[FF] Flirting To Sunbaenim

Title               : FLIRTING TO SUNBAENIM

Rate               : pg +13

Genre             : ROMANCE sih tapi enggak banget dan ditambah bumbu HUMOUR, COMEDY, tapi kayaknya gagal T____T

main Cast     : LEE SUNGYEOL INFINITE

OTHER CAST   : NAM WOOHYUN INFINITE, KIM TAEYEON SNSD, OK TAECYEON 2PM

length           : One shot, FICLET, SONGFIC

Author          : khayalan selintas HANAN HANIFAH

inspired        : lagu Barry Likumahuwa – Mati Saja. Recommended nih buat di dengerin/

Disclaimer   : Enggak sengaja pas dengerin lagu itu, terlintas buat bikin FF, dan aku pas dengerin lagu itu lagi baca artikel tentang Sungyeol, jadi aja ehehe.  SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

 

Alunan music menghentak, membuat orang-orang yang berada ditempat itu ingin turun ke lantai dansa. Orang-orang begitu menikmati permainan music yang dimainkan DJ. Sebagian laginya terlhat sedang menikmati makanan yang tersaji. Sesungguhnya pesta ulang tahun yang menyenangkan, tapi Sungyeol dan Woohyun hanya duduk-duduk saja.

“Ini adalah pesta ulang tahun Seungri Hyung. Seungri Hyung terkenal dengan the best party maker in our campus after GD Hyung. Tentunya kita takkan menyiakan momen ini kan?” Tanya Woohyun.

“Tentu saja.” Jawab Sungyeol sambil melihat ke arah sekelilingnya.

“Lalu kenapa kita berdiam diri saja disini. Ayolah kita turun. Ajojing coy!” Woohyun sedikit menari mengikuti irama musik.

“Ya kali kita ngedance berdua. Mana asik! Harus ada wanitanya dong!”

“Ini partynya Seungri Hyung. sudah pasti banyak wanita yang bisa menemani kita malam ini, Kau tinggal memilih!”

“Memang banyak wanita cantik, tapi tak ada yang menarik.” Sahut Sungyeol yang masih melihat ke segala arah. Seperti yang sedang mencari sesuatu.

“Kamu lagi nyari apa sih?” Woohyun mengikuti arah mata Sungyeol. “Wanita? Mau yang mana? Itu tuh cantik.”

no thanks. Kalau Kau mau, Kau saja yang berdansa dengannya. Dia bukan tipe idealku.”

“Lalu yang seperti apa?”

“Ah, Aku menemukannya!” Sorak Sungyeol girang. “Yang seperti itu.” Sungyeol menunjuk seorang wanita yang sedang duduk sendirian sambil meminum cola. Woohyun mengikuti arah yang ditunjuk Sungyeol dan betapa terkejutnya melihat orang yang ditunjuk Sungyeol.

Mworago? Taeyeon Sunbae?” Kaget Woohyun, “Kau gila apa? Dia senior kita! Dia sudah mau lulus!”

“Ya terus kenapa? Dia tipe idealku. Sangat cute dan orangnya easygoing, benarkan?”

“Iya sih. Oke, Aku tahu Kamu memang sudah mengaguminya dari awal masuk sampai sekarang, tapi Aku tak menyangka kalau Kau akan mengajaknya ngedance di pesta ini. Kau benar-benar akan mendekatinya?”

Well, See.” Jawab Sungyeol dengan senyum penuh arti. Sungyeol terus memperhatikan Taeyeon dari jauh. Ia ingin membuat Taeyeon sadar jika Ia memperhatikan Taeyeon terus menerus, lalu kemudian membuat Taeyeon salah tingkah.

Sungyeol terus memperhatikan Taeyeon, tapi nampaknya Taeyeon tak sadar jua. Hal itu tentu membuat Sungyeol sedikit sebal.

“Kok enggak sadar-sadar juga ya? Padahal biasanya para wanita jika Aku beri tatapan maut tadi, mereka akan langsung terpesona, tapi Sunbae seperti tak tertarik.” Gumam Sungyeol

“Enggak usah sok kegantengan. Di pesta ini masih banyak pria yang lebih tampan daripadamu, termasuk aku.” Cibir Woohyun sambil menenggak jus.

“Kalau kamu lebih ganteng daripada aku, harusnya Kamu sudah mendapatkan wanita untuk diajak kencan semalam.” Sungyeol balik mengejek Woohyun.

“Mungkin, Dia sudah punya pacar.”

“Siapa? Sok tahu! Jelas-jelas di kampus Dia enggak pernah memperlihatkan kalau dia Taken.” Sungyeol tetap percaya diri.

Baca lebih lanjut

[FF] Sampai Disini

Title               : sampai disini

Rate               : pg 13+

Genre             : ROMANCE, SAD tapi kayaknya gagal T_T

main Cast     : jang wooyoung 2pm & kim taeyeon snsd

length           : One shot

Author          : ide selintasnya HANAN HANIFAH

Disclaimer   : disaat seharusnya aku ngerjain lapak, eh ide malah mengalir deras. Mentang-mentang belum deadline, jadi aja nyante, jadi aja bikin FF ini. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

Cuaca diluar tak bersahabat. Sedari tadi awan kelabu tampak keberatan menampung hasil evaporasi laut. Angin berhembus cukup kencang. Disaat cuaca seperti ini memang paling enak menikmati sesuatu yang hangat. Sadar akan hal itu, Taeyeon dan Wooyoung memutuskan untuk menikmati ramen.

Selama di kedai ramen, mereka hanya fokus dengan makanannya masing-masing. Mereka saling berhadapan namun tak bicara. Setelah mangkuk ramen mereka kosong, mereka tetap tak mengeluarkan sepatah kata pun. Mereka hanya saling berpandangan sambil sesekali melihat layar handphone.

Cuaca dingin membuat Wooyoung terbatuk-batuk. Melihat Wooyoung batuk, Taeyeon membuka pembicaraan

“Dingin ya? batuk-batuk gitu” Taeyeon membuka pembicaraan

“Iya, seperti hubungan kita” Sahut Wooyoung dengan sindiran. Mendengar sindiran itu Taeyeon menundukkan kepalanya.

“sudah empat bulan ini rasanya semua ini flat. Kau sibuk dengan duniamu begitu juga aku” Wooyoung menyambung perkataannya tadi

“iya, sepertinya kita terlalu nyaman dengan dunia kita masing-masing” Taeyeon mengiyakan pernyataan Wooyoung

“sampai lupa rasanya kalau kita berdua mempunyai dunia yang sama”

mianhae” lirih Taeyeon. Rasanya kata-kata yang baru saja dilontarkan Wooyoung begitu  mengena dihatinya. Ya akhir-akhir ini Ia terlalu sibuk dengan pekerjaan barunya sebagai penyiar, sehingga Ia seringkali tidak mengabari Wooyoung. Namun tak hanya Taeyeon yang sibuk, Wooyoung pun seperti itu. Wooyoung kini sibuk dengan bisnis coffee shopnya. Kini ia pun jadi jarang mengabari Taeyeon. Kini mereka memang sudah lama tak bertemu. Jangankan untuk bertemu, berkomunikasi pun sudah jarang. Setelah hampir sebulan tak bertemu, akhirnya kini mereka bertemu. Namun tampaknya pertemuan mereka ini takkan menjadi pertemuan yang menyenangkan.

“dunia kita berdua tampaknya mulai terlihat mengabur dari matamu. Kamu sudah sangat nyaman dengan dunia baru mu itu, bahkan nampaknya kau mulai menemukan seseorang” ujar Wooyoung

“menemukan seseorang? Apa sih maksudmu?” bingung Taeyeon

Baca lebih lanjut

[FF] Talkshow “ABU-ABU”

TITLE : TALKSHOW “ABU-ABU”
RATE : R
GENRE : niatnya mau COMEDY, cuman gagal, saya nggak bisa ngelucu, jadi genrenya APA AJA deh terserah kalian. Mau ROMANCE, DRAMA, HORROR , terserah
CAST : JANG WOOYOUNG (2PM)
LEE JINKI (ONEW SHINEE)
JUNG HANEUL *BAYANGIN AJA KALO ITU TUH LOE SENDIRI*
LEE SEUNGGI (BRILLIANT LEGACY, MY GIRLFRIEND IS GUMIHO, STRONG HEART MC, GU FAMILY BOOK)
AUTHOR : HANAN HANIFAH lahナ. Siapa lagi?
DISCLAIMER : aku bikin judul ini ff pelesetan dari talkshow black&white itu loooh yang ada disebuah televise swasta. asalnya nama talkshow bukan ini, karena pas awal aku bikin ini belum ada itu talkshow, tapi pas sekarang aku terusin aku berpikiran talkshow black&white itu. Ya ini berkonsep talk show maaf aja kalo aneh, geje benge. MIANHAE kalo jelek, GOMAWO udah mau baca. Please ENJOY
SG = LEE SEUNGGI
ON = ONEW
HN = HANEUL
WY = WOOYOUNG.
A = AUDIENCE (PENONTON)

-PROLOG-
Ceritanya JUNG HANEUL adalah seorang artis sekaligus MC handal, bersama LEE SEUNGGI membawakan acara talkshow STRAWBERRY JUICE.

-STORY-
SG+HN : Annyeong haseyo yeoreobun~ selamat datang di acara “ABU-ABU”!!!
SG : dimana kita akan berbincang-bincang dengan bintang tamu mengenai kehidupan sisi lain mereka sebagai artis.
HN : seperti kehidupan percintaan mereka, keluarga mereka, perjuangan mereka sampai membahas sudut pandang politik para artis kita bahas disini. Kita kupas tuntas.
SG : Tema kita hari ini adalah *berjalan menuju papan, dimana papan tersebut menuliskan sebuah tema talkshow hari itu. Dibukanya kertas yang menutupi judul tema* dan tema kita hari ini adalah “A NORMAL LIFE”
HN : tentunya kita sudah mengundang bintang tamu, untuk membahas hal ini bersama. Dan tamu kita hari ini adalahナ.
SG : *memotong omongan Haneul* ehemナehemナ.
HN : kenapa Oppa berdehem? Batuk? Mau minum? Tuh tersedia di meja
SG : Ehemナ itu bintang tamunya siapa ya??? Ehemナ. Kok keliatanya excited banget?
HN : ya harus lahナ. Sebagai tuan rumah kita harus excited akan setiap tamu yang datangナ.. *ngeles*
SG : Tapi kali ini kok beda yaナ.?? Ahナ. Eh penonton tau ga? Kenapa si Haneul excited banget?
A : kagak.. napa sih ???
SG : Soalnya sang kekasih hati datangナナ.
HN : *menoyor kepala Seunggi* buka kartu oppa!
SG : Ah sudah lah ga usah basa-basi lagi langsung aja kita panggilkan our guest starナ. Wooyoung dan Onew!!!
*Wooyoung dan Onew datang lalu duduk di sofa*
SG : cieナcieナ
HN : cie napa sih?
SG : gapapa ga boleh
HN : ah udah dehナナ langsung aja. Selamat datang, Onew-ssi , Wooyoung-ssi. Mari berbasa-basi dahulu. Apa kabar kalian berdua?
SG : ah ga usah sok-sok pake ssi. Panggil oppa aja dehナ.. seluruh dunia juga sudah tahu
HN : eomona~ sabar! Okeナ jika itu maumu,Seunggi Oppa *senyum terpaksa* selamat datang Wooyoung Oppa, Onew Oppa. Gimana nih kabarnya? Lagi sibuk apa aja sih?
ON : Alhamdulillah (?) baik,,, ya tau lah lagi sibuk kegiatan individu ama menyiapkan album untuk SHINee.
WY : Syukron (?) baik, kan selalu didukung kamyuナナ
SG : Wooyoung-ssi jangan nyekill ntar ada yang marah *lirik-lirik Haneul dan Onew*
WY : Oh iya ya
ON : naon sih Hyung? Teu asup!
HN : naon atuh Seunggi oppa? Udah ah langsung ke pertanyaan. Oppa-Oppa, Kalian ini kan artis yang kini bisa dibilang lagi naik daun, kalian merasa nyaman nggak sih dengan keadaan ini?
WY : hmナ. Kamu ingin tau jawaban ku? *mengodok-ngodok saku jasnya dan mengeluarkan Q-card* jawaban saya ada disini!
HN : mworago?! Apa maksudnya? Kok Wooyoung Oppa memegang Q-card?
SG+WY : HAHAHAHAHAHAHA *evil laugh*
SG : *Menghampiri papan tema* Sebenernya edisi kali ini bukan edisi “A NORMAL LIFE” tapi. *ternyata dibalik tema masih ada tema lagi. Dirobek tulisan A NORMAL LIFE, dan munculah tema sesungguhnya* tema kita hari ini sesungguhnya adalahナ SPECIAL EDITION : MC BE A GUEST!! LOVE STORY!
HN : mwo?! What do you mean?
Baca lebih lanjut

Permen

Title : Permen

Cast : Lee Junho 2PM

 Mas Penjaga Warung *bayangin aja itu adalah orang yang 
kamu ga sukain*
Author : ide sesaatnya HANAN HANIFAH 

Genre : apa ya?? aku bingung SOCIAL deh....

Rate : General

Disclaimer : aaah akhirnya moni aku kembali. aku berjanji setelah si moni 
sembuh *walau ga smebuh total karena layarnya malah kuning -,-* bakal cepet-cepet 
posting ff. jadi maaf aja klo ini jelek. ini idenya dadakan banget dan ff nya pendek 
banget. GOMAWO udah mau baca ;) please ENJOY....




Sore itu Junho sedang kelaparan sedangkan ia harus berangkat ke kampus. di rumah 
pun tidak ada makanan. akhirnya ia memutuskan untuk belanja makanan ke warung, 
sekalian merecehkan uang untuk ongkos ke kampus. 

Junho pun membeli 2 potong sandwich dan sebotol air mineral. kemudian dia 
membayar yang ia beli ke kasir.

"semuanya 11500 rupiah" ucap sang penjaga warung. Junho pun memberikan uang 
sebesar 15000. kasir pun memberi kembalian, namun Junho tertegun saat melihat 
kembalian yang Ia terima.

"loh kok kembaliannya 3000? harusnya kan 3500. kok ada permen segala?!" protes 
Junho

"iya emang bener 3500, tapi karena kita baru buka, jadi belum ada receh, jadi 500nya 
di ganti oleh permen 3biji" jawab mas penjaga warung

"nggak bisa gitu dong! saya butuh receh itu buat ongkos. ga mau tau. saya nggak 
mau pake permen" tuntut Junho

"maas maf, eh salah maksudnya maaf mas, tapi kita lagi gak ada receh. jadi pake 
permen aja ya"

sebenarnya Junho tidak suka mendapat kembalian permen itu, Ia ingin 
memperjuangkan hak sebagai seorang konsumen, namun karena sedang 
terburu-buru, Ia pun langsung pergi dari warung dengan kesal.

Keesokan harinya, Junho masih kesal dengan warung yang Ia datangi kemaren. 
alhasil Ia pun mengunjungi kembali warung tersebut. Ia pun membeli barang yang 
sama seperti kemaren. Namun kali ini dia membayar dengan uang pas.

"ini semua 11500 kan?" tanya Junho memastikan

"ya bener mas" jawab Mas penjaga warung.

"oke,nih" Junho pun membayar, namun melihat apa yang dibayar Junho, Mas penjaga 
warung itu protes.

"maaf mas 11500, bukan 11000. dan kenapa mas malah ngasih permen 3?"

"oh soalnya saya lagi gak ada receh. jadi 500nya saya ganti jadi permen deh mas" 
jawab Junho dengan santai.

"mas, ga bisa gitu dong. yang namanya transaksi itu harus pake uang. jadi mas harus 
bayar pake uang dong walau cuman 500!" protes Mas penjaga warung

"tuhkan mas tau sendiri kan, yang namanya transaksi itu harus pake uang , termasuk 
kembalian juga dong mas! mas tau ga? kelakuan mas yang ngasih permen kayak gitu 
tuh bisa saya laporin ke komisi konsumen tau! makanya saya jadiin ala pembayaran 
permen yang mas kasih kemaren sebagai kembalian. ya intinya saya balikin lagi 
permen yang kemaren! ah udah ya mas udah saya bayar ya barang yang saya beli. 
makasih!" seru Junho dengan santai sambil pergi. dan Mas penjaga warung hanya 
bisa diam terbisu.



---The End---



Friday, 11th november 2011 (11-11-11) 11:49 PM



aaah ini fanfict selesai juga dalam hitungan menit :) senangnyaaaa. maaf ya klo jelek 
itu hanya ide sesaat. ide itu muncul melihat fenomena di indonesia sering banget 
ngasih kembalian permen -,- . MIANHAEYO klo jelek, GOMAWO udah baca. don't 
forget untuk meninggalkan jejak yaaa ;;). samapi bertemu di FF selanjutnya\. 
Annyeong~

[FF] Dibalik Sikap Junho

Title               : Dibalik sikap junho

Rate               : g

Genre             : FRIENDHSIP

main Cast     : junbrothers (KIM JUNSU & LEE JUNHO 2PM)

length           : One shot

Author          : so pasti  HANAN HANIFAH

Disclaimer   : sebenernya ff ini tuh pesenan temen aku juga baut capron basa sunda. Dia minta dibikinin carpon. Kalo yang ini ide,pengembangan murni dari aku.  SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

Junsu heran dengan sikap teman satu kontrakannya, Junho akhir-akhir ini. Sikap Junho akhir-akhir ini sangat aneh. Mendadak Ia menjadi sangat baik. Sore itu tanpa disuruh, Junho membereskan rumah, padahal biasanya selalu Junsu yang membereskan.

“Udah sini aku aja yang nyapu” tawar Junho sambil merebut sapu dari tangan Junsu

“eh tumben bener. Biasanya juga kalau kamu aku suruh nggak mau!” Heran Junsu

“gapapa. Watir aja, kan kamu lagi capek,baru pulang kuliah”

“Lah? Kan kamu juga sama baru pulang kuliah?”

“gapapa kok. Kan kamu sering kayak gini,aku jarang. Jadi ya gantianlah”

Junsu pun hanya terbengong melihat sikap Junho. Dan kini, Pagi-pagi Junsu meminta bantuan untuk menyetrika kemejanya kepada Junho. Padahal biasanya, Junho tak pernah mau jika harus menyetrika baju Junsu,apalagi saat mentari baru muncul dan Junho masih menikmati alam mimpinya, sudah pasti Junho tolak mentah-mentah, tapi kali ini dengan mudahnya Junho mengabulkan permintaan Junsu.

“Ho, bangun dong. Kamu kan kuliahnya nanti siang, sedangkan aku 15 menit lagi masuk, dan aku belum nyetrika.” Ucap Junsu “please aku mohon banget ini, tolong dong setrikain kemeja aku. Aku ga sempet nyetrika dan aku belum mandi. Kalo aku nyetrika sendiri sekarang, aku bisa telat dan aku ga boleh ikut ujian. Jadi punten pisan, tolong setrikain baju aku”

Junho pun segera beranjak dari kasurnya. Ia pun menyetrikakan kemeja milik Junsu. Sementara Junsu pun mandi. karena sedang terburu-buru Junsu pun hanya “mandi oray” . Setelah selesai mandi, Junsu dikejutkan kembali oleh sikap Junho. Tumben-tumbennya Junho membuatkannya sarapan.

“eh tumben bener kamu bikinin aku sarapan” celetuk Junsu setelah selesai berpakaian

“hahahaha watir aja ngeliat kamu telat otomatis kamu ga bisa nyiapin sarapan sendiri. Nanti perutmu kosong sedangkan kau harus ujian. Jadi aku bikinin segelas susu dan roti. Mayanlah buat ngeganjel.” jelas Junho

“sip,nuhun Ho! Eh tapi tumben banget kamu mau aku suruh setrika kamu mau, terus bikinin sarapan tanpa aku suruh. Terus kemaren kamu ngebersein rumah. Pasti ada maunya? Kenapa? Ortu kamu belum ngirim duit? Mau minjem?” tanya Junsu sambil terus mengkunyah roti yang ada dimulutnya

“nggak. Ortu ku udah ngirim duit. ya wajar aja kalo aku baik. Kan kamu temen aku. Berarti aku ini perhatian”

“Biasanya kan kamu paling susah dimintain tolong. Aneh juga, tapi bagus lah kamu berubah. Oh ya, kamu lihat MP3 aku nggak?”

“ah MP3? Eu… enggak.”

“kemana ya MP3 aku?”

“loh bukannya biasanya MP3 selalu ama kamu. Itu barang kan belahan jiwa kamu”

“teu kitu oge sih. Teuing aku lupa nyimpen” Junsu meminum susu lalu mengambil tasnya “Ah ya udahlah ya. Aku pergi dulu. Assalamualaikum!”

“Yo,Good luck cuy! Walaikumsalam” *ahiw asik Junsu Junho muslim*

Puncak keanehan sikap Junho adalah malam ini. Junsu pulang malam karena tadi ada rapat BEM dan ia latihan vokal dan dance. Sedangkan Junho yang tidak mengikuti kegiatan apapun sudah pulang semenjak matahari tenggelam diufuk barat. Setibanya di rumah kontrakan mereka berdua, arman terkejut. Rumah telah rapi, makan malam sudah tersedia, dan pemandangan yang Ia lihat lebih mengejutkan lagi, Junho sedang mencuci baju. Bukan hanya baju miliknya sendiri, tapi milik Junsu pun ia cuci.
“eh JunK udah pulang! Capek ya? Makan dulu atuh!” seru Junho sambil mencuci tangannya yang terselimuti busa sabun lalu menarik Junsu ke meja makan. Saat Junsu mau mengambil nasi, Junho langsung menghadangnya. Diambilnya piring Junsu dan berkata “udah aku aja yang ambil” . Junho meletakkan nasi dan lauk pauknya ke piring milik Junsu. Junsu melihat itu hanya diam terpaku heran dan aneh.

“Hei, jangan bengong! Ayo dimakan!” seru Junho. Junsu pun menganggukkan kepalanya. Setelah selesai makan, Junsu duduk sambil membaca. Junho pun berinisiatif memijiti kaki Junsu.

“tadi kamu latihan dance kan?” tanya Junho

“iya, terus kenapa?” tanya balik Junsu

“ah pasti kaki kamu lelah. Aku pijitin ya?” tawar Junho dengan senyuman ramahnya. Melihat senyuman Junho, Junsu malah ngeri sendiri. Baca lebih lanjut