Napak Tilas Kdrama 2018 versi Jepretpress

photo_2019-01-08_20-29-35

Tahun 2018 sudah berlalu beberapa hari yang lalu. Di tahun 2018 ini ada puluhan drama yang tayang. Sayangnya aku mengalami drama slump parah. Entah karena sudah terlalu banyak menonton drama dengan beragam genre, atau memang tidak ada yang menarik, atau akunya yang terlalu picky, hanya sedikit drama yang menarik perhatian. Ya aku terlalu pemilih dalam memilih drama. Sekarang seleraku dalam memilih drama juga agak berbeda daripada orang kebanyakan. Ketika orang-orang bilang drama ini rame parah, tapi buatku hm… rame sih tapi enggak sampai yang banget banget. Ada juga ketika mereka bilang enggak terlalu seru, tapi buatku seru-seru saja. Ya tapi namanya juga selera. Kita enggak bisa saling memaksakan selerakan. Suatu yang wajar adanya perbedaan selera.

Sebenarnya ada satu lagi yang bikin aku mengalami drama slump, bahkan sampai enggak mood untuk menulis. Kalau sempat baca cerita tentang Variety Show 2018 yang aku tonton, aku sudah menyinggungnya sedikit. Aku akan kembali curhat lagi disini. Maaf ya jadi curhat dulu. Maret 2018 terjadi sesuatu yang bikin hatiku kacau balau, padahal hal itu sepele banget, tapi karena baru pertama kali menghadapi hal itu.  Disitulah aku baru mengalami definisi galau, segalau-galaunya. Kalau ada kata diatas galau, gundah, tapi bukan patah hati, mungkin itu bisa mendeskripsikan perasaanku. Kegundahanku itu membuatku tidak bersemangat ngapa-ngapain. Kdrama dan Kpop pun tidak bisa mengobati luka hatiku saat itu. Setiap nonton drama, pasti ada saja adegan yang mengingatkanku pada kejadian itu. Jadinya aku makin tambah galau. Demi kesehatan mentalku, aku memutuskan untuk tidak nonton drama. Ya sekarang berhubung kejadiannya sudah berlalu cukup lama, aku sudah membaik. Sudah bisa nonton drama lagi tanpa harus mengingat dan menyesali kejadian itu. Paling cuman sebal-sebal dikit. Ya tapi tetap saja ada beberapa genre drama yang masih belum aku bisa tonton, contohnya adalah medical drama apalagi ada romancenya. Wah aku masih belum bisa. Jadi kalau ada yang merekomendasikan drama sejenis seperti itu, maaf ya aku tolak dulu…..

Mungkin kalau kalian suka ngecek blogku, kalian akan berpikir kalau aku enggak menonton drama sama sekali, karena aku enggak posting review satupun. Saat diparuh pertama aku memang tidak rajin menonton drama, tapi diparuh kedua aku mulai menonton drama lagi, tapi memang tidak sebanyak dulu. Sayangnya, walau aku mulai ngedrama lagi, tapi mood menulisku belum kembali seutuhnya. Kalau masalah nulis sih lebih disebabkan waktu hahaha. Aku sekarang sudah pindah kerja, dan tidak sesantai di tempat yang dulu, jadi aku suka keburu lelah saat sampai di rumah. Ketika hari libur, aku lebih memilih bersantai, jadi lah aku malas menulis. Huhuhu maafkan. Aku harap di 2019 ini aku bisa kembali menulis review drama walau mungkin enggak serajin dulu.

Kesibukkan ini juga lah yang membuatku tak sempat untuk membuat Jepretpress Drama Awards 2018.  Lagipula aku tahun ini tidak banyak menonton drama. Drama slump ini membuatku tidak banyak menonton drama jika dibandingkan dengan 2017. Jika tahun kemaren aku bisa menonton sampai 21 drama dan 3 mini drama spesial. Tahun ini ku hanya menonton 13 Drama dan 1 mini drama spesial. Drama yang ku tonton tahun ini sebagian besar dari tv kabel yaitu JTBC dan TvN. Hanya 1 drama saja yang aku tonton dari broadcast umum yaitu KBS, ah dan juga mini drama spesial itu aku tonton dari SBS. Entah mengapa aku rasa tahun ini drama-drama dari saluran umum tidak banyak menarik perhatianku. Drama-drama dari saluran kabel, terutama JTBC menurutku juaranya drama 2018 dihatiku. Aku memang lebih banyak menonton drama dari TvN, tapi yang berbekas itu drama-dramanya JTBC.

Nah, berhubung aku tidak akan sempat membuat Jepretpress Drama Awards 2018, jadi kita buat napak tilas saja yuk seperti di tahun 2015 lalu. Jadi drama apa saja sih yang aku tonton di 2018? Drama apa saja yang berbekas dihatiku? Mari kita mulai napak tilas drama 2018 versi Jepretpress.

  1. Wise Prison Life (TvN. 4,25/5). Aku sempat membuat review drama ini. Sebenarnya drama ini lebih masuk ke drama 2017, tapi kan Januari 2018 masih tayang, dank u juga baru nontonnya pas 2018, jadi kumasukkan ke dalam list. Drama ini menceritakan kehidupan para penghuni penjara. Bromance, slice of life nya dapat banget. Drama ini juga dibungkus dengan komedi, jadi suasana penjara itu tidak semenyeramkan yang kita pikirkan. Banyak hal bisa kita ambil dari drama ini. Salah 1 drama yang berkesan buatku.
  2. I’m Not A Robot (MBC. 3,5/5). Ini juga sama sih, harusnya masuk ke 2017, tapi Januari 2018 masih tayang dan ya lagi-lagi ku baru menonton ini di 2018, jadi lah masuk list. Kalau kalian ingin cerita yang ringan, manis, menggemaskan, drama ini cocok. Menceritakan mengenai seorang pria yang alergi terhadap manusia, sehingga dia memerlukan robot untuk membantu kehidupannya/ Alerginya nanti akan sembuh karena cinta yang diberikan oleh robot yang ternyata adalah seorang manusia. Sebuah romance comedy yang menyenangkan. Agak beda karena ide robotnya. Such a cute story.
  3. Hwayugi (TvN. 3,7/5). Drama comebacknya Lee Seunggi dari wamil dan sangat ku nantikan. Drama bergenre fantasy romance yang diadaptasi dari cerita New Journey To The West. Jin Sunmi yang dihukum sebagai Samjang harus menumpas roh-roh jahat. Tugasnya sebagai Samjang dibantu atau lebih tepatnya terpaksa dibantu oleh siluman monyet Son Ohgong. Banyak intrik yang terjadi didunia persiluman dan Sunmi terjebak akan konflik tersebut ditambah juga Ia jadi mencintai partnernya, Son Ohgong. Drama yang seru awalnya, banyak teori berkembang. Agak berbeda cerita fantasinya, liar. Sayang, 2 episode terakhirnya menghancurkan hal yang sudah dibangun diparuh pertama drama ini. Ya walau gitu, kalau tertarik dengan drama fantasi, bisa ditonton drama ini. Anggap saja akhir drama ini di episode 18 bukan 20.
  4. What’s Wrong With Secretary Kim (TvN. 3,5/5). Drama yang diangkat dari webtoon. Drama romcom pada umumnya sih, menceritakan kisah cinta seorang direktur dan sekretarisnya. Sekretarisnya yang setia selama 9 tahun tiba-tiba mengajukan pengunduran diri untuk menikmati kehidupannya. Direktur merasa aneh dan kehilangan berusaha mempertahankan sang sekretaris dan ya berakhir mereka jatuh cinta. Drama ini tertolong dengan chemistry pemain utamanya Park Minyoung dan Park Seojoon yang sangat kuat. Ya menggemaskan sih melihat mereka lovey dovey, ditambah pemain pendukungnya yang kocak-kocak. Drama yang menghibur hati yang lara.
  5. Mr. Sunshine (TvN. 4,1/5). Drama ini merupakan drama masterpiecenya Kim Eunsook. Drama yang membuatku rasanya ingin me-rating ulang drama Goblin, The Heirs, Descendants of The Sun. ketiga drama tersebut enggak ada apa-apanya dengan drama ini. Ternyata Kim Eunsook bisa juga bikin drama yang tidak berpusat dengan romance dan tetap bagus. Drama ini menceritakan mengenai seorang anak dari budak yang pindah ke Amerika dan menjadi warga sana lalu menjadi tentara. Akhirnya dia kembali ke Korea untuk bertugas menghadapi konflik tiga negara, yaitu Joseon, Nippon, dan Amerika. Drama ini selain didukung oleh skrip yang menarik. Akting dari pemainnya tidak ada cacat, dan sinematografinya cantik parah. Tone warnanya juga bagus banget. Sebuah seni yang indah drama ini tuh. Cuman sayang saja, ada 3 pria dan 2 wanita, tapi kenapa ketiga pria itu menyukai wanita yang sama. Kenapa enggak bikin Dongmae sama Hina saja sih? Huhuhu. Di drama ini juga aku mengalami SLS karena Kim Heesung itu sangat mengagumkan…
  6. My ID Is Gangnam Beauty (JTBC. 3,75/5). Another good coming age drama. Sebenarnya aku sudah menulis setengah dari review drama ini, tapi entah kenapa aku belum bisa melanjutkan lagi reviewnya. kalau sekarang aku oun jadi keburu lupa wkwkwk. Drama ini diangkat dari webtoon, dan menurutku sebagai pembaca webtoonnya, drama ini mengadaptasi dengan baik. Menceritakan Kang Mirae yang rendah diri karena wajahnya tidak cantik sehingga memutuskan untuk operasi plastik merubah total wajahnya. Walau begitu dia tetap merasa rendah diri karena kecantikannya tidak alami. Sementara itu cowok popular dijurusannya yang sama-sama anak baru, Do Kyungseok menaruh perhatian pada Mirae karena mereka mantan teman SMP. Aku menikmati kehidupan para tokohnya saat sedang kuliah, yang bikin aku kangen sama masa kuliah. Chemistry pemeran utamanya juga bagus kok. Mereka bisa membuatku excited Banyak yang bilang akting Cha Eunwoo kaku, enggak begitu bagus. Namun aku merasa akting Eunwoo tidak seburuk itu kok. He did well as Do Kyungseok. Memang karakternya seperti itu, kaku. Walau memang ada adegan emosi yang kurang, tapi dia enggak buruk. Malah karena drama ini aku jadi suka sama Cha Eunwoo wkwkwk.
  7. 100 Days My Prince (TvN. 3,6/5). Drama berlatar belakang Jaman kerajaan Joseon ini lawak parah. Ada beberapa adegan komedi yang ada feel modern Menceritakan tentang pangeran mahkota yang terlibat intrik istana, sehingga dia diincar untuk dibunuh. Beruntung dia selamat, sayangnya dia hilang ingatan. Lalu dia dirawat oleh seorang bapak yang memiliki putri yang belum menikah. Kerajaan membuat peraturan bagi para lajang untuk segera menikah dalam jangka waktu tertentu. Akhirnya Ia menikahkan putrinya kepada pangeran mahkota yang Ia selamatkan. Sebenarnya lagi-lagi tentang cinta pertama sih. Drama ini juga tertolong oleh chemistry pemeran utamanya, dan kalau aku sih jatuh cinta banget sama second leadnya. Kim Sunho I’m waiting for your first lead role huhuhuhu.
  8. The Beauty Inside (JTBC. 3,75/5). Nah ini salah 1 drama romcom favoritku di tahun ini. Drama ini mengadaptasi dari film korea yang berjudul sama. Menceritaka seorang artis yang bisa berubah wujud setiap sebulan sekali selama seminggu dan seorang direktur yang mengalami prosopagnosia akibat kecelakaan yang dia alami beberapa tahun yg lalu. Greget banget lihat pasangan di drama ini. Begitu menggemaskan, dan chemistrynya langsung berasa dari awal episode pertemuan mereka. Meaning drama ini juga bagus sih. Kita mencintai seseorang karena dia orang yang kita cintai. Bukan karena penampilan fisiknya. Mau rubah gimana juga tampilan, tapi kamu tetaplah kamu. Mantaaap. Sayangnya episode menjelang akhir-akhir agak flat.
  9. The Ghost Detective (KBS. 3,75/5). Ini dia drama saluran umum yang menarik perhatianku. Selain karena yang mainnya Park Eunbin, plotnya juga menarik. Meceritakan Jung Yeowool yang kehilangan adiknya karena bunuh diri. Yeowool meyakini adiknya tidak bunuh diri, melainkan “dibunuh” oleh wanita berbaju merah yang merupakan sosok kasat mata. Dia meminta bantuan detektif swasta untuk menyelidiki kasus ini. Saat sedang menyelidik kasus ini, sang detektif tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Ini seru sih kisahnya. Aku suka kan cerita detektif eh dicampur dengan kisah horor. Jujur awalnya agak menyeramkan. Aku kalau nonton ini kan pasti malam-malam selepas balik gawe, dan OMG merinding gila apalagi lihay pemeran Sunwoo Hye, Lee Jiah. Auranya horor gila. Sayangnya nih alurnya lambat. Padahal diawal-awal sudah bagus. Terlalu focus untuk menangkap Hye nya sih, jadi agak draggy.
  10. Voice 2 (OCN. 3,9/5). Yuhuuu salah 1 drama favoritku di tahun lalu kembali lagi dengan musim keduanya. Sayangnya Janghyuk enggak ikut main lagi. Dimusim ini Kang center kembali memimpin tim Golden Time, tapi dia beralih ke kota lain untuk menyelidiki sebuah kasus. Kali ini dia berpartner dengan seorang petugas yang pernah menjadi tersangka kasus kematian rekannya juga. Mereka bekerja sama untuk mencari pelaku pembunuhan berantai yang melakukan mutilasi kepada korbannya. Wiiih gila rollercoaster parah drama ini, dan ya tetap sadis. Sebalnya lagi ending-nya gantung banget. Untung sudah dikonfirmasi akan ada season 3. Orang-orang merasa ada yang kurang karena enggak ada Janghyuk, tapi aku suka banget sama kasus-kasusnya yang lebih sensitif dan menyentuh masyarakat. Kalau menghayati tiap kasusnya bikin kita berpikir banget sama kelakuan kita sendiri pokoknya.
  11. My Mister (TvN. 4,25/5). Satu kata buat drama ini. Amazing. Drama yang menceritakan kehidupan orang-orang dewasa. Perepuan berusia 20-an yang hidupnya sulit, banyak hutang dan harus merawat neneknya yang sakit, dan juga seorang pria usia 40-an yang memiliki jabatan tapi kesepian, tidak bahagia dengan hidupnya. Awalnya mereka akan saling tidak peduli, bahkan akan menyebalkan, tapi pada akhirnya mereka akan saling healing satu sama lain. Drama ini bagus banget. Benar-benar kena banget emosinya. Saranku, kalau kalian lagi merasa tidak baik-baik saja, jangan nonton drama ini, karenan nanti akan lebih emo. Cuman serius ini drama 2018 yang wajib ditonton. Jarang banget ada kdrama yang ngangkat kisah romansa yang platonis. Baru kali ini, aku menangis yang sampai sesak begitu drama ini selesai. Aku sebenarnya berencana untuk nulis review drama ini, tapi aku tidak janji. Semoga ya aku bisa menyempatkan nulis review drama ini.
  12. Memories of Alhambra (TvN. ??/5). Ini drama masih ongoing, tapi sebagian besar episodenya tayang di 2018 dan aku sudah menonton sampai episode 10. Ini drama cukup bikin “pusing” dan blowmind juga karena berasal dari penulis drama W. Kali ini penulisnya kembali membawa cerita mengenai dunia nyata dan dunia “lain”. Kalau saat di W dunia komik, kalau di MoA adalah dunia game. Yoo Jinwoo seorang direktur perusahaan game ditawari oleh seorang pembuat game untuk membeli game yang telah Ia kembangkan yaitu augmented reality games dimana pemainnya dapat benar-benar merasakan seperti terjun langsung ke arena permainan karena kota tersebut dijadikan sebagai arenanya. Namun ternyata ada cacat dalam games tersebut yaitu ketika pemain saling berduel dalam dunia games dan kalah, seharusnya pemain tersebut hanya mati dalam dunia games, malah ikut mati juga di dunia nyata. Sementara pembuat games tersebut juga menghilang. Ya seperti biasa kita sangat menantikan episode selanjutnya karena, wow banyak misteri yang bikin kita bingung. Selalu saja ada plot twist yang bikin terkejut. Akumasih penasaran dengan kelanjutannya, cuman lagi-lagi nih aku enggak begitu tertarik dengan romance di drama ini. Syukurnya porsi romancenya sih sampai episode 10 enggak terlalu memakan cerita, tidak seperti W. Sejauh ini aku akan kasih rating 3,8 dulu.
  13. Sky Castle (JTBC. ??/5). Saat tahu ada drama ini aku ragu untuk menontonnya. Aku tertarik dengan genre satirnya. Kalau baca plot awal, agak gambling, karena drama satir gini tuh, kalau dieksekusi dengan baik, pasti hasilnya bakalan bagus banget, beda dengan yang lain. Kalau eksekusinya enggak baik, pasti akan menjadi drama makjang enggak jelas. Menceritakan kehidupan para keluarga sosialita yang tinggal di komplek sky castle. Para orangtua yang terobsesi dengan pendidikan anaknya, dan gengsi tinggi mereka jika anak mereka tidak menjadi yang terbaik tanpa memedulikan perasaan sang anak. Jalan ceritanya luar biasa sih ini, enggak ketebak. Setiap ada plot twist-nya tuh benar-benar bikin tercengang. Belum lagi munculnya teori-teori mengenai para karakter dan akhir dari cerita mereka. Aku yang ngikutin teorinya sampai pusing krn blowing mind Aku sudah nonton sampai episode 14 dan aku beri rating 4 sejauh ini.
  14. Death Song (SBS. 3,7/5). Ini satu-satunya mini drama sepsial yang aku tonton di 2018. Tayang sebanyak 3 episode dan ceritanya terinspirasi dari kejadian nyata. Mengambil latar saat jaman revolusi Joseon yang diduduki oleh Nippon. Seorang wanita penyanyi soprano pertama di Joseon pergi belajar ke Nippon, lalu bertemu dengan seorang pemuda yang suka menulis. Sayangnya, pemuda tersebut sudah beristri dan harus pulang ke Joseon untuk meneruskan usaha ayahnya. Sebuah kisah cinta tragis dan begitu dalam. Emosi drama ini cukup menyentuh, sinematografinya juga bagus, dan ah aku sangat menikmati chemistry dan akting pemeran utamanya. Aku ingin meliha Lee Jongsuk bermain drama kerajaan. Pelafalan dan suaranya cocok sekali ternyata untuk bermain drama serius. Berhubung ini minidrama juga, alur cepat dan padat namun tetap jelas. Cocok untuk yang enggak punya banyak waktu tapi ingin menonton drama.

Yah, well drama yang kutonton hanya segitu saja. Ada beberapa drama 2018 yang masih menjadi waiting list untuk ditonton. Entah nanti ditonton atau berakhir di recycle bin karena memenuhi memori. Sudah ada beberapa drama yang berakhir dihapus tanpa ditonton karena memori tida muat dan aku belum tertarik untuk menonton. Ada juga yang aku tonton beberapa episode dan tidak kulanjutkan dengan beragam alasan. Ada yang pada akhirnya kuhapus, ada juga yang masih tersimpan, karena siapa tahu nanti akum au melanjutkan lagi kalau sudah mulai mood dengan drama tersebut.

Sebenarnya tidak banyak sih drama yang ku drop, hanya ada 3 drama saja kok yang aku drop, yaitu

  1. Laughter In Waikiki (JTBC). Aku pasti diserang massa nih gara-gara nge-drop drama satu ini wkwkwk. Aku tahu banyak sekali yang mencintai drama ini karena lucu parah. Teman-temanku juga pada suka banget dengan drama ini. Ini drama tapi rasa sitkom sekali. Aku drop setelah menonton episode 4. Aku setuju sih, drama ini tuh lucu, cuman ternyata komedianya bukan seleraku. Komedi slapstick-nya terlalu kuat untuk seleraku. Aku suka enjoy kok dengan komedi slapstick, cuman yang masih ringan-ringan. Kalau sudah yang kuat aku enggak begitu enjoy. Aku masih menyimpan drama ini sih, siapa tahu nanti aku mood untuk melanjutkan. Mana akan ada musim selanjutnya.
  2. Familiar Wife (TvN). Aku nonton ini awalnya karena Jisung yang main ya. Terus ceritanya mengangkat kisah pernikahan. Sebagai orang yang sudah mulai memasuki usia pernikahan, suka jadi kepo, tertarik dengan cerita seperti ini. Sayangnya, aku lelah dengan karakter yang Jisung mainkan. He so jerk as a husband. Konsepnya kan mirip dengan Go Back Couple yang amat bagus, jadi mau enggak mau dibandingkan dengan drama tersebut. Well, masih mending banget Go Back Couple. At least karakter Son Hojun yang juga seorang ayah dan bapak, saat kembali ke masa lalu masih amat memikirkan anaknya. Kalau karakter Jisung tuh terlalu egois, dia hanya memikirkan yang penting dia enak. Akhirnya aku drop di episode 6.
  3. God’s quiz season 5 (OCN). Drama ini adalah drama yang aku tunggu selama 5 tahun lamanya. Aku menonton dan menikmati musim sebelumnya. Begitu tahu ad amusim kelimanya aku sangat semangat, namun setelah menonton 2 episode aku kehilangan minat. Lol. Enggak tahu kenapa tidak semenarik dulu. Padahal baru 2 episode wkwkwkwk. Belum ada apa-apanya. Mungkin lebih ke aku lagi ngikutin 2 drama ongoing dan keduanya menarik jadi aku menyampingkan drama ini. Mungkin nanti kalau aku sudah minat lagi akan kulanjut, tapi enggak tahu kapan wkwkwkwk.

Begitulah napak tilas kdrama 2018 versi Jepretpress. Tahun 2018 bukanlah tahun yang terlalu baik untuk dunia drama dari sudut pandangku, dan walau drama yang kutonton tidak banyak, tapi sebagian besar aku benar-benar menikmati drama yang aku pilih untuk ditonton. Aku merasa tidak buang-buang waktu dengan menonton drama yang kupilih. Berhubung aku hanya nonton sedikit jadi aku akan memilih top 5 drama 2018 menurutku, and they are…. (nomor bukanlah urutan)

  1. My Mister (My Ahjussi)
  2. Wise Prison Life
  3. The Beauty Inside
  4. Sunshine
  5. Sky Castle

Well, last not least semoga napak tilas ini bisa menjadi informasi yang membantu bagi kalian yang ingin memilih drama yang akan kalian tonton. Atau kalian punya drama yang tayang di 2018 dan kalian tonton tapi tidak ada dalam daftar ini, boleh kita saling sharing. Aku harap semoga di tahun 2019 ini aku masih bisa tetap nulis review drama. Kalau kalian ingin tahun drama apa yang sedang kutonton, atqau bagaimana pendapatku tentang suatu drama yang aku ikuti, kalian bisa mampir di twitterku. Aku aktif disitu kok, dan aku juga sering berbagi pikiran tentang drama yang aku tonton, karena aku enggak tahu kapan bisa nulis lagi review wkwkwk. Cuman akan kuusahakan kok. Doakan ya semoga aku tetap bisa menulis review ya satu dua mah.

Oke guys, sampai jumpa ditulisan selanjutnya, annyeonghi gaseyo.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s