[REVIEW] MY SASSY GIRL

MY SASSY GIRL

Genre : Romance, Comedy, history, politic

Episode : 32 x 30 menit (16 x 60 menit)

Sinopsis : Pada zaman Joseon hiduplah seorang putri kerajaan bernama Putri Hyemyung. Sang putri tak seperti putri kerajaan pada umumnya yang anggun. Dia cenderung seenaknya bahkan melawan aturan kerajaan. Dia sering keluar malam hari secara diam-diam dan mabuk-mabukkan hingga penjaga dan kasimnya kewalahan. Suatu hari dia bertemu dengan seorang sarjana cendekiawan Joseon yang baru pulang dari Ming setelah bertahun-tahun menjadi penasehat raja Ming, Gyunwoo. Pertemuan pertama mereka tidak mengenakkan, sehingga Gyunwoo tak ingin lagi bertemu dengan sang putri. Namun takdir berkata lain, Gyunwoo diangkat menjadi guru dari pangeran kerajaan. Disitulah hubungan mereka mulai menjalin hubungan sebagai teman dan berkembang menjadi asmara. Nantinya Gyunwoo akan banyak membantu Hyemyung dalam mengatasi masalah-masalah kerajaan yang membelitnya.

Why I Watched : Drama terakhir sebelum Joowon wajib militer huhuhuhu, jelas lah harus kutonton. Lalu lawan main dia adalah Oh Yeonsoo. Aku menyukai dia semenjak Comeback Mister. Berhubung drama ini juga genrenya romcom, aku sudah kebayang sekali dengan peran yang akan Ia perankan dan enggak sabar untuk itu semua.

Kesan : Ya lumayanlah menghibur dan berhubung nonton ini untuk romancenya  jadi aku sih cukup menyukainya, karena mereka berdua manis sekali. Aku pikir remaja-remaja akan menyukai drama ini sih.

The interest thing :  Ceritanya untuk ukuran Saeguk ringan. Jadi buat yang enggak begitu suka Saeguk bakalan bisa menikmatinya sih. Komedi diawal-awal episode juga cukup menghibur. Aku suka juga dengan hubungan kekeluargaan kerajaan yang enggak selalu berbau politik, karena tokoh utama dari kerajaannya adalah seorang putri. Jadi dia tak begitu terlibat. Konflik politiknya enggak begitu ribet kayak drama-drama saeguk biasa. Ditambah aku suka banget saat kedatangan pangeran dari Ming. Suka banget sama karakter Pangeran Choosung. Walau cuman beberapa episode, tapi berkesan banget, dan dia yang membuat Gyunwoo dan Hyemyung hubungannya maju. Yang jelas sih kekuataan utama drama ini tuh ada di romansanya Gyunwoo dan Hyemyung yang bikin greget, deg-deg an, plus pasti bakalan senyam-senyum sendiri. Karakter mereka yang berlawanan tuh jadi warna tersendiri dan menciptakan kelucuan yang bisa ditertawakan. Ah satu lagi, OST nya enak-enak, walau cuman sedikit tapi karena dinyanyikan oleh langganan pengisi OST jadi musik dan adegannya pas banget ditemani suara Ben dan Gummy.

The Bad Thing : Keringanan drama ini tuh bisa juga jadi kelemahannya karena konflik dan plotnya terlalu biasa saja. Kurang deep, jadi berasa nanggung saja. ini kan drama saeguk, tapi aku jauh lebih dapat feel modernnya. Ya berasa kalau ini tuh parodi dari cerita modern tapi di ke zaman Joseon. lalu humor diawal-awalnya aku merasa terlalu lebay. Komikalnya terlalu dipaksakan dengan pengambilan gambar melambat ala-ala matrix. Aku jujur disitu agak masang muka facepalm karena aku enggak dapet feel lucunya. Dan seperti biasa di kdrama awal-awalnya lucu, kesini-sininya jadi angst dan agak membosankan. Lalu aku merasa second lead malenya, Kang Joonyoung berasa bukan second lead karena sama sekali enggak ada pergerakkan dan juga dikit banget bray screentime dia. Seharusnya juga sih menurutku enggak usah bawa-bawa drama ini tuh versi saeguknya dari film my sassy girl. Mending biarkanlah drama ini berdiri sendiri. Alangkah lebih baik lagi juga kalau drama ini tuh harusnya dibikin versi modern saja. kayaknya SW drama ini kalau bikin drama romcom modern akan lebih baik sih. Ya setidaknya lebih watchable dibanding kisah saeguknya. Dan ah hampir lupa, karakter adik Gyunwoo, Gyunhee it’s totally annoying. She’s as bad as Jung Dayeon, imo.

Chemistry & Akting : Wah aku jadi merasa lapar untuk melihat Joowon bermain romcom. Sejauh ini aku lebih sering melihat Joowon berperan serius dibanding komedi. Paling di Tomorrow Cantabile, tapi itu juga karakternya agak serius, enggak seperti Gyunwoo. Gyunwoo seorang yang terpelajar karena dia seorang sarjana. Karirnya bagus terkenal hingga ke negeri Ming, tapi dia masih menunjukkan sisi konyolnya dia. Apalagi kalau sudah mabuk dan bersama teman-temannya atau saat harus “berantem” dengan Hyemyung. Joowon bagus banget mengekspresikan kekonyolan Gyunwoo. Aku ingin melihat dia main drama komedi seteah keluar wamil. Oh Yeonseo jangan ditanya, peran Hyemyung memang cocok untuk dirinya. Kalau sudah bermain komedia, dia memang menakjubkan. Lalu Lee Jungshin, aku rasa kayaknya dia yang paling bagus aktingnya di CNBLUE, tapi enggak tahu juga sih karena disini dia cuman sedikit munculnya, tapi aku merasakan ada impact dari aktingnya. Lalu chemistry Joowon dan Oh Yeonseo lah yang membuatku bertahan untuk nonton drama ini. Aku amat menyukai romance dari Gyunwoo dan Hyemyung jadi aku penasaran ingin menonton mereka hingga akhir. Dari pertemua pertama mereka aku bisa merasakan aliran listrik dengan arus bunga semi diantara mereka. Mungkin karena mereka seusia juga aslinya jadi lebih mudah kali ya membangun chemistrynya.

Second lead syndrome : Kalau karakter Kang Junyoung nya lebih dieksplor dengan momen dia dengan Hyemyung agak diperbanyak mungkin aku akan merasa goyah, tai untungnya tidak. Aku bia melihat sih ketulusan dari mata Junyoung yang mencintai putri tapi dia mungkin hanya ingin menjadi sebatas teman saja. tidak terlihat kecemburuan pada Gyunwoo. Berbanding terbalik dengan Dayeon yang macem ular berbulu domba. Licik nan bitchy. Karakter yang amat sungguh menyebalkan. Tapi aku cukup mengerti sih kenapa karakter dia seperti itu. Dia diasuh dengan bapaknya Menteri Jung Kijoon. Menteri Jung kan orangnya begitu licik egois. Ya wajar anaknya macem itu, tapi aku sama sekali enggak kasihan dengan Dayeon sih. Malah merasa syukurin lo jadi turun kasta!

Ending : Puas sih karena semua terselesaikan dengan indah. Para penjahat terutama menteri Jung tertangkap. Aku paling puas saat Dayeon harus turun kasta karena dia berasal dari keluarga pengkhianat. Muahahaahaha Mamam tuh! She’s totally deserved it. Hyemyung dan Ratu sebelumnya dan juga Ibunya bertemu, walau sang Ibu tak ingin kembali ke istana. Hyemyung tertarik menjadi tabib dan juga akhirnya mereka akan menikah. Cuman kurang adegan menikah mereka sih. Aku cuman heran saja kok bisa Ibu Gyunwoo akhirnya menyetujui? Alangkah menariknya kalau dilihatkan usaha Hyemyung untuk mendapat restu ibu Gyunwoo. Pasti bakalan jadi kocak.

Rate : 3,5 poin dari 5 poin

Verdict : Hm… watchable romcom kok……

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s