[REVIEW] My ID Is Gangnam Beauty

Setelah sekian bulan aku hiatus karena enggak mood nonton drama, akhirnya ku coba ngedrama lagi. Aku mulai dengan mencicil drama lama yang sudah ku punya, tapi belum ditonton. Secret Forest pun ku pilih sebagai comeback ku ke dunia perdramaan, dan damn it so great!!  Lalu aku berlanjut ke drama What’s Wrong on Secretary Kim yang amat manis dan kocak. Akhirnya ku semangat ngedrama lagi. Walau begitu, aku enggak mau dulu untuk menonton stok drama-drama yang tayang pas lagi aku hiatus. Cuman aku ingin ngedrama lagi, lalu saat melihat-lihat drama yang sedang on going, pilihanku pun jatuh pada My Id Is Gangnam Beauty.

My Id Is Gangnam Beauty merupakan sebuah drama adaptasi dari webtoon yang berjudul sama Mengusung genre romancem comedy, drama dengan total 16 episode. Drama ini menceritakan seorang gadis, Kang Mirae yang terlahir dengan wajah dibawah standar kecantikan orang Korea. Wajahnya yang tidak menarik ini selalu menjadi bahan olok-olok,direndahkan dan juga Dia sering mendapatkan diskriminasi karena penampilannya. Hal ini membuat Mirae menjadi rendah diri dan tidak bisa menjalani kehidupan normal. Akhirnya , begitu lulus SMA Ia melakukan operasi plastik dan merubah wajahnya agar Dia bisa menjalani kehidupan seperti orang pada umumnya. Mirae pun berkuliah di Jurusan Kimia Universitas Korea, dimana di jurusan itu tidak ada yang tahu wajah lamanya. Ternyata diantara mahasiswa baru jurusan kimia itu ada yang mengenali Mirae walau wajahnya sudah berubah dan mengetahui bagaimana wajah lamanya. Do Kyungsuk si mahasiswa baru tertampan di kimia, yang pernah satu sekolah dengan Mirae selama 1 tahun, sebelum Kyungsuk pindah sekolah. Walau sudah melakukan operasi plastik, namun tetap saja ada yang membicarakan wajahnya yang tidak alami, sehingga Mirae tetap rendah diri. Ditambah Dia takut, Kyungsuk akan membocorkan rupa lamanya. Akan tetapi, Kyungsuk lah yang membantu Mirae untuk lebih percaya diri dan meyakinkan kalau penampilan bukanlah segalanya.

Aku memilih drama ini karena aku ingin sebuah drama yang ringan, manis namun menarik dan enggak begitu klise. Drama ini kan diangkat dari webtoon, dan menurut pembaca webtoonnya, ceritanya menarik dan bagus karena berbicara mengenai lookism dan stereotype. Lalau saat melihat promonya di varshow Knowing Brother aku semakin tertarik karena di acara varshow saja chemistry pemeran utamanya bagus, apalagi kalau di drama. Selain karena alasan tadi, aku mengikuti kata hati alias feeling hahahaha. Feeling ku mengatakan kalau drama ini akan worth to watch.

Aku enggak menaruh ekspetasi yang tinggi sama drama ini. Aku hanya ingin sesuatu yang ringan dan manis. Ternyata drama ini tidak mengecewakan. Kita disuguhkan cerita yang cukup berkaitan dengan keseharian, apalagi yang lagi jadi mahasiswa baru atau yang pernah jadi mahasiswa, pasti bisa sedikit agak relate dengan cerita disini. Kisah yang dibawakan menarik sih, apalagi mengingat di Korea kan memang lookism nya cukup parah, dan drama ini menyajikan dengan baik bahwa lookism is so harmful.

Tokoh utama, Mirae dari kecil selalu diperlakukan tidak baik hanya karena dia “jelek”. Dia selalu direndahkan karena dia tidak cantik seperti yang lain. Perundungan itu membuat Mirae menjadi amat rendah diri. Dia jadi sangat perhatian dengan penampilan dan juga omongan orang. Setiap ada yang melihat dirinya, Mirae akan berpikir kalau orang-orang tersebut akan membicarakan betapa jeleknya dirinya. Bahkan setelah dia operasi pu, Mirae tetap rendah diri, karena orang-orang akan menganggapnya monster oplas. Pada akhirnya Mirae tetap tidak percaya diri, dan tetap kalau dia ini “jelek”.

Berbeda dengan sang antagonis, Hyun Sooa. Sooa yang terlahir cantik, selalu bersikap manis, rendah hati selalu diperlakukan orang-orang dengan baik. Dia selalu jadi pusat perhatian. Semua orang menyukainya karena cantik dan juga Sooa bersikap seolah-olah dia tidak sadar kalau dia cantik, padahal dia sangat tahu dengan jelas kalau dia ini cantik dan haus perhatian, Dasar uleeeer!!! Sumpah baru kali ini lagi aku benci dengan second leadnya. Waaaah, benar-benar mengesalkan. Walau pada akhirnya kita tahu, kenapa dia memiliki sifat muka dua karena masa lalunya yang terluka dan diabaikan, tapi tetap saja karakternya itu bikin sakit kepala.

Saat di kampus Mirae tidak begitu diperlakukan buruk, namun orang-orang tetap membicarakannya dan membandingkannya dengan Sooa, ditambah Sooa juga yang diam-diam membenci Mirae dan ingin menjatuhkannya. Walau begitu, ada saja orang brengsek yang memandang rendah Mirae, seperti senior yang awalnya mengejar Mirae tapi saat Sooa mendekatinya, langsung membuang Mirae begitu saja dan mermperlakukan Mirae dengan buruk. Kejadian itu jelas membuat Mirae trauma, dan makin rendah diri. Dia merasa tidak layak dicintai. Bahkan Mirae pun tidak mencintai dirinya sendiri. Saat Wooyoung dan Kyungsuk menyatakan menyukai dirinya, Mirae merasa dia tidak berhak untuk mendapatkan itu, karena dia tidak cantik alami.

Pesan yang ingin disampaikan begitu jelas sih. Seseorang itu dinilai bukan berdasarkan penampilannya, tapi berdasarkan kepribadian dan karakternya. Seperti yang Kyungsuk bilang pada Mirae, mau wajah Mirae yang lama, yang sekarang, Mirae adalah Mirae, dan Kyungsuk akan tetap menyukai Mirae, karena dirinya adalah Mirae, bukan karena wajahnya. Begitu juga Wooyoung. Mau alami atau operasi, tapi ya cantik mah cantik aja *tuh dengerin yang suka ngehina wajah plastik.” Awalnya dia menyukai Mirae karena cantik, tapi lama-lama kepribadian Mirae itu menarik. Jadi tetap girls, inner beauty itu lebih penting dibanding outer beauty. Memang enggak bisa dipungkiri memang, fisik merupakan atraksi,daya tarik seseorang. Cuman pada akhirnya kan yang bikin kita bertahan dalam sebuah hubungan adalah karakter, sifat seseorang, karena fisik bisa berubah seiring waktu. Kalau kita hanya menyukai seseorang karena fisiknya saja, tanpa peduli karkaternya, dijamin hubungannya tidak akan awet. Jadi fisik bukanlah segalanya.

Selain itu, drama ini memberikan pesan juga untuk mencintai diri sendiri dan jangan merasa rendah diri. Mirae melakukan operasi plastik agar dia menjadi lebih percaya diri dengan penampilannya. Namun, walaupun Mirae sudah melakukan operasi plastik, hal itu tidak merubah kepribadiannya. Dia tetap tidak percaya diri karena kecantikannya yang tidak alami. Apalagi orang-orang terus men­-judge dia sebagai Gangnam beauty alias cantik karena operasi plastik. Mirae tetap minder. Padahal masih banyak juga orang yang tidak peduli dia melakukan operasi plastik atau tidak. Toh pada akhirnya masalahnya ada di Mirae. Walau sudah menjadi cantik, karena Miraenya tidak mencintai dirinya sendiri, dia tetap merasa rendah diri, tetap saja dia tidak percaya diri, merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Akhirnya bersama Kyungsuk lah, Mirae belajar mencintai dirinya sendiri. Ketika dia mencintai dirinya sendiri, Mirae terlihat lebih bersinar karena dia menjadi lebih percaya diri. Dia mulai tidak memedulikan omongan orang lain. Good girl!

Drama ini kan diadaptasi dari webtoon. Awalnya aku tidak membaca webtoon ini. Aku memang pembaca webtoon, tapi webtoon genre romance itu aku enggak begitu mengikuti. Rata-rata webtoon yang aku baca beralirkan slice of life, komedi, drama. Webtoon romance yang aku baca itu biasanya hasil rekomendasi teman-temanku. Teman-temanku enggak yang merekomendasikan My Id Is Gangnam Beauty, jadi pas nonton drama ini aku enggak tahu apa-apa, dan tidak berekspetasi apa-apa. Akhirnya setelah nonton drama ini beberapa episode, aku jadi baca webtoonnya karena penasaran. Aku menamatkan webtoon itu langsung seharian. Aku berhenti cuman buat solat, sama kalau Ibu ku manggil untuk meminta bantuan. Setelah menamatkan webtoonnya, mau enggak mau aku jadi membandingkannya dengan dramanya.

Secara keseluruhan drama ini tidak melenceng dari webtoonnya. Ada sedikit perubahan dan penyesuaian, tapi enggak merubah jauh, seperti kebanyakan drama adaptasi webtoon lainnya, seperti Orange Marmalade, Dr. Frost. So far, dramanya bisa menggambarkan cerita, pesan, dan kesan yang ingin disampaikan diwebtoonnya. Perubahan dan penyesuaian dalam dramanya, ada yag menurutku menjadi lebih membuat menarik, ada juga yang hm… rasanya enggak perlu deh ditambahkan itu, tapi ada juga perubahan yang agak disayangkan. Seperti Mirae punya sahabat dari smp yaitu Oh Hyunjung. Di webtoonnya kan enggak ada, tapi di dramanya ada. Menurutku karakter Hyunjung ada bagusnya, karena Mirae punya teman berbagi, tidak seperti di webtoon,. Cuman disaat yang sama, karakternya tidak penting. Enggak ngaruh sama sekali, karena saat di webtoon Mirae berhubungan baik dengan Yooeun. Lalu karakter Yeon Wooyoung. Kalau di webtoon dia amat straightforward. Terang-terangan, “Aku suka kamu Mirae, kamu cantik.” Kalau di drama, Wooyoungnya agak malu-malu. Tidak begitu terang-terangan, tapi ya orang-orang disekitarnya menyadarinya. Cuman aku suka saat dia mengungkapkan sukanya pada Mirae. Smooth banget caranya. Terakhir adalah pengembangan tentang impian Mirae menjadi perfumer. Di webtoon kan enggak terlalu dijelaskan, hanya dijelaskan Mirae menyukai parfum karena kecantikan bisa dirasakan tanpa harus dilihat. Kalau didrama dijelaskan dia punya impian tersebut. Jadi fokus drama ini tidak hanya hubungan Kyungsuk dan Mirae saja melainkan juga tentap perkembangan Mirae dan mimpinya. Pengisian kekosongan episode yang amat bagus.

Untuk akting, aku rasa pada bermain baik kok. Memang kebanyakan rookie actor kan yang main disini, tapi bagus-bagus kok. Untuk Cha Eunwoo juga segitu dia cukup baik memproyeksikan Do Kyungsuk yang kaku, dingin. Memang ada beberapa yang membuat dia kaku, tapi menurutku dia tidak seburuk yang orang-orang bilang. Aktingnya masih oke kok untuk ukuran male lead. Ya walau jujur sih memang masih lebih natural Kwak Dongyeon. Cuman mungkin itu karena perbedaan karakter yang mereka mainkan juga sih. Im Soohyang yang benar-benar bagus. Dia tuh Kang Mirae banget. Kalau baca webtoonnya, kalian juga pasti bisa merasakan kalau Im Suhyang tuh Mirae banget. Jo Woori juga bagus banget memerankan peran yang sangat bitchy. Sok-sok polos padahal jahanam. Aku sampai sekarang kalau lihat foto dia di IG tersenyum manis, masih suka sebal karena berasa lihat Hyun Sooa wkwkwkwk. Aku berharap peran dia selanjutnya jadi protagonis dan aku nonton drama tersebut, jadi biar kesan Sooa pada Jo woori hilang hehehe.

Akhir drama ini ya seperti di webtoon. Kyungsuk dan Mirae resmi berpacaran, lalu Mirae juga jadi lebih percaya diri. Sooa yang menjauh dan ya dia menuai apa yang telah Ia tanam, dan orang-orang pun mulai mengetahui kelakuan dia. Teman-teman yang lainnya juga memiliki akhir kisah masing-masing yang menarik. Well done sih drama ini untuk ukuran yang diadaptasi dari webtoon. Oleh sebab itu ku beri 3,75 dari 5 poin. Salah satu drama ringan yang harus ditonton kalian.

Love yourself ya guys!

P.S : maaf ya enggak terlalu rinci reviewnya. Sebenarnya dlu banyak yang ingin kubahas, tapi sekarang aku lupa mau bahas apa saja, jadi ya seadanya. Ya setidaknya mah ada review. Sampai jumpa di review selanjutnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s