRESS

  1. Cari tahu Informasi Dasar

Sebelum memutuskan untuk memilih drama yang ditonton, pastikan kamu tahu informasi dasar dari drama tersebut. Mulai dari judul *iyalah jelas itu mah* genre, plot awalnya kayak gimana, dan jumlah episode. Itu adalah 3 informasi dasar. Dari situ kalian bisa tahu apakah drama itu akan sesuai dengan selera kalian. Soalnya kalau enggak sesuai dengan selera kalian, bakalan susah untuk menonton itu hingga beres. Apalagi kalau kalian enggak suka yang episodenya banyak. Jumlah episode adalah hal pertama yang harus diketahui.

Setelah melihat 3 info dasar itu, lihat pemainnya. Kalau pemainnya kalian suka, pasti makin semangat kan buat nontonnya. Kalau enggak ada yang di favoritkan, bisa juga lihat pemain yang terlibat apakah termasuk pemain hits? Apa Ia jarang main drama? Kalau iya, patut diperhitungkan, soalnya biasanya ceritanya menarik, sampai pemain hits atau yang sering main film tiba-tiba mau main drama. Ada juga pemain yang terkenal pintar memiih drama macam Lee Jongsuk, Kim Soohyun jadi biasanya drama yang mereka bintangi menarik.

Lalu lihat juga informasi siapa PD dan penulis yang menggarap drama tersebut. Lihat track record mereka. Kalian bisa lihat infonya di asianwiki, banyak kok. Apakah PD dan penulisnya sudah membuat drama-drama bagus apa belum. Kalau sudah pernah, jadi bahan pertimbangan banget. Kalau pernah bikin drama yang enggak banget, perlu kalian hindari. Kalau belum bikin drama hits, atau masih baru, boleh dipikirkan sambil kembali mengingat 3 info dasar.

Kalau kalian newbie, atau terlalu malas mencari informasi itu semua cukup lihat dari 3 info dasar saja. apakah genre, plot, dan episodenya cocok dengan selera dan kemampuan kalian? Karena ya intinya memang 3 hal itu yang penting dalam salah 1 faktor memilih drama.

  1. Cari tahu tanggapan Orang-orang

Setelah mengetahui informasi dasar, sebaiknya kalian mencari tahu tanggapan orang-orang akan drama yang akan kalian tonton. Drama yang genrenya unik, terus berasal dari penulis dan PD terkenal tidak menjamin drama itu menjadi drama yang bagus dan menarik. Kadang suka tertipu dengan hal gitu. Makanya penting banget untuk tahu tanggapan orang akan drama itu. sebaiknya sih percaya dengan tanggapan mayoritas, karena itu menggambarkan keadaan sebenarnya mengenai drama itu.

Main-main ke forum-forum, blog atau website yang suka update mengenai drama korea. Lihat komentar-komentar disitu mengenai drama yang akan kalian tonton tersebut. Aku sarankan main ke beberapa website, blog, dan forum. Jangan cuman ke satu tempat. Sebaiknya juga jangan terlalu berpaku pada komentar di asianwiki, karena disitu komentarnya bagus semua. Sebaiknya lihat komentar di Dramabeans. Disitu kebanyakan isinya orang-orang yang memang suka Kdrama jadi lebih objektif. Lagipula dari berbagai usia, jadi pandangannya lebih luas dan beragam tanggapannya. Kalau males baca Bahasa inggris, coba main ke forum kdrama di kaskus. Disitu juga beragam dari segi usia dan juga banyak cowoknya, jadi nambah sudut pandang.

Kalau banyak komentar positif bisa memperkuat alasan kalian. Kalau tanggapannya fifty-fifty antara positif dan negatif enggak ada salah dicoba, siapa tau cocok. Kalau dominan buruk, sebaiknya dihindari. Trust me!

 

  1. Lihat Rating

Rating sebenarnya bukan faktor utama tapi bisa dijadikan sebagai acuan. Kenapa? Soalnya banyak juga drama yang memiliki rating rendah tapi sebuah drama yang menarik. Kalau ratingnya bagus, berarti ada sesuatu yang bikin orang-orang tertarik. Enggak ada salahnya banget sih untuk menonton drama berating tinggi karena setidaknya ada jaminan “menarik”. Cuman enggak selamanya juga drama berating tinggi adalah drama yang menarik. Rating tinggi biasanya diraih karena jalan ceritanya, tapi bisa juga karena faktor pemainnya. Kalau pemainnya aktor kelas A di Korea, biasanya ratingnya akan lebih tinggi karena banyak fansnya. Jadi kadang suka ada yang overrated, padahal ceritanya biasa saja. Cuman kalau drama overrated itu sesuai dengan selera kalian. Tonton saja.

Untuk drama yang memiliki rating buruk, ini bisa jadi kalian kalau nonton ini kalian akan menemukan hidden gem karena underrated, atau bisa juga kalian sudah membuang belasan jam hidup kalian secara sia-sia. Rating rendah bisa karena jalan ceritanya kurang menarik, tapi aku menemukan banyak drama yang cukup menarik pada drama yang ratingnya rendah. Drama menarrik yang berating rendah biasanya disebabkan beberapa hal. Misalnya drama pesaingnya lebih menarik perhatian masyarakat umum sehingga ratingnya tingginya. Contohnya drama Descendants of The Sun memiliki rating yang tinggi banget, sehingga drama Comeback Mister memiliki rating yang amat rendah. Bisa juga disebabkan karena faktor pemain yang aktingnya kurang. Soalnya memang suka ganggu kalau drama yang ceritanya sudah menarik tapi akting pemainnya kurang bagus. Jadi kurang nendang dan dapat feelnya. Selain itu juga bisa juga karena temanya kurang umum atau tidak menjangkau semua kalangan. Dramanya hanya menjangkau kalangan tertentu kayak drama bergenre school. Biasanya itu hanya akan menarik penonton remaja.  Kalau lihat calon drama kalin memiliki rating rendah tapi 2 poin diatas terpenuhi dengan baik. Coba saja untuk ditonton. Soalnya kadang drama yang enggak populer di koreanya, malah populer di internasional.

FYI, buat yang belum tahu. Di Korea sendiri ada beberapa saluran yang biasa menanyangkan drama. Channel KBS, SBS, MBC untuk broadcast umum, lalu TvN, JTBC, OCN untuk cable channel. Terkadang saluran kabel Channel A dan OnStyle menayangkan drama juga. Untuk saluran kabel, ratingnya biasanya jauh lebih rendah dari saluran umum, karena kan hanya sekian persen penduduk saja yang mempunyai tv kabel. Untuk saluran kabel drama berrating 3% keatas sudah bisa dikatakan rating yang bagus. Rating 3% itu seperti rating 10% kalau di saluran umum. Rating 5% keatas di tv kabel, khusus TvN sekitar 7% keatas, sudah termasuk sukses sama seperti rating 20% keatas di saluran umum. Lalu kalau drama di tv kabel itu berating diatas 10%, drama itu beneran meledak, hits, tren. Ini mungkin sama seperti drama berrating 40% keatas atau kalau jaman sekarang sekitar 30-35% di saluran umum.

Untuk melihat rating bisa dilihat di asianwiki atau Wikipedia. Biasanya tersedia kok.

 

  1. Rekomendasi Teman

Setelah 3 poin diatas dilaksanakan, masih ragu juga? Minta rekomendasi sam teman yang kamu percaya mengenai perdramaan korea. Sebaiknya juga nih minta rekomendasi sama teman yang memiliki satu selera sama kalian. Kalau enggak, enggak akan nyambung soalnya. Menurut teman kamu rame, tapi karena bukan selera kamu, kamu bilang drama itu biasa saja. Kalau ternyata kalian berbeda selera, minta rekomendasi ke dia yang kira-kira cocok untuk kamu. Teman sendiri pasti tahu dong selera kalian hehehehe.

Kalau 3 point diatas terpenuhi, lalu teman kalian merekomendasikannya juga. Jangan ragu buat masukin drama tersebut ke list tontonan wajib kalian. Kalau enggak bisa menyesal kalian wkwkwkwk.

  1. Tonton yang sudah beres

Nah untuk mengurangi kebingungan, mending tonton yang sudah beres hehehehe. Jadi kalian enggak akan penasaran dan enggak harus seminggu untuk tahu kelanjutannya, karena rasanya menunggu itu melelahkan, apalagi kalau enggak pasti *curol detected*. Soalnya kadang ada drama yang jalan dan alur ceritanya bagus, tapi endingnya enggak banget. Itu suka jadi poin minus dan menjadi merubah kesan terhadap drama tersebut. Terkadang suka ada drama yang pas nonton endingnya, malah jadi nyesel udah ngikutin drama ini. Jadi memang amannya nonton drama yang sudah beres. Selain biar enggak penasaran, tanggapannya juga lengkap

Kalau memang mau nonton drama yang on going, ya cukup lihat 4 poin diatas saja. lagipula drama on going cocok untuk orang yang sibuk tapi tetep pengen ngedrama, karena hanya perlu meluangkan waktu 2 jam dalam seminggu untuk menonton. Hm.. itu juga kalau punya nontonnya sih…. Wkwkwk. Lagipula sensasi nonton drama yang on going itu menyenangkan. Rasa kepo yang menghantui selama seminggu itu adrenalin tersendiri hehehehe.

Sebenarnya dalam memilih drama paling utama adalah tentukan dan cari tahu dulu selera kalian, karena drama korea itu masalah selera. Mau drama itu ratingnya setinggi apapun, sebagus apapun pemain dan penulisnya, tapi kalau bukan selera kalian mah susah. Dijamin enggak akan bertahan deh ngeberesin drama itu.

Masalah selera ini kan balik ke individunya masing-masing ya. jadi kalau selera kalian beda dari kebanyakan orang, jangan merasa minder. Jangan merasa aneh atau selera kalian jelek. Buatku selera itu enggak ada yang jelek atau bagus. Tiap orang punya seleranya sendiri, dan kita enggak bisa maksain orang lain untuk suka dengan selera kita, begitu juga sebaliknya. Kalau selera kalian beda dari kebanyakan orang, berarti itu unik. Jadi kalau misalnya kalian merasa ada drama rating tinggi, orang-orang bilang bagus, tapi menurut kalian biasa saja karena bukan selera kalian. That’s okay. Malah menambah sudut pandang baru akan drama tersebut. Iya gak?

Kalau aku pribadi milih drama, biasanya lihat dari pemain dulu. Kalau pemainnya aku suka banget, no matter what happen. Ku tonton sampai beres, walau butuh usaha keras. Kalau pemainnya cuman sekedar suka, atau biasa saja aku baru lihat genre, plot, dan siapa yang ngegarap. Setelah itu lihat komenan orang, dan faktor rating adalah yang terakhir. Walau bukan utama, tapi rating enggak bisa diabaikan, karena itu mewakilkan tanggapan akan drama itu kan. Kalau drama rating bagus, biasanya aku juga suka jadi penasaran untuk menonton. Kalau ratingnya jelek, aku cek dulu informasi dasar, lalu baca dulu komenan orang, baru memutuskan untuk nonton tidaknya.

Sedikit cerita saja nih. Ada sebuah drama yang sudah selesai beberapa minggu lalu. Aku saat tahu ada drama itu, niatnya mau nonton karena pemainnya aku suka, walau enggak favorit banget, terus genrenya aku suka, dan plot awalnya tampak menarik. And then ternyata banyak komentar negatif mengenai drama itu, dan ratingnya juga enggak bagus. Aku disitu ragu, cuman aku mencoba menonton karena aku pikir “ah mungkin orang-orang enggak suka, tapi siapa tahu drama ini masih selera aku.”. Eh setelah nonton 2 epiosde pertama, aku sama sekali tidak tertarik untuk melanjutkannya! Padahal ada pemain yang aku suka tapi aku enggak sanggup bertahan padahal baru 2 episode doang huhuhu. Harusnya aku kasih kesempatan sampai 5-6 episode, tapi serius aku enggak sanggup, karena enggak suka. Enggak banget. Makanya sekarang aku akan percaya kalau banyak komentar negatif harus dihindari. Kubilang trust me karena ku sudah pernah mengalami.

Oke, that’s all sedikit tips dan pengalaman ku dalam memilih drama. Semoga tips memilih drama ala jepretpress ini berguna yaaa walau agak enggak jelas dan random hehehehe.

Selamat menonton dan mencandu drama korea, guys!

 

Iklan

2 thoughts on “Tips Memilih Drama Korea ala Jepretpress

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s