[REVIEW] STRONG WOMAN DO BONG SOON

Sekarang di zaman kekinian, sudah tidak musim dengan cewek lemah. Kini perempuan bisa jauh lebih kuat dibanding lelaki bahkan bisa sekuat superhero yang bisa menolong banyak orang. Sayangnya enggak semua perempuan bisa seperti itu. Perempuan yang memiliki keistimewaan seperti itu cuman ada satu, yaitu Do Bongsoon dalam drama Strong Woman Do Bongsoon.

Drama ini memiliki genre romance, comedy, dengsan sentuhan fantasy dan thriller. Strong Woman Do Bongsoon menceritakan seorang wanita bernama Do Bongsoon yang memiliki kekuatan super yang diturunkan pada anak perempuan dikeluarganya sejak jaman dahulu kala. Selama ini Ia berusahan menyembunyikan kekuatannya karena pria yang Ia sukai sekaligus teman lamanya In Gookdu menyukai wanita yang seperti bunga kosmos, kecil, lembut dan juga lemah. Pada suatu hari Bongsoon menolong rombongan anak TK dari sekelompok preman dengan kekuatan supernya. Kejadian itu dilihat oleh CEO Ainsoft, Ahn Minhyuk. Minhyuk sedang mencari pengawal karena selama ini diancam oleh orang tidak dikenal. Melihat kejadian itu, Minhyuk menawari pekerjaan pada Bongsoon dengan imbalan uang sangat tinggi dan dijanjikan untuk bergabung di departemen pengembangan Game, karena Bongsoon ingin mengembangkan game dimana karakter game tersebut adalah representasi dari dirinya. Bongsoon pun menyetujui kesepakatan itu. Ternyata selain bahaya dari stalker, ternyata ada bahaya lain yang mengancam di lingkungan rumah Bongsoon. Terjadi pembunuhan dan penculikan berantai yang mengintai wanita-wanita yang tinggal disana. Bongsoon, Minhyuk,, dan juga Gookdu berusaha untuk menangkap pelaku kejahatan tersebut.

Aku menonton drama ini karena Park Boyoung. Dia itu aktris yang hebat dan loveable banget. Ketagihan sama aktingnya dia. Ditambah plot awalnya tampak ringan. Aku butuh drama yang enggak ribet setelah banyak nonton drma yang rumit. Makanya ku memutuskan untuk menonton drama ini.

Buat yang jomblo siapkan hati. Dijamin kalian bakalan sirik, dan buat yang punya pacar siap-siap juga sirik dan berkata “kapan sih pacar gue kayak gitu?” karena manis banget lihat interaksi antara Bongsoon dan Ahn Minhyuk. Enggak bisa berhenti senyum sepanjang aku nonton ini berapa kali histeris sendiri gara-gara cheesy line dari mereka. Biasanya aku enggak terlalu suka dengan hal yang terlalu cheesy, tapi ini aku suka banget, malah ketagihan. Enggak kuat hamba lihatnya. Diabetes banget lihat ke sweet an mereka. Romansa drama ini tuh kental banget dan itu yang bikin aku betah sama drama ini. Gemas banget lihat Min min dan Bong bong pacaran tuh. Minhyuk yang dari awal sudah menunjukkan ketertarikannya pada Bongsoon dengan caranya yang gentle, sweet bikin kita pengen punya cowok kayak gitu. Greget sama Bongsoon yang enggak sadar-sadar kalau Minhyuk itu suka sama dia. Mana ada coba bos yang baik hati macam Minhyuk yang nyupirin sampai rumah. Memperlakukannya kayak teman bukan bawahan. Harusnya Bongsoon sadar, tapi dia waktu itu dibutakan oleh Gookdu sih. Hubungan Minhyuk Bongsoon tuh benar-benar layakya kisah cinta di dongeng. Indah dan manis banget, dan aku menyukai hal itu.

Komedi dari drama ini juga yang bikin drama ini jadi menyenangkan. Dari awal hingga akhir drama enggak ada satu pun adegan komedi yang terlewat. Aku ngakak parah karena komedi drama ini memang masuk sih sama selera komedinya orang Indonesia. Cukup slapstick sih tapi lucu banget. Cuman mungkin karena agak slapstick itu enggak semua orang suka humor yang ditampilin di drama ini. Aku juga ada beberapa humor yang kurang aku sukai, apalagi kalau sudah bawa-bawa wine kotoran. Cuman sejauh ini masih enggak masalah. Komedinya tetap bisa bikin ketawa lepas dan merasa bahagia dengan kelucuan yang ditampilkan di drama ini.

Selain itu, drama ini juga menampilkan sedikit misteri mengenai kasus penculikan yang bikin menambah keseruan tersendiri. Ada ketegangan yang memicu adrenalin sehingga menambah rasa drama ini. Aku sangat menikmati kasus penculikan ini. Gregetnya sama si penculik versus Bongsoon dan polisi yang kok polisinya bego banget sih enggak sadar kalau mereka disadap. Kan greget iya enggak? Walau drama ini dibumbui kisah misteri tapi enaknya kita enggak usah mikir sama kasus yang ada di drama ini. Kasus penculikan disini enggak bikin kita pusing. Enggak banyak misteri yang tersembunyi, jadi kita tetap bisa enjoy dan tetap terasa ringan. Tetap rasa drama romance comedynya enggak hilang.

Sayangnya drama ini tuh menurutku 16 episode itu kebanyakan. Soalnya drama ini banyak banget filler di setiap episodenya. Banyak banget tokoh yang sebenarnya enggak penting, enggak ngaruh ke cerita, atau malah sama sekali enggak ada hubungannya sama tokoh utama. Misal kayak muncul cameo biksu Nizamuddian. Serius itu enggak penting banget.. enggak ada hubungannya sama sekali dengan tokoh utama, cuman ngaruh ke Baek Tak doang. Itu tuh cuman buat nambah kelucuan doang. Lucu sih, cuman itu terlalu filler banget. Cuman buat manjangin cerita doang, nambah bumbu komedi. Sudah. Masih mending gitu kayak tokoh geng anak sma, walau enggak penting, tapi at least mereka masih berhubungan dengan Bongsoon, tapi kalau si biksu itu benar-benar keliatan fillernya banget. Awal-awal episode enggak terlalu banyak filler, tapi makin akhir aku merasa makin banyak filler. Adegan itu kalau diskip juga enggak masalah karena enggak ngaruh ke cerita. Cuman adegan lucu doang. Sudah weh.

Baca lebih lanjut

TOP 10 KDRAMA 2016 VERSI JEPRETPRESS

Ya setelah kemaren daku bikin ajang penghargaan yang kredibilitas tak terhitung karena enggak ada nilainya alias abal-abal kw 10.000 JEPRETPRESS DRAMA AWARDS 2016, kali diriku ingin membuat list TOP 10 DRAMA 2016 VERSI JEPRETPRESS. Ini merupakan list 10 drama di tahun 2016 yang menjadi pilihanku, dan jelas tentu udah ku tonton. Sepuluh drama pilihan ini bukanlah dari segi kualitas walau ya kualitas bicara sih, tapi maksudnya bukan dari segi professional, atau layak tak layaknya drama itu, tapi drama ini dipilih karena aku suka dan menikmati drama itu. Ya jadi dapat dikatakan dipilih dari drama yang ceritanya unik menurutku, dan ya semakin tinggi rating drama yang kuberikan berarti aku semakin suka, walau ratingnya banyak yang sama sih wkwkwkwk. Ya balik lagi masalah taste sih. 10 drama pilihan ini adalah seleraku. Kesepuluh drama ini tuh menjadi acuanku untuk rekomendasi ke orang-orang “kalian tuh wajib tonton drama-rama ini loooh”.

Okeee, sebelum kita bahas, atau lebih tepatnya menyebutkan my top 10 drama 2016, sebaiknya kita napak tilas sedikit drama 2016 apa saja yang sudah ku tonton. *psst nambah lagi listnya dibanding yang kemaren wkwkwk*. Aku sedikit review, kesan aku pada drama itu kali yaaa. Check it out!

  1. Remember : Son’s War (3,75/5). Seru sih, bahasan hukum dan bisnis yang rumit dan kotor. Dalam dunia nyata pasti ada saja kyak ini, walau mungkin versi dramanya agak lebay. Sayang agak makjang drama ini tuh.
  2. One More Happy Ending (3,5/5). Standar romcom kdrama sih. Awalnya lucu, terus jadi sedih, konflik cinta segiempat. Nothing special tapi menghibur. Puas ngakak dan uci mata dengan Kwon Yool wkwkwk.
  3. Comeback Mister (3,75/5). Aku akan selalu bilang kalau ini drama yang heartwarming Dibalik komedinya ada sebuah pesan nyempil, walau kalau nonton kedua kalinya efeknya agak berkurang, tapi kalau pengen puas ketawa, pilihan yang cocok.
  4. Descendants of The Sun (3,75/5). Sorry to say, but it’s a bit overrated. Agak cheesy tapi masih menikmati kok, apalagi ada Song Joongki. Suka sama cerita tentaranya. Jarang-jarang ngengkat cerita daerah konflik gini. Khasnya Kim Eunsook sih, second couple lebih menarik daripada main couple
  5. Page Turner (4/5). Sederhana, remaja banget, tapi kena pesannya. Relate semua usia sih masalah impian mah. Gemes sama Jinmok yang merasa bersalah tapi jadi lebih ya wkwkwk. Menikmati banget permainan piano di drama ini.
  6. Imaginary Cat (3,5/5). Kiyowooo, bokgil neomu kiyowooo. Lucu banget Bokgilnyaaaa. Buat yang pecinta kucing mungkin akan relate dengan drama ini. Bagus sih hubungan manusia dengan hewan.
  7. Nightmare Teacher (4/5). Webdrama terseru yang pernah ku tonton sih. Suka sama misterinya dan ada pembelajarannya bisa diambil. Drama remeja yang unik kataku.
  8. Neighborhood Hero (3,6/5). Ya sejenis remember juga, ngegambarin dunia bisnis yang kotor tapi ini mah pakai gangster dan misteri dunia intelejen. Sayang romancenya agak merusak menurutku.
  9. Gogh Starry’s Night (3,5/5). Ya lumayan sih menarik. Bikin baper dan deg-deg an sendiri nonton ini, Karena menggemaskan, walau agak terganggu dengan Yuri, tapi disini masih lebih mending dibanding saat dia di Neighborhood Hero.
  10. Age of Youth (4/5). Suka banget! Hahahaha sebagai mahasiswa *pas lagi nonton ini* dan berusia 20an, dan punya temen-temen anak kost an, merasa ini tuh gue banget! Persahabatannya sih seru banget.
  11. Another Miss Oh (4/5). Drama romcom favoritku seperti Marriage Not Dating *iyalah PDnya kan sama*. Greget, baper, manis, lawaknya dapet banget. Komedi campur mellonya ngeblend dengan pas. Everything in this drama is nice!
  12. Doctors (3,75/5). Kasus pasiennya ukup menyentuh siiih, dan kalau suka romance pasti bakalan suka karena pasangan siswa-guru ini manis banget bikin gula darah naik. Politiknya rumah sakitnya malesin sih, sama ya medisnya enggak terlalu.
  13. Drinking Solo (3.75/5). Slice of life banget! Ceritanya tuh enggak neko-neko. Simple saja! bener banget, kalau kita itu memang butuh waktu untuk diri sendiri. Trio noryangjinnya hiburan tersendiri banget.
  14. Goblin (??/5). Belum bisa kuberi Rate karena belum tamat, walau sejauh ini sih 4 buatku, tapi nunggu akhir cerita dulu sih. Salah satu masterpiecenya Kim Eunsook sih. It’s much better than 2 previous her drama. Unik banget jalan ceritanya, agak tak terduga, dan jelas cheesy ala-ala doi.
  15. Jealously Incarnate (3,85/5). Drama romcom terkoplak yang pernah kutonton. Walau agak panjang, tapi worth it. Melihat kelakuan para leadnya ajaib semua. Puas ngakak juga sih di rama ini.
  16. Legend of The blue Sea (??/5). Sama kayak Goblin, karena belum tamat, belum bisa kuberi rate. Sejujurnya drama ini menang nama sih, walau ceritanya lucu sih, unik, fantasi duyung. Fantasinya mirip sama drama Park Jieun sebelumnya. Hanya saja ekspetasiku ketinggian.
  17. Let’s Fight Ghost (3,75/5). Lucu, beda tentang drama hantu dan manusia, tai menjadi mainstream ketika mereka jatuh cinta. Ekspetasi aku juga ketingggian untuk drama ini, tapi ya menghibur kok. Seru untuk diikuti.
  18. Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo (3,75/5). Gilaaaaa konflik kerajaannya, gilaaaa, rumit, tapi bikin penasaran parah, kalau diperpanjang kayak lebih seru wkwkwk.
  19. Moonlight Drawn By Clouds (3,85/5). Indah banget sih drama ini, ringan untuk ukuran saeguk, dan juga manis banget. Aku jadi kesengsem sama Park Bogum aaaah.
  20. My Wife’s Having An Affair This Week (4,25/5). Menyentuh, pesannya sampai banget. Aku suka karena dewasa tapi tidak ada adegan dewasa. Walau temanya berat, tapi alurnya ringan, dan masih ada bahan tertawaan.
  21. Romantic Doctor Teacher Kim (4/5). Drama medis termantap yang pernah kulihat. Romansa hanya bumbu penyedap, sisanya cerita medisnya keren abis. Kasusnya beragam, dan politik rumah sakitnya enggak bikin muak.
  22. Signal (4,5/5). Gila! Almost perfect! Ini nih! Nonton ini pas ongoing bisa-bisa mati karena penasaran.
  23. The K2 (3,75/5). Politiknya kuat banget, tapi aku menikmatinya siih, apalagi aktingnya Song Yoonah. Aura balas dendamnya sekuat Kalau enggak terlalu suka romance tapi ash ingin lihat yang manis, bisa nih drama.
  24. W – Two Worlds (3,85/5). Unik sih, tapi aku pusing. Plot twistnya melelahkan dan enggak masuk ke logika aku. Untung Lee Jongsuk yang main, dan sedikit kecewa sama peforma Han Hyojoo disini. Karakter Oh Yeonjoonya kurang wlel written.
  25. Vampire Detective (3,75/5). Seru sih, ceritanya tentang dunia vampir. Suka sama kasus-kasunya, walau agak memusingkan, karena penjelasannya lebih banyak secara tersirat, daripada tersurat.
  26. 38 Task Force (3,85/5). Sukaaa overall. Jarang-jarang ngangkat cerita tentang dunia pajak, walau ujung-ujungnya ke bisnis dan politik sih, tapi menarik. Bromance Seo Inguk dan Ma Dongsuk, mantap jiwa.
  27. Seventh First Kiss (3,3/5). Ya drama dagang Lotte Duty Free dan Fanservice saja webdrama ini tuh.  Berasa sirik aja doang, punya kesempatan nyaris mencium 7 cowok ganteng pffft.
  28. Positive Physique (3,1/5) no comment. Hanya karena Do Kyungsoo ku melihat ini. Tak lebih.
  29. Game Development Girls (3,3/5). Hanya karena Irene ku nonton ini. Kalau buat anak IT mungkin akan lebih ngerti dan relate sama webdrama ini.

Baca lebih lanjut

[REVIEW] MY WIFE’S HAVING AN AFFAIR THIS WEEK

MY WIFE’S HAVING AN AFFAIR THIS WEEK

Genre : Romance, Comedy, Drama, Family

Episode : 12

Why I Watched : Niatnya ingin drama yang ringan setelah menonton The K2, dan premis awalnya tampak menarik, berbeda dari drama biasnya. Lalu biasaaa acuan dunia perdramaanku adalah Dramabeans, banyak yang bilang bagus, dan ada Ye Jiwon. Ajumma kece yang telah mempesonaku di Another Miss Oh, jadi makin semangat untuk menontonnya.

Kesan : Waaaah daebak sih ini… bakalan masuk list drama terfavoritku di 2016. Heartwarming banget, menyentuh, dan bener-bener beda. Keren sih, wajib tonton banget drama satu ini.

The interest thing : Beda dari Kdrama biasanya. Biasanya drama-drama itu menceritakan orang yang saling jatuh cinta, ini masih tentang cinta juga, tapi yang dibahas adalah mengenai mempertahakan hubungan yang sudah 8 tahun berjalan. Hubungan pernikahan yang terasa baik-baik saja, padahal tak seperti yang terlihat. Untuk yang sudah menikah drama satu ini cocok banget kurasa, soalnya pasti jadi review untuk hubungan masing-masing. Untuk yang sudah pacaran serius juga cocok sih kurasa. Kenapa sih mereka selingkuh? Pasti ada alasannya, dan itu tidak bisa hanya pihak selingkuh saja yang disalahkan, karena memang ada yang salah juga dari pihak yang diselingkuhi. Jadi bisa sama-sma instropeksi diri untuk kedepannya. Emosi setiap tokohnya benar-benar tersalurkan ke penonton dengan baik. Kita benar-benar merasa simpati dan ikutan frustasi bersama Do Hyunwoo saat tahu istrinya, Jung Sooyeon berselingkuh. Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari drama ini yang benar-benar menyentuh dan heartwarming banget. Masalah yang ditampilkan cukup kompleks tapi enggak bikin berat, tetap ringan untuk diikuti. Banyak momen dimana kita sedih tapi juga pengen ketawa. Cerita romansa yang dewasa tapi enggak ada adegan dewasa *ya kissing di kdrama adalah hal lumrah*. Seuanya terasa pas juga pada porsinya, termasuk jumlah episodenya yang menurutku memang pas untuk 12 episode, enggak usah diperpanjang lagi. Kalau ingin lihat cerita cinta yang ringan bisa lihat dari pasangan Ahn Joonyoung dan Kwon Boyoung. Mereka lucu banget, gemes. Inilah pacar yang berawal dari teman, amat menarik.

The Bad Thing : Apa ya.. agak bingung, karena dari segi alur sudah bagus, akting juga enggak ada masalah. Paling aku masih belum mengerti masalah Soyeon selingkuh. Rasanya alasan dia kurang kuat. Iya mungkin dia butuh waktu utuk dirinya sendiri, lalu ada yang beri dia kenyaman hal itu. Gembel juga lagi tuh cowok yang mengajak Soyeon selingkuh, Ji Sunwoo. Mungkin karena judulnya selingkuh, apapun alasannya, tetap sulit termaafkan euy.  Usaha Soyeon untuk mempertahankan rumah tangganya juga aku rasa kurang, berasa Hyunwoo saja yang lebih banyak memperjuangkan. Ya mungkin karena Soyeon merasa bersalah, tapi tetap saja kenapa sih enggak usaha banget? =( pada akhirnya aku jadi kepikiran juga, kalau sudah menikah dan punya anak, memang mau enggak mau harus milih sih, karir atau keluarga bagi seorang istri. Jika ingin sempurna dikedua hal tersebut terlihat amatlah sangat sulit, seperti yang dialami Soyeon. Ia ingin menjadi wanita karir yang sukses, tapi juga ingin menjadi istri dan ibu yang sempurna, makanya potensi selingkuhnya gede. Kesempurnaan dalam dua hal itu, tampaknya akan menjadi kehancuran disalah satunya. Aku jadi agak mikir, memang sulit untuk wanita untu tetap karir jalan. Kalau pun ingin bekerja, lebih baik bekerja yang bisa dikerjakan di rumah, seperti dagang online, atau guru yang tak begitu memakan waktu dan jenjang karirnya tak begitu luas. Ya sepertinya kalau sudah menikah mau enggak mau harus menyerah pada karir, ya walaupun aku yakin pasti banyak yang enggak setuju dengan pendapatku ini, tapi ya alangkah baiknya memilih salah satu kalau ingin sempurna, dan pada akhirnya pilihan itu kembali pada pibadi masing-masing dan kebutuhan keluarga masing-masing. Lalu palingan yang agak kurang karakter Eun Ara, istri dari teman Hyunwoo, Choi Yoonki. Dia kan terdaftar sebagai lead juga, tapi screentime dia sedikit, pengenalan karakter dia kurang, selain sebagai istri solehah tapi kalau suaminya sudah ketahuan selingkuh, kejamnya luar biasa. Kayaknya kalau diceritakan lebih lbanyak sedikit lataar belakang Ara menarik siiih, mana dia kan bijak banget saat sebagai Tunamayo.

Baca lebih lanjut

[REVIEW] AGE OF YOUTH ; SIGNAL

Drama-drama tv kabel biasanya suka menawarkan cerita yang berbeda dibanding dari tv broadcast umum sehingga menambah variasi beragam drama korea. Kerapkali drama-drama tersebut amatlah menarik untuk diikuti sehingga mampu masuk list drama korea yang wajib ditonton. Seperti kedua drama berikut yang sama-sama tayang di tv kabel dan memiliki slot waktu yang sama yaitu Jumat-sabtu. Hanya saja kedua drama ini tidak bersaing secara rating karena mereka tayang di bulan yang berbeda. Nampaknya kedua drama ini akan menjadi drama favoritkudi tahun 2016. Here they are…

AGE OF YOUTH

Genre : Slice of Life, Comedy, Romance, drama

Why I Watched : Drama ini menjadi topik hangat di kalangan pecandu kdrama. Banyak yang bilang drama ini bagus. Selain itu juga melihat plotnya mengenai kehidupan 5 anak muda yang ngekos ditempat yang sama. Biasanya cerita keseharian macam gini suka menarik. Jadi ku tonton.

Kesan : Rame braaaaaaaay. Banget. Enggak kerasa banget setiap episodenya. Tahu-tahu sudah berres saja. Lanjut lagi. Ku menyelesaikan drama ini hanya dalam waktu sehari karena saking nagih dan enggak kerasa. Berhubung menceritakan orang-orang di usia 20an, jadi aku merasa relateable dengan mereka di beberapa situasi, terutama dengan Song Jiwon yang tak kunjung dapat pacar padahal diia cantik dan agresif wkwkwk. *tapi bedanya ku enggak bisa agresif macam Jiwon*.

The interest thing : Kehidupan anak kost disaat mereka harus berbagi rumah, dari awalnya bukan siapa-siapa menjadi sahabat yang erat. Bagi anak kost pasti merasa relateable karena pasti mereka pernah merasakan terganggu dengan teman tetangga kamar, atau kesal karena sudah bagi-bagi tugas malah enggak dikerjain, atau ngambil makanan seenaknya, dan itu semua dialami oleh para penghuni Belle Epoque. Selain itu ceritanya pun tak terpusat pada satu tokoh, tapi ada 5 orang yang mereka ceritakan, dan masing-masing punya rahasia tersendiri dan ketakutan masing-asing. Suka banget sama persahabatan mereka yang saling berantem tapi saling dukung. Hubungan romantis para penghuni Belle Epoque dengan parra pria pun menarik. Paling suka sih jelas sama Yoon Jinmyung dan Park Jaehwan. Jaehwannya sweet banget percaya ama jagain Jinmyung banget, dan Jinmyung saat itu menolak karena diaa banyak beban dan bukan saatnya pusing dengan masalah cinta, tapi saat beban-beban itu lepas, akhirnya dia bersama Jaehwan. Lalu hubungan Yoo Eunjae dengan sang senior Yoon Jongyeol, yanga dikira Eunjae dulu Jongyeol membullynya, padahal dari sudut pandang orang ketiga jelas-jelas Jongyeol tertarik dengan Eunjae. Lalu uri badass eonni, Kang Yina dengan temannya yang seprofesi tapi diam-diam memendam rasa pada Yina, Seo Dongjoo. Song Jiwon yang supel tapi sulit mendapat pacar, padahal enggak jauh dari dia bisa mendapat kisah romantisnya sendri melalui temannya di media kampus, Im Sungmin. Lalu terakhir yang paling enggak disukai adalah hubungan pacaran yang enggak sehat dari Jung Yeeun dengan Go Dooyoung. Sudah tahu Dooyoung ini tak pernah memperlakukan dengan baik, tapi karrena Yeeun cinta, dia enggak bisa lepas, dan di kehidupan nyata banyak banget cewek tipe Yeeun! Sumpah melihat cerita dia aku jadi teringat temanku yang tak bisa lepas dari pacarnya padahal perlakuan pacarnya tak menyenangkan, tapi dia selalu luluh setiap pacarnya minta maaf. Pokoknya cerita keseharian mereka itu benar-benar menarik untuk diikuti.

The Bad Thing : Sayangnya nih, kan ada 5 tokoh central, masing-masing dikuak kepribadiannya, latar belakangnya, dan memiliki cerita masing-masing, tapi kenapa tokoh Song Jiwon enggak banyak dikupas. Memang dia yang terlihat paling enggak punya masalah, tapi pastinya dia punya kekhawatiran tersendiri yang bisa dijadikan cerita, atau latar belakangnya kenapa dia suka membual. Katanya sih rencananya SW nim drama ini tuh harusnya 16 episode, tapi setelah nego dengan pihak tv, jadinya hanya 12 episode, sehingga cerita mengenai Jiwon tak terekspos. Lalu ada beberapa plothole, seperti kenapa teman mereka yang penari balet keluar dari Belle Opaque? Apa benar gara-gara hamil? Tapi kalau garra-gara itu kenapa reaksinya agak berlebihan saat ditanya mengenai hal itu? Lalu isi lemari yang selalu mereka pandang itu apa sih? Terus apakah sebenarnya Jiwon beneran bisa lihat hantu? Dia mengakui kalau dia berbohong mengenai hal itu, tapi kenapa dia menyebut Hyojin seperti melihat arwah seseorang? Siapa Hyojin?

Chemistry & Akting : Chemistry persahabatan mereka dapet banget. Mereka seperti yang beneran akrab sudah berteman bertahun-tahun lamanya. Sepertinya selama proses syuting drama ini pun persahabatan antara para pemeran utamanya terbangun dengan baik, sehingga atmosfernya pun terbawa ke dalam drama. Chemistry untuk masing-masing pasangan juga sudah cukup bagus, tapi yang paling bagus membangun chemistry tetap menurutku pasangan favoritku di drama ini, Jinmyung dan Jaehwan. Han Yeri dan Yoon Park bisa membangun romansa dan menyalurkan emosi perasaan tokohnya dengan bagus sehingga chemistrynya dapat banget. Akting juga enggak masalah malah pada bagus banget terutama Han Yeri sama Ryu Hwayoung. Hwayoung menurutku memang ada hikmahnya keluar dari T-ara. Dia bisa sukses jaddi artis mengingat kemampuan aktingnya yang amat baik. Han Yeri sukses ngedelivery karakter Jin Myung. Park Hyesoo pun walau newbie tapi dia tak terlihat seperti newbie. Park Eunbin setelah membaca protofolionya di asianwiki pun terlihat dia sudah berpengalaman banyak, jadi jelas aktingnya bagus dan natural banget. Untuk Han Seungyeon, walau banyak yang mengkritiknya tapi aku merasa aku enggak masalah dengan akting dia di drama ini. Akting dia disini jauh lebih baik jika dibandingkan akkting dia saat di Kara Secret Love. Mungkin karakter Yeeun memang cocok dengan dirinya, jadi enggak kesulitan untuk menyampaikan tokoh tersebut.

Second lead syndrome : OH MY… PLEASE…. ENGGAK ADA KARAKTER YANG SECOND LEAD KEULEUS

Baca lebih lanjut

[REVIEW] FALLING FOR INNOCENCE ; WARM AND COZY

Ah setelah sebulan lebih menghilang akhirnya….. sejujurnya drama yang akan aku review ini sudah aku selesaikan dari awal-awal aku liburan yaitu sekitar akhir juni-awal juli. Niatnya sebelum aku KKN aku mau selesaikan review drama-drama ini, tapi ternyata ada beberapa kendala sehingga aku tak sempat menyelesaikannya. Saat KKN aku tak membawa lappy jadi ya sudahlah tertunda dan itu membuat moodku jadi menguap tak bersisa. Awalnya niatku adalah membahas per karakter yang ada di drama-drama ini seperti aku membahas di review sebelumnya, tapi apa daya saking kelamaannya jadi lupa lagi. Aku sudah keburu lupa lagi dramanya seperti apa. Sumpah aku malas banget untuk menulis, tapi aku merasa berhutang karena tak menyelesaikan apa yang sudah kumulai. Jadi kalau reviewnya sedikit dan kacau maafkan karena moodku benar-benar menghilang terbawa arus kenyamananku hahahaha.

Ya sudah yuk langsung. Drama pertama check this out!

 

Falling For Innocence.

Setiap orang pastinya berhak mendapatkan kesempatan kedua, tapi tak semuanya beruntung bisa merasakan kesempatan kedua. Jika kamu mengalami penyakit mematikan yang membuat sisa hidupmu hanya dalam hitungan bulan, dan ternyata kamu mendapatkan keajaiban. Kamu mendpatkan kesempatan kedua. Dalam menjalani kehidupan selanjutnya apakah kamu harus lebih baik atau teap stagnan dengan kehidupan lalu yang buruk? Setidaknya hal ini menggambarkan kehidupan Kang Minho dalam drama Falling For Innocence.

Drama bergenre comedy, romance, dengan sedikit sentuhan mellow, menceritakan mengenai Kang Minho seorang direktur dari perusahaan investasi yang ingin sekali membangkrutkan perusahaan Hermia yang telah dibangun ayahnya. Tujuannya untuk membangkrutkan Hermia adalah untuk balas dendam pada CEO perusahaan tersebut yang tak lain adalah pamannya sendiri karena dulu pamannya merebut posisi ayahnya. Sayangnya Minho menuruni penyakit ayahnya, yaitu Jantung sehingga waktunya untuk hidup tak lama lagi. Dalam tiga bulan Ia harus membuat Hermia bangkrut dalam rencananya itu ia bertemu dengan sekretaris dari pamannya, Kim Soonjung. Pada suatu hari tiba-tiba kesehatannya menurun dan pingsan, saat itu juga Ia akhirnya mendapat keajaiban. Ia mendapatkan donor jantung yang cocok dengan dirinya. Semenjak itu Ia mengalami beberapa perubahan terutama akan cara pandangnya terhadap Soonjung yang awalnya Ia benci karena ayah Soonjung berkhianat pada ayah Minho.

Drama dengan tema transplatasi organ tubuh lalu memiliki beberapa perubahan sebenarnya bukan cerita baru. Sudah lumayan sering diangkat menjadi cerita walau tak sesering kisah cinta “Cinderella”. Apalagi sebelumnya, pacarnya Jung Kyungho yang berepan sebagai Kang Minho, Sooyoung SNSD, bermain drama dengan tema serupa dan sama-sama menjadi orang yang ditransplatasi di drama, My Springs Day. Awalnya aku tak begitu tertarik, tetapi setelah membaca 2 episode, kok bikin penasaran ya? Pada akhirnya aku memutuskan untuk menonton drama satu ini.

Aku suka drama yang memiliki judul lain Fallin in Love With Soonjung, ini karena mengalir banget. Cara storytellingnya enak banget, enggak bikin bosan. Ditambah setiap akhir episode selalu sukses bikin kita penasaran setengah mati. Nagih banget drama satu ini. Kalau sudah nonton satu episode dijamin susah berhenti. Kamu bakalan terus menerus memutar episode demi episode sampai tamat. Aku merasa jalan ceritanya rapih banget. Setiap kepingan adegan itu berhubungan.

Misteri dalam drama ini awalnya adalah siapa pembunuh Ma Dongwook, kekasih Kim Soonjung. Sebenarnya pembunuhnya agak tersembunyi saat diawal, tapi sebenarnya kita sudah dapat menduga sih itu adalah Joonhee. Ya misteri pembunuhan ini bukan dijadikan sebagai kasus utama atau cerita utama drama ini, makanya langsung ketahuan siapa yang membunuh. Kasus ini hanyalah sebagai latar belakang dan pendukung untuk jalan kisah romantis antara Minho dan Soonjung, dan juga usaha Minho untuk mempertahankan perusahaan dari serangan gold partners dan juga Joonhee.

Sebenarnya mungkin awalnya kita akan sedikit bingung, saat jantung hasil transplantasi Minho merasa berdegup kencang saat melihat Soonjung, apakah Minho itu benar-benar jatuh cinta, atau hanya sebagai memori jantung Dongwook yang ditransplatasikan kepada Minho. Keraguan itu juga muncul pada Soonjung saat tahu jantung Dongwook menjadi milik Minho, ditambah lagi ada beberapa kebiasaan Dongwook jadi kebiasaan Minho seperti Minho jadi senang mengemut lolipop. Sikap Minho ada yang berubah, Ia menjadi bisa lebih diajak bercanda dan tak begitu kejam. Minho memang sedikit berubah menjadi lebih baik, tapi percayalah itu bukan karena jantungnya, tapi karena Ia sadar sendirinya. Ia sadar saat melihat pamannya sakit, apa yang Ia lakukan kini tak jauh berbeda dengan yang pamannya lakukan kepada ayahnya. Ya walaupun kejam, tapi sebenarnya Minho ini baik hati, Ia hanya anak yang terluka karena kematian orang tuanya yang secara tak langsung disebabkan pamannya sendiri. Ia masih punya hati nurani oleh karena itu Ia tak jadi balas dendam. Walaupun begitu Ia masih tetap Minho yang dulu, yang galak dan kejam, hanya saja Ia menjadi lebih baik. Hal itu menandakan kalau Minho berjantungkan Dongwook tetap Minho yang dulu, bukan Minho yang berkepribadian Dongwook.

Oleh karena itu perasaannya pada Soonjung pun murni karena perasaannya sendiri. Jantungnya berdegup kencang mungkin sebagai “memori” jantung Dongwook, tetapi itu hanya sebagai pembuka, karena jika Ia tak benar jatuh hati pada Soonjung, jantungnya takkan berdegup kencang terus menerus. Jantung itu kini miliknya, Ia bisa mengontrol hal itu. Ia hanya terbutakan rasa kesal karena ayahnya Soonjung berkhianat pada ayahnya, tapi begitu mengenal Soonjung ditambah jantung barunya, akhirnya Ia sadar jika Soonjung ini sangat loveable. Dia itu murah senyum, baik banget, keibuan, lembut, anggun, dan juga innocence. Dibalik kelembutannya itu dia bisa bersikap professional dan tegas. Jelaslah gimana Minho tak terpesona? Alhasil perasaan itu memang murni dari Minho bukan dari jantung Dongwook. Bukan jiwa Dongwook yang berpindah kepada tubuh Minho, tapi ya Jiwa Minho dalam raga Minho yang mencintai Soonjung seperti Dongwook mencintai Soonjung. Baca lebih lanjut