[REVIEW] Movie : Comic 8

Hari Selasa kemarin, 4 februari 2014, Aku berkesempatan menonton comic 8 bersama ketiga dulurku. Niat nonton ini ngedadak banget, tanpa direncakan. Awalnya sih kita cuman ingin main, ngumpul, tapi yang bisa cuman kami berempat. Kami pun akhirnya emutuskan untuk menonton, dan pilihan kami jatuh pada comic 8.

Rupanya peminat comic 8 membludak. Saat itu kami tiba di Braga citiwalk sekitar jam 4 sore. kami berniat untuk menonton yang jam 17.05. ternyata saat kami memesan tiket, kami sudah ditawari dengan yang jam 19.15, dan pada jam itupun bangku yang tersisa berada dikisaran jajaran depan. Ada sih yang agak atasan, tapi itu hanya ada 3 kursi, sedangkan kami berempat. Akhirnya petugas bioskop itu merekomendasikan kami di bangku J. Agak depan sih, tapi ya daripada tidak.

Comic 8 merupakan film bergenre comedy action. Sesuai judul filmnya, para pemain film ii sebagian besar merupakan para comic, dan tokoh utama film ini merupakan 8 comic professional yang mecoba untuk berakting. Film ini menceritakan sebuah kejadian perampokan di Bank I.N.I yang dilakukan olaeh 8 orang dengan tiga tim yang berbeda. Motif dan latar belakang dari ketiga tim ini berbeda. Mulai dari penjahat professional, penjahat amatir, sampai penjahat versi robin hood dan pitung yang melakukan kejahatan demi aksi social. Awalnya mereka saling berebut, tapi pada akhirnya mereka bekerja sama dalam satu tim agar bisa keluar membawa uang. Suasana semakin pelik ketika polisi datang dan ternyata para penjahat itu merupakan pasien RSJ.

Aku tertarik dengan film ini karena pemerannya adalah para comic, sebagai pecinta standup comedy tetnu saja Aku tak ingin melewati film ini. namun ada kekhawatiran jika film ini akan menjadi film comedy tanpa benang merah. Aku sempat cemas jika yang Aku dapatkan dari film ini hanyalah comedy tanpa isi cerita, sehingga terkesan murahan, tapi setelah aku menonton film ini, semua kekhawatiranku sirna. Ternyata dugaanku salah. Film ini menarik ya. begitu film ini dimulai, perut kita sudah terkocok karena bit-bit yang dilontarkan para tokoh utama. Sepanjang film kita tak henti-hentinya dibuat tertawa karena lontaran kata yang mereka ucapkan. Lontara-lontaran tersebut memang khas stand up comedy, alhasil kita pun sukses terrtawa terpingkal-pingkal.

film ini terdiri dari beberapa bagian. Diawali dengan plot “The Gangsters”, lalu ada “The mental house”, dan yang terakhir adalah “The Truth”. Jumlah pasti dan nama plot pastinya Aku lupa apa saja, yang jelas terdiri dari beberapa bagian. Setiap bagian itu menceritakan kebenaran-kebenaran yang ada. Penulis sukses mentwist para penonton. Dugaan kita di bagian awal, bisa saja terpatahkan saat di bagian lain, dan membuat kita menduga lagi, dan dugaan kita itu bisa saja terpatahkan lagi di bagian lain. Benar-benar tidak terduga. Banyak fakta tak terduga yang terungkap. Siapa ditipu siapa? Siapa penjahat sebenarnya? Siapa pahlawan sebenarnya? Sungguh cerita yang tak terduga.

Adegan action di film ini cukup bagus. Editannya rapi, walau agak ga masuk akal dengan polisi yang memiliki tekhnologi yang Aku rasa terlalu canggih untuk Indonesia. Aku enggak yakin polisi Indonesia seperti itu. film ini juga banyak menampilkan cameo, seperti Candil yang menjadi tukang antar pizza, coboy junior anak SMP korban palak Fico, Ence yang menjadi satpam, Kiki Fatmala sebagai Umi Kemal, dll. Untuk masalah akting, Aku lihat sih mereka cukup bagus dan tidak kaku, namun sebenarnyakalau Aku lihat sepertinya mereka membawa karakter asli mereka ke dalam tokoh itu. karakter yang aku tangkap itu berasa seperti Aku melihat karakter mereka saat stand up. Walau begitu, tapi tetap ada bedanya kok.

Sayangnya film sebagus ini harus ternodai satu hal. Eksploitasi tubuh wanita. Saat awal film Aku memang sudah agak khawatir dengan hal ini karena Saat membaca nama pemain. Disitu tertera nama Nikita Mirzani. Waduh! Curiga bakalan ada adegan ekspos tubuh nih. Saat melihat adegan awal-awal, Nikita berperan sebagai teller. Disitu Dia biasa saja, dan Aku kira Dia menajdi cameo saja, Aku sudah berpikir aman. Ternyata menjelang akhir film, tubuh Nikita terekspos juga. Ada adegan nikita memakai baju suster yang amat pendek, dan Dia duduk di meja dengan kaki ngangkang, dan pahanya cukup terlihat membuat para penonton bersorak, dan lebih parahnya lagi saat Ia berganti kostum menjadi kostum hitam. Kostum itu amat terbuka dan ketat, saking terbukanya *maaf* buah dadanya tumpah ruah dari baju itu. Adegan itu sungguh menganggu. Mungkin para penonton pria menyukai itu, tapi buatku itu sangat member minus di film itu. enggak banget. Sayang banget film bagus kayak gini harus ternodai oleh hal hal yang menyerempet ke p***o. dasar produser film, tetap saja menyelipi hal kayak gitu.

Selain adegan itu juga ada degan dimana sandera memiliki kelainan psikologis. Sandera itu jika panik akan telanjang, dan sialnya sandera itu adalah wanita. Adegan Ia mebuka baju telrihat sih, tapi tidak memperlihatkan tubuhnya. Yang terlihat hanyalah kepala sampai bahu bagian belakang. Walau begitu tetap saja pakaian dalamnya terlihat. Lalu kekurangan film ini adalah beberapa bit nya sudah pernah mereka pakai di stand up-stand up mereka, jadi bagi yang sudha pernah mendengar menjadi terasa garing. Kemudian efek animasi saat adegan kejar-kejaran mobil di akhir film sangat tidak natural. Telihat editannya.

Yah overall, nice movie kok. menghibur, dan cukup berbobot karena ada jalan ceritanya, dan jalan ceritanya itu begitu tak terduga. Dari angka 0-10, aku member 8,1 untuk film ini. untuk bintang aku member 4 bintang dari 5 bintang. Recommended movie kok.

Kalau kalian ingin menonton yang ringan tapi ingin tertawa dan ada adegan actionnya, comic 8 cocok untuk kalian. Selamat tertawa. Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang :)).

Iklan

[FF] Flirting To Sunbaenim

Title               : FLIRTING TO SUNBAENIM

Rate               : pg +13

Genre             : ROMANCE sih tapi enggak banget dan ditambah bumbu HUMOUR, COMEDY, tapi kayaknya gagal T____T

main Cast     : LEE SUNGYEOL INFINITE

OTHER CAST   : NAM WOOHYUN INFINITE, KIM TAEYEON SNSD, OK TAECYEON 2PM

length           : One shot, FICLET, SONGFIC

Author          : khayalan selintas HANAN HANIFAH

inspired        : lagu Barry Likumahuwa – Mati Saja. Recommended nih buat di dengerin/

Disclaimer   : Enggak sengaja pas dengerin lagu itu, terlintas buat bikin FF, dan aku pas dengerin lagu itu lagi baca artikel tentang Sungyeol, jadi aja ehehe.  SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

 

Alunan music menghentak, membuat orang-orang yang berada ditempat itu ingin turun ke lantai dansa. Orang-orang begitu menikmati permainan music yang dimainkan DJ. Sebagian laginya terlhat sedang menikmati makanan yang tersaji. Sesungguhnya pesta ulang tahun yang menyenangkan, tapi Sungyeol dan Woohyun hanya duduk-duduk saja.

“Ini adalah pesta ulang tahun Seungri Hyung. Seungri Hyung terkenal dengan the best party maker in our campus after GD Hyung. Tentunya kita takkan menyiakan momen ini kan?” Tanya Woohyun.

“Tentu saja.” Jawab Sungyeol sambil melihat ke arah sekelilingnya.

“Lalu kenapa kita berdiam diri saja disini. Ayolah kita turun. Ajojing coy!” Woohyun sedikit menari mengikuti irama musik.

“Ya kali kita ngedance berdua. Mana asik! Harus ada wanitanya dong!”

“Ini partynya Seungri Hyung. sudah pasti banyak wanita yang bisa menemani kita malam ini, Kau tinggal memilih!”

“Memang banyak wanita cantik, tapi tak ada yang menarik.” Sahut Sungyeol yang masih melihat ke segala arah. Seperti yang sedang mencari sesuatu.

“Kamu lagi nyari apa sih?” Woohyun mengikuti arah mata Sungyeol. “Wanita? Mau yang mana? Itu tuh cantik.”

no thanks. Kalau Kau mau, Kau saja yang berdansa dengannya. Dia bukan tipe idealku.”

“Lalu yang seperti apa?”

“Ah, Aku menemukannya!” Sorak Sungyeol girang. “Yang seperti itu.” Sungyeol menunjuk seorang wanita yang sedang duduk sendirian sambil meminum cola. Woohyun mengikuti arah yang ditunjuk Sungyeol dan betapa terkejutnya melihat orang yang ditunjuk Sungyeol.

Mworago? Taeyeon Sunbae?” Kaget Woohyun, “Kau gila apa? Dia senior kita! Dia sudah mau lulus!”

“Ya terus kenapa? Dia tipe idealku. Sangat cute dan orangnya easygoing, benarkan?”

“Iya sih. Oke, Aku tahu Kamu memang sudah mengaguminya dari awal masuk sampai sekarang, tapi Aku tak menyangka kalau Kau akan mengajaknya ngedance di pesta ini. Kau benar-benar akan mendekatinya?”

Well, See.” Jawab Sungyeol dengan senyum penuh arti. Sungyeol terus memperhatikan Taeyeon dari jauh. Ia ingin membuat Taeyeon sadar jika Ia memperhatikan Taeyeon terus menerus, lalu kemudian membuat Taeyeon salah tingkah.

Sungyeol terus memperhatikan Taeyeon, tapi nampaknya Taeyeon tak sadar jua. Hal itu tentu membuat Sungyeol sedikit sebal.

“Kok enggak sadar-sadar juga ya? Padahal biasanya para wanita jika Aku beri tatapan maut tadi, mereka akan langsung terpesona, tapi Sunbae seperti tak tertarik.” Gumam Sungyeol

“Enggak usah sok kegantengan. Di pesta ini masih banyak pria yang lebih tampan daripadamu, termasuk aku.” Cibir Woohyun sambil menenggak jus.

“Kalau kamu lebih ganteng daripada aku, harusnya Kamu sudah mendapatkan wanita untuk diajak kencan semalam.” Sungyeol balik mengejek Woohyun.

“Mungkin, Dia sudah punya pacar.”

“Siapa? Sok tahu! Jelas-jelas di kampus Dia enggak pernah memperlihatkan kalau dia Taken.” Sungyeol tetap percaya diri.

Baca lebih lanjut

[FF] Where Is Kyungsoo

Title               : WHERE IS KYUNGSOO (EXO FF)

Rate               : G

Genre             : FRIENDSHIP, HUMOUR, COMEDY tapi kayaknya gagal T____T

Cast               : EXO MEMBERS [SUHO (KIM jUNMYEON), XIUMIN (KIM MINSEOK), LUHAN, KRIS, LAY, BYUN BAEKHYUN, CHEN (KIM JONGDAE), PARK CHANYEOL, DO KYUNGSOO (D.O), TAO, KAI (KIM JONGIN), OH SEHUN]

length           : One shot, VIGNETTE

Author          : ide randomnya HANAN HANIFAH

Disclaimer       : peringatan sebelumnya, dalam FF ini aku memakai bahasa yang tidak baku, jadi mohon maaf atas ketidaknyamanan hal ini. kita lihat betapa random dan koplaknya tingkah laku member exo disini. SUKA NGGAK SUKA sih itu selera kalian, tapi mohon dengan sangat NO BASHING.GOMAWAEYO udah mau baca. MIANHAEYO kalo jelek. Please ENJOY =D.

 

Delivery Pizzanya sudah datang! Makan malam siap!” seru Chanyeol sambil menenteng dua dus Pizza

Mendengar makanan telah tiba, member EXO seketika langsung menghentikan kegiatan masing-masing. Chanyeol pun meletakkan dua dus Pizza itu di atas meja makan. Mereka pun langsung menuju meja makan.

“lapar! Lapar! Lapar!” seru Baekhyun berisik

“ayo cepat buka!” titah Kai yang sudah tak sabar

“ah lama” Kris pun langsung membuka kotak Pizza tersebut dan mencomotnya, namun belum juga masuk mulutnya, Suho sudah menghentikannya.

“tunggu dulu,Hyung! ini member kita sudah lengkap belum? Kita harus makan bareng” cegah Suho

“kita sudah kumpul kok!” celetuk Tao

Suho pun mulai menghitung jumlah member yang ada di ruang makan. “1,2,3……8,9… loh cuman 9 orang? 3 lagi mana?” Suho mengabsen satu-satu “ah… Minseok Hyung dan Luhan Hyung kemana? Kyungsoo juga mana?”

“Minseok Hyung dan Luhan Hyung lagi pergi beli sepatu” jawab Lay

“Kyungsoo?”

Semua member terdiam. Melihat satu sama lain, kemudian dengan serepak mereka mengangkat bahu.

“paling juga itu anak lagi jalan-jalan sendiri” jawab Chen

“biasalah, kan Kyungsoo Hyung suka pergi sendirian tanpa bilang ke kita” Sehun menambahkan

“kemana ya itu anak? Seneng banget sih ngilang” gerutu Suho. Suho pun mengelarrkan handphone dari sakunya. Ia pun mencoba menghubungi D.O, sayangnya D.O tak mengangkat telepon dari Suho. Suho pun menjadi cemas sendiri.

“enggak diangkat. Kemana ya itu anak? Bikin cemas saja” omel Suho

“sudah deh, Lu jangan banyak ngomel kayak emak-emak. Kyungsoo bukan bocah kecil yang enggak tahu jalan. Nanti juga Dia balik sendiri kesini” sahut Kris

“iya, sudahlah mending kita makan pizza ini!” Chanyeol menunjuk-nunjuk Pizza. Ia tak sabar untuk memakan itu.

“ya sudah. Eh tapi sisain buat Kyungsoo,Luhan Hyung, Minseok Hyung, kasihan” Suho mengingatkan

“alah enggak usah. Mereka kan lagi diluar, pasti diluar mereka makan” tolak Baekhyun sambil mengunyah Pizza

“tapi kan….”

“enggak usah,Hyung. gue yakin mereka pasti beli makan diluar! Lagian salah sendiri mereka malah keluar, jadi ya terpaksa bagian mereka buat kita” Chen memotong omongan Suho

“setuju!” seru Tao dan Sehun

“kalian itu ya… member macam apa! Katanya we are one, kekeluargaan…” protes Suho

Baca lebih lanjut