[REVIEW] HWAYUGI (A KOREAN ODYSSEY)

A_Korean_Odyssey-P1

Genre :

Romance, comedy, fantasy

 

Episode :

20 Episode (format 75 menit, but episode awal-awal nyampe 90menit :OO)

Sinopsis :

Drama ini mengadaptasi dari cerita New Journey To The West. Jin Sunmi seorang gadis manis yang memiliki kemampuan tidak biasa,yaitu bisa melihat hantu. Sialnya kemampuannya ini sangat mengganggu kehidupan sosialnya, karena Dia sering diganggu oleh para roh halus, sehingga Dia dijauhi oleh teman-temannya, bahkan keluarganya sendiri. Walau begitu Saat dewasa dia berhasil mandiri dan sukses sebagai CEO agen properti.

Saat dia masih kecil dia bertemu seorang “peri” yang ternyata seorang siluman kerbau yang sedang mengumpulkan poin agar menjadi dewa, Woo Mawang. Mawang meminta Sunmi untuk mengambil sebuah kipas di sebuah rumah yang hanya dapat dilihat oleh Sunmi. Sunmi dijanjikan akan mendapatkan “payung” Mawang agar Sunmi terlindung dari gangguan roh halus, walau pada akhirnya Mawang berkhianat. Sunmi pun akhirnya menemukan rumah tersebut dan mengambil kipas yang dipinta Mawang. Ternyata di rumah tersebut ditempati oleh seorang Siluman Monyet yang sedang dihukum oleh surga, Son Ohgong. Ohgong meminta tolong kepada Sunmi agar membebaskannya dari rumah tersebut dan berjanji akan melindungi Sunmi.  Sunmi yang takut dikhianati ingin memiliki “kontrak” dengan Ohgong. Ohgong pun membuat “kontrak” yang berisi setiap Sunmi menyebut namanya, Ohgong akan hadir menolongnya. Namun seperti kata Al-qur’an juga, jangan pernah berjanji dengan setan karena dia akan berkhianat. Setelah bebas Ohgong malah berkhianat, dia menghilangkan ingatan Sunmi akan namanya, dan pergi begitu saja. Akibat itu, Sunmi tetap menderita. Ditambah karena dia membebaskan tahanan surga, dia terkena hukuman, yaitu menjadi Samjang,yaitu manusia namun memiliki darah spesial yang beraroma bunga teratai. Kelak setiap setan, siluman, atau makhluk tak kasat mata lainnya memakan darah samjang, dia akan hidup abadi dan tak terkalahkan. Oleh sebab itu, Sunmi tidak boleh berdarah agar tidak mengundang para roh jahat. Samjang juga memiliki tugas spesial yaitu melawan roh jahat agar tercipta kedamaian di bumi ini.

Saat besar Sunmi kembali bertemu dengan Ohgong dan Mawang. Karena takdir surga Ohgong harus menjaga dan membantu Sunmi untuk melawan roh jahat, dan ada tugas besar menanti mereka berdua. Ohgong yang berdarah pemberontak, diberi gelang Geumganggo, kalau di kera sakti sih mahkota dikepalanya itu loh. Gelang Geumganggo ini merupakan versi terbaru dari mahkota Geumganggo. Jika kera sakti saat dipakaikan mahkota membangkang, kepalanya akan sangat sakit, sedangkan gelang ini mengikat hatinya. Ohgong menjadi terpaksa mencintai Sunmi dan terpaksa melindunginya. Sunmi, Ohgong, dan dibantu Mawang pun menjalankan tugas mereka untuk menjaga perdamaian dunia.

Why I Watched :

Bebebku is coming back from military service, Lee Seunggi! Ini proyek pertama dia setelah hampir 2 tahun vakum, dan sebagai fans yang baik, aku wajib menontonnya dong? Lagipula banyak pemain bagus. Bisa lihat dia reunian sama Cha Seungwon dan bromance kembali betebaran. Ditambah lawan mainnya Oh Yeonseo. Lalu plot awalnya bikin aku penasaran karena gimana sih adaptasi dari si kera sakti ini ke kisah drama modern korea? Dan yang nulisnya Hong Sister pula. So far, aku enjoy hampir semua drama dia sih *except BIG, Warm and Cozy*. Jadi makin penasaran deh sama drama ini.

Kesan :

Paruh pertamanya sangat menyenangkan. Aku menikmati adaptasi cerita fantasi ke kehidupan modern. Sesekali ketawa karena komedi khasnya hong sister. Cuman di paruh keduanya agak turun nih. Agak mulai melebar enggak jelas. Cuman overall aku cukup enjoy sih nonton drama ini. Buat yang suka cerita fantasi mungkin akan menikmatinya, cuman buat yang enggak suka fantasi, sebaiknya menjauh dari drama ini.

The interest thing :

Aku menikmati adaptasi fantasi ke kehidupan modernnya itu. Sebagian besar tokoh didrama ini bukanlah manusia. Cara mereka bertingkah seperti manusianya itu yang bikin seru. Tokoh-tokohnya walau mereka siluman yang pastinya sisi menyebalkannya jauh lebih gede, tapi kita enggak bisa benci. Seperti Mawang yang selalu punya niatan untuk makan Sunmi. Lalu PK yang selalu gegabah. Kalau manusia, aku jamin sudah amat menyebalkan, tapi karena mereka siluman jadi masih bisa dimaklumi dan kita jadi enggak bisa benci sama karakternya. Lalu para siluman itu menyadari kalau mereka adalah siluman bukan manusia. Mereka enggan disamakan dengan manusia atau siluman lain macam Ohgong yang bilang “Aku ini monyet bukan anjing yang selalu patuh.” Ketika dimarahi oleh Mawang. Atau gambar sekretaris Ma yang jelek seperti ceker anjing, ya karena dia memang siluman anjing. Karakternya begitu hidup membuatku menikmati drama ini. Lalu karakternya juga enggak jauh beda dengan yang digambarkan dalam New Journey To The West.

Ide ceritanya juga cukup unik sih. Kisah cinta antara biksu dan siluman monyet. Walau banyak juga sih drama korea yang mengangkat kisah cinta manusia dan makhluk lain. Cuman aku menikmati proses Ohgong jatuh cinta benaran dengan Sunmi. Kisah-kisah fantasi New Journey To The Westnya juga seru untuk dicocokologikan untuk menerka cerita selanjutnya. Aku juga jadi menjelajah google untuk mendalami drama ini, tapi sayangnya enggak banyak yang detail menceritakan kisah New Journey To The West, jadi ada beberapa yang enggak diceritakan di Hwayugi, tapi di cerita aslinya ada katanya, cuman aku kan enggak mungkin untuk nonton kesemua series New Journey To The West. Beberapa alur ceritanya ada yang tidak tertebak, jadi bikin terkejut dan kepo banget sama kelanjutannya. Aku hampir tiap minggunya enggak sabar nunggu kelanjutannya. Aku kebetulan memang nonton ongoing jadi rasanya tiap minggu itu enggak sabar.

The Bad Thing :

Dipertengahan fokusnya agak melebar sih, apalagi semenjak kehadiran Asanyeo. Kehadiran Asanyeo penting sih, karena dia bisa mengundang musuh besar yang harus Sunmi dan Ohgong lawan, naga hitam besar. Cuman yang aku enggak ngerti itu adalah kenapa Asanyeo ingin membuat Kang Daesung menjadi raja? Apakah hanya karena pekerjaan dia sebagai Cenayang? Atau hanya ingin membuktikan kekuataan dia itu besar? Aku enggak ngerti dibagian itunya? Keuntungan dia untu melakukan hal itu apa? Mana harus mengorbankan nyawa orang lain, tapi enggak mau disebut iblis jahat. Kalau saat jaman dia masih hidup 1000 tahun yang lalu, dia melakukan ritual itu karena Dia memang mencintai sang Raja, nah kalau sekarang kenapa dia mau melakukan ritual memanggil naga untuk Kang Daesung biar dia jadi presiden? Mana Daesung itu orang yang membunuh Buja, tubuh tempat Asanyeo bersemayam. Ritual memanggil naga tersebut pun tidak akan melukai Daesung, dan tentu tidak akan menjadi balas dendamnya Buja. Asanyeo pun tak tahu kalau naga yang dia panggil adalah naga hitam. Jadi kenapa Asanyeo mau melakukan hal itu? Untuk menarik perhatian Ohgong kah? Tapi ku rasa tidak, setelah tahu Ohgong tidak dapat lepas dari Sunmi, dan menemukan Daesung di beralih. Aku sempat mengira kalau Daesung itu reinkarnasi dari raja yang pernah Asanyeo tolong sebelumnya, namun ternyata tidak. Jadi apa keuntungan Asanyeo melakukan ritual tersebut??

Masih banyak adegan filler, tapi karena lucu jadi aku bisa menikmatinya. Lalu aku agak frustasi dengan karakter Sunmi yang lemah, pasrah, mudah dipengaruhi, tidak berdaya, pemurung. Greget banget ciyuuus, dia tuh cem pasrah banget sama takdirnya, enggak kayak Ohgong yang berusaha mencari cara. Cuman disaat yang sama aku memaklumi karakter dia yang seperti itu, selain karena dia representasi dari karakter Samjang yaitu seorang biksu yang memang kalem, tenang, masa kecil dia memang tidak indah. Dia dijauhi oleh orang-orang, sehingga wajar kalau karakter dia lemah banget.

Lalu dari segi tekhnis,karena ini drama fantasi, membutuhkan efek untuk beberapa adegan, apalagi kalau sudah mulai menunjukkan jati diri mereka sebagai siluman. Sayangnya, karena drama ini kejar tayang, efek CG nya enggak sebagus biasanya. Sinematografi CG Korea sudah cukup dikenal bagus, makanya ekspetasi akan CG drama ini juga tinggi. Editan mereka kurang halus dan alami, apalagi pas adegan melawan naga hitam besar. Cem lihat adegan sinetron Indosiar tapi versi lebih bagusanny. Kalau drama ini pra-produksi, mungkin hasilnya akan lebih bagus dan juga mungkin tidak akan terjadi kecelakaan kerja ke kru drama ini.

Satu lagi, yang kurang dari drama ini. Akhir ceritanya. Kita bahas saja di bagian selanjutnya.

Chemistry & Akting :

Akting para pemainnya oke banget, bahkan menunjukkan fleksibilitas kemampuan akting dari Lee Seyoung dan Oh Yeonseo. Mereka berdua sempat memerankan 2 karakter. Lee Seyoung sebagai Buja dan Asanyeo, lalu Oh Yeonseo sebagai Sunmi dan Asanyeo. Saat mereka kerasukan Asanyeo mereka memproyeksikannya dengan sama, jadi ya itu lah Asanyeo. Keduanya tidak merepresentasikan yang beda akan karakter Asanyeo. Lalu terlihat juga perbedaannya saat mereka memerankan karakter asli mereka dan karakter Asanyeo apalagi Oh Yeonseo karena Sunmi dan Asanyeo berbeda sekali. Lee Seyoung juga langsung berubah 180 derajat dari Buja ke Asanyeo karena memang berbeda sekali. Versatility mereka dalam berakting teruji disini. Aku harap banget sih peran Buja dan Asanyeo ini akan menjadi breakthrough performance buat dia, dan akan mendapat kesempatan akting yang bagus di masa depan. Lee Seunggi bermain tengil, ya memang pas sama dia, dan aku paling enjoy lagi lihat Cha Seungwon sebagai siluman kerbau dan juga Lee El sebagai siluman anjing. Kombinasi bos dan anak buah yang mereka perankan benar-benar mantap.

Chemistry juga bagus. Aku menikmati aliran getar asmara yang mereka bangun dan it’s well done. Dari awal episode juga chemistry Ohgong dan Sunmi sudah berasa. Lee Seunggi dan Oh Yeonseo tampak enjoy memancarkan berseminya cinta diantara Ohgong dan Sunmi. Chemistry mereka jugalah yang bikin betah buat nonton drama ini. Selain chemistry pasangan Ohgong-Sunmi, chemistry antara Buja dan PK yang terjebak di zona kakak-adik juga asyik. Aku suka banget sama pasangan ini, berharap mereka happy ending, tapi aku juga tahu itu enggak mungkin sih. Pasangan ini cute banget, makanya pas Asanyeo mengambil alih tubuh Buja selamanya, aku kesal banget. Drama ini juga menonjolkan bromance antara Mawang dan Ohgong. Aku sangat menikmati love-hate relationship mereka. Kalau ada berantem, kalau enggak ada dicari-cari. Manis banget Mawang berusaha mencegah Ohgong mati. Dia enggak mau kehilangan teman serumahnya. Lee Seunggi dan Cha Seungwon sebelumnya sudha pernah main bareng di You’re All Surrounded dan dalam drama tersebut juga mereka menampilkan bromance yang manis. Maka kali ini bromance mereka benar-benar sudah mengalir dengan alami dan lancar.

OST :

Kalian harus mendengarkan semua lagu dari soundtrack Hwayugi. Semua soundtracknya enak-enak banget. Enggak bosan aku mendengarkannya juga. Favoritku sih yang Bumkey – When I Saw You dan juga Melomance – I Will Be By Your Side.

Ending :

Nah ini…. Hong sister sebelumnya sudah bikin kecewa di drama Warm and Cozy. Pas tahumereka bikin Hwayugi aku sempat ketar-ketir. Mereka bakalan mengecewakan lagi apa enggak. Awal-awal episode drama ini sangat memuaskan, namun ketika 2 episode terakhir tayang. Maaf Hong Sister, aku kecewa lagi. Aku tuh enggak bisa diginiin =(. Aku hanya akan menganggap kalau akhir dari Hwayugi hanya sampai episode 18, bukan 20.

Dari awal kita sudah diberitahu kalau kemungkinan antara Ohgong dan Sunmi akan ada yang mati. Sebagai penonton yang mencintai mereka, jelas aku tidak ridho kalau salah satunya mati. Lalu diceritakanlah kalu Ohgong menemukan cara agar dia tidak usah membunuh Sunmi, walau ada juga kemungkinan kalau dia akan mati saat melawan naga hitam. Cuman, mungkin karena aku naïf, aku percaya akan happy ending dan mereka berdua akan hidup. Ternyata Sunminya malah mati, dan sebalnya Sunmi itu mati bukan karena berkorban untuk melawan Naga Hitam, tapi karena dibunuh oleh Daesung. Mending kalau Daesungnya tobat, atau terbunuh juga oleh naga hitam, sifat dia masih sama dan malah menghilang dibunuh oleh kawan yang sekarang menjadi lawan politiknya. Katanya memerangi naga hitam untuk perdamaian dunia, tapi tetap saja setelah Sunmi mati, naga hitam keok, dunia tetap saja tidak aman. Masih ada Kang Daesung-Kang Daesung lainnya. Dunia tetap sama. Enggak ada artinya kematian Sunmi sebagai Samjang. Untung Ohgong bukan manusia. Dia akan mencari Sunmi di dunia lain, tapi masalahnya Sunmi kan roh sekarang. Kalau dia pergi dari dunia lain, apa enggak akan ada konsekuensinya? Ah kecewa berat aku sama akhirnya. My Girlfriend IS Gumiho masih jauh lebih baik dibanding ending Hwayugi.

Padahal kalau menurut New Journey To The Westnya, Samjang diangkat menjadi warga Surga karena telah menyelamatkan dunia. Dia menjadi makhluk abadi. Kenapa Hong sister tidak mengikuti pola seperti itu saja? Akan lebih baik kalau Sunmi memang berkorban untuk membunuh Naga hitam oleh Ohgong. Karena pengorbanannya itu pu, surga memberinya reward sebagai penghuni surga dan hidup abadi. Kalau seperti itu kan Ohgong dan Sunmi bisa hidup bahagia. Serius aku kesal banget sama akhir ceritanya. Kalau dilihat dari adegan terakhir Ohgong yang menyusul untuk mencari Sunmi, seolah menyiratkan untuk musim kedua, tapi aku yakin itu enggak akan.

Selain itu, Alice yang kerasukan siluman naga, si siluman mati begitu saja karena menyelamatkan PK akibat kebodohannya. Aku pikir tuh nanti si Alice akan mendapat peran penting untuk melawan naga hitam karena dia merupakan naga juga, ternyata dia hanyalah tokoh perame saja. Hah……

Rate :

3,7 poin dari 5 poin

Verdict :

Jangan pernah gaul sama siluman. Enggak akan bener, hidup lu!

INFO :

Ke depannya aku kayaknya akan jarang posting tentang review disebabkan beberapa alasan. Sebenarnya ini agak curcol sih dan terdengar seperti alasan, namun yaaa memang begini adanya….. jadi kenapa aku akan jarang posting

  1. Aku sedang mengalami drama slump. Karena aku sudah banyak menonton dengan beragam genre dan plot, aku menaruh ekspetasi tinggi pada setiap drama. Aku ingin sesuatu yang berbeda. Kebanyakan drama sekarang enggak memenuhi ekspetasiku, sehingga aku jadi malas. Aku tuh terus ngedonlotin drama yang lagi tayang, tapi aku belum ada hasrat untuk menonton. List tontonanku kini sudah menumpuk. FYI saja sih aku masih ada Secret Forest, Just Between Lovers, Radio Romance, Laughter In Waikiki, Pretty Noona Who Buys Me Food, A Poem A Day, My Mister. Itu semua belum aku tonton, kecuali Laughter In Waikiki, tapi baru sampai episode 4, dan aku belum berhasrat untuk melanjutkan. Kapan Aku akan melanjutkannya? Entahlah tergantung mood.
  2. Selain akibat drama slump, moodku sebulan lebih terakhir ini memang buruk. Something happened, dan itu bikin hati saya berantakan dan jelas mood juga jadi kacau. Kalau kalian tahu, mungkin kalian akan menganggapku lebay, apalagi efeknya masih ada setelah sebulan lebih, tapi jujur buat aku itu ngefek banget karena ternyata hatiku lebih rapuh dari yang ku kira :””” #eaaacurhaaat. Sampai sekarang saya masih butuh waktu untuk merasa lebih baik. Hal ini jadi ngaruh ke mood ngedrama dan mood Aku enggak bisa menulis kalau lagi enggak mood. Biasanya kalau moodku kacau, salah satu obatnya adalah nonton drama, tapi drama pun enggak bisa mengobati dengan baik, karena tiap aku nonton drama, ada saja adegan yang mengingatkanku pada kenangan enggak enak tersebut, alhasil saya bete lagi dan enggak mood. Mungkin kalau ada yang baca tumblr saya, bisa agak sedikit kebayang hal apa sih yang bikin aku kacau gini wkwkwk.  Makanya maaf banget kalau tulisanku disini jelek banget. Karena sesungguhnya menulis itu sangat dipengaruhi oleh mood. Ini saja aku butuh waktu beberapa hari untuk menyelesaikan review ini, padahal cuman singkat :””
  3. Aku sekarang larinya ke variety show. Aku seminggu bisa nonton sekitar 3-5 varshow. Varshow lah yang berhasil membuat aku merasa lebih baik. Aku jadi mendahulukan dulu untuk nonton varshow. Masalahnya varshow kan ada terus tiap minggu, dan aku pun sekarang waktunya tidak selowong di 2017, jadi aku memang tidak sempat juga untuk nonton banyak drama. Paling pas libur saja, seperti pas long weekend hari buruh. Aku bisa maraton Nothing To Lose *aku enggak akan bikin reviewnya karena tidak begitu worth dan lagi-lagi mood ku untuk menulis belum bagus*.
  4. Cuman tenang saja, aku usahakan untuk bisa tetap update untuk review drama yang sudah ku tonton. Jadi tetap stay tune di blog sederhanaku ini ya :””” terima kasih atas perhatiannya.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s