[REVIEW] WISE PRISON LIFE

Setiap dengar kata penjara apa sih yang terlintas dipikiran kalian? Kalau aku, seram, banyak orang jahat, kehidupan yang keras, tidak manusiawi. Wah yang jelas kalau sudah dengar kata penjara, image yang kita ingat pasti bukan sesuatu yang bagus. Dari kecil kita sudah dicekoki, orang-orang di penjara bukanlah orang baik. Otakku sudah tercuci dengan “100% orang dipenjara enggak punya sisi baik”. Lalu setiap nonton drama korea, yang memiliki setting penjara, pasti selalu menyeramkan suasananya. Banyak preman, yang lemah selalu di bully, belum para sipirnya juga yang kotor dan menyebalkan. Contoh saja drama Defendant yang memiliki latar tempat sebagian besar di penjara. Isinya penuh orang-orang jahat. Bahkan para sipirnya saja sangat kotor, gila uang. Belum para tahanannya yang sadis. Orang-orang baiknya hanyalah para tahanan di kamar Jungwoo. Aku jamin, banyak drama korea yang memiliki latar sebagai penjara, pasti penuh dengan intrik kotor dan kejam. Namun drama Wise Prison Life membawa sesuatu yang berbeda. Kali ini tim produksinya ingin menampilkan kisah lain dari penjara dengan pembawaan yang unik.

Wise prison life sebuah drama dengan mengusung  genre black comedy, drama, slice of life dengan total 16 episode. Drama ini menceritakan seorang bintang baseball, Kim Jehyuk. Akibat mengejar pelaku pelecehan seksual pada adiknya, Jehyuk tidak sengaja melukai pelaku tersebut, hingga pelaku tersebut terluka di kepalanya. Luka tersebut menyebabkan pelaku pelecehan seksual tersebut meninggal. Alhasil Jehyuk harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jehyuk pun akhirnya dihukum penjara selama 1 tahun. Hal itu menjadi titik terendah dalam hidup Jehyuk. Dia harus mengalami kehidupan penjara selama 1 tahun. Selama kehidupannya di penjara, Awalnya dia mengalami kesulitan, namun akibat statusnya sebagai superstar dan juga bantuan dari teman lamanya yang seorang sipir juga, Lee Joonho, Jehyuk mampu beradaptasi dengan baik, dan berteman dengan para tahanan dan juga para sipir. Narapidana dan sipir memiliki kisah tersendiri akan kehidupan mereka.

Aku merasa drama ini tuh bagaikan sebuah paket tur wisata, dimana dalam 1 paket ini terdiri 16 tur perjalanan berbeda yang bisa dinikmati. Nah seperti itulah perumpamaan yang aku rasakan saat menonton drama ini. Drama ini memiliki journey tersendiri. Drama ini bagiku rasanya memiliki perjalanan tersendiri setiap episodenya. Setiap “tur” yang aku jalani memiliki perasaan yang berbeda, ada senang, sedih, kesal, lucu, menghangatkan, mengharukan. Setiap tur alias setiap episodenya selalu ada hal yang bisa aku nikmati dan aku ambil maknanya. Setelah selesai menonton drama ini tuh, aku merasa seperti sudah menjelajahi berbagai tempat, menemui berbagai orang dan mendengarkan kisah mereka. Rasanya kayak habis backpacker, padahal aku hanya duduk depan laptop selama 16×1,5 jam. Setelah menyelesaikan “perjalanan” ini, rasanya “ah rindu….”. Semenarik itu loh drama ini tuh.

Wise prison life itu sukses membuat kisah penjara yang manis. Ternyata penjara itu enggak seperti yang kita bayangkan, enggak selamanya buruk. Enggak selamanya manusiawi. Tempat yang Jehyuk tempati, bukanlah tempat yang buruk. Penjaranya bersih, masih bisa beli makanan dari uang sumbangan, sipirnya enggak semenyeramkan di film-film. Sipirnya banyak yang tsundere, aiiiih. Kalau memang hidupnya benar, mereka dipenjara akan mendapatkan keahlian lain, sehingga begitu keluar penjara mereka dapat memulai hidup baru. Enggak semuanya 100% jahat, mereka tetap memiliki sisi baik, sisi manusiawi. Cuman ya tetap saja, mereka dipenjara karena sebuah alasan. Mereka dipenjara karena melakukan kesalahan. Jadi seperti kata Joonho, “Enggak ada yang baik disini.” . Tetap saja masih ada sisi “kriminalitas” mereka. Mereka tetap saja bisa berbuat kejahatan, demi uang atau memang sulit lepas, seperti Hanyang :””. Tetap saja ada transaksi obat-obatan. Lalu masih ada orang yang ‘berkuasa’. Cuman kalau di drama ini, semua itu dibawa fun dan menenangkan.

Setiap karakternya memiliki kisahnya tersendiri. Bagaimana mereka bisa masuk penjara, lalu seperti apa kehidupan mereka. Setiap cerita para karakternya menjadi jejak tersendiri bagi perjalanan yang kita alami di drama ini. Apa yang kita lihat belum tentu seperti yang kita sangka. Seperti diawal-awal Jehyuk masuk penjara. Aku pikir teman-teman satu sel nya merencakan kabur dari penjara, tahunya mereka berniat membobol dispenser agar dapat air hangat untuk menyeduh ramen HAHAHAHAHAHA. Banyak banget twisttwist semacam ini tuh. Sedikit pelintir yang membuat kita tertawa ataupun membuat kita merasa simpati. Banyak hal yang enggak kita sangka dan kita akan menyukai setiap kejutan yang terjadi.

Saat membahas drama ini tentunya kita enggak bisa lepas membicarakan karakter-karakternya. Cerita yang tersaji didrama ini berkaitan erat dengan karakter para tokohnya. Aku ingin membahas detail, tpi karea sudah sebulan lalu ku menonton drama ini jadi banyak yang aku lupa. Mungkin kita biarkan ngalir saja ya, hanya sekilas paling. Yang pasti akan terbahas sudah pasti tokoh utama kita, Kim Jehyuk. Dia selama dipenjara sangatlah social butterfly. Berteman dengan banyak pihak, bahkan membantu mereka, asalkan ya mereka orang baik. Dia benar-benar beradaptasi dengan baik. Kecintaannya terhadap baseball sangatlah besar. Selama dipenjara pun dia latihan. Bahkan ketika disuruh mengerjakan hal lain dia, malah kacau wkwkwwk. Selain itu, ya ampun! Dia sangatlah naïf ternyata. Aku enggak ngerti lagi pas adegan teman-teman selnya “membodohi” Jehyuk agar Jehyuk mau bermain baseball lagi. Jehyuk langsung pengumuman kalau dia mimpi didatangi pelatihnya. Entah dia tahu kalau itu teman-teman selnya yang melakukan itu, entah dia memang dodol. Jehyuk ini benar-benar karakter yang mengemaskan. Dia tidak tahu apapun selain baseball.

Kehidupan Jehyuk di penjara ini berwarna karena ditemani berbagai karakter yang memiliki kisahnya masing-masing. Teman-teman selnya silih berganti, mulai dari Janbaljang yang pertama keluar, dekat banget sama sesepuh dikamar itu Kim Minchul sampai sudah manggil Minchul sebagai “Abeoji”, tahunya sebelum dia keluar malah berkhianat =(((. Penghuni lama Kim Minchul yang dihukum 25 tahun karena pembunuhan ternyata menyimpan kisah manis dan hangat. Lalu ada Hanyang yang pecandu obat, dan kalau lagi kumat sakawnya, bisa gila dan kacau. Namun sebenarnya kalau dia enggak kena pengaruh obat, dia adalah sosok pintar lulusan farmasi Universitas Seoul. Hanyang telah menyelamatkan Jehyuk dari kasus Dopping. Hanyang kalau lagi kumat gilanya, suka berantem sama Kaist, namun semenjak Kaist pindah penjara, korbannya jadi kapten Yoo. Hanyang juga memiliki sebuah rahasia yang masih tabu di Korea apalagi di Indonesia, hmmm dan aku salah satu yang termasuk tidak mendukung hal itu.

Lalu salah satu penghuni lama lainnya ada Kaist yang dihukum karena penipuan sudah khatam dengan life hack selama dipenjara. Dia juga seorang cassanova. Menikah sebanyak 6x, terus istri terakhirnya selingkuh pula karena lebih kaya, tapi sayangnya selingkuhannya juga penipu wkwkwkwk. Cuman dibalik sikap semaunya dia, ternyata dia seseorang yang lembut, apalagi ketika berurusan dengan anak. Lalu ada Go Baksa yang dihukum karena kasus korupsi dan penggelapan uang perusahaan. Namun anehnya, dia saat dipenjara banyak mengritik para sipir jika bertindak tidak sesuai aturan. Dia paling sering mengirimkan saran kepada kemenkumham. Dia pun jelas sangat cerdas namun terkadang menyebalkan. Ternyata Go Baksa adalaha kambing hitam untuk perusahaannya. Kisah dia termasuk kisah yang bikin aku greget banget sih. Like kok mau-maunya??? Walau memang pilihan yang lain juga bagus, tapi dia enggak mikir keluarganya apa? Eh tapi dia ambil pilihan ini juga karena keluarganya. Serba salah.

Penghuni baru setelah Jehyuk ada Kapten Yoo seorang tentara yang dituduh telah menyiksa bawahannya hingga mati. Kapten Yoo pertama datang jauh dari kesan ramah. Dia benar-benar tak mau diganggu, ternyata setelah itu baru ketahuan kalau kapten Yoo ini korban kambing hitam dari pelaku sebenarnya. Terakhir si orang kedua Ddolmani yang awalnya mengincar Jehyuk karena dendam pada Jehyuk yang melukai bosnya di tahanan sebelumnya. Pada akhirnya Jehyuk berhasil menjadikannya kawan,dan ternyata dia hanyalah seorang anak anjing yang menggemaskan.

Selain kawan satu sel nya, Jehyuk juga banyak berinteraksi dengan tahanan lain,mulai dari yang jahat dan menyebalkan macam kepala pabrik furniture,  Yeom Sangjae sampai si penolong yang sudah bolak-balik masuk penjara, Yongcheol. Jehyuk juga bisa membangun relasi dengan para petugas karena statusya sebagai superstar baseball. Jehyuk mendapat banyak bantuan dari sahabat masa kecilnya Lee joonho yang bekerja sebagai sipir penjara. Selain Joonho, ada petugas Paeng yang sanga tsundere. Luarterlihat kejam, tapi dia amatlah lembut, baik hati. Petugas Paeng ini salah 1 karakter favoritku di drama ini. Ketsundereannya dan juga masa lalunya amatlah menarik. Ada juga petugas Song yang kadang suka bodoh dan dekat dengan Kapten Yoo karena telah menyelamatkan nyawa petugas Song. Lalu ada kepala penjara Seobu yang terlihat menyebalkan tapi tidak ada apa-apanya. Dia hanya ingin penjara Seobu memiliki branding yang bagus dan dia memanfaatkan Jehyuk, begitu juga dengan Jehyuk yang memanfaatkan kepala penjara. Sudah lah kocak abis melihat mereka berdua. Lalu ada wakilnya petuas Na yang orangnya kaku dan lurus habis. Sebenarnya bagus sih orang kayak dia secara teori kalau dalam dunia hukum. Dia benar menjunjung tinggi peraturan, enggak pandang bulu. Orangnya strict abis, kalau 1 ya 1, enggak boleh jadi 1,5 atau 1,01. Kalau salah ya salah, harus dihukum. Cuman orang kayak dia tuh sangat menyebalkan dalam bermasyarakat. Wakil Na enggak punya fleksibilitas, sedangkan dalam hidup dan bermasyarakat kita harus punya toleransi dan fleksibilitas, apalagi dalam penjara yang karakternya beragam dan keras untuk bisa membuat mereka patuh dan lebih baik. Saat melihat karakter wakil Na kita berpikir kalau dia punya latar belakang masa lalu yang menyayat hati. Ternyata memang itu watak dia dari lahir LOL wkwkwk.

Sebenarnya masih banyak karakter lagi, tapi kalau aku jelaskan satu-satu enggak akan beres-beres karena memang banyak banget karakternya, dan aku sudah agak lupa lagi sih haahaha. Cuman drama ini tuh memiliki cerita masing-masing pada karakternya, dan terasa hidup. Kita benar-benar akan larut dalam emosi cerita mereka dan juga merasa simpati. Benar deh setiap episodenya kita berasa melakukan perjalanan dan bertemu dengan banyak orang, serta bisa mengambil makna dari setiap kisah dari orang yang kita temui. Yang jelas drama ini tuh bromance betebaran, dan aku sangat menikmati bromance dari mereka. Efek setelah selesai menonton 1 episode dari drama ini adalah ketagihan jelas banget, kenyamanan, dan kehangatan.

Drama ini mengangkat kisah yang agak jarang ya untuk ukuran Kdrama. Banyak sih drama yang cerita tentang hukum, lalu di penjara, tapi kayaknya masih jarang banget yang menggambarkan kisah kehidupan penjara itu seperti apa. Drama ini jelas lebih manusiawi sih dalam menggambarkan situasi penjara. Seperti tadi kataku diawal-awal,  penjara enggak seburuk dan semengerikan itu, tapi tetap bukan tempat yang bagus dan baik. Para tahanan ada yang menyadari kesalahannya dan belajar menjadi lebih baik, ada juga yang sudah bebal dan ngejago. Jehyuk yang cukup social butterfly untuk bertahan disana, dia benar-benar bergaul dengan berbagai tipe. Cuman yak an enggak semuanya baik, makanya wajar banget Joonho khawatir banget. Kekhawatiran Joonho dan sikap bodoh Jehyuk ini tuh jadi bumbu komedi yang menyegarkan sekali.

Kalau nonton ini tuh,kalian akan merasakan bagaimana black comedynya bekerja dengan baik. Aku enggak bisa mendeskrisipkannya, tapi kalau kalian nonton, pasti kalian akan merasakan komedi yang ditampilkan memang dark. Also,I dunno why, but the comedy is so clever yet gold. Cerdas saja komedinya,dan kalau kalian mengikuti Reply series kalian pasti bisa tahu kan seemas apa komedinya. Disini juga kalian akan merasakan vibe yang sama dengan Reply, cuman agak lebih dark saja. Lalu kesamaan lainnya dengan Reply adalah, mereka mengangkat latar belakang baseball dan juga menyinggung mengenai homoseksual. Cerita homoseksualnya sih yang agak bikin aku enggak begitu nyaman, tapi tidak menggelikan dan menjijikan kok *sorry not sorry*, karena cuman latar belakang kisah salah satu tahanan saja sih. Enggak membuat kita memandang rendah mereka, walau aku tidak menyukai bagian itu tapi ada makna yang bisa diambil sih. So buat kalian juga yang enggak menyukai bagian itu, jangan merasa malas duluan untuk menonton drama ini yaaa.

Drama ini tuh benar-benar bagus dari segala aspek. Mulai dari skrip, directing, sampai aktingnya pun pada bagus. Menurutku agak sulit menemukan kekurangannya, cuman masalah buatku adalah, pertama waktu 1 episodenya yang panjang mencapai 1,5jam. Jadi walau ini 16 episode, tapi sebenarnya waktu yang dihabiskan sama dengan menonton 24 episode drama. Jadi kalau mau marathon nonton drama ini kalian harus siapkan waktu. Aku menyelesaikan drama ini butuh waktu sekitar 1 minggu. Padahal biasanya kalau aku marathon 3 hari juga beres. Aku menyelesaikan drama ini tiap malam sepulang gawe sekitar 2 episode, lalu saat libur aku hajar. Untungnya walaupun durasinya panjang, tapi enggak berasa karena semua adegan menarik dan bermakna. Enggak ada filler atau adegan enggak penting. Kedua aku tidak tertarik dengan romancenya Jehyuk dan Kim Jiho. Manis sih lihat mereka, dan ya ampun Jehyuk sweet banget ya suka sama anak pelatihnya dari lama,cuman karena perbedaan usia yang jauh, aku jadi bingung Jehyuk menyukai Jiho sebagai seorang wanita dari kapan? Apakah saat dia remaja atau saat dia sudah legal? Kalau saat masih kecil, aku bisa melihat Jehyuk menyayangi Jiho bagai ponakan, adik sendiri. Cuman sejak kapan Jehyuk menyukai Jiho sebagai wanita? Aslikah dia enggak pernah pacaran karena dia menyukai Jiho? Atau sebelumnya dia pernah pacaran? Lalu chemistry antara Krystal dan Park Haesoo awkward menurutku. Krystal tuh kayaknya kalau lawan mainnya usianya beda jauh, dia kayak kagok gitu. Jaman My Lovely Girl juga chemistry dia sama Rain enggak begitu bagus, dia malah kliknya sama Myungsoo.

Kalau romance di drama ini aku malah lebih menikmati romancenya Joonho sama adiknya Jehyuk, Kim Jehee. They are so cute and lovely. Aku sukanya mereka tuh terang-terangan menunjukkan rasa ketertarikannya. Mana Joonho tuh first lovenya Jehee. Dari sudut pandang cewek Joonho memang menggoda sih. He is such a sweet guy dan bisa diandalkan. Rasanya pengen bergantung pada Joonho. Chemistry mereka lebih bagus dibanding chemistry Jehyuk dan Jiho.Cuman karena drama ini bukan romance plot utamanya jadi enggak begitu ganggu sih lack chemistrynya mereka berdua.

Selebihnya aku enggak ada yang merasa salah dengan drama ini. Paling setelah para penghuni penjara yang pindah macam Kaist dan Go Baksa, aku penasaran dengan kehidupan mereka seperti apa, tapi ya namanya juga hidup dipenjara. Pasti sebagian besar memang tidak akan berhubungan lagi dan tidak tahu kabar masing-masing, jadi berasa hampa saja saat mereka pergi. Saking pedulinya aku sama karakter mereka, jadi saat mereka enggak ada benar-benar kehilangan huhuhuhu.

Secara akting semuanya oke, Krystal yang dikritik di drama sebelumnya pun disini decent kok. Dia enggak jelek seperti kata haters. PD Shin berhasil mengarahkannya dengan baik dan Krystal juga berhasil mengimplementasikan dengan baik. Lalu Kang Seungyoon ternyata bagus ya. Aku Lihat dia di High Kick 3 oke sih, tapi enggak nyangka juga disini dia bagus. Lalu ya pemeran utamanya bagus-bagus. Aku merasa semua pemainnya kerasukan karakter yang mereka mainkan. Bahkan pemeran petugas Paeng, Jung Woongin yang biasanya main antagonis, dimana setiap melihat dia aku emosi, di drama ini dia beda banget. Baik banget huhuhuhuhu. Lalu sekarang kalau lihat pemeran Hanyang, Kaist aku malah jadi ingat tokoh yang mereka perankan disini. Benar-benar memorable.

Akhir dari drama ini adalah ya semua kesimpulan yang didapat dari pengalaman Jehyuk selama di penjara. Selama di penjara ini menjadi titik terendah dalam hidup Jehyuk. Saking rendahnya, bahkan lantai dititik terbawah saja enggak cukup untuk menggambarkan rendahnya hidup Jehyuk saat itu wkwkwkwk. Cuman dari situ dia dapat banyak hal secara sosial, banyak yang bisa Dia pelajari, banyak dapat makna, Dia bisa reunion sama teman kecilnya, Dia jadi tahu kalau tangan kanannya bisa melempar bola dengan baik juga. Sekeluarnya penjara ya sudah dia kembali ke lapangan walau pada penampilan perdananya enggak menang, tapi wajar sih, namanya juga hidup, baru balik lagi. Enggak langsung sukses. Joonho yang awalnya mencemooh gaya petugas Paeng, akhirnya dia mengerti kenapa petugas Paeng bersikap seperti itu, dan pada akhirnya dia juga jadi seperti petugas Paeng style jadi sipirnya wkwkwkwk. Hanyang sayang banget sih, baru banget keluar penjara sudah harus tertangkap lagi. Aku mengerti sih karena kata PD Shin bilang kalau yang pecandu itu memang susah lepas, tapi kenapa meni pas banget dia keluar sudah ditangkap lagi?? Kenapa enggak sehari kemudian kek atau apalah. Baru juga keluar huhuhuhu. Kapten Yoo akhirnya dinyatakan tidak bersalah yey! Tapi sayang enggak diperlihatkan dia keluar dari penjaranya, ya tapi setidaknya mereka masih menceritakan kalau Kapten Yoo tidak bersalah di pengadilan. Sisanya ya entahlah. Yang jelas kehidupan masih terus berjalan.

Drama yang luar biasa ini aku kasih 4,25 point dari 5 point. Aku berani kasih gede, karena memang sebagus itu. Wise Prison Life akan masuk salah satu list drama favoritku sih. Sebuah perjalanan yang amat menyenangkan. Terima Kasih!

Let’s take a little journey with Wise Prison Life, guys!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s