[REVIEW] RULER : MASTER OF THE MASK

RULER MASTER OF THE MASK

Rulerposter

Genre : Romance, Melodrama, history, politic

Episode : 40 x 30 menit (20 x 60 menit)

Sinopsis : Drama ini menceritakan sebuah kisah fiksi pada zaman kerajaan Joseon dimana sang pangeran mahkota harus memakai topeng, tidak ada yang boleh mengetahui wajah aslinya seperti apa. Hal ini dikarenakan sang Raja tidak ingin anaknya seperti dirinya yang dikontrol oleh sebuah kelompok terbesar dizaman tersebut, Pyunsoo yang dipimpin oleh Daemok. Raja dapat mendapatkan posisinya sebagai Raja karena dibantu oleh Pyunsoo. Sebagai imbalannya, raja haruslah setia pada kelompok Pyunsoo dan dikontrol dengan cara Raja menjalani ritual dan menjadi kecanduan opium. Raja tak ingin anaknya mengalami hal yang sama, sehingga dicari anak yang bernama sama dengan pangeran mahkota, Lee Sun, sehingga saat pangeran mahkota harus menjalani ritual dapat dgantikan oleh anak tersebut. Namun ternyata sebelum itu semua dilakukan, terjadi sebuah peristiwa sehingga raja terbunuh, pangeran mahkota disangka mati dan Lee Sun palsu yang hanyalah seorang budak dan sudah menjalani ritual dijadikan raja boneka oleh Pyunsoo. Sun asli yang masih hidup akhirnya menjadi saudagar untuk mengumpulkan kekuataan dan mencari kelemahan Pyunsoo untuk menggulingkannya.

Why I Watched : Demi biasku. Yoo Seungho! Mau kayak gimana ceritanya, mau dramanya genre apapun, selama Yoo Seungho yang main ku tonton! Lalu ada Kim Sohyun juga, dan ada Kim Myungsoo alias L biasku di Infinite. Cuci mata banget deh. Jadi demi mereka, pasti ku tonton dong

Kesan : Lelah hamba nonton ini. Butuh usaha dan kemauan ekstra keras untuk menyelesaikan drama ini.  Buat penggemar drama, atau yang sudah sering nonton drama, enggak kusarankan untuk nonton drama ini sih. Kalau kalian newbie dalam dunia perdramaan mungkin akan menyukainya.

The interest thing :  Drama ini punya start yang bagus dan pembangunan konflik yang kuat. Diawal kita sudah penasaran dengan seluk beluk kelompok Pyunsoo, hubungannya dengan kerajaan dan juga mengenai nasib pangeran mahkota yang harus memakai topeng. Aku juga menyukai saat mulai muncul konflik pangeran mahkota palsu naik menjadi raja dan dikendalikan oleh Pyunsoo, sedangkan pangeran mahkota asli masih belajar mencari cara mengalahkan Pyunsoo. Aku sudah memikirkan berbagai sKenario apa yang akan terjadi setelah itu, dan aku merasa wah makin seru nih. Emosinya kerasa banget. Dijamin pas nonton ini tuh bakalan greget sendiri sih sama sikap orang-orang.

The Bad Thing : Sayangnya mulai episode 16 atau 18 an aku mulai capek sendiri dengan kegregetan yang terjadi di drama ini. Aku mulai merasa jengah saat Sun sang raja palsu tidak mempercayai Sun si pangeran mahkota asli. Saat Sun palsu akhirnya malah jadi serakah demi mendapatkan Gaeun. Mereka bertiga itu lack di komunikasi. Aku pikir mereka bertiga akan bekerja sama untuk menjatuhkan Pyunsoo. Kalau pun ada kesalahpahaman paling sesaat. Lah ini malah sama-sama diam dengan rencananya masing-masing. Kenapa mereka tuh enggak saling jujur semua? Sun asli bilang ke Gaeun kalau dia adalah pangeran mahkota asli, begitu juga dengan Sun palsu bilang ke Gaeun kalau dia adalah Sun budaknya. Sun palsu padahal bisa saja dia jujur ke Gaeun karena dia punya waktu untuk sendiri. Gaeun yang pintar kan bisa membantu Sun palsu dan Sun asli menggulingkan pnyunsoo kalau mereka kerja sama. Namun ternyata penulisnya lebih memilih jalan yang muter penuh intrik drama dengan membuat mereka bertiga pecah kongsi. Berjuang asing-masing dan membuat Sun plasu menjadi antagosnis. Padahal aku berharap dia tidak akan menjadi anatagonis dan akan selalu menjadi Sun yang rendah hati dan juga baik, namun kehidupan istana dan tekanan Pyunsoo merubahnya. Aku kesel sendiri saja kalau mereka sudah ambil jalan masing-masing. Ditambah karakter Ibu Suri yang plin plan. Jadi dia tuh musuh sebenarnya Pyunsoo apa pangeran mahkota sih? Awalnya mau bunuh pangeran mahkota terus beralih target ke kelompok pyunsoo. Eh terus jadi baik ke pangeran mahkota dan bela dia habis-habisan. Kok nanggung banget ya. kalau mau buat Ibu Surinya antagonis, antagonis sekalian. Kalau musuh utama dia kelompok pyunsoo, ya  gunakan pangeran mahkota dengan baik sambil menghancurkannya dong. Kalau mau dibikin protagonist, ya sudah dari awal dia harusnya baik kepada pangeran mahkota. Konflik dengan Ibu suri tuh benar-benar enggak penting. Pertengahan episode aku benar-benar kehilangan selera menonton. Cuman akhirnya kuputuskan untuk meneruskannya karena nanggung banget kalau drama saeguk enggak dibereskan karena penasaran juga dengan akhirnya.

Chemistry & Akting : Akting Yoo Seungho dan Kim Sohyun seperti biasa totalitas, tapi sayangnya akting bagus mereka tersia-siakan di drama ini dengan jalan cerita yang terlalu klise. Akting L cukup lumayan sih ada peningkatan dari zaman My Lovely Girl. Ada beberapa yang agak berlebihan dan terlalu dibuat-buat, apalagi pas adegan marah-marah tapi sejauh itu sih dia memang punya potensi sebagai aktor kok. Aku sukaa saat dia mengekspresikan rasa frustasinya. Dapet banget. Nah Yoon Sohee nih…. Memang benar SM butuh guru akting baru deh. Aku lihat akting dia cuman di Marriage Not Dating dan sedikit ngintip di Let’s Eat. Aku pikir saat itu aku melihat akting dia oke-oke saja. enggak terlalu masalah, tapi saat aku melihat disini kok enggak ada perkembangan baget dari terakhir ku lihat dia di Marriage Not Dating. Gitu-gitu saja. what the??? After 3 years and your acting still like awkward, stiff? Heol…. Sumpah awal-awal episode akting dia ganggu banget. Kaku banget soalnya T___T aku sama sekali enggak bisa merasakan dan membaca emosi apa yang ingin dia sampaikan. Ekspresi dia gitu-gitu saja. feelnya sama sekali enggak ada. Untung makin kesini, makin lumayan, apalagi pas dia yang mau dibunuh kakeknya sendiri demi melindungi pangeran mahkota. Masalah chemistry Yoo Seungho dan Kim Sohyun bagus juga sih, tapi enggak yang bikin aku kesengsem. Yoo Seungho tuh kalau menurutku feelnya lebih dapat kalau sama noona-noona. Berasa lebih kena saja chemistrynya. Dia kan sering lawan mainnya lebih tua dari dia atau enggak seusia, nah kalau sama yang lebih tua tuh kelihatan dia kayak lebih nyaman. Kalau sama yang lebih muda, dia lebih berhati-hati. Mungkin karena Sohyun masih dibawah umur kali yaaak, tapi memang sih dia tuh noona killer hahahaha.

Second lead syndrome : Hm…. Enggak sih soalnya karakter Sun palsunya kurang kuat. Aku enggak bisa melihat rasa cinta dia untuk Gaeun. Seperti lebih keobsesi atau terbiasa. Aku tidak merasa kasihan dengan Sun yang tidak mendapatkan cinta Gaeun. Aku malah lebih salut dengan karakter Hwagun. Dia tuh cinta tanpa syarat banget. Ini nih definisi cinta tak harus selalu memiliki. Walau Dia kadang melakukan hal buruk demi mmelindungi keluarganya atau kecemburuannya pada Gaeun, tapi dia tidak pernah membuat pangeran mahkota menderita. Dia akan membantu Sun asli dengan segala cara asal Sun asli bahagia. Dia bahkan rela berkhianat dari kakeknya dan mati demi Sun asli. Karakter Hwagun itu menarik, sayangnya aktris yang memerankannya aktingnya enggak kuat jadi enggak berasa. Kalau bukan Yoon Sohee yang memerankannya mungkin aku akan mengalami SLS.

Ending :.Kenapa penyelesaian semua konflik sebegitu mudahnya??? Kenapa Sun asli harus bijaksana sekali mengampuni orang-orang, dan mworago? What? Sang ketua Pyunsoo Daemok malah bunuh diri? Itu bukan hukuman yang setimpal. Daemok yang pada akhirnya merasa bersalah tuh sama sekali berbeda dengan image dia selama ini. Lalu Sun palsu dengan mudahnya minta ampunan pada Sun asli dan melindungi Sun asli hingga dia mati. Aku senang sih bromance mereka kembali, tapi rasanya tidak semudah itu. Ya tapi aku menyukai kok akhirnya Sun asli dan Gaeun bisa menikah. Aku yakin mereka akan bisa jadi raja dan ratu yang bijaksana.

Rate : 3,4 poin dari 5 poin

Verdict : eu…. No comment

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s