[REVIEW] STRONGEST DELIVERYMAN

STRONGEST DELIVERYMAN

Genre : Slice of life, romance, drama

Episode : 16 episode (total 16 Jam)

Sinopsis : Menceritakan seorang pemuda bernama Choi Kangsoo yang bekerja sebagai pengantar makanan yang tak pernah berdiam di suatu wilayah lebih dari dua bulan. Kangsoo memiliki sifat yang baik, senang menolong orang dan mau terlibat dengan masalah orang lain sehingga dia memiliki banyak sekali jaringan pertemanan di seantero Seoul. Akibat dari sifatnya ini, diberhasil membuat bisnis berbasis aplikasi online jasa pengantaran. Kangsoo bersama teman-temannya Jatuh bangun membangun bisnis yang tentu saja tak mudah dan banyak rintangannya.

Why I Watched : Aku butuh drama yang ringan, dan pas sekali Go Kyungpyo akhirnya menjadi pemeran utama setelah dua drama sebelumnya menjadi second lead yang tersakiti =(. Aku jadi agak kepo sama drama satu ini. Ya mumpung punya banyak waktu dan ada wifi wkwkwkwk.

Kesan : Drama ini tuh penuh dengan keimutan. Banyak sekali adegan yang amatlah cute dan juga ringan. Drama ini pun sebuah drama yang membangkitkan perasaan semangat dan jangan pantang menyerah. Drama ini adalah tipikal cerita yang begitu menghangatkan hati. Sifat gotong royong yang biasanya ditonjolkan masyarakat Indonesia, disini kita bisa lihat dengan jelas. Pertama kali lihat gerombolan teman-teman Kangsoo sesama pengantar tukang makanan pakai motor rame-rame aku kaget dan juga ngakak sih karena berasa melihat geng motor tapi versi mang-mang delivery. Aku jadi ngebayangin kalau di nangor juga kayak gitu, mang-mang hipotesa, kedai indra, atau mang-mang Go-Food juga begitu wkwkwwk. Berasa nonton drama keluarga tapi versi pendeknya.

The interest thing :  Banyak banget pesan moral yang bisa diambil dari drama ini. Orang yang butuh motivasi harus menonton drama ini. Berasa melihat motivasi Mario teguh tapi dalam versi cerita. Disini kita bisa lihat enggak ada salahnya berbuat baik kepada orang lain, karena suatu hari kebaikkan kita akan dibalas, apalagi saat kita membutuhkan. Kangsoo sering banget nolong orang, makanya begitu dia butuh bantuan orang lain atau dituduh melakukan tindakan kejahatan, teman-temannya siap menggantikan dan membantunya sebagai ucapan terima kasih dan solidaritas. Efek dari membantu orang lain juga dan bekerja diberbagai wilayah selama 5 tahun, membuatnya memiliki banyak teman dan jelas itu membangun jaringan koneksi. Disitulah dia bisa membangun bisnisnya. Jelas membangun bisns itu tidak mudah, ditambbah dia membangun bisnis berbasis aplikasi. Kangsoo yang tidak memiliki latar belakang IT tidak akan bisa mengerjakan itu sendiri. Dia pun mendapat bantuan orang lain. Atau masalah dana, Dia mendapatkan investasi dari teman-temannya dari berbagai wilayah. Memang benar ya kalau mau bikin bisnis memng diperlukan koneksi jaringan yang luas. Pesan moral lain seperti yang aku sebutkan sebelumnya, ada makna pantang menyerah, gotong royong, terus semangat. Cerita tentang pemeran utama wanitanya pun Lee Dana pun banyak pesan moral. Hidupnya yang begitu sulit membuatnya tak mau terlibat dengan banyak orang bahkan mencoba bunuh diri. Namun Untunglah Dia enggak jadi, dan akhirnya mendapat jalan keluar untuk masalahnya.  Selama kita punya keinginan dan usaha, bisa tercapai dan tiap maslaah ada jalan keluarnya. Itu lah pesan yang ditampilkan oleh karakter Dana.  Cerita para side story dari para tokohnya juga menarik sih, terutama pasangan chaebol Oh Jingyu dan Le Jiyoon. Mereka sangatlah cute! Jangan lupa juga karakter Lee Dana yang kuat macam preman tingkat bela dirinya sanggup membuat para pengantar makanan lainnya jiper untuk menggoda dirinya. Aku menyukai karkter Dana yang cukup beda dari drama-drama biasanya.

Baca lebih lanjut

Iklan

[REVIEW] FIGHT MY WAY

FIGHT MY WAY

Genre : Romance, Friendship, Slice of Life, Comedy

Episode : 16 (masing-masing episode 60 menit)

Sinopsis : Drama ini menceritakan mengenai 4 orang dewasa muda yang sudah bersahabat selama bertahun-tahun. Mereka menjuluki diri mereka Fantastic Four dan kini tinggal di rumah susun yang sama. Ada Go Dongman, Choi Aera, Baek Seolhee, dan juga Kim Jooman. Dongman, Aera, dan Seolhee sudah bersahabat dari mereka kecil. Seolhee dan Jooman berpacaran selama 6 tahun. Mereka masing-masing berusaha dengan kehidupan mereka. Aera yang bercita-cita jadi penyiar malah terjebak jadi customer service di Mall, Dongman yang mantan atlet Taekwondo, tapi karena sebuah kejadian dia terpaksa pension, kini hanya menjadi petugas pembersih hama. Seolhee pun hanya karyawan kontrak di perusahaan home shopping. Jooman lah yang paling stabil diantara mereka. Dia bekerja di perusahaan yang sama dengan Seolhee, dan dia sudah menjadi karyawan tetap dengan posisi yang bagus. Aera dan Dongman yang selalu bersama-sama dan mengandalkan satu sama lain, mulai merasa persahabatan mereka bukanlah persahabatan pada umumnya. Mereka mulai merasa ada “musim semi” hadir diantara mereka berdua.

Why I Watched : Tema diangkatnya menarik perhatianku. FRIENDZONE muahahaha. Cerita mengenai teman saling jatuh cinta merupakan salah satu catnipku. Aku butuh cerita manis nan baper. Lalu akhirnya Kim Jiwon jadi female lead!

Kesan : Baper paraaaaaaaah. Ya ampun jadi sirik sendiri hahaha, dan setelah nonton ini aku jadi butuh sesuatu yang romantis juga. Manisnya tuh enggak bikin eneg. Pas banget. Pokoknya dijamin pasti senyum-senyum sendiri hihihi.

The interest thing : Drama ini tuh menampilkan kesederhanaan, namun tetap menarik. Enggak tuh yang namanya berurusan dengan chaebol, penjahat, detektif, jaksa, makhluk gaib, alien. Pokoknya benar-benar kehidupan nyata, kehidupan keseharian. Bisa merasa relate dengan strugglenya dewasa muda yang belum stabil, atau fokus pekerjaan yang kadang menganggu hubungan.  Atau gimana sih hubungan yang berlangsung bertahun-tahun? Lalu yang jelas keromantisan dan kemanisan OTP kita amatlah menjadi kekuatan drama satu ini. Cerita sampingan yang lain juga menarik diikuti. Alurnya juga pas dan mengalir dengan mulus. Kemajuan hubungan mereka pasti pas. Enggak lambat, enggak kecepatan. Enggak banyak drama juga. Aku suka mereka menyadari perasaan masing-masing. Enggak banyak konflik batin, enggak kayak drama yang diadaptasi dari drama Taiwan itu loooh.  Aku bisa menikmati drama ini dengan enak dan tenang.

Baca lebih lanjut

TOP 10 FAVORITE KOREAN VARIETY SHOW JEPRETPRESS VERSION

Aku sudah menjadi fangirl semenjak 2009 akhir. Ini semua berawal dari doktrin teman smp dan sepupuku. Awalnya aku hanya sekedar tahu saja ada yang namanya kpop dan tidak tertarik terjun menjadi fangirl. Sampai akhirnya aku masuk SMA, dapet teman sebangku yang seorang kpopers. Ditambah saat lebaran aku menginap di sepupuku, makin saja ku teracun dan pada akhirnya aku terjerembap di lembah fangirl perkorean dan tidak pernah menemukan jalan keluar semenjak akhir 2009 itu hahaha.

Semenjak itu aku jadi menyukai segala hal berbau dengan industri hiburan korea, mulai dari musik, sampai drama. Sebenarnya kalau drama sih aku sudah suka dari jaman sd. Dari jaman drama korea di tv Indonesia. Aku enggak ingat drama korea yang pertama kali ku tonton apa. Enggak tahu Sassy Girl Chunyang, entah Jewel In The Palace, atau melodrama Endless Love. Cuman aku ingat drama korea yang bikin aku suka kdrama adalah Full House. Sampai keluargaku bela-belain beli vcdnya *saat itu masih jaman vcd*. Cuman saat itu sebagai anak sd yang tidak tahu apa-apa hanya menanti drama korea yang ada di tv saja, dan sialnya waktu itu banyak yang tayang malam. Sebagai anak baik, malam-malam aku tidur. Kalau sekarang sih nonton wkwkwk. Saat aku menjadi fangirl, aku jadi ngikutin lagi, tapi lewat dvd. Saat itu aku masih terlalu bodoh dan kurang pengetahuan bagaimana cara mendapatkan drama secara online. Enggak kayak sekarang drama yang lagi on going, pasti ada yang aku ikutin minimal 1 drama. Aku tuh sudah dianggap Senpai dalam korea karena aku tahu drama dan juga idolnya. Sampai tingkat ke koreaanku agak kalah semenjak munculnya Running Man.

Running Man merupakan variety show yang meledak diantara kpopers. Saat itu teman-temanku pada menonton. Aku pun enggak mau kalah dong. Aku ikut nonton juga, dan menyukainya juga. Cuman aku enggak se addict yang lain. Aku enggak begitu mengikuti setiap episodenya. Kalau temanku ada yang punya, aku tonton, kalau enggak aku enggak akan nonton. Begitu saja seterusnya. Walau aku sudah menyukai industri hiburan korea selama 6-7 tahun, tapi aku tidak begitu mengikuti dunia pertelevisiannya. Aku tidak begitu mau mengikuti variety shownya dengan alasan, ah enggak ada habisnya. Tiap minggu ada yang baru, Menuhin memori banget. Aku nonton variety show kalau ada artis yang aku suka saja. Paling RM yang cukup mengikuti. Itupun paling dalam berapa bulan sekali kalau enggak punya pemasok tetap.

Setelah aku lulus kuliah, aku punya banyak waktu luang alias enggak ada kerjaan. Nonton drama, sudah pada ditonton, film pun begitu. Aku butuh tontonan baru. Salah satu temanku ada yang mengikuti beberapa varshow korea. Aku meminta beberapa varshow yang ada bias akunya. Setelah ku coba tonton beberapa varshownya, lama-lama aku menyukai konsep acara tersebut dan pada akhirnya aku ketagihan. Aku pun memutuskan untuk mengikuti varshow-varshow tersebut. Aku jadi rela memboroskan uang untuk beli kuota, atau sekedar nongkrong di kafe agar dapat wifi buat donlot varshow. Aku pun harus merelakan memori laptopku penuh sesak dan menghapus file-file lama gara-gara varshow ini. Kini aku mau menyebarkan virus varrshow korea ini muahahaha. Aku mau memberi daftar TOP 10 FAVORITE KOREAN VARIETY SHOW JEPRETPRESS VERSION. Mengingat selera aku suka agak beda, jadi ya mungkin ada yang agak aneh atau tidak cocok, tapi aku jamin varshow yang masuk listku adalah varshow-varshow yang menarik.

Oke baiklah kita mulai yaaa. List ini berisikan varshow korea apa saja yang menjadi favoritku. Aku akan menyusun berdasarkan tingkat kesukaan mulai dari yang paling rendah ke yang paling tinggi. Semoga bisa menjadi acuan kalian dalam memilih tontonan. And the list is….

 

 

  1. PROBLEMATIC MEN FROM TVN

Posisi ke 10 adalah varshow dari stasiun tv kabel yang dramanya selalu menjadi favoritku TvN, Problematic Men. Varshow ini merupakan acara semacam acara kuis, dimana terdapat 6 panelis selebritis pria yang dianggap sebagai sexy brain karena kecerdasannya. Mereka adalah Jun Hyunmoo, Kim Jisuk, Ha Seokjin, Park Kyung Block B, Lee Jangwon, dan Tyler Rasch. Park Kyung sendiri bukanlah member asli. Dia menjadi member tetap menggantikan Rap Monster BTS yang terkenal memiliki IQ tinggi seperti Park Kyung juga. Disetiap episodenya akan dihadirkan seorang bintang tamu. Mereka akan diberi soal dan harus mendapatkan jawabannya dan memecahkan permasalahan yang ada, walaupun membutuhkan waktu yang lama. Soalnya bukan hanya soal pengetahuan biasa, tapi soal yang membutuhkan analisa, kreatifitas, kejelian yang bagus. Selain itu juga harus memiliki kemampuan Bahasa asing yang cukup, minimal inggris lah. Tipe-tipe soal untuk tes IQ atau mensa. Bintang tamunya sendiri pun biasanya dikenal dengan kemampuan otak yang bagus. Disini serunya kita bisa ikut berpikir memecahkan soal yang ada. Ada beberapa soal yang bisa kita ikut jawab, ada juga yang membutuhkan pengetahuan Bahasa korea. Serunya juga melihat interaksi antar member saat sedang pusing memecahkan masalah. Aku paling suka kalau Hyunmoo dan Jisuk sudah ribut masalah siapa yang paling bodoh.

Sebenarnya aku nonton varshow ini cuman 3 episode, karena susah banget eng sub nya. Enggak ada yang nge sub. Kalau ada yang nge sub paling fanbase dari bintang tamunya. Walau cuman nonton 3 episode aku udah merasa jatuh cinta dengan varshow ini. Kalau ada yang rutin nge sub, kemungkinan besar aku akan mengikuti varshow ini. Aku pertama kali menonton yang episode Wendy Red Velvet. Setelah menonton episode yang Wendy, aku menyukai konsep acaranya, dan mencoba mencari yang lain. Akhirnya aku menonton yang Suho EXO  dan Key SHINee. Aku rencananya mau nonton yang bintang tamunya Taemin SHINee, dan Kyuhyun Super Junior. Cuman berhubung penyedia videonya di Dailymotion, dan kalau ngedonlot dari Dailymotion suka lambreta morela morjana, jadi ku pending dulu, dan masih dalam batas wacana. Makanya aku letakkan varshow ini di posisi ke 10 karena aku baru nonton 3 episode doang hahaha.

  1. HELLO COUNSELOR FROM KBS

Aku enggak rutin sih nonton ini. Sesekali saja lewat Youtube KBSWORLD kalau muncul di suggestion aku. Varshow ini adalah acara yang dipandu oleh Shin Dongyup, Lee Youngja, Jung Chanwoo, Kim Taegyun, dan Choi Taejoon. Sebenarnya ini adalah acara sejenis talkshow, dimana akan ada seseorang yang menceritakan keresahannya terhadap seseorang, dan berusaha mengkomunikasikannya agar kedua belah pihak merasa nyaman dan kekhawatiran akan berkurang. Seperti misalnya ada seorang anak perempua yang masih smp mengeluhkan pada ibunya membuatnya bekerja terus di salon sehingga tidak mempunyai waktu untuk bermain dan belajar di tempat les. Disitu kita akan mendengarkan permasalahannya dari kedua belah pihak. Pada akhir cerita nanti akan divoting, apakah permasalahan tersebut adalah sebuah kekhawatiran atau bukan. Jika sebuah kekhawatiran, jelas pihak yang diprotes harus berusaha merubahnya. Jika bukan mereka harus asaling mengerti dan menghargai.

Aku menyukai acara ini karena acara ini cukup menghangatkan hati. Aku tipe yang suka dengerin curhatan orang, jadi senang saja mendengar permasalahan mereka. Ada yang bikin aku simpati, marah, frustasi, kecewa, tapi ada juga yang bikin aku ketawa karena permasalahan yang konyol, atau masalah yang mengherankan dimana enggak begitu mengkhawatirkan, namun dapat mengganggu. Aku suka dapat pelajaran sih dari acara ini. Ini acara yang bagus.

  1. LIPSTICK PRINCE FROM ONSTYLE

Baca lebih lanjut

[REVIEW] INDIVIDUALIST MS. JIYOUNG

INDIVIDUALIST MISS JIYOUNG

Berhubung ini mini drama jadi ku buat review singkat saja yaaa karena bingung sih mau bahas mendalam, enggak banyak yang bisa dibahas secara mendalam, tapi kalau enggak direview rasanya greget karena ini merupakan salah satu mini drama layak tonton. Berhubung aku sudah nontonnya berminggu-minggu lalu, jadi mungkin ada beberapa bagian yang enggak ke recall. Jadi harap maklum. Hope you enjoy it.

Genre : Romance, Drama

Episode : 2

Why I Watched : My puppy Gongmyung!! Plot awalnya juga terlihat menarik sih tentang orang yang individualis dan orang yang dependant banget sama orang lain.

Kesan : another heartwarming story. Wonderful Jadi berusaha (lagi) untuk memahami orang yang meemiliki trauma atau mental disorder

The interest thing : cerita yang female centrist ditambah karakternya enggak umum. Jiyoung punya rasa trauma yang bikin dia menjadi orang yang individualis. Awalnya kita pasti bakalan sebal dengan Jiyoung yang benar-benar enggak mau sama sekali berhubungan dengan manusia. Namun setelah kita tahu rasa sakitnya, kita benar-benar bersimpati, dan bisa merasakan emosi yang Ia rasakan. Begitu juga dengan karakter Byuksoo yang berbanding terbailk dengan Jiyoung. Byuksoo yang selalu ketergantungan dengan orang lain terlihat menyebalkan, tapi saat kita tahu juga rasa sakit yang harus Ia alami, lagi-lagi bikin kita simpati. Tokoh dan emosinya itu loh terasa nyata. Mereka saling melengkapi, memahami dan mengajari satu sama lain. Drama yang benar-benar bikin kita enggak mencap orang sembarangan. Orang seperti Jiyoung memang butuh bantuan orang lain, bukan untuk dijauhi. Byuksoo berani mencoba mendekatkan diri pada Jiyoung. Hubungan yang mereka jalin lama-lama dapat merubah diri mereka. Cara storytellingnya benar-benar bikin kita larut dalam emosi yang ingin disampaikan.

The Bad Thing : Apa yaaa. Aku rasa sudah cukup sih, ya paling masalah chemistry agak kurang dan cepatnya proses perubahan Jiyoung saat berkencan dengan Byuksoo. Tapi itu hal yang ku tolerir mengingat durasi hanya 2 jam saja.  sayang sih cuman mini drama saja, tapi kalau dipanjangin lagi episodenya, kayaknya bakalan enggak banget hehehe. Cerita mace mini memang cocok 2 episode saja.

Chemistry & Akting : chemistrynya kurang berasa sih tapi aku masih bisa merasakan musim semi saat melihat mereka bermesraan. Untuk akting Min Hyorin enggak wow sih, tapi disini iya bisa memerankan Jiyoung dan menyalurkan emosinya dengan baik. Begitu juga dengan Gongmyung yang memperlihatkan lagi potensinya sebagai aktor. Untuk ukuran mini drama, akting mereka sebagai lead cukup sih.

Second lead syndrome : mini drama macam ini takkan ada waktu untuk SLS. Second leadnya mantan masing-masing sih, enggak deh. They’re worst, mainly jiyoung’s ex.

Ending : puas sih, walau agak open ending tapi menuju arah happy ending sih. sStelah jujur dan berdamai dengan diri sendiri Jiyoung terlepas dari insomnianya dan juga mulai membuka diri. Sesi konselingnya pun dapat berakhir dengan baik. Perpisahannya dnegan Byuksoo, mebuat Jiyoung belajar banyak dan dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Aku senang Byuksoo benar-benar memberi waktu pada Jiyoung agar bisa berubah dan memahami diri sendiri. Mereka berpisah untuk menjadi pribadi lebih baik dan saat mereka bersatu, hubungan mereka akan semakin berkualitas. Suka banget sama cara Byuksoo tetap mengawasi Jiyoung dengan caranya sendiri. Pertemuan kembali mereka juga sederhana tapi indah.

Rate : 3,85 dari 5 poin. Amazing drama

Verdict : understanding each other isn’t a bad thing

[REVIEW] CHIEF KIM

Sebuah perusahaan besar biasanya terlihat megah. Sukses, melayani masyarakat dengan baik, memiliki kesejahteraan karyawan yang bagus, dan jelas banyak laba. Hanya saja apa benar yang terlihat diluar seperti itu, terlihat sama jika dilihat dari dalam? Itu semua dikupas dalam drama Chief Kim.

Drama yang bergenre comedy, workplace, drama ini menceritakan mengenai Kim Sungryong seorang akuntan yang memberikan jasanya untuk para preman dan rentenir agak laporan keuangaan mereka tidak mencurigakan. Ia memiliki cita-cita untuk tinggal di Denmark karena negara itu terkenal damai dan aman dari penjahat. Untuk bisa pergi ke Denmark, Ia membutuhkan uang sebesar satu juta dollar, sedangkan tabungannya hanya ada sekitar 300ribu dollar saja. Lalu, bawahannya, Oh Gwangsook memberitahu kalau perusahaan besar TQ grup sedang mencari seorang kepala bagian untuk salah satu bagian departemen akuntasi yaitu tim operasi bisnis. Sungryong pun mencoba dengan harapan TQ grup adalah perusahaan bagus dan besar. Setelah diterima dan bekerja di perusahaan tersebut, ternyata TQ grup tidak sebagus yang Ia bayangkan. Perusahaan ini ternyata banyak bermasalah dengan laporan keuangannya karena terjadi korupsi yang dilakukan oleh petinggi perusahaan tersebut. Sungryong pun bersama Yoon Hakyung, Manager Choo Namho dan anggota tim operasi bisnis lainnya berusaha mengungkap kasus korupsi yang terjadi di TQ grup.

Awalnya enggak terlalu minat sama drama ini. Takut sedih, sirik lihat drama tema kantoran gini tuh. Hatinya lagi rentan wkwkwk. Enggak sih, aku ragu karena enggak yakin bakalan seru. Pemainnya sih jaminan banget ada Nam Goongmin. Untuk urusan komedia juga dia juara, macam di Beautiful Gongshim, cuman drama on going yang barengan ama Chief Kim banyak yang menarik, walau beda hari sih, tapi aku bingung mengelola unduhannya, karena kuota malamku terbatas. Sampai aku baca komenan Dramabeans, banyak yang bilang rame, lucu. Jadi akhirnya saat ku ke nangor, aku beli drama itu, saat itu baru sampai episode 6. Aku coba tonton dan aku enggak nyesel telah memilih drama ini ke dalam list tontonanku.

Kesanku pada drama 20 episode ini. Gila! Lucu banget! Karakter Chief Kim nya koplak abis. Aku baru lihat karakter segila dia. Ide-ide dan hal-hal yang dilakukan untuk melawan korupsi di TQ grup itu ajaib banget menurutku. Apalagi pas dia disuruh di ruang perenungan. Bisa saja ngambil celahnya dan membuat kepala divisi etika menyerah. Serius itu paling juara. Aku puas ngakak banget. Setelah sekian lama aku nonton drama yang serius, yang walaupun ada komedinya, tapi enggak akan bikin ngakak parah, akhirnya aku ketawa lepas dengan nonton drama ini. Lumayan mengurangi stres yang kuhadapi akhir-akhir ini. Aku terakhir ketawa lepas gara-gara drama, pas drama Jealously Incarnate.

Drama ini jelas banget ya kekuatannya itu komedinya. Setiap episode tuh pasti ada saja yang bikin ketawa. Benar-benar menghibur. Cerita dan temanya sendiri cukup serius gitu mengangkat pekerjaan, dunia bisnis dan juga korupsi, cuman membawakan ceritanya tuh ringan banget. Cerita beginian tuh bisa kita lihat dari sudut lucunya. Kelucuannya sih memang lebih karena karakter-karakter yang ada di dalam drama ini. Cuman karakter yang serius dan kalem saja bisa jadi lucu karena tingkah laku dan omongannya.

Perkembangan karakternya juga menarik. Kim Sungryong, sebenarnya dia bukan orang baik layaknya Tuan Pahlawan. Di Gunsannya sendiri dia seperti preman dan suka melanggar hukum. Saat di TQ grup lah, saat dia tidak sengaja menolong orang dan masyarakat menjulukinya tuan pahlawan, disitu jiwa pahlawan dan rasa kebaikkannya timbul. Disitulah dia merasa harus berbuat sesuatu saat Seo Yul menyuruhnya berbuat tidak-tidak dan berusaha menghancurkan Seo Yul. Dari sosok yang enggak peduli dengan masalh orang, hingga menjadi peduli. Dia memakai caranya sendiri untuk melawan itu semua. Cara-caranya itu loooh, aku enggak yakin di dunia nyata ada yang berani pakai cara Sungryong ini karena terlalu beresiko. Cara-cara itu mungkin berhasil di drama, tapi dunia nyata penuh resiko. Enggak yakin bakalan berhasil dan selancar di drama ini.

Paling menarik perkembangannya sih si Seo Yul. Aku thau dia bakalan jadi villain di drama ini, tapi saat dia muncul di awal-awal juga aku merasa kalau karakter dia enggak sepenuhnya hitam. Dia itu karakter abu-abu. Soalnya pas dia jadi jaksa, dia benar gitu. Dia bekerja dengan bagus dan mampu menangani pelaku. Cuman aku sempat ragu karena sampai episode belasan awal dia disitu kan parah banget cara menghancurkan Sungryongnya enggak banget. Disitu aku merasa, ah kayaknya dia beneran jahat banget. Cuman pandanganku berubah lagi saat dia menolong Sungryong. Disitu aku langsung merasa yakin kalau karakter dia itu abu-abu. Dia masih punya sisi baik, sampai akhirnya Sungryong “menolong”nya untuk kembali ke jalan yang benar. Yul awalnya merasa sudah terlalu jauh, tapi benar kata Sungryong enggak kata terlambat untuk berubah jadi baik. Kalau sudah terlalu jauh untuk belok, tinggal putar balik saja. Antara mau apa enggak. Perkembangan Yul tuh paling kerasa banget. Dari sosiopat serakah jadi seorang pembela umum. Berbanding terbalik banget kan. Lagipula dari awal juga dia enggak melakukan kejahatan macem penggelapan atau membunuh. Cara dia memang preman juga menyeret orang, tapi dia hanya sebatas mengancam. Tak lebih. Darri situ juga terlihat dia enggak sepenuhny hitam.

Karakter lainnya juga yang berkembang Park Myungsuk. Dia awalnya cuman karakter minor doang. Ya cuman sebagai contoh atasan kurang ajar enggak tahu sopan santun. Ternyata dia pada akhirnya memiliki andil besar dalam pengungkapan korupsi perusahaan yang melibatkan CEO Park Hyundo yang juga ayahnya sendiri. Ternyata selama ini dia anak baik sebenarnya. Dia mewarisi gen ibunya. Cuman selama ini dia polos, enggak tahu apa-apa karena dimanjakan oeh ayahnya. Dia diberi posisi tinggi juga karena ayahnya. Setelah turun jabatan dan bergabung di tim operasi bisnis, dia mengetahui dunia yang sebenarnya dan berubah menjadi orang yang lebih baik. Mantap banget pokoknya.

Baca lebih lanjut