[REVIEW] VOICE

Ketika memiliki kelebihan pada salah satu panca indera, kerap kali menjadikan orrang tersebut superhero. Kelebihan tersebut dapat menolong banyak orang, bahkan disaat genting, karena kelebihan yang seseorang miliki dapat menyelamatkan nyawa seseorang. Salah satunya adalah kelebihan pada pendengaran super yang dapat mendengar suara berbagai desibel dan jenis. Kelebihan itu tersebut digunakan untuk menolong banyak orang seperti dalam drama Voice.

Drama bergenre thriller, mystery, crime ini menceritakan seorang polisi divisi pembunuhan, Moo Jinhyuk yang kehilangan istrinya, Heo Jihye karena dibunuh. Sayangnya pembunuhan istrinya itu meninggalkan banyak jejak misteri, sehingga Ia merasa bersalah dan marah. Di satu sisi kasus pembunuhan istrinya itu terjadi secara langsung karena kelalain petugas layanan panggilan darurat 112. Salah satu petugasnya, Kang Kwonjoo merupakan salah satu saksi, karena dia mendengar suara percakapan Jihye dengan pembunuhnya. Beberapa menit kemudian, ayahnya, Kang Gookhwan juga dibunuh oleh pembunuh yang sama. Kwonjoo memiliki kemampuan dapat melihat suara. Dia dapat mengetahui berbagai jenis barang dan lokasi hanya dengan mendengar suaranya saja. Saat tersangka yang diduga membunuh Jihye dan Gookhwan tertangkap dan menjalani persidangan, Kwonjoo bersaksi jika tersangka yang dipersidangan bukanlah pelakunya, karena suaranya berbeda. Tersangka tidak memiliki suara dari gemertak rahang, sedangkan pelaku memiliki suara tersebut. Hanya saja tidak ada bukti yang menguatkan pernyataan Kwonjoo karena seseorang telah memanipulasi bukti. Akhirnya Kwonjoo dituduh bekerja sama dengan tersangka. Akibat hal itu, Jinhyuk menjadi dendam dengan Kwonjoo. Semenjak kejadian itu, Kwonjoo pergi ke Amerika untuk belajar memperkuat kemampuannya dalam menganalisis suara. Tiga tahun setelah kejadian, Ia kembali ke Korea dan menjabat sebagai kepala bagian divisi layanan panggilan darurat. Agar kejadian tiga tahun lalu tidak terulang lagi, Ia memutuskan membentuk tim Golden Time, atau waktu genting. Dimana setiap mendapat panggilan darurat, bukan polisi patrol yang terjun ke lapangan, tim nya lah yang langsung terjun ke lapangan untuk menyelesaikan kasus dalam jangka waktu genting, Kwonjoo merekrut Jinhyuk kedalam tim nya. Mulanya Jinhyuk menolak keras, tetapi hatinya terketuk karena ini mengingatkan pada istrinya, dan juga begitu mengetahui kemampuan Kwonjoo, Jinhyuk mau bekerja sama. Selama mereka bekerja pada tim golden time, mereka juga berusaha memecahkan kasus 3 tahun lalu yang masih menjadi misteri.

Awalnya aku ragu untuk nonton drama ini, karena aku terus-terusan nonton drama dengan tema yang cukup berat, tapi dalam lubuk hati,, aku tertarik karena plot awalnya menarik tentang emergency call center. Cuman saat drama ini on going, aku memilih untuk menonton yang lain. Saat drama ini sudah selesai tayang, beannies banyak yang bilang drama ini bagus, begitu juga dengan teman-temanku menyuruhku untuk menonton drama satu ini. Akhirnya pertahananku runtuh, langsung menyalin file drama ini dari laptop teman ke laptopku, dan langsung kuhabiskan dalam waktu 2 hari.

Kesanku pada drama 16 episode ini adalah wow! Nagih banget, dan menegangkan dan rasa penaasaran terus menghantui selama belum menyelesaikan drama ini. Drama yang seru dan bikin greget. Dia memiliki cerita yang padat, memalingkan pandangan satu scene saja, dijamin harus putar balik lagi biar ngerti. Banyak adegan yang terlihat sepele ternyata merupakan kunci dari kasus tersebut. Nonton drama ini tuh rasanya enggak mau berhenti. Tanpa sadar aku juga terus lanjut ke episode selanjutnya. Kalau aku enggak inget tidur, dan laptop panas, kayaknya aku bakal ngeberesin ini dalam waktu sehari, karena saking serunya dan penasaran. Apa sih yang bakalan terjadi selanjutnya?

Drama criminal seperti ini memang saluran OCN dapat dipercaya. Drama ini tidak mengecewakan, dan masalah twist, drama-drama OCN memang jagonya. Ketika aku kira aku sudah bertemu dengan sebuah twist yang sudah aku duga, ternyata menjelang akhir-akhir kita dihadapkan dengan sebuah twist yang enggak terduga. Memang benar, kalau drama-drama OCN begini kalau ketemu twist yang terduga, itu bukan twist yang sebenarnya. Masih banyak hal yang mengejutkan yang memuaskan rasa penasaran.

Hal menarik lainnya dari drama ini adalah tema yang diangkatnya. Drama kriminal dengan kasus pembunuhan berantai dan juga psikopat sebagai pelakunya sudah enggak aneh lagi. Sudah mainstream. Agar drama ini berbeda, mereka menambahkan sudut pandang kasus dari salah satu tim kepolisian yang terkadang terlupakan tapi punya peranan amat penting, pusat layanan panggilan darurat. Setahuku sih belum ad drama korea yang mengangkat mengenai pusat layanan panggilan darurat. Kasus yang ditangani lebih beragam. Enggak cuman percobaan pembunuhan, tapi ada juga penculikan, penyiksaan, kecelakaan, dan lainnya. Kasus-kasus di drama ini banyak yang terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di Korea. Penulisnya seperti menyentil, jika saja memang beneran ada tim golden time, mungkin banyak korban yang selamat, karena cepatnya penanganan. Korban-korban yang menelepon ke 112, merupakan korban-korban yang sudah frustasi, terdesak, terlambat sedikit saja, mereka bisa kehilangan nyawa. Makanya di drama ini digambarkan banyak nyawa yang bisa terselamatkan dengan adanya tim golden time. Memang alangkah tentramnya sebuah daerah kalau memang beneran ada tim khusus golden time. Mungkn banyak kasus kejahatan yang terselesaikan dengan baik dan cepat. Cuman ya kecepatan kasus ini terselesaikan juga kalau di drama karena kemampuan Kwonjoo dalam mengenali suara. Coba kalau di dunia nyata? Enggak yakin bisa secepat yang ada di drama, cuman mungkin akan lebih tanggap. Ya tak ada salahnya berkhayal mengenai kedamaian ketentraman dunia mah. Iya enggak? Wkwkwk

Dari sekian banyak kasus yang masuk yang ditangani tim golden time, sama seperti drama Signal, ternyata semua kasus itu memiliki muara yang pada satu orang yang terkait dengan kasus utama pada drama ini. Hampir sebagian besar kasus yang masuk, terutama yang menjelang akhir-akhir, orang-orang yang terlibat ternyata berhubungan dengan penjahat utama drama ini. Si Psikopat ganteng, Mo Taegu. *kesel banget lagi-lagi psikopatnya ganteng, pffft*.

Aku agak kaget saat tahu pembunuh sebenarnya adalah Taegu. Diawal-awal kita diarahkan kalau pembunuh 3 taun lalu adalah Nam Sangtae yang merupakan “abdi” Mo Gibum, Ayah Taegu. Ternyata dipertengahan drama, Taegu ini baru muncul. Aku kira dia cuman pengaruh ke kasus biasa, ternyata dia pelaku sebenarnya. Kenapa coba dia baru muncul di pertengahan episode? Kenapa enggak dari awal saja sih? Jadi kan enggak buang waktu buat mikir sebagai penonton hahahaha. Pantas saja kepolisian enggak menemukan titik terang, lah petunjuknya saja salah. Agak greget sih sama kepolisiannya. Kok lambat, tapi wajar juga sih, karena Taegu orang berpengaruh. Dia punya uang banyak, jadi bisa mengontrol banyak orang. Saking berpengaruhnya, orang baik macam Sim Daesik bisa jadi pengkhianat. Kaget pas tahu dia pengkhianatnya. Aku sih jujur enggak nyangka. Ini twist paling mengejutkan buatku.

Begitu Taegu muncul, aku merasa alurnya terasa makin cepat. Banyak misteri langsung terbuka tanpa jeda, walau tetap butuh waktu untuk menangkap Taegu, tapi alurnya kerasa cepat. Padahal kenapa enggak sebagian terbuka misterinya ditaruh di paruh awal. Soalnya saat tahu itu Taegu terasa mereka mulai dari awal lagi. Beberapa informasi diawal hanya beberapa yang terpakai, sisanya bagai informasi sesat saja. jadi penyelesaian akhir-akhirnya agak terburu-buru. Kan telat banget tuh Kwonjoo sama Jinhyuk ketemu Taegunya di episode 10 keatas. Untungnya begtu tahu itu Taegu, kecepatan yang biasa mereka pakai di golden time digunakan dengan baik untuk menangkap Taegu.

Drama ini menampilkan detail yang baik. Mereka ingin menampilkan kerealistisan yang sesungguhnya, jadi cenderung lebih sadid dibanding drama-drama kriminal biasanya. Penyiksaan dan luka yang ditampilkan betul walau ada sensor tapi kita bisa merasa betapa sakitnya luka yang timbul. Darah yang berceceran dimana-dimana dengan tubuh yang babak belur bikin linu. Buat yang enggak suka kekerasan memang sebaiknya menjauh dari drama ini, karena seni drama ini adegan yang cukup nyata. Aku berapa kali juga meringis linu melihatnya. Make up artistnya juara deh, karena lukanya terlihat beneran. Oh gosh! Cuman karena kesadisan yang ditampilkan, drama ini berapa kali kena teguran komisi penyiaran sehingga mereka harus menaikkan rated viewersnya di beberapa episode dari 15+ menjadi 19+ karena kesadisan yang ditampilkannya agar terkesan lebih nyata. Kalau masalah detail suara jangan ditanya. Judulnya saja sudah voice. Mereka menampilkan efek suara yang jauh lebih terdengar dibanding drama-drama biasanya. Yang mengingatkanku pada Another Miss Oh, yang menampilkan efek suara yang lebih terengar karena latar pekerjaannya tokohnya sebagai sound director.

Selain itu juga, detail karakternya. Setiap tindakan yang dilakukan para karakter ada alasannya. Seperti Jinhyuk kenapa menjadi lebih gila karena rasa bersalahnya. Kwonjoo yang tenang dan berhati-hati karena tidak ingin melakukan kesalahan. Taegu pun menjadi psikopat karena didikan ayahnya. Ayahnya lah yang telah membuatnya jadi psikopat. Sudah tahu anaknya ada kecendurangan, bukannya diobatin, malah dibiarin. Ya tipikal bapak-bapak chaebol yang serakah uang pokoknya. Aku menyukai penulisnya cukup menjelaskan kenapa Taegu bisa menjadi monster seperti itu. kadang kan alau ada cerrita psikopat, suka enggak dijelaskan kenapa dia bisa meenjadi seperti itu. Kali ini eulisnya cukup menjelaskan masa lalu Taegu.

Sayangnya nih ya, detail yang bagus itu agak terganggu dengan tata kamera yang agak shakking gitu, apalagi kalau sudah adegan laga. Kameranya mungkin mau kasih kesan real, mengikuti gerakan pemain, tapi aku merasa kameranya kurang stabil. Jadi beberapa adegan agak shakking, dan itu membuatku agak pusing. Mengingat adegannnya cepat, aku ingin fokus melihatnya, tapi terganggu oleh tata kamera. Ah cukup menyebalkan hal itu.

Drama ini lagi-lagi bikin aku menyukai Janghyuk. Aku terakhir menonton Janghyuk cuman di Fated To Love You. Disini perannya beda banget sama peran dia sebelumnya. Mad dog nya dapat banget. Ya semacam sosok-sosok polisi di drama pada umumnya. Emosi yang meluap-luap dan ekspresinya tak diragukan. Lee Hana juga keren. Beberapa ada yang komentar dia terlalu expressionless, tapi aku merasa itu memang karakternya dia. Kang Kwoonjoo itu tenang, tidak emosian berbanding terbalik dengan Jinhyuk pokoknya. Lee Hana bisa menyampaikan karakter itu dengan baik. Aku suka saat dia mulai berpikir menganalisis suara. Keren saja lihatnya. Lalu jangan lupa beri credit pada uri psycho, Kim Jaewook. Keren banget dia. Aku jadi penasaran sama akting dia di drama lain. Sekarang bawaannya tiap lihat dia jadi horror. Aku ingin lihat dia di peran yang berbeda, soalnya karakter Mo Taegunya terlalu melekat kuat pada dirinya. Sisanya pemain yang lain juga oke-oke. Yesung juga oke kok. Salah satu hidden gem idol actor dari SM ini. Ya sama kayak Key sih kesan aku setelah melihatnya berakting. Teruskanlah aktingmu, kau berbakat Yesung. Ya disini aku enggak ada yang masalah sih sama akting. Chemistry antar pemain juga oke punya, apalagi antara tim golden time. Rasa trustednya semakin kesini, semakin terjalin. Bahkan settelah tahu dikhianati tetap saja berusaha melindungi.

Akhir drama ini cukup jelas sih untuk ukuran Drama OCN yang biasanya menggantung meningggalkan banyak pertanyaan. Drama ini berkahir dengan jelas. Taegu tertangkap, walau sempat ada drama karena masih saja bisa lolos Taegunya. Tim golden time akhirny diresmikan dan tetap bekerja membantu orang-orang. Ya cuman menyisakan pertanyaan, kenapa Taegunya harus mati? Kenapa coba ia dibunuh sama pasien RSJ lainnya? Atas dasar apa? Kok bisa pasien lainnya rame-rame bunuh dia? Terus Daeshik walau terlihat membaik, tapi apakah akankah dia bangun lagi? Terus apa dia bakalan di hukum apa enggak? Ya overall sih cukuplah. Enggak usah ada season 2. Toh kasus utamanya sudah terselesaikan.

Efek sesudah menyelesaikan dama ini adalah…. Hamba lelah nonton drama tema ginian. Soalnya aku berasa nonstop nonton drama tema hukum kriminal tuh. Nampaknya ku mau rehat dulu dari drama yang temanya beginian *NAMPAKNYA YAAA tapi teuing oge wkwkwk*. Drama pengganti ini Tunnel tampak seru. Aku penasaran, cuman mengingat temanya sama pembunuhan berantai, dunia hukum, jadi ku memutuskan untuk enggak nonton dulu. Mungkin nanti kali yaaa. Ya paling drama tema hukum yang bakalan aku tonton cuman Whisper karena sudah ku download dan juga upcoming drama Suspicious Partner karena yang mainnya Ji Changwook wkwkwk. Kalau ada drama ringan yang bisa kalian rekomendasikan boleh dong komen hehehe.

Oke kembali ke jalur lagi. Kalau kalian thriller addict drama ini wajib jadi tontonan kalian. Kalian yang haus sensasi menegangkan akan terpuaskan dengan drama satu ini. 4,1 poin untuk drama ini dari total 5 poin. Drama yang amat ku rekomendasikan.

Enggak selamanya sadis menyeramkan kok… terkadang bikin nagih juga macem Voice ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s