[FF] You Know That I Love You

Title               : YOU KNOW THAT I LOVE YOU

Rate               : G

Genre             : ANGST *tapi gagal ;(*

main Cast     : LEE DONGHAE SUPER JUNIOR

length           : FICLET, One shot

Author          : ide sepintasnya HANAN HANIFAH

Disclaimer   : Hello I’m back! Muahahaaha maaf ya baru nulis lagi. FF ini sih ga segaja ketulis, ya bisa dikatakan sebagai penanda aku kembali, makanya pendek. Aku ada ide ff tapi belum ketulis-tuli, nah ini selingannya. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING. GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Aku sangat merespect orang yang menghargai karya orang, SO, PLEASE DON’T COPY THIS FF AND PLAGIARISM THIS. Please ENJOY =D.

 

Donghae berjalan diantara rerumputan yang hijau serta pepohonan yang rindang. Dahulu selalu ada orang yang menemaninya ke tempat ini, namun kini Ia hanya ditemani angin yang bertiup kencang yang sanggup membuat dedaunan dan ranting saling bergesekan dengan ributnya. Donghae berhenti di salah satu pohon. Dibawah langit yang kelabu, Donghae hanya bisa menatap pohon di depannya dengan sendu.

Di pohon itu, kini tertanam butiran abu hasil pembakaran raga dari tubuhlseorang yang sangat berharga baginya. Sesosok wanita yang selalu menemaninya kemari saat Ia ingin kemari. Sosok yang begitu ayu dan tentu saja wanita yang paling Ia cintai. Tak ada wanita yang paling Iain cintai selain wanita ini, dan kini Ia harus hidup tanpa wanita itu.

Segenggam bunga yang dibawa Donghae, ditaruhnya diatas akar yang menyembul ke permukaan tanah. Ia sengaja membawa bunga matahari. Bunga itu menggambarkan diri wanita tercintanya. Selalu tersenyum dan cerah. Donghae menekukan lututnya. Dibelainya dengan lembut batang pohon tersebut. Mulanya segaris senyum masih bisa terhias di mukanya, namun Ia tak sanggup untuk terus berpura-pura tersenyum. Kini di pipinya basah karena aliran air mata yang semakin lama semakin deras. Suara segukan makin terdengar jelas dari bibirnya. Lututnya yang tertekuk semakin rendah, bahkan kini tubuhnya merunduk menempel pada bumi.

“Mianhae… mianhae…” Donghae melirihkan kata itu berulang-ulang kali dalam tangisnya. Hatinya meraung keras. Sakit rasanya, terlalu pilu untuk Ia hadapi. Ia merasa teramat perih, tapi bukan karena kehilangan. Ia merasa perih karena apa yang telah Ia lakukan selama ini semasa wanita itu hidup.

Donghae tahu dan sadar betul betapa Ia mencintai, begitupula sebaliknya, tetapi yang dilakukannya hanyalah menyia-nyiakan cinta yang telah diberi sepenuh hati oleh wanita tersebut.

Sembari memeluk pohon dengan deraian air mata, Donghae berbicara sepenuh hati, seolah-olah pohon tersebut adalah jiwa dari wanita tersebut.

“Kenapa Kau meninggalkanku secepat ini?” Isak Donghae penuh rasa pilu. “Belum saatnya kau meninggalkanku. Aku belum berbuat banyak untukmu. Aku belum sepenuhnya membalas rasa cintamu.”

Ya, Dia belum berbuat banyak. Selama ini Ia hanya menerima cinta tulus tanpa balasan. Selama ini Ia hanya bersikap acuh tak acuh, bahkan kerapkali Ia bersikap acuh, padahal Ia sangat mencintai wanita itu. Ia selalu menolong wanita tercintanya, tetapi saat wanita tercintanya membutuhkan perhatian, Ia agak sedikit masa bodoh. Padahal selama ini wanita tercintanya tak pernah luput memberi perhatiannya.

Pria macam apa dia? Katanya Dia sangat mencintai wanitanya, tapi yang Ia lakukan hanya mempedulikan dirinya sendiri. Sudah delapan tahun Donghae sibuk dengan pekerjaannya. Ia sangat fokus akan pekerjaannya, sampai-sampai Ia seringkali mengabaikan orang-orang yang menyayanginya, termasuk wanita ini. Saking fokusnya, Dia pun sampai tak bisa menemani wanita ini di akhir masa hidupnya, dan tentu jelas, Donghae sangat teramat menyesali hal itu.

Baca lebih lanjut

Iklan

[FF] Bunuh Diri

Title               : bunuh diri

Rate               : pg 13+

Genre             : horror, supernatural, life, and a little bit ROMANCE

Cast               : kim taeyeon snsd, kim heechul super junior, im yoona snsd

length           : One shot

Author          : siapa lagi kalau bukan HANAN HANIFAH

Inspired        : Novel danur by risa saraswati chapter danur kasih

Disclaimer   : nampaknya bulan ini merupaka bulan penuh ide. Saat uas di depan mata, dan lapak menanti, sempet-sempetnya nulis FF. aku milih tokoh utamanya Taeyeon, karena pengen aja, enggak ada alasan lain SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

 

“argh” Kepalaku terasa pusing. Begitu berat untuk membuka kelopak mataku. Kupaksakan untuk membuka mata. Perlahan-lahan aku membuka mata, walau semakin lebar aku membuka mata, kepalaku semakin pusing. Begitu membuka mata terlihat dengan samar cahaya putih. Ah… apakah aku sudah berada di dunia lain? Akhirnya, aku berhasil pergi dari dunia fana yang penuh kebullshitan. Sayangnya, ternyata aku belum pergi menuju akhirat. Ketika mataku sudah terbuka secara sempurna, aku baru sadar bahwa aku masih hidup. Ternyata cahaya putih itu berasal dari lampu neon. Jika aku belum mati berarti kini aku berada di….. segera kulirik tangan kananku. Tepat dugaanku, aku berada di rumah sakit. Kini di tangan kananku tertusuk jarum infus. Argh sial! Kenapa aku masih hidup juga?! Aigo, kepalaku pusing sekali. Aku pun memejamkan mataku kembali

Terdengar bunyi pintu dibuka. Seseorang masuk ke dalam kamar rawatku.

“Taeyeon-ah! Apakah kau sudah sadar?” dari suara dan gaya bicaranya aku tahu siapa yang datang. Tetanggaku yang sangat berisik.

“hm..” jawabku sekenaku

“ah syukurlah. Sebenarnya apa yang kau lakukan? Saat aku masuk rumah aku shock menemukanmu dalam keadaan mulut berbusa dan disamping mu itu ada sebotol obat racun serangga yang sudah kosong. Ada apa denganmu? Selelah itu kah kau menjalani hidupmu ini?”

Aku hanya diam tak menjawab.

“Ya! waeyo? Jangan diam saja!” hardik Heechul

“bukan urusanmu,Oppa!”

“ya! tentu saja ini urusanku! Kau ini tetangga terdekatku, sebelum ayahmu meninggal, beliau menitipkanmu padaku! Jadi aku harus tahu apa yang terjadi pada dirimu sebenarnya? Sebenarnya aku benci untuk mengatakan ini, karena ini membuatku terlihat tua, tapi melihat keadaanmu yang seperti ini akan ku katakan, anggaplah aku ini walimu! Aku akan bertanggung jawab apa yang terjadi pada dirimu!” lama-lama Oppa tampak kesal karena sikapku yang acuh akan perhatiannya

“kalau begitu, kalau aku anggap kau waliku yang bertanggung jawab atas diriku, apakah kau bisa menyelesaikan masalahku? Bisa kah kau melepaskan ku dari jeratan mereka?”

Oppa terdiam mendengar pertanyaanku. Cih, sudah kuduga pasti dia takkan mau dan takkan bisa.

“kau pasti tak mau kan membayarkan semua hutang yang ditinggalkan ayahku yang jumlah hingga 500 juta?” cibirku

“aigo, Bukan begitu Taeyeon-ah, tapi…..”

“tapi apa? Sudah kalau kesini hanya untuk merecok, pergi dari sini” usirku dengan kasar

“Hei! Bagaimana bisa kau mengusir dewa penolongmu? Harusnya kau berterima kasih padaku! Jika Aku tak berniat meminjam panci dari apartemenmu, kau pasti sudah pergi dari dunia ini! aku lah yang membawamu ke rumah sakit! Aku sudah melakukan kebenaran, kau malah mengusirku” omel Heechul

“kenapa kau membawaku ke rumah sakit? Kenapa kau tak membiarkan ku mati? Dengan membawaku ke rumah sakit, itu membuat pengeluaranku bertambah! Kau tahu kan aku tdak punya uang?! Jangankan untuk membayar biaya rumah sakit, biaya makanku pun tak ada!” hatiku mulai sakit mengingat betapa miskinnya aku.

“janganlah kau khawatirkan biaya rumah sakit, itu masalah gampang”

“YA!!!!” teriakku dengan histeris “oppa bilang ini masalah gampang? Siapa yang akan membayar semua ini?! memangnya kau punya uang untuk membayar semua ini? seharusnya kau tak menolongku! Kalau aku mati kau tak usah susah-susah mengeluarkan uang tabunganmu untuk membayar biaya rumah sakitku. Seharusnya kau membiarkanku mati, Oppa”

“kenapa kamu begitu ingin mati?, hah?” seru Heechul dengan penuh emosi

“aku ingin mati… aku ingin mati…” air mataku mulai menetes hatiku begitu sesak. Aku benar-benar tak kuasa menanggung beban hidupku ini “aku tak mau hidupku menjadi kotor, seberusaha apapun aku mencari uang, tapi tetap saja 500 juta takkan terkumpul hanya dalam waktu 2 bulan. Aku tak ingin hidupku dihabiskan di klub malam untuk memenuhi hasrat pria jalang”

Melihat air mataku yang mengalir deras, Oppa duduk ditempat tidurku, lalu dia menghapus air mataku dengan tangannya. Dengan nada yang lebih lembut dia berkata “aku tahu kau tak mau hidupmu seperti itu, dan aku pun tak ikhlas jika kehidupanmu akan seperti itu, tapi pasti ada jalan lain kan selain bunuh diri?”

“jalan lain apa? Aku tak punya pilihan lain. Aku tak mau hidupku menjadi pelacur, lebih baik aku mati saja!”

“tapi bunuh diri takkan menyelesaikan masalah!”

“tapi selain cara itu, aku tak tahu lagi jalan yang lain. Aku tak tahu apa yang harus ku lakukan. Nan eotte? Eotteokhae? Eottekhae?” tangisku makin terisak-isak. Betapa sakitnya hati ini jika mengingat kepedihan hidupku.  Aku pun terus menangis. Oppa hanya melihat ku dengan tatapan sedih.

Kini aku ingin sendiri dulu. Aku butuh waktu untuk merenungkan ini semua. Aku tak ingin diajak bicara dengan siapapun, karena itu aku pun mengusir Oppa “leave me alone,Oppa

ani, kau tak boleh ditinggal sendiri, bisa-bisa kau kabur dari sini” tolak Heechul

Ide bagus. Seharusnya aku mencoba hal itu

“tinggalkan aku sendiri,Oppa. Aku butuh waktu berpikir. Jebal”

“baiklah kalau itu maumu,tapi kau jangan kabur, apalagi mencoba bunuh diri kembali. hidupmu terlalu berharga untuk kau akhiri dengan cara kotor seperti ini” Pesan Heechul

Baca lebih lanjut

[FF] Malarindu

Title               : malarindu

Rate               : pg +13

Genre             : ROMANCE

cast               : IM YOONA SNSD, KIM HYOYEON SNSD, LEE DONGHAE SUPER JUNIOR

length           : One shot

Author          : khayalannya HANAN HANIFAH

Disclaimer   : semenjak nemu banyak moment antara Yoona dan Donghae I’m gonna be Yoonhae shipper, pyrotechnics ehehe. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

 

Hampir seharian Yoona terlihat murung. Daritadi Ia hanya melamun. Apapun yang dikerjakannya sambil melamun. Saat makan, Ia melamun, saat mandi Ia pun melamun. Sudah ratusan kali Yoona melirik hapenya, berharap ada yang menghubunginya. Saat ada nada sms atau telepon masuk wajah Yoona langsung ceria, tapi setelah tahu orang yang mengirimnya sms ataupun meneleponnya bukanlah orang yang Ia harapkan, Yoona kembali murung.

Di dorm hanya ada Hyoyeon dan Yoona. Member Snsd yang lain sedang berada diluar. Melihat Yoona daritadi murung dan diam saja, Hyoyeon merasa sendirian. Akhirnya Hyoyeon pun tak tahan dan membuka suaranya.

“daritadi kau hanya diam saja. Murung, melamun. Ga ngeluarin sepatah kata pun. Aku berasa sendirian di dorm ini. Napa sih?” Tanya Hyoyeon

Yoona yang sedang menatap keluar jendela menjawab pertanyaan Hyoyeon dengan gelengan lemah

“kamu sakit?”

Yoona pun kembali menggeleng sambil memain-mainkan hapenya.

“terus daritadi liatin hape mulu. Napa sih?”

Tiba-tiba ada nada sms masuk ke hape Yoona. Wajah Yoona langsung ceria, tapi sedetik kemudia wajahnya kembali murung.

“tuh tiap ada sms atau telepon langsung seneng tapi sedetik kemudian wajahmu cemberut lagi. Hm… kayak aku tau deh. Ya kau sedang sakit”

“anio eon… aku lagi ga sakit kok” jawab Yoona

“iya kau sakit. Sakit malarindu hihihi! Ditinggal kekasih yang lagi world tour” sahut Hyoyeon cekikikan

Tebakan Hyoyeon tepat disasaran. Wajah Yoona pun memerah.

“hahaha… merah! Hihihi. Napa sih? Cerita dong”

Yoona pun menghela nafas. Akhirnya Ia pun berbagi keresahannya “aku tau dia lagi sibuk, lagi konser, tapi masa sih ame nggak ada waktu buat ngehubungin aku.”

“mungkin Dia sibuk, capek. Kamu juga gitu kan kao lagi Tour suka jarang ngehubungin”

“iya sih, tapi yang bikin aku resah tuh kan terakhir dia ngehubungin 3 hari lalu. Dia bilang kalo hari ini Dia bakal pulang ke Korea dan kita bakalan langsung ketemuan buat ya sekedar makan malam. Katanya kalo dia udah mau flight dia bakal ngehubungin aku, tapi sekarang udah jam 8 malam Dia belum ngehubungin aku juga. Aku takut ada apa-apa” curhat Yoona

“mungkin pesawatnya delay kali makanya Dia belum ngehubungin kamu, ato batre hapenya habis mungkin” Hyoyeon mencoba menghibur

“aku udah coba berpikir seperti itu. Positive thinking. Tapi hati aku tetap ga tenang. Aku….. aku…. Kangen banget ama dia!”

“ara…ara…. Cupcupcup udah ah jangan murung terus. Ntar cantiknya ilang. Ntar snsd kekurangan visual dong hehehe”

Terdengar ada nada telepon masuk ke handphone Yoona. Karena merasa lelah di harkosin terus dari tadi pagi, wajah Yoona tetap terlihat sedih. Ia melihat layar handphonenya untuk melihat siapa yang meneleponnya. Saat melihat nama yang tercantum di layarnya, wajah Yoona langsung sumringah.

“Yeobeoseyo, oppa!”

“Yeobeoseyo nae Yoongie”

Baca lebih lanjut

[FF] Tell Me

Title               : tell me

Rate               : pg +13

Genre             : ROMANCE

cast               : KYUHYUN SUper junior, victoria f(x), changmin dbsk, suho exo

length           : One shot

Author          : hasil kegabutan HANAN HANIFAH

Disclaimer   : I’m kyutoria shipper but I’m changtoria shipper too hihihi. Labil ya? Jadi ada sedikit moment vic ma changmin. Kyu kau memang biasku, tapi aku tau kau manusia biasa. Jadi aku mah ridho da kamu ama siapa aja ehehe *mulai ngelantur omongannya*. Cerita ini ternspirasi dari curhatan salah satu sobatku. Maaf ya kalo geje. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

“ni anak kemana sih?” Victoria terus melirik jam di tangannya. Setengah jam sudah Ia menunggu kedatangan Kyuhyun di taman kampus. Sms tak dibalas. Telepon pun tak diangkat. Ia sudah hampir mati kebosanan menunggu Kyuhyun.

“lagi nungguin Kyuhyun ya?” Tanya Changmin yang tiba-tiba duduk disamping Victoria

Victoria mengangguk “iya nih. Lama banget udah setengah jam nunggu, ga nongol-nongol. Di sms ga bales, di telepon ga diangkat”

“ya jelas aja ga diangkat. Dia kan lagi sidang. Harusnya emang 30menit yang lalu udah beres, cuman dosen pengujinya dateng telat, jadi ketunda bentar. Palingan juga bentar lagi beres.” sahut Changmin

“sidang akhir? Loh bukannya minggu depan?” bingung Victoria

“minggu depan? Enggak kok hari ini. Masa dia ga cerita ama noona? anak-anak aja pada tau kok”

Victoria menjawab dengan gelengan kepala. Kenapa Kyuhyun ga cerita? Padahal ini hari penting buat dia, tapi Victoria tak diberitahu hal itu. Daftar kekesalan Victoria pun bertambah.

“aneh. Kenapa dia ga cerita ya? Banyak kok anak-anak yang ngehadirin sidang, gue juga tadi mau dateng, tapi telat bangun jadi aja ga jadi.” Cerocos Changmin Victoria hanya terdiam mendengarnya.

“kayaknya Kyuhyun udah beres” duga Changmin

“tau darimana?” Tanya Victoria

“nih dia baru LINE gue” jawab Changmin sambil mengetik di layar handphone “tuhkan bener, dia baru beres. Katanya dia ke sini nemuin noona”

Ini apa lagi? Kesel Victoria “LINE?”

“iya LINE. Emang kenapa?” heran Changmin

Victoria hanya menggelengkan kepala. Sejak kapan Dia punya LINE? Bingung Victoria.

“noh tuh orang yang noona tunggu dari tadi” Changmin menunjuk Kyuhyun yang sedang berjalan menghampiri mereka.

“hello whats up bro!” sapa Kyuhyun sambil berhigh five dengan Changmin.

“gimana tadi bro, sukses?” Tanya Changmin tak sabar

“Vic, hari ini aku traktir apa aja yang kamu mau” ucap Kyuhyun dengan semangat. Victoria hanya menanggapinya dengan dingin.

“Vic, Tanya dong kenapa aku traktir kamu” rajuk Kyuhyun

“hm.. waeyo?” Tanya Victoria dingin

“agustus gue wisuda! Tadi gue sidang. Skripsi gue dapet A!” seru Kyuhyun sumringah

“michyeosseo! Chukhae bro! akhirnya bulan depan wisuda juga loe!” Changmin menyalami Kyuhyun memberi selamat.

“gomapta,bro! kapan loe nyusul?”

“kapan-kapan ehehe. Kompre aja gue belum. 2minggu lagi lah, kayaknya gue kompre” cengir Changmin

“ntar kalo kompre, kasih tau gue ya. Jangan ampe GUE GATAU” sindir Victoria

“wah ada yang ngambek nih. Wkwkwk” tawa Changmin “eh yang ditraktir jangan pacar loe doang dong. Gue juga!”

“hahaha oke. Kalem aja, ntar loe ama anak-anak gue traktir.” Janji Kyuhyun

“gue tunggu janji loe, bro!”

“yu ah Vic. Duluan ya Chang!” pamit Kyuhyun sambil menarik tangan Victoria.

Sepanjang perjalanan Victora hanya diam. Wajahnya ditekuk. Melihat wajah pacarnya yang cemberut. Kyuhyun menggodanya.

“noona. Kok ditekuk gitu sih mukanya? Aku tadi lama ya? Mianhae” goda Kyuhyun sambil tetap focus menyetir mobilnya.

Victoria tak menjawab. Dia hanya menatap lurus ke depan jalan.

“kok diem aja sih? Waeyo? Jangan marah dong gara-gara aku telat” Kyuhyun mulai merajuk

Akhirnya Victoria membuka suara “masalah telat sih aku ga masalah. Aku juga sering telat. Tapi yang jadi masalah tuh, kamu ga jujur”

“hah? Maksudnya?” bingung Kyuhyun

Baca lebih lanjut

[FF] Songsaengnim Oppa

Title               : songsaengnim oppa

Rate               : 13+

Genre             : a little ROMANCE with taste of ADMIRE

main Cast     : kim heechul Super Junior, sulli f(x), taemin shinee, suzy miss a, krystal f(x).

length           : One shot

Author          :  HANAN HANIFAH is back

Disclaimer    : Hello long time no see. Ya dikarenakan kompi aku mati suri, dan aku sedang berjuang untuk lulus UN dan lolos SNMPTN 2012,jadi sudah lama aku tak berkarya. Ya ff ini berinspirasi dari sesuatu *ala syahrini*. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

Hari ini adalah hari selasa. Sebenarnya hari ini adalah hari yang paling dibenci Sulli,karena pada hari ini dia baru bubar sekolah pukul setngah 3, namun semenjak 2 minggu yang lalu, Sulli berubah. Ia menjadi sangat bersemangat pada hari selasa dan kamis. Selama pelajaran terakhir, Biologi, Sulli sering berbalik kebelakang untuk melihat jam dan menghitung berapa lama lagi Ia ada berada di dalam kelas. Kupingnya dipasang baik-baik, namun bukan untuk memperhatikan pelajaran yang sedang berlangsung, tapi untuk mendengarkan bel pulang. Ia ingin cepat-cepat pergi dari sekolah menuju “EC” alias English Course, kursus bahasa inggrisnya.

“ring ding dong digidingding” bel pulang pun berbunyi. Sulli pun langsung bergegas dan pamit kepada sahabat-sahabatnya. Tak sampai 5menit Ia sudah tiba di “EC”, tempat lesnya yang tak jauh dari sekolahnya. Kemudian, Sulli selalu menyapa semua orang yang Ia temui sambil senyum pepsod*nt.

“hello mang parkir, pak satpam!”

“Annyeong haseyo para staf”

“hei,Luna Eonni,apa kabar?”

“Good afternoon,Mister Tom, Miss Lynch. Makin mesra aja nih. Cie…”

“hello anak berjaket biru!” namun yang disapanya hanya terbengong-bengong saja, karena Ia tak mengenal Sulli. Ya begitulah Sulli, jika sedang sangat bersemangat, Orang yang tak ia kenal pun Ia sapa!

“hello Krystal!” sapa Sulli kepada teman sekelasnya.

“Tumben bener, setengah jam sebelum masuk, lu udah dateng. Biasanya juga lu baru dateng setengah jam sesudah masuk!” heran Krystal dengan nada bercanda

“hohoho iya dong. Mulai sekarang aku bakal rajin dateng lebih awal” jawab Sulli

“Hm.. pasti ini ada sesuatu. Wae? Malhaebwa! Tell me? What’s Happened?”

Sulli pun menjawabnya hanya dengan senyuman sambil menatap keluar kelas. Krystal melihat arah pandangan Sulli untuk menebak-nebak siapa orangnya.

“ho.. lu mulai kepincut ama Taemin ya? Akhirnya itu anak sejak pertama kali ketemu lu ampe sekarang kecapai juga bisa disukain ama lu!” celetuk Krystal asal

“hus… bukan dia yang aku maksud, yang aku maksud itu….” Belum selesai Sulli berbicara tiba-tiba orang yang Sulli maksud datang, mengejutkan mereka berdua.

“gosip muluuuu. Dasar wanita!” sapa Heechul, guru pengajarnya

“eh ada Mister Songpa!” sapa Sulli sambil senyum 3 jari dan muka memerah. Melihat perubahan raut muka Sulli, Krystal mulai mengerti siapa orang yang dimaksud.

“kayaknya gue tau deh,Sull!” tebak Krystal dengan senyum miringnya

“shut up!” seru Sulli sambil menutup mulut krystal dengan tangannya. “Eh mister songpa,ada apa?”

“Songpa?” heran Heechul

“iya, itukan singkatan Songsaengnim Oppa! Kan kalo dipanggil Mister Songsaengnim Oppa kepanjangan,jadi disingkat Songpa”

“oh gosh! Singkatan macam apa itu? Hahahaha. meni diborong gitu panggilan buat saya, ongkoh ceunah Mister, tapi Songsaengnim,tapi Oppa. Gimana sih? Pilih salah satu atuh!”

“biarin ah. Aku maunya Mister Songpa. Mister karena guru bahasa inggris, Songsaengnim karena seorang guru dan orang korea, dan Oppa karena jarak usianya 11 tahun,jadi ya masih pantes dipanggil oppa”

“lagian, kan biar makin unyu,songpa!” Krystal menambahkan

“hahahaha ada-ada aja kamu tuh ya! Kenapa cuman kita berdua aja yang dipanggil gitu? Pilih salah satu aja lah.”

“Pilih salah satu? Hm… Ahjussi aja ya?” canda Sulli sambil nyengir

“what? Ahjussi? Oh big no! I’m still young. I’m so baby face. My face isn’t like Ahjussi! Oke, I’m agree with you, whatever you call me. But I think Heechul Songpa it’s enough. Don’t Mister Songpa. I think it so strange hahahaha”

“huuuuuu. Narsis! Oke, deal Heechul Songpa.” Sorak mereka berdua.

“klo ga narsis, bukan Kim Heechul namanya. Hahahaha” bangga Heechul sambil pergi dari kelas.

“ah michyeoseo!! Lu ngeceng Songpa?” kaget Krystal

“haish… jangan keras-keras,dodol!” panik Sulli

“kalem aja kali. Songpanya juga udah pergi. Ah gila lu! Masa ngeceng guru sendiri sih? Michyeoseo! Michyeoseo!!!”

“Alah~ biarin ah. Kan songpa masih muda ini. Lagian aku ga beneran suka ama songpa,cuman kagum aja. Abis songpa orangnya menarik”

“masih muda sih masih muda. Tapi dia kan bedanya 11 tahun! Lu doyan ama ahjussi-ahjussi. hahahaha”

“yee songpa kan bukan Ahjussi,walau bedanya 11 tahun,tapi dari mukanya keliatannya bedanya cuman 6 tahun. dan tadi aku udah bilang klo aku ga beneran suka,cuman kagum aja”

Memang cukup aneh Sulli mengeceng Heechul,gurunya sendiri yang berbeda 11 tahun. Sebenarnya jika ingin menyukai salah satu guru di “EC” banyak pilihan yang lebih bagus. Bagaimana tidak? Sebagian besar pengajar “EC” di impor langsung dari luar negeri dengan kisaran usia 20-25 tahun. Jauh lebih muda dan lebih tampan (tentunya) dari Heechul, bahkan pengajar Sulli ditingkat sebelumnya adalah seorang model dan berjarak usia 2 tahun, namun Sulli tak tertarik sama sekali. Rata-rata pengajar “EC” adalah para mahasiswa yang bekerja sambilan. Guru yang asli korea, hanya 2 orang. Walau begitu, entah mengapa Sulli tak tertarik dengan para bule-bule yang berkeliaran didekatnya. Begitu bertemu Heechul di Intermediate 3, Ia langsung tertarik dan lama-kelamaan berubah menjadi rasa kekaguman.

Menurut Sulli. Heechul itu menarik luar biasa. Memang Ia tak setampan bule-bule itu, namun untuk ukuran orang Korea, Heechul dapat dikategorikan tampan. Saat mengajar Heechul tampak serius dan berwibawa, namun jika sudah diluar kelas, Heechul jahilnya minta ampun. Dia seringkali menjahili para muridnya, terutama Sulli. Bahkan dia sering “membully” murid-muridnya di twitter. Dan Sulli termasuk yang sering dibully lewat mention Heechul. Karena sering dijahili, Sulli menjadi murid yang paling deket dengan Heechul. Dari kedekatan itu, Sulli mengenal kepribadian Heechul yang unik dan mulai mengagumi “songpa”nya itu.

Bel les pun berbunyi pada jam setengah 6. Para murid berhamburan keluar kelas. sementara trio kwek-kwek *itu panggilan dari Heechul untuk mereka bertiga*, Sulli,Suzy,Krystal berdiam diri sesaat didalam kelas.

“hei, trio kwek-kwek! Kok belum pulang? Udah sore loh” tanya Heechul

“engga kok ini mau,Songpa.” Jawab Suzy “yaudah Songpa,Sulli kita duluan ya,kita pulang dulu. Annyeong~”

“yoi, hati-hati yaa! Bawa motornya jangan kayak Sulli, grasa-grusu ehehehe” balas Heechul sembari membully Sulli. Sulli yang dikatai seperti itu pun cemberut. “eh ya,kok kamu ga bareng mereka?”

“jok motorku rusak,jadi aku ga bawa motor. Ya jadi aku dijemput deh” jawab Sulli

“pasti karena kamu kegendutan ya,makanya joknya rusak hahahaha”

“Songpa!!!” gerutu Sulli kesal namun senang “bukan gara-gara itu,walau pipiku chubby,tapi aku ga gendut ih -_-”

“hahahaha iya-iya. nunggunya jangan didalam kelas atuh. Didepan kelas aja. Duduknya dikursi ya jangan dimeja” canda Heechul sambil berjalan keluar kelas

“apa sih Songpa geje deh -,- ehehehe” sahut Sulli mengikuti jejak Heechul. Sulli pun menunggu sambil mendengarkan lagu dan membaca novel. Dari kejauhan tampak taemin sedang memperhatikan Sulli. Lalu, Taemin berinisiatif mendekati Sulli. ia ingin terus mencoba mendekati Sulli hingga menndapatkannya.

Baca lebih lanjut