You’ve Worked Really Hard, Kim Jonghyun ssi…..

Enggak tahu harus mulai dari mana…. kemaren baru saja aku merasa terhibur, senang, senyum-senyum sendiri setelah menonton drama Because It’s Our First Life episode 11. Akhirnya Nam Sehee dan Yoon Jiho saling terbuka dan ditutup dengan kissing scene yang indah. Kemudian maghrib, sebelum solat, aku menyempatkan diri untuk mengecek ponsel. Buka Line dan WA. Tiba-tiba ada pesan dari temanku.

“Nan Jonghyun meninggal???!!!”.

Mataku langsung melotot dan langsung berkata, “Maldo andwae… jangan bercanda…”

Aku pun langsung membuka official account line salah satu media korea besar di Indonesia. Lalu disitu tertulis berita, Jonghyun SHINee meninggal karena keracunan briket, namun dalam berita tersebut belum ada konfirmasi pasti. Seketika badan langsung lemas… “Andwae…. enggak mungkin….”.

Otakku terdiam beberapa saat untuk mencerna berita tersebut. Aku pun langsung ingin membuka twitter, tapi aku tersadar, kalau aku belum solat maghrib. Kemudian akupun mengambil air wudhu dan solat. Setelah selesai solat, seperti biasa kupanjatkan doaku untuk keluargaku, setelah itu biasanya aku berdoa untuk diri sendiri,tapi kali ini enggak. Aku berdoa untuk Jonghyun. Berharap kalau itu salah dan juga berharap yang terbaik. Aku bukanlah tipe fans yang setia mati-matian sampai mendoakan artis favoritku sehabis solat. Aku hanya mendoakan mereka dalam keadaan biasa, tapi kali ini beda. Aku ingin mendoakan untuknya, karena aku merasa kami seperti tumbuh bersama.

Setelah selesai solat, aku pun sibuk membuka media sosialku, twitter, instagram, wa, line. Mencari tahu kebenaran berita tersebut. Di twitter para artis JYP mengucapkan bela sungkawa. Aku makin lemas, secara enggak langsung mereka mengkonfirmasi berita duka tersebut. Kemudian ada kabar kalau dia bunuh diri. Makin syok aku, dan hatiku terasa sakit mendengar berita itu. Sesulit apakah yang kau hadapi selama ini?? :((( lalu tak lama kemudian polisi mengkonfirmasi berita duka itu. Benar-benar masih merasa enggak percaya, tapi sm belum mengonfirmasi hal itu. Ada kabar juga dia masih kritis dan pihak keluarga memohon pada dokter untuk dapat menyelamatkan dia, namun jika sudah takdir. Sudah tiba waktunya, maka tiba. Setelah sekian jam kita menanti kabar dari agensi, akhirnya SM mengkonfirmasi berita duka tersebut.

Rasanya benar-benar enggak percaya. Kaget, Syok, sedih, panik, campur jadi satu. Badan benar-benar lemas banget. Aku memang tidak menangis tersedu-sedu,layaknya fans lain. Mungkin respon tubuhku hanya sekedar murung dan menitikkan setetes air mata, tapi sungguh, aku benar-benar merasa kehilangan sosok yang kukagumi kepribadian dan karyanya. Hatiku benar-benar hancur, apalagi dengan cara kepergiannya yang tragis.

SHINee, bersama grup seniornya, Super Junior merupakan grup yang membuatku menyukai kpop hingga detik ini. Mereka adalah first love ku di kpop. Aku benar-benar enggak nyangka akan ditinggal pergi selamanya oleh salah satu member grup favoritku. Jonghyun bukan biasku, tapi aku menyukainya sebagai member SHINee. Aku mengagumi kepribadian bekerja kerasnya. Dia selalu menjadi pencair suasana dan menghibur di setiap varshow dengan komentar-komentar savage-nya. Aku sangat menikmati musik yang dia sajikan. Musik solo dia selalu kupercaya dan menjadi favoritku. Aku menikmati penampilan panggung dia, baik bersama SHINee ataupun solois.

8fOVmW2

Masa peralihan remaja ke dewasa ku ditemani dengan lagu-lagu SHINee. Suara Onew, Jonghyun, Key, Minho, Taemin mengiringi proses pendewasaanku. Aku merasa tumbuh bersama mereka juga. Ketika melihat mereka semakin dewasa, aku sadar kalau aku sudah dewasa juga. Makanya kepergian Jonghyun itu benar-benar bikin syok dan kehilangan banget. Benar-benar enggak nyangka.

Aku berpikir SHINee akan longlast as 5 karena bonding mereka kuat banget dan passion mereka akan musik juga besar. Aku berpikir mereka akan seperti Shinhwa yang bisa terus bersama walau ditinggal wajib militer, ditinggal nikah, kambek setahun sekali, tapi selama 20 tahun mereka akan tetap bersama. Aku berpikir SHINee akan menjadi grup yang personilnya lengkap saat merayakan anniversary ke 10 karena ya jarang banget idol generasi kedua yang enggak disband tapi membernya lengkap, paling selain SHINee hanyalah Big Bang. Cuman dasar takabur manusia. Kita hanya bisa berencana, berkhayal, tapi Tuhan yang menentukan. Saat mau mencapai 10 tahun, SHINee harus kehilangan membernya. Bukan karena dia pergi meninggalkan grup untuk bersolo karir atau tidak ingin menjadi artis lagi. Dia pergi dengan cara yang paling menyakitkan. Dia pergi menuju alam lain untuk selamanya dan enggak akan pernah muncul lagi dibelahan bumi manapun. Walau begitu SHINee tetaplah 5 orang karena yang memisahkan mereka hanyalah maut. Selamanya SHINee akan tetap beranggotakan Onew, Jonghyun, Key, Minho, Taemin.

Kepergian Jonghyun ini menjadi self reminder juga. Pertama kematian bisa tiba kapan saja. Tidak mengenal waktu, usia, tempat, suasana. Jika sudah waktunya, ya maka kamu akan kembali ke sang pencipta. Aku jadi berpikir, ya ampun sebanyak apa dosa gue…. aku merasa tak siap.

Lalu self reminder kedua adalah depression is real. Depresi itu termasuk silent killer. Dia bisa menyerang kapan saja dan kronis. Menahun selama bertahun-tahun jika tidak ditangani dengan tepat. Padahal dia lagi menyiapkan album untuk rilis Januari 2018. Bahkan dia sudah syuting MV dan pemotretan untuk albumnya, tapi setan sialan malah membuatnya bunuh diri. Dibalik keceriaannya, dia menyimpan banyak keresahan. Dia tersiksa selama ini. Kita bisa lihat dari lirik-liriknya dan siaran radionya selama ini. Selama ini dia sudah memberi tanda, tapi kita tak menyadari hal itu. Hal ini jadi self reminder karena banyak orang yang mengalami masa-masa sulit. Mereka butuh teman bercerita, tapi enggak ada yang mendengarkan karena kita pun merasa masalah kita juga sudah sulit. Ketika mereka butuh dorongan, yang ada mereka hanya mendapatkan orang-orang menyalahkan diri mereka.  Aku pernah berhadapan dengan orang yang kondisi mentalnya benar-benar lagi down, butuh pertolongan. Jujur sampai sekarang pun aku masih enggak tahu gimana cara yang baik untuk menghadapi orang seperti itu. Reaksi kita yang salah malah bisa-bisa bikin mereka makin nge-down. Saat mereka lagi benar-benar dalam kondisi kacau, aku pernah meninggalkan mereka (enggak menghubungi sementara orang tersebut). Bukan karena aku tidak peduli, tapi karena aku takut aku menghibur mereka, tapi mereka malah menanggapinya dengan salah dan memperburuk kondisi mereka. Dalam fase tertentu mereka akan sulit untuk mendengar omongan orang lain, dan jika sudha seperti itu aku bingung harus seperti apa. Aku pun hanya bisa menjauh sementara. Aku enggak tahu apa yang kulakukan itu benar apa enggak. Cuman saat mereka butuh teman cerita, aku ada dan mendengarkan dengan baik, dan memberi saran sebisa mungkin walau mungkin enggak membantu. Jadi saat orang tersebut lagi down dan butuh teman cerita, dengarkanlah. Kita harus ada untuk mereka. Tunjukkan kalau masih banyak orang yang menyayangi mereka. Lalu jangan pernah membandingkan masalah mereka dengan masalah orang lain, misalnya “masih banyak yang masalahnya lebih berat, kurang bersyukur lu!”. Mereka enggak butuh kata-kata itu. Jangan juga menyalahkan diri mereka macam “Ah baperan amet! ah itu si elu aja yang payah!”. Mereka itu butuh dorongan dan yakinkan mereka kalau mereka bisa melalui itu semua. Jangan pernah meninggalkan orang seperti mereka sendirian. Untuk orang yang mengalami masalah mental, merasa lagi di kegelapan, guys ingat kalian enggak sendiri. Masih banyak yang mencintai dan mendukung kalian. Kalau ada masalah jangan dipendam sendiri, ceritakanlah. Walau tak menyelesaikan, tapi setidaknya membuat hatimu lega.

DRYjyuDV4AA2gfG

Dibalik kepergiannya kita bisa mengambil hikmah. Aku berharap kita semua yang dtinggalkan kuat dan tidak mengikuti jejaknya. Bagaimanapun juga bunuh diri bukanlah solusi. Itu namanya lari dari masalah. Bunuh diri tidak akan menghilangkan semua kesakitanmu. Hadapilah masalah itu. Kita pasti bisa melaluinya. Orang-orang sekitar harus mendukung dan membantu orang yang butuh dorongan.

Sebagai perpisahan untuk Jonghyun, aku ingin menulis sebuah surat sederhana.

Pertama untuk orang yang ditinggalkan

Halo keluarganya Jonghyun, SHINee member, teman-teman Jonghyun, dan juga Fansnya, SHINee World

Aku turut ikut berduka cita atas kepergian, anak, adik, teman, sahabat, dan idola kita semua, Kim Jonghyun. Aku seperti kalian juga merasa amat kehilangan dan kesedihan yang mendalam. Aku berharap dia mendapat tempat yang layak disana.

Aku tak pandai menghibur orang. aku hanya ingin menyampaikan, tolong jangan menyalahkan diri kalian atas kejadian ini. Ini bukan salah siapa-siapa.

Untuk keluarga Jonghyun, ketahuilah kalian memiliki seorang anak, adik yang luar biasa. Kepribadian yang bagus, talenta yang bermacam-macam. Jonghyun tumbuh menjadi inspirasi banyak orang. Dia dicintai banyak orang. Kalian telah membesarkannya dengan baik hingga akhir hayatnya. Jangan terlalu merasa bersalah atas kepergiannya. Aku berharap kalian kuat menghadapi ini semua dan bisa menjadi lebih baik.

Untuk member SHINee, Jinki Oppa, Kibum Oppa, Minho Oppa, Taemin Oppa. Kalian benar-benar beruntung memiliki teman, sahabat, rekan kerja seperti Jonghyun Oppa. Tahun ini memang menjadi tahun yang buruk bagi SHINee, tapi aku yakin kalian bisa melewati itu semua. Aku mengerti kalian pasti merasa bersalah, tapi tolong jangan menyalahkan diri kalian karena merasa bersalah tidak ada disisinya, terutama kau Jinki Oppa. Pasti sebagai Leader kau merasa bertanggung jawab dan ambil andil dalam kejadian ini. Tapi kumohon jangan menyalahkan dirimu sendiri. Kita ambil hikmahnya saja. Kalian harus saling menguatkan ya?  Aku yakin kalian sudah melakukan yang terbaik untuknya. Persahabatan kalian benar-benar kuat dan terpisahkan maut. Selamanya Shinee akan berlima. Aku tahu itu.

Untuk teman-temannya kalian telah melakukan yang terbaik. Jangan menyalahkan diri kalian. Terima kasih sudah ada di sisi Jonghyun selama ini.

dan untuk sesama fans, entah itu shinee world atau bukan. Kita memang benar-benar kehilangan sosok inspirator kita. Kita hanya bisa mengikhlaskan dan mendoakannya saja. Aku harap kita tidak menyalahkan diri kita dan juga mengikuti jejaknya. Kita hanya bisa selalu mengingatnya dan mendukung karya-karyanya selama ini. Kita kuat kan, shawol?

Stay strong Jonghyun’s Family, his friends, shinee member oppadeul, and his fans, shawol. May he rest in peace……..

 

Dan surat kedua, untuk Kim Jonghyun.

Annyeong Jonghyun Oppa….

Kenalkan aku adalah salah satu fansmu selama 8 tahun ke belakang. Aku memang tidak mengikutimu dari awal debut, tapi sudah mengikutimu dari kau masih meniti karir. Kau dan grupmu, SHINee dan juga grup seniormu, Super Junior yang telah membawaku mengenal kpop dan masih menyukai kpop hingga detik ini juga.

Kita belum pernah bertemu sebelumnya. Aku juga tidak pernah melihatmu dari kejauhan. Aku hanya melihatmu melalui layar laptop dan ponselku. Aku pun tidak mengenalmu secara pribadi, begitu juga kau tidak mengenalku. Aku hanya mengenalmu sebagai Idol Jonghyun. Walau begitu 8 tahun kau sudah menemani hari-hariku. Selama 8 tahun itu pula aku merasakan kedekatan denganmu dan juga yang lainnya. Walau kita terpisah oleh lautan, daratan, bangsa, dan zona waktu yang berbeda, tapi aku merasa kau selalu ada di dekatku melalui musikmu.

Pasti selama ini hidupmu berat sekali ya? kau pasti telah mengalami banyak kesulitan dan merasa amat tersiksa selama ini. Kau tidak baik-baik saja dan terjebak di ruang gelap yang pengap. maafkan kami yang tidak menyadari hal tersebut. Kau sungguh telah bekerja keras demi menghadirkan musik yang bagus untuk kami nikmati. Kau bahkan sampai memikirkanya dan menjadi beban tersendiri untukmu. Maafkan kami….. 

karya-karyamu banyak menerangkan jiwa yang berada dalam kegelapan. Kami merasa amat tertolong, tapi ternyata dibalik karyamu itu, kamu meminta pertolongan pada kami. Kamu berteriak “seseorang tolonglah aku!” tapi kami hanya diam tak sadar dan menikmati karyamu dengan santai. Dibalik itu semua, malah kau yang sebenarnya butuh ditolong.

kau adalah salah satu artis yang hebat. Kita semua tahu betapa kau mencintai musik dan menikmati tampil di panggung. Kau adalah salah satu vokalis terbaik didunia kpop. Semua orang tahu dan mengakui itu. Banyak orang yang mencintai karyamu dan juga mencintaimu sebagai Jonghyun. Jadi ku harap kau juga menyadari hal itu dan menganggapnya sebagai anugerah bukan beban. 

Aku memang tak percaya akan kehidupan selanjutnya, namun jika kau mempercayai hal itu, aku berharap kau akan menjadi geunyang Kim Jonghyun, bukan Idol star Kim Jonghyun. Aku tak ingin kau merasakan hal ini untuk kedua kalinya. Aku ingin kau bahagia dan hidupmu selalu diterangi cahaya kedamaian.

Maaf atas ketidaksadaran kami. maaf atas ketidakberdayaan kami. Maaf membuatmu terjebak di ruang gelap yang pengap. Kau akan selalu kami ingat dan takkan kami pernah lupakan. Kau akan selalu ada melalui karya-karya yang pernah kau buat.

Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini. Terima kasih atas karya-karyamu yang menginspirasi banyak orang. Terima kasih atas suara indahmu dan penampilan panggungmu yang luar biasa selama ini. Terima kasih telah menjadi bagian dari SHINee dan SMTOWN family. Terima kasih atas semua 9 tahun yang hebat ini.

Kau telah melakukannya dengan baik. Kau telah bekerja sangat keras! Berbahagialah disana, Oppa. Kami semua mencintaimu. annyeong~, good bye, see you again :”) . 

 

Best Regards,

 

 

your fans who loved you from 2009 till the end of time

 YOU DID WELL, KIM JONGHYUN. YOU’VE WORKED REALLY HARD KIM JONGHYUN

BKfoZVwLGTVDMSk-800x450-noPad

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s